Cerita ini adalah sekuel dari novel yang berjudul "Penyamaran Seorang Pria Kaya Raya" yang menceritakan tentang perjodohan kedua putra putri Bara Abraham bersama dengan Mario Fernandez,
Apa jadi nya jika dimasa SMA ternyata kedua mama mereka malah memberi tahu soal perjodohan yang sudah di atur sejak kecil itu?
Apakah mereka berdua akan merasa bahagia? atau malah sebaliknya?
Ikuti terus kisah kedua pasangan tersebut yang tak lain adalah Flora Abraham Sanjaya bersama Leandro Fernandez 🥰
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ilham risa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sisi lain Lean
Tak butuh waktu yang lama, kini Lean sudah sampai didepan perkarangan rumah mewah nya, setelah itu dia langsung turun sambil membawa kan bingkisan yang diberikan oleh calon mama mertua..
Lean sebenarnya tidak mau memberikan kue tidak enak itu kepada sang mama, tapi apa mau dikata karena dirinya surat terlanjur mengucapkan janji..
"Bagaimana ini? aku yakin mama pasti akan muntah setelah memakan makanan aneh ini" gumam Lean sambil membawa paperback berisi kue buatan Arimbi..
Dan setiba nya di ruang tamu, Lean langsung dikejutkan oleh suara sang mama yang memanggil nama nya
"Sayang... kamu sudah pulang rupanya, kok mama gak dengar kalau kamu masuk kedalam? " tanya Cinta heran.
Lean. tersenyum manis kearah sang mama, dia pun langsung menyalami tangan mama Cinta dengan sangat sopan
"Sore mama, maaf ya ma karena aku telat pulang nya" ucap nya kepada Sang mama
"Iya tidak apa kok sayang, yang terpenting kau kan pergi bersama tunangan mu, oya bagaimana dengan Flora,? apakah dia sudah bisa menerima dirimu sayang? "
"Iya sudah kok ma, terimakasih ya ma karena telah banyak membantu ku,oya tadi tante Arimbi memberikan sebuah bingkisan untuk mama,
" Benar ka nak? memang nya bingkisan apa yang Arimbi titip kan untuk mama? " tanya Cinta yang berhasil mengejutkan mama Cint
setelah itu Dengan secepatnya Lean mengeluarkan isi dari dalam paperbagh tersebut dan memberikan nya kepada sang mama..
"" Ini apa sayang? kenapa kue nya bisa secantik ini? " tanya mama Cinta yang merasa terpesona..
"Itu adalah kue yang dititipkan oleh tante Arimbi, dan kue itu dibuat khusus untuk mama seorang" jawab Lean yang merasa bingung
Pasalnya dia sangat ingin memberitahu perihal rasa dari kue yang sudah dia ketahui,Tapi Arimbi pasti sangat meyayangi jika sampai melakukan hal tersebut.
Lebih baik biarkan saja dulu, sampai sang mama mencicipi kue buatan sahabat nya tersebut.
setelah itu Mama Cinta mulai membuka kotak nya dan melihat isi di dalam kotak itu, dan dia langsung tersenyum bahagia ketika melihat sebuah kue cantik yang ada didalam nya..
"Wah.. sepertinya Arimbi sudah pintar membuat kue sekarang, aku sudah tidak sabar ingin menyicipi nya" gumam Mama Cinta membuat Lean terkejut
"Apa maksud mama? apakah tante Arimbi tidak bisa membuat kue? "
"Iya kamu benar sayang, dan ini adalah suatu keajaiban, oya apakah kau sudah menyicipi nya sayang? "
"Eh... tidak aku tidak mau menyicipi nya ma, lebih baik kue nya untuk mama saja"
"Baiklah jika begitu, mama akan letakkan di meja makan"
"Ya terserah mama mau ditaruh dimana, yang pasti nya aku tidak akan mau memakan nya" kata Lean begidik ngeri..
Jangan sampai dia mencicipi kue itu lagi, yang rasa nya tidak dapat diungkapkan oleh kata kata, setelah itu Lean langsung pamit untuk masuk kedalam kamar nya,
Dia akan menelfon kedua sahabat nya untuk menanyakan pencarian mereka..
"Ma, Lean pamit ke atas ya, Lean mau istirahat sejenak"
"Ya sudah nak, istrirahat lah sekarang , sebelum waktu malam, mama akan mencoba kue enak ini" jawab mama Cinta tersenyum manis
Dan dengan cepat Lean berlari naik ke atas tangga, hingga sesampainya didalam kamar, Lean langsung menaruh tas nya, dan mengeluarkan handphone milik nya..
"Hallo.. bagaimana? apakah kau sudah menemukan nya? "
"Tidak, para anak buah kita sudah mencari, tapi belum bisa menemukan apa apa, lalu bagaimana sekarang Lean? "
"Baiklah, aku sendiri yang akan mencari nya" jawab Lean menggertak kan gigi kuat...
lanjut lagi cerita ya