"kau miliku"_Nicholas
"ck,siapakau,dan aku bukan milikmu"_Valerie
______________________________________
"apa pun yang sudah menjadi miliku akan tetap menjadi miliku"_Nicholas
"kau salah mencari lawan"_Valerie
_______________________________________
" tak kusangka gadis manja sepertimu akan menjadi singa yang mengerikan"_?
"darah dibalas dengan darah,nyawa dibalas dengan nyawa"_?
_______________________________________
"least game to bicth"_Valerie
"kamu memang kelinci kecil nakalku"_Nicholas
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Atika Azizah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 27 Murid Baru
Kelas X IPA 2 terlihat sangat ramai dan berisik banyak siswa yang berkumpul baik itu 5 atau lebih orang yang berkumpul di suatu sudut atau bangku.
Sedangkan seorang gadis yang dikenal akan keberanian nya sedang enak tidur di bangkunya dengan menelungkup kan wajah nya di lipatan tangannya.Suara bising itu seketika hilang di ganti dengan keheningan.
Anak anak yang tadi sedang berbincang bincang pun berhenti karena beberapa orang masuk ke kelas mereka larat kelas mereka juga.
Mereka adalah Nicholas dkk minus Victor dan Marsel,karena keduanya masuk jurusan IPS, diikuti oleh Oceana dkk.Mereka satu kelas dengan Bellin tentu saja.
Mereka yang baru saja masuk duduk di bangku nya masing masing dan tak lama suara bising itu pun kembali namun hanya sebentar karena guru masuk dengan wajah tegas nya.
"Pagi semuanya"
"Pagi buuu"
"Baiklah sebelum kita belajar ibu akan memperkenalkan kalian dengan murid baru"
"Ayo masuk"
Masuk lah seorang gadis dengan tingkah malu malu kucing sambil menunduk
Wih cantik bener
Wah cecan
Nambah nih cecan di sekolah kita
Ih apaan si lebih cantik kan gue
Heh halu lo mirip upil kuda juga
Apa lo bilang
"Sudah sudah.Nah nak ayo perkenalkan nama mu"
Gadis itu diam sejenak sebelum akhirnya mengangkat wajah nya terlihat lah wajahnya yang imut dan polos
Ih imut banget
Liat tuh pipinya mau tumpah
Dih imut kaya pantat bayik gitu
Iri yah lo
Ular
Ucapan terakhir dari seseorang itu membuat kelas menjadi hening
"Apa maksud mu Bellin?" tanya bu sita dengan wajah garangnya dan jangan lupakan tatapan satu kelasnya yang menatap nya tajam.
"Apa?" tanya nya songong
"Kamu barusan bilang ular pada murid baru ini" ucap bu sita
"Ck saya bukan pada dia bu tapi pada gambar yang baru saja saya gambar mirip dengan ular" jelas Bellin dengan menunjukan buku sketsa nya yang memang menampilkan gambar abstrak namun jika dengan teliti melihatnya akan terbentuk seperti ular.
Semua yang tadi melihat tajam padanya pun kembali melihat murid baru di depan sana karena sudah tau apa yang di maksud Bellin.
Tidak heran semua orang tahu kalau ia sering melukis lukisan abstrak namun jika di lihat dengan teliti maka lukisan yang ia buat akan menjadi sebuah gambar yang indah.
"Hufh baikalah lanjutkan nak"
"Hai semuanya perkenalkan nama ku Zea Owen salam kenal aku harap kita bisa berteman dengan baik" ucap nya memperkenalkan diri.
Nicholas memandang tak minat di depan sana ia lebih memilih memandangi poto seseorang di ponselnya begitu pun teman temannya.
Mereka tidak peduli jika ada murid baru atau murid lama,yang terpenting jangan menggangu mereka.
"Baiklah Zea kamu bisa duduk di bangku Zera,Zera angkat tangan mu"
Zera pun mengangkat tangan nya dengan malas mengapa harus dengan dirinya padahal masih ada bangku yang kosong,misalnya bangku Bellin atau Nicholas.Okey untuk Nicholas itu tidak mungkin tapi kenapa tidak di bangku Bellin?
Zea pun mendekati meja Zera dengan senyum ramah nya lalu duduk di sebelah nya.
"Hai aku Zea kamu siapa?" tanya nya sambil mengulurkan tangan
"Zera" jawab nya tanpa membalas uluran tangan itu,Zea yang melihat itu pun menarik kembali tangan nya lalu semua kembali pada pembelajaran.
Posisi meja
Oceana dan Gwen di tengah barisan kedua kesamping kiri dan ketiga ke belakang, sedangkan di samping kanan nya adalah meja Daren dan Rico di belakangnya meja Nicholas,sedangkan Bellin duduk di pojok belakang dekat jendela yang mengarah langsung pada lapangan.
...♠♠♠♠♠...
Disisi lain lebih tepatnya kelas X IPS 1 yakni kelasnya Victor dan Marsel sedang jamkos alias free class.dan siswa di kelas itu melakukan kegiatan masing masing seperti main game,tidur, ngegosip,dan lain nya.
Di belakang terlihat beberapa siswa sedang bermain game online di ponsel nya masing masing,sekitar lima orang dalam kumpulan tersebut.Salah satu dari mereka memulai percakapan
"Hey kalian semua pada tahu gak?" ucap salah satu dari mereka sebut saja Egy mulut nya berbicara tapi matanya tetap pokus pada ponselnya,disana juga ada Victor dan Marsel.
"Gak" jawab semuanya serentak membuat yang bertanya alias Egy terkejut dan menjatuhkan ponsel nya.
Bruk
Ponsel Egy mencium lantai keramik yang dingin untung saja tidak kenapa kenapa.
"Santai kali gak usah ngegas juga" saut Egy dengan nada tidak santai lalu memungut kembali ponsel nya.
"Sekolah kita kedatangan murid baru,katanya si cantik sama imut liat nih" ucap Egy melihat kan ponsel nya yang terdapat seorang gadis cantik dan imut tersenyum.
Semua nya melihat kearah ponsel Egy tidak terkecuali Victor dan Marsel.
Deg
Senyum nya membuat ia terpesona.
"Weh dapat dari mana nih poto?" tanya El atau lebih tepatnya Eliot.
"Temen gue kelas ipa"
"Kebetulan dia masuk kelas yang sama "lanjut Egy
" imut banget,siapa namanya?"tanya yang sedari tadi diam namun memperhatikan ia adalah Jo atau Jonathan.
"Gue gak nanya"
Plak
Tanpa perasaan El menggeplak kepala Egy dengan penuh cinta.
"Aws kenapa lo geplak pala gue si sakit nih ege" rintih nya
"Lo si ngasih info setengah setengah gue kan jadi gemas sendiri"
"Udah lah jangan ribut,btw tanyain dong namanya" rerai Jo
"Bentar"
Sedangkan Victor dan Marsel hanya menyimak tanpa mau peduli.Tidak bukan mereka berdua lebih tepat nya hanya Marsel yang tidak peduli jika ada murid baru atau murid lama pun ia tidak peduli,asalkan jangan menganggu ketenangan nya itu saja.
Sedangkan Victor terus terbanyang akan senyum gadis di poto itu,mengingatkan nya pada seseorang di luar sana yang sangat jauh dan sulit untuk di gengam.
"Nah,namanya Zea" ucap Egy memecahkan keheningan yang terjadi beberapa saat saja.
"Zea cantik namanya saja indah apa lagi wajahnya" puji Jo.
"GUYS ada Pak parjo " ucap salah seorang siswa yang lari dari luar kelas.
"Kan kita free kelas ngapain pak parjo datang kesini?" tanya siswi yang berkaca mata.
"Gak tau gue juga,tapi njri dia bawa penggaris papan tulis" jawab orang yang tadi.
Bruk
Pintu kelas itu terbuka dengan sangat keras membuat yang ada di dalam terkejut.
Copot pala botak
Egy pake ****** pink
Bapak gue kawin lagi
Ayam melahirkan
Latah semua murid di kelas tersebut.
Bugh
Sebuah buku melayang kearah El dan pelakunya ialah Egy
"Gue gak pake ****** pink asal lo tau"marah Egy
"Hehe gue kan rileks ngucapin itu" sengir El
"Repleks bego bukan rileks" emosi Jo dan melempar pensil yang ada di depan nya kearah mereka berdua.
Bugh
Lagi lagi mereka di kejutkan dengan suara gebrakan meja di depan sana dan melihat pak Parjo sedang menahan emosi.
Note:Egy,Eliot,Jonathan adalah teman teman nya Victor dan Marsel di kelas ips,mereka juga salah satu anggota king cobra namun bukan anggota inti hanya anggota saja.namun Victor dan Marsel tidak mempermasalahkan hal itu mereka teman dan teman tidak pernah memandang status atau kasta,jika memang ada yang begitu itu bukan mencari teman sejati namanya namun mencari orang yang setara dengan kita.
TBC...
mampir jg yu ke karya ku. " love story in SMA "
mampir dan ikuti juga "sepotong sayap patah" ya,
mari saling mendukung🤭🤗