NovelToon NovelToon
Rindu Yang Palsu

Rindu Yang Palsu

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Percintaan Konglomerat / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Tamat
Popularitas:105.5k
Nilai: 5
Nama Author: Ayesha Razeeta

Mampir di Ig @ayesha_razeeta.

"Oh ternyata kesetian dan kesabaranku selama ini kau hadiahkan dengan kado seindah ini?" Alice Advinson masih mematung dengan tatapan penuh arti pada dua manusia berlawanan jenis tanpa busana diatas kasur king size nya. Raut wajahnya yang tenang dan tatapannya yang seketika berubah dingin mampu mengubah atmosper didalam kamar. Mungkinkah pernikahan yang sudah lama terjalin sangat harmonis ini bisa kembali seperti dulu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayesha Razeeta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28| Nama Rosse

Setelah kepergian Laura, Alice kembali mendudukkan diri di sofa, dimana tadi dia meluruskan kakinya. Hal yang sama dia lakukan kembali.

"Kau mau makan apa?" Tanya nya pada istrinya

"Apa saja, tapi kalau ada nasi goreng, aku juga mau". Alice menjawab dengan cengiran.

Calvin memesan makanan yang diminta Alice, selagi mereka menunggu makanan Calvin menatap Alice lekat. "Tadi, Laura bilang apa?" katanya hati-hati takut Alice salah faham

"Oh itu, bukah hal yang penting". Jawabnya masih bersandar dengan kembali memainkan tabletnya

"Kau sibuk? Aku rasa sepupumu memang tidak ingin membiarkanmu bersantai".

Alice tertawa dan meletakkan tabletnya kembali ke meja. "Benar, kak Samuel memang tidak pernah menginginkan posisinya". Alice kembali tertawa membuat hati Calvin menghangat "Kau tahu, dia bahkan mengomel selama seminggu karena aku menyerahkan jabatan itu padanya".

Alice menghentikan tawanya, dan menghapus air disudut matanya "Kau tahu Calv, perusahaan itu adalah satu-satunya yang Ayahku miliki sekarang, sedangkan perusahaan cabangnya sudah berpindah nama". Alice mendesah terlihat sangat tidak menyukai pembahasan ini.

"Maaf".

"Kenapa?" tanyanya heran.

"Karena tidak bisa melakukan apapun untuk membantu".

"Tidak masalah, kau sudah kembali untukku saja aku sudah bahagia". Alice berkata jujur, andaikan saja suaminya benar-benar berpaling, dia tidak akan tahu bagaimana dia akan menjalani masa kehamilannya tampa Ayah dari bayi nya.

"Mana mungkin aku akan meninggalkan wanita cantik sepertimu". Katanya yang langsung diberi cibiran oleh Alice langsung.

"Kau tidak percaya?"

"Tidak, aku tahu, kau tidak akan kekurangan wanita cantik kalau aku pergi".

"Benar, Tetapi aku tidak akan bisa mendapatkan wanita sepertimu, mereka bisa saja lebih cantik, tapi mereka tidak akan bisa mendapatkan hatiku". Katanya bangga.

Tidak lama mereka berbincang, seseorang mengetuk pintu dan membawa masuk beberapa paper makanan.

Pesanan nasi goreng, minuman dan cemilan sudah tersedia di atas meja. Melihat bagaimana istrinya berbinar Calvin membiarkan nya makan sendiri, karena dia akan melakukan rapat beberapa menit lagi.

Dia harus mencari asisten baru, agar tidak lagi lupa jadwalnya.

Calvin meninggalkan ruangan saat jam rapat sudah akan dimulai, meninggalkan Alice dengan makanannya sendiri.

Setelah satu jam berlalu, Calvin sudah selesai dengan rapatnya, dia kembali dengan terburu-buru ke dalam ruangan. takut Alice akan bosan menunggunya.

Saat membuka pintu, dia tidak melihat siapapun didalam, bahkan bekas makanan Alice pun tidak terlihat. Ruangan itu terlihat bersih.

Dia melangkah masuk, mencari dimana Alice, mungkin saja dikamar mandi, tetapi wanita hamil itu tidak terlihat dimanapun.

Karena rasa cemas, dia menghubungi nomer istrinya, satu kali dua kali tidak ada jawaban, namun di panggilan ke tiga Alice mengangkat membuat Calvin lega.

"Sayang, kau dimana?". Katanya dibalik telpon. Sedangkan Alice yang saat ini berada si sebuah restauran hanya tersenyum lurus kedepan.

"Mm,, jangan hawatir aku terburu-buru tadi, jadi tida bisa mengatakan akan keluar". Katanya meyakinkan.

"Baiklah, aku akan menunggumu dirumah". Alice memutus panggilan dan kembali memperlihatkan wajah manisnya. Yang ditatap hanya melihatnya dengan malas.

"Jadi, apa tujuanmu memangilku, bibi?". Katanya melihat Laura yang sedari tadi menatap tidak suka padanya.

"Bibi? Kau memanggilku apa?" Laura tidak akan terima dipanggil bibi.

"Woah, aku semakin tidak percaya, bibiku bahkan tidak mengakuiku, bahkan dia dengan beraninya menggoda suamiku".

Laura mengepalkan tangan, apakah dia setua itu sampai wanita ini memanggilnya bibi?

"Sekarang katakan, kau memanggilku untuk apa, bibi?". Alice sengaja menekan kata terakhir agar Laura semakin kesal.

"Tinggalkan Calvin". Mendengar itu Alice hanya tertawa dengan menutup mulutnya, namun tawanya masih bisa didengar Laura.

"Kau tidak malu?" kini Alice manatapnya tajam.

"Yah, bukankah lebih baik aku mengatakannya langsung, karena aku tidak akan melakukan nya diam-diam". Jawabnya tampa rasa malu.

"Mm, aku akui kau memang berani, bahkan jika ada perlombaan wanita tidak tahu malu, aku yakin bibi akan menang". katanya masih dengan tatapan remehnya pada Laura.

Luara menghembuskan nafas pelan laku membuangnya. ingin sekali dia menampar wanita didepannya, tetapi dia sadar anak buah kakaknya berada disekitar sini.

"Kenapa diam? Apakah paman Antoni yang menyuruhmu melakukan ini?"

Laura terdiam, Alice mengetahui kakaknya dan memanggilnya paman, apakah dia tahu sesuatu?

"Kenapa? Kau heran kenapa aku tahu?".

Alice melihat jam ditangannya, lalu menatap kembali Laura, "Aku tidak tahu apa tujuan kalian merencanakan ini pada keluargaku, tapi sampai aku tahu dan kalian memang berniat untuk itu aku tidak akan memaafkan kalian".

Alice berdiri, dia merasa hanya buang-buang waktu datang mendengarkan hal tidak penting.

"Kau membuang waktuku, oh ya sampaikan salamku pada paman". Setelah mengatakan itu Alice pergi tampa menoleh.

Didalam mobil Alice memijat pangkalnhidung, kepalanya pening mengingat bagaimana gilanya Laura. "Dia kira aku akan melapaskan Ayah dari anakku?"

Alice kembali kerumah, dia akan istrahat sudah cukup dia berjalan-jalan hari ini. Dia akan memasak sesuatu yang dirumah. Makan malam berdua akan meningkatkan keharmonisan rumah tangga.

Dilain tempat Laura yang sangat marah membawa mobilnya dengan kecepatan penuh, dia harus meminta penjelasan pada kakaknya Antonio.

Dia memang tidak banyak mengetahui tentang keluarga mereka karena sedari dulu Laura tidak diperkenalkan dengan siapapun dan karena dia memang tidak membutuhkan itu membuat nya sekarang seperti orang bodoh.

"Bibi? Dia memabggilku bibi?". Geram Laura, jika dia tahu ini hanya akal-akalan Alice dia tidak akan memaafkan wanita itu.

Setelah melewati perjalanan selama beberapa jam, Laura tiba saat hari hampir saja gelap. Anak buah kakaknya yang berjaga didepan membungkuk, tetapi dia Laura, dia tidak akan perduli dengan siapapun yang menurutnya memang tidak penting.

Kaki jenjang itu melangkah masuk, dia tidak berhenti diruang tamu tetapi langsung menuju kamar Antonio.

Diluar kamar dia mendengar *******-******* naknat mengalun didalam kamar kakaknya.

"Kenapa mereka tidak menutup pintu". Gerutunya berbalik menuju kamarnya. lebih baik mengatakannya besok pagi saat sarapan.

Dikediaman Calvin, Alice sudah menyelesaikan pekerjaannya, membuat makan malam untuk suaminya. Dia baru saja akan naik kelantai atas untuk membersihkan diri, Calvin turun dengan wajah tampannya.

"Tunggu, aku akan mandi dulu, Oke".

Alice berjalan cepat meninggalkan Calvin yang meringis melihat bagaimana istrinya sangat gesit. Sementara menunggu Alice selesai memberaihkan diri Calvin berjalan ke ruang keluarga, mungkin menonton tv bisa membuatnya sedikit terhibur.

Benar saja, setelah menyalakan tv Calvin ditampilkan dengan iklan-iklan pakaian bayi, dia membayangkan bagaimana bahagianya saat menggendong bayi mungilnya.

Dia berfikir akan mencari nama mulai sekarang, semua yang dia ingat nama adalah nama anak perempuan.

Calvin yakin anak perempuan lebih baik, karena lebih mudah diatur, lagi jika anak mereka perempuan dia yakin akan secantik Alice.

"Kau disini ternyata". Kata Alice yang baru saja datang. Walaupun hanya mengenakan pakaian rumahan wanitanya selalu saja terlihat cantik.

Calvin memanggil dengan menggerakkan tangan agar Alice mendekat, dan menepuk pahanya

"Duduk disini". Katanya masih menepuk pahanya.

"Aku berat, Calv".

"Kau meremehkan kekuatanku? Ayo, sini duduk".

Mau tidak mau Alice duduk dipangkuan suaminya dan mengalungkan tangan dilehernya. Dia tidak akan bisa lebih dekat lagi karena perutnya sudah mulai terlihat.

"Bagaimana kalau kita namakan anak kita dengan nama Rosse".

1
Sri Tati
Luar biasa
Dewi Nurani
anak umur 3 ato 4 taun tapi omongannya kayak orang dewasa , semengerti itukah anak itu diusianya ???
rasanya sangat mustahil
Noey Aprilia
Hrsnya antonio sdr,khilngn orng tua lbh mnydihkn drpd khlngn cnta...cba dlu dia ga egois,mngkn alice mau mmbka htinya untkmu....tp krn kjhtnmu,skrng alice mlh mmbncimu....
Noey Aprilia
Waahhh...alice hmil y???slmat....mdh2an baby girl,biar spasang....he...he....
Noey Aprilia
Tuuuhh....udh d ksh rstu sm anknya,kn biasanya ssah dpt rstu..drpd ga bs move on dr alice,cba aja sm laura...spa tau ccok....
Ayesha Razeeta_: terima kasih ya kak, selalu hadir
total 1 replies
Noey Aprilia
Calvin ga brsykur ihhh...
msh mnding alice ngsh wktu bwt ktmu sm anknya,mlh d izinn nginap jg..msh aja protes....
dlu kmn aja....skrng br nysl....
Noey Aprilia
Gmn rsanya hdp dlm pnysalan calvin???skt kn???ga sbnding dgn apa yg km lkukn dlu k alice,brlangkli mnykti dn mngkhianati....
skrng trima aja hkumnmu,mngkn dgn wkt km jg akn tmukn kbhgiaan...
Noey Aprilia
Akhirnyaaaa....brstu jg edgar sm alice,sneng bgt dehhh....
btw,orlando ttp ingt ayhnya y mskon udh dpt ksh syng dr edgar...yaahh..
nmanya jg iktn btin kn....
Noey Aprilia
Spa y????
ga ush brhrp apa2 lg sm alice,dia ga mngkn mau blkn lg sm km calvin...mndingn jlni hdmu dgn baik,move on....
Noey Aprilia
Ga ush nyri alice,biarkn dia bhgia dgn khdupnnya skrng....lgian y kkmu kn slh,enk aja mnta d bbasin...ga tau kn rsanya khlngn orng tua,d sngja lg...
Noey Aprilia
Akhrnya...edgar d trima jg sm alice...
Aku hran deh sm bella,dr dlu smp skrng msh aja brhrp...pdhl udh d ksh tau kn gmn prsaan edgar sm dia??? ga cpe apa brtpuk sblh tngn,orng pke 2,tngn aja cpe....🤣🤣🤣
Noey Aprilia
Ayo dong alice,trima edgar jd suamimu....biar bs lndungi km sm ankmu..jgn smp blk lg sm mntanmu yg gila....
Ayesha Razeeta_: Wah kak ... terima kasih sudah mampir, terharu akutuh.

sehat selalu ya
total 1 replies
Noey Aprilia
Waduuhh...sking trpesona smp tlurnya gosong???bsa ggal dong spt rstu...he...he...
Crystal
Thor, kok blom lanjut si?
Crystal
Cihh, dasar lelaki plin plan😷
Noey Aprilia
Calvin dlu mtanya kllipan atw gmn,pnya istri cntk dn baik mlh d sia2kan...skrng,mau km jngkr blik jg alice ga bkln mau blk lg sm km...
Ayesha Razeeta_: karena masih cinta sama Mala kak dulu.

silahkan mampir juga kak di fp orange, kalau berkenan
total 1 replies
Noey Aprilia
Sma2 kras kpala ga ush sling serang woooyyy....🤣🤣🤣
Ayesha Razeeta_: Terima kasih kakak
total 1 replies
Nur Adam
lnjut
Noey Aprilia
D pluk aja udh bhgia y,apalgi kl cntanya d trima...pst brflower flower....😀😀😀
Ayesha Razeeta_: berflower-flower ya kak
total 1 replies
Noey Aprilia
Shrusnya d msukn aja k pnjra,lma2 dia jg pst mncelakai orng lain...dia kn trobsesi sm alice....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!