NovelToon NovelToon
Pengantin Pengganti

Pengantin Pengganti

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Crazy Rich/Konglomerat / Diam-Diam Cinta
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: ArsyaNendra

Niat datang menghadiri acara pernikahan,dirinya harus berakhir menjadi Pengantin pengganti mempelai pria.Yang dimana Pria itu sangatlah dingin dan takdir membuat dirinya menjadi seorang istrinya.
Apakah semua berakhir dengan bahagia atau perpisahan mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ArsyaNendra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21

 Reaksi Karina hanya menganggukkan kepala,tahu betul berita yang tersebar diluar sana.

 "Aku mau curhat." Seketika obrolan mereka berubah menjadi serius.

 "Curhat apa?" Tanya balik Karina yang secara langsung mendengar curhatan dia mengenai sosok pria.

 Flashback

 Saat itu Luxy sedang ada di mall,dia sengaja pergi membeli sesuatu yang sedang ia cari.

 "Brukk!

 Tubuh Luxy menabrak seseorang.

 "Aww." Jerit Luxy yang tiba-tiba kehilangan keseimbangan hingga menabrak sosok pria yang langsung oleng,tapi sebelum dia akan jatuh sebuah tangan sigap menangkap lengan Luxy.

Luxy refleks memejamkan mata setelah itu membuka mata,ia melihat sosok pria berbadan tinggi besar dengan rambut hitam rapi , kulit putih bersih dengan rahang tegas dengan tatapan mata yang tajam seolah terlihat dingin.

 Pria itu benar-benar tampan sampai jantung Luxy berdetak kencang.

 Pria itu melepaskan pegangannya perlahan-lahan.

 "Maaf." ucap singkat pria itu,yang seketika membuat Luxy terdiam.

 "Nona." Panggil pria itu yang sedari tadi Luxy berdiri terdiam menatap wajah tampan pria itu.

 "Waaww." Luxy tersentak.

 "Apakah Anda baik-baik saja?" Tanya pria itu yang masih mengobrol dengan Luxy.

 "Saya baik-baik saja." Jawab Luxy yang mencoba bersikap santai.

 "Kalau begitu saya permisi." Ujar pria itu dengan nada dingin, akhirnya mereka berpisah di tempat itu.

...*****...

 "Begitu ceritanya." ucap Luxy yang terlihat begitu penasaran.

 "Lalu kamu tidak bertanya namanya?" Tanya Karina pada Luxy.

 "Bagaimana mau tanya,kalau dia sudah pergi lebih dulu." Jawab Luxy dengan ekspresi kesalnya.

 "Kamu kurang cepat."

 "Kurang cepat apanya?" Tanya balik Luxy.

 "Kurang cepat tanggap,kalau bisa kamu langsung kenalan tanya nama atau minta nomernya" Jawab Karina yang menganggap Luxy kurang bergerak cepat.

 "Aku mau tanya,dia malah pergi dulu gimana mau tanya." Jawab Luxy yang masih kesal.

 "Ya sudah ,kalau kamu bertemu lagi dengan pria itu langsung saja kamu dekati dan tanya langsung namanya." Karina memberikan saran pada Luxy.

 "Semoga saja aku bertemu dia lagi." Sebuah harapan yang begitu besar semoga Luxy bertemu dengan pria itu lagi.

 "Luxy, aku juga ingin bilang sesuatu juga padamu." Karina menceritakan sesuatu pada Luxy.

 Setelah mendengar penjelasan dari Karina,reaksi Luxy berubah menjadi emosi.

 "Mau apa dia mencarimu?" Tanya Luxy yang terdengar begitu marah jika Aldo mantannya mencari keberadaannya.

 "Aku juga tidak tahu,temanku Lina yang bilang dan semenjak itu dia tak pernah lagi kesana setelah ibu kost menemui dia." Luxy terlihat begitu emosi.

 "Enak saja dia ingin menemuimu,pasti dia sudah tahu jika kamu sudah menikah dengan Om-ku dan sekarang berani mencarimu." Jawab Luxy yang tahu betul jika Aldo bukan pria setia.

 Dia pernah memergoki jalan bersama wanita di Mall dengan mesranya mereka berdua berjalan.

 "Sudahlah, malas aku bicarakan hal itu." Jawab Karina yang tak ingin memikirkan masa lalu.

 "Apa Om-ku juga tahu hal ini?" Tanya Luxy dengan tatapan penasaran.

"Tahu,dan aku terpaksa bicara jujur padanya." Jawab Karina yang hanya bisa pasrah.

 "Wah gawat itu, bisa-bisa dia cemburu dan melakukan sesuatu dibelakang." Mendengar jawaban itu Karina hanya terdiam dan memikirkan apa yang dimaksud oleh Luxy.

 "Apa mungkin dia akan melakukan hal itu?"

 "Pastinya,aku tahu sendiri sifat Om-ku seperti apa.Tapi tak perlu takut,jika pria itu datang menghampirimu Om-ku orang garda paling depan melindungimu." Keyakinan Luxy begitu besar ,jika Om-nya tak akan tinggal diam.

 Reaksi Karina hanya menganggukkan kepala,mengerti apa yang dikatakan oleh Luxy.

Malam hari

 Karina berada dikamarnya,ia baru saja mengambil baju tidur waktunya ia pergi ke kamar mandi.

 Posisi kamar mandi tidak terkunci,saat masuk Karina dikejutkan kehadiran Leo sudah ada di kamar mandi yang seketika membuat Karina kaget.

 "Sret!

 "Ah!"Karina kehilangan keseimbangan ketika kakinya terpeleset. Tubuhnya terjatuh kebelakang.

 Melihat Karina terjatuh,Leo sigap mengulurkan kedua tangannya.Karina perlahan membuka matanya sembari menahan rasa sakit di punggungnya.

 "Hati-hati kalau jalan." Ucap Leo yang saat itu dalam posisi memakai handuk yang dililitkan dibagian pinggang.

 Karina terlihat begitu malu, dengan posisi dia saat ini.Dirinya bersama suaminya di kamar mandi.Karina mencoba mengumpulkan tenaganya yang tersisa.

 "Kenapa tidak kamu kunci,kebiasaan jadinya aku kaget." Jawab Karina yang merasa kesal sekaligus malu dengan posisi mereka saat ini.

 Saat Karina hendak akan pergi dari tempat itu, tiba-tiba saja tangan Leo memegang pinggang Karina.

 "Kamu mau pergi kemana?" Tanya Leo masih menahan tangan Karina

  "Le-lepaskan." Karina mencoba melepaskan tangan itu,namun tenaganya sama sekali tidak bisa melawan.

 "Kamu sendiri yang salah langsung masuk dan jatuh sendiri." ucap Leo yang santainya menjawabnya.

 "Gara-gara kamu Leo yang muncul dengan tiba-tiba." ucap Karina yang tak pernah merasa salah.

Karina merasa kesal dengan Leo yang selalu mengejutkannya.

 "Jangan memanggil namaku Leo,tapi panggil sayang."ucap Leo yang mulai protes Karina memanggil namanya,yang dia inginkan namanya dipanggil nama sayang.

 "Tapi...."

 Kepala Leo menurun dan mencium kening Karina.

 Cup!

Tanpa aba-aba,Leo mencium kening Karina,yang spontan membuat Karina kaget dengan ulahnya yang tiba-tiba mencium keningnya.

 "Kau manis sekali sayang." Bisik Leo, yang hanya direspon diam Karina.

 "Kamu benar-benar gila." Ucap Karina dengan apa yang dia lakukan.

 "Aku hanya gila padamu,tidak ada wanita lain yang mampu memberikan itu semuanya." Ucap Leo yang akhirnya keluar dari kamar mandi dan momen itu membuat momen paling mendebarkan hingga Karina seakan diserang jantungan mendadak melihat tingkah mesum suaminya sendiri.

  Keesokan harinya

 Sepertinya aktivitas pagi biasanya,keduanya sudah ada dimeja makan .Sarapan pagi bersama dengan ekspresi Karina yang malu mengingat kejadian malam kemarin,ia tak menyangka Leo akan melakukan itu padanya.

 Setelah selesai sarapan pagi,Leo segera berpamitan."Aku berangkat ." Pamit Leo,Karina hanya membalas dengan Anggukkan kepala.

  Mobil hitam mewah milik Leo akhirnya keluar dari halaman Mansion,didalam mobil ada asistennya Rehan yang saat itu mengantarkan tuannya.

 "Ini kertas apa?"

 "Silakan tuan baca." Setelah Leo membaca laporan itu,Leo tersenyum sinis.

 "Ternyata dia anak dari tuan Doni, pengusaha di Kota S." Gumam Leo yang sekilas mengetahui tuan Doni itu siapa.

 "Itu benar tuan,bahkan menurutnya informasi yang saya dapatkan.Nyonya mendapatkan beasiswa di sekolah itu dan disekolah itulah Nyonya dan pria itu saling berkenalan,dan lebih parahnya pria itu dan teman-temannya merencanakan sesuatu yang akhirnya Nyonya mengetahui diri hanya dijadikan sebagian taruhan." Leo terdiam mendengarkan penjelasan itu.

1
partini
ga penting berarti banyak dong
apa dia Casanova huekkkk kasihan kau dapat suami posesif
Mita Paramita
lanjut Thor 🔥🔥🔥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!