NovelToon NovelToon
Petaka Di Rumah Tua

Petaka Di Rumah Tua

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Eksplorasi-misteri dan gaib / Rumahhantu / Misteri / Kutukan / Fantasi Timur
Popularitas:3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Elmi Sapitri

Aku di suruh pindah ke rumah nenek. Tapi bukannya ke rumah nenek aku malah masuk ke rumah pembawa petaka ini. Entah aku akan selamat atau tidak, setiap hari aku di hantui hal-hal yang mengerikan. Sungguh jika aku selamat dari sini, tempat ini akan menjadi pengalaman yang takkan terlupakan oleh ku

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elmi Sapitri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Was - Was

Setelah tenda selesai kami pun duduk di depan kedua tenda. Tenda yang pertama di isi Dimas, Kelvin dan Rudi, sedangkan yang satunya lagi, aku dan Ocha yang menempati. Kami diam, tak ada yang memulai percakapan, hari sudah gelap, hanya api unggun kecil di tengah-tengah kami yang memberi pencahayaan. Karena di sini tidak ada bulan mau pun bintang.

Di dalam kesunyian tiba-tiba saja Ocha yang duduk di sebelah Dimas menangis. Sontak membuat kami semua menjadi terfokus padanya.

"Kenapa Cha?," Dimas memegang bahu Ocha dan mengusap kepalanya mencoba untuk menenangkan Ocha.

"Aku mau pulang, aku mau keluar dari sini," kata Ocha sambil terisak.

Aku mengerti dengan kegundahan dan kesedihan Ocha saat ini, di sini hanya ada kami berlima tidak ada orang lain, tapi tidak tau dengan ke tiga temannya Dimas, entah mereka masih hidup atau kemungkinan buruknya tidak.

Dimas yang mencoba menenangkan Ocha berusaha memasang muka tegar, padahal aku sangat tau, dia juga mengkhawatirkan kondisi kami saat ini, di tambah lagi dengan ke beradaan adiknya yang tak tau dimana.

"Ocha, tenanglah, kita akan mencari cara untuk keluar dari sini," kata ku yang berada di depannya yang di batasi api unggun di antara kami.

"Gimana aku bisa tenang Sa! Kita saja gak tau entah bahaya apa yang menanti kita lagi!" Nada Ocha meninggi, membuat keningku berkerut kesal.

"Semua orang juga tau itu Cha, tapi kalau kita membiarkan diri kita terus dalam ketakutan kita gak bakalan bisa bebas, kita harus tenang dan mencari jalan keluarnya," aku berusaha menahan emosiku.

Jika aku juga ikut emosi itu bisa membuat panas keadaan. Sedangkan kedua hantu yang membawa kami kemari tak ada kabarnya sama sekali, menghilang begitu saja.

"Benar kata Risa, kita harus tenang dan mencari cara agar bisa menghabisi hantu itu dan keluar dari sini," Kelvin yang berada di samping ku berusaha meyakinkan Ocha.

"Tapi gimana caranya? Kita bahkan tak tau apa pun, kemana kedua teman hantu mu itu Risa? Kenapa mereka menghilang begitu saja!" Sepertinya Ocha sudah emosi dimakan rasa takutnya.

Aku muak dengan orang seperti itu, di saat genting begini seharusnya kita tak perlu mengedepankan emosi kita. Iya aku tau, kita dalam bahaya, dan pastinya itu dapat membuat kita cemas. Tapi apa gunanya cemas di saat seperti ini? Kita harusnya lebih berani dan kompak agar bisa keluar dari sini. Namun gadis yang satu ini sepertinya lebih kekanak-kanakan dari pada Rudi. Rudi yang lebih kecil saja hanya diam dan tak mau memperkeruh keadaan yang sudah kacau. Kalau Ocha terus seperti ini, itu akan bahaya buat kami, karena orang yang panik biasanya bertindak tidak sesuai akal sehat mereka, dan itu sangat tidak bagus.

"Aku juga tidak tau mereka dimana Cha, tenanglah, aku yakin mereka akan membantu kita, mereka punya dendam yang belum terbalaskan, maka mereka tak akan membiarkan kita mati karena hanya kita yang bisa membalaska dendam mereka," Aku sudah lelah menenangkan cewek cengeng itu. Kepalaku rasanya sakit sekali.

Ocha hanya diam saja, sekarang tangisnya sudah mereda namun tetap meninggalkan jejak mata sembab di wajahnya, aku iba sekaligus jengkel dengan gadis itu.

"Sudahlah, hari sudah semakin gelap, sepertinya Sherly tidak akan datang hari ini, lebih baik kita tidur untuk istirahat, karena kita tak tau sebanyak apa tenaga yang kita perlukan untuk menyelamatkan diri," Kata Dimas yang di balas anggukan oleh kami.

Aku berjalan menghampir Ocha, gadis itu masih menatap api unggun, dia benar-benar terguncang. "Ayo Cha, kita masuk, di luar dingin," aku memegang bahunya dan dia hanya menurut dengan berusaha berdiri dan jalan duluan dari ku menuju tenda.

Setelah Ocha masuk aku pun berniat untuk masuk dan tertidur malam ini.

"Selamat malam kak," Kata Rudi sambil membersihkan pinggulnya yang sedikit kotor karena duduk di atas tanah.

Aku tersenyum ke arah adikku itu, dia pasti sangat ketakutan sekarang, ini semua karena ku, seandainya saja aku tak terjebak di sini,pastilah Rudi dan Kelvin tak akan menyusulku. Tuhan tolong jaga kami, biarkan kami melihat matahari besok.

🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾

POV AUTHOR

Malam itu Rani tertidur dengan pulas, sampai dia tidak sadar ada sepasang mata terus memperhatikannya dari kejauhan. Mata itu berwarna merah, bercahaya seperti ada lampu di bola matanya. Samar-samar dari kegelapan kamar itu,di pojok ruangan ada yang tersenyum manis ke arah Rani.

1
Aishnina(✿ ♥‿♥)
risa masih gadis masa di panggil nyonya si
ngaco si dimas
Suhartatik
lanjut tor tambah seru
Mamanya Ari April Azahra
rasa GK rela Kelvin meninggal
Mamanya Ari April Azahra
mulai tdi mlm baca novel ini dri jam 8 smpe jam 1dini hari. ya meskipun terjeda dengan hal2 lain. dn mulai lgi di pagi hari mulai jam 9pagi dn masih lanjut baca. dan terus penasaran
Yuliet Mamih Sefiazka
lanjutan nya mana..
Murni Banty
lanjut dong
Murni Banty
alurx terasa nyata kaya lagi nonton
Agus Sugiarto: alurx
total 1 replies
Murni Banty
orang tuanya mana ko ga tolongin anaknya ... seharusnya orang tuanya ngejar sampai ke kamar ko mala hilang
Murni Banty
seharusx nenek intan turut membantu....
FiaNasa
cermin sosok ayah yg tak bertanggung jawab banget..
Ayunk
ini sudah ? nyesel baca dr awal. ternyata gak selesai. othor othor... !

mo marah tp ya salah aku juga gak liat ujung dulu mlah buang waktu baca dr awal 😁🤭
Ls.*(
Hidda
Indah Nia Khadijah
Setelah sekian purnama terlewatkan akhirny si othor ttep diam membisu membuat para pembaca merasa bingung dan sedih di karnakan othorny tidak prnh lgi up. Apakah sdh sampai disni aj thor jln ceritany...
Ayunk: nih udah 2023... lom ada up lagi. bandit emang ya... ngegantung readers
total 1 replies
Zeety Zola
hahhh kpn nih up nya😞
Zeety Zola
ohh ternyata punya kepribadian ganda... smoga tdk jahat
Zeety Zola
kenapa kevin hrs bw tongkat sapu runcing itu coba,,,kalo akirnya mengenai dr nya sendiri
Zeety Zola
namanya ahmad atau bima kak? ternyata pria itu kalau g ahmad ya kevin deh🤔
Zeety Zola
wah keluarga yg mengerikan😱
Zeety Zola
wahh seru nih risa dpt teman baru yg lebih pintar dan membantunya
Zeety Zola
sepertinya neal baik kok cman agak judes aja...tuh hantu pohon berhubungan g sm kasus nathan?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!