Saya Adelia Faradela Alexandra menghapus marga alexander di belakang nama saya dan mulai saat ini , detik ini , hari ini juga dan seterusnya saya bukan lagi Keluarga Alexander , saya gak ada lagi hubungan darah dengan anda Tuan Alexander.
Saya pergi dari sini karna kehendak saya bukan karena anda mengusir saya dan saya akan kembali lagi ke sini untuk membalaskan dendam atas kematian momy saya dengan berkali-kali lipat , tunggu saja sampai waktu itu tiba !!!
Dan anda tuan Alexander semoga tidak menyesal di kemudia hari jika sudah mengetahui kebenaran nya !!
Kalian semua yang ada di sini ingat !!
Darah di bayar dengan darah dan nyawa di bayar dengan nyawa !!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurul Maqfirah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 25
Menceritakan
...----------------...
Jadi begitulah cerita nya makanya mereka sangat protective dengan Queena , karena mereka sangat takut kehilangan Queena ". ucap Angel menceritakan panjang lebar ka mereka tentang queena kenapa Kakak dan Abang nya sangat mengkhawatirkan nya .
Kenzi dan kenzo yang mendengar semua cerita angel tentang Queena pun menangis sejadi-jadi nya membuat sahabat Queena menjadi bingung .
" lah kenapa kalian berdua pada nangis "?. tanya aninda
" Gue tau kalo queena sebenar nya Adelia faradela alexandra adek kandung gue ". ucap kenzo membuat sahabat Queena terkejut tetapi tidak dengan arkan ddk.
" Tetapi kami tidak ingin gegabah , maaknya kami cuma mendekatinya secara perlahan , sampai pada akhirnya dia sendiri yang jujur ke kita berdua , dan dia sendiri yang mengatakan semua nya pada kita berdua ". ucap kenzi
" Gue harap kalian berdua tidak akan meninggalkan Queena karena Queena sangat menyayangi kalian berdua, bahkan dia sangat ingin sekali kalian berdua peluk ". ucap fanesa yang juga sudah menangis .
" Benarkah "?. ucap kenzi dan kenzo memastikan
" Hm ya , tetapi dia menahannya , karena bukan waktu yang tepat untuk melakukan itu ucapnya ". jawab aninda
" Memangnya kapan waktu yang tepat itu "?. tanya Ardan
" Diamana dia sudah berhasil membalas dendam atas kematian momy nya ". jawab angel ddk .
" maksudnya "?. tanya Ardan
" Suatu saat nanti kalian akan tau ". ucap Farah
" Apa gue boleh minta tolong dengan kalian"?. tanya Kenzo kepada Angel ddk
" Silahkan selagi kami bisa membantu ". jawab angel
" Gue mau Lo kasih ini ke Queena ". ucap kenzo yang memberikan sebuah kotak yang lumayan besar dan di bungkus dengan kertas kado kepada Angel .
" Gue juga minta tolong kasih ini ke dia ". ucap kenzi yang juga memberi kotak kecil yang juga di lapisi dengan kertas kado kepada aninda .
" Baiklah akan kami berikan ". ucap Angel dan aninda .
" Kalian kenapa pada ngasih kado ke queena , apa Queena sedang ulang tahun"?. tanya Faruk yang bingung dengan kenzi dan kenzo
" Tidak , dia sedang tidak ulang tahun , tapi itu adalah hadiah dari kami berdua , karna tadi dia memanggil kami Abang ". ucap kenzo tersenyum , kenzi pun juga ikut tersenyum .
Mereka pun yang berada di sana hanya ber "oh" saja
Yaudah kami duluan balik ya , sekalian mau anterin nih titipan lo berdua buat Queena ". ucap Angel
" Baiklah , terima kasih banyak dan hati-hati di jalan". jawab Kenzo tersenyum
" Hm ya sama-sama , tidak masalah kok ". jawab angel yang juga tersenyum
Angel ddk pun keluar dari ruang UKS dan berjalan ke arah parkiran untuk pulang ke mansion mereka masing-masing , karena ntar sore mereka berempat akan pergi ke mansion Queena untuk berlatih dan memberikan titipan Kenzo dan kenzi .
" Yuk kita juga pulang ". ucap Faruk
Arkan ddk pun berjalan ke arah parkiran dan memasuki mobil mereka masing-masing .
Kenzi dan kenzo tak habis habisnya tersenyum sepanjang jalan karena mereka sedang bahagia , dan mereka juga sedih karena keadaan Queena beberapa tahun yang lalu
Mereka berdua sedih , disaat Queena berjuang untuk hidup dan melawan penyakitnya , mereka berdua tidak ada disamping Queena di saat itu , membuat mereka merasa tidak berguna sebagai abang .
Sampai akhirnya mereka berdua Sampai di kediaman alexander .
Roy yang melihat kedua anaknya datang pun melihat ke arah mereka berdua yang baru memasuki mansion dengan wajah yang tak luntur dari senyuman .
Kenzo dan kenzi tidak mengetahui bahwa ada sang Dedy yang duduk di ruang tamu sendirian .
Mereka berdua berjalan berlalu sambil menaiki tangga dan berbicara .
" Gue sangat bahagia hari ini bang karena dia memanggil kita Abang walaupun dia masih tidak mengakui bahwa dia adalah Adelia princes kita ". ucap kenzi
" Gue juga senang zi , tapi gue juga sedih karena di saat princes berjuang untuk hidup melawan penyakitnya gue tidak ada di sana ". ucap kenzo sedih
" Tapi syukurlah dia masih bisa melawan masa kritisnya walaupun sempat koma 1 tahun lamanya , berarti ini semua kesempatan untuk kita berdua memperbaiki persaudaraan kita dan menyayanginya ". ucap kenzo lagi
" Lo benar bang , walaupun sekarang dia sudah tidak memakai nama marga keluarga kita dan tidak mengakui kita sebagai abangnya lagi , tapi gue senang karena dia masih menyayangi kita , tapj gue nggak tau bang , bagaimana dengan Dedy , apakah dia akan memaafkan Dedy ". ucap kenzi
" Kalo menurut gue tidak semudah itu dia bisa memaafkan Dedy , karena selama ini dia hidup penuh dengan kesedihan apalagi mengingat dia yang ingin mengakhiri hidupnya sampai loncat ke jurang demi menyusul momy ". ucap kenzo lagi
" Yasudah yuk bang kita ke kamar terus kita jalan ke mall untuk membeli hadiah lagi untuk princes ". ucap kenzi bersemangat
.
.
.
.
.
.
.
.
.
{ Bersambung }
seharusnya ga banyak omong lgsg siksa. apalagi ini yg dibunuh mamanya. jgn nanggung2. udh babak belur baru masukin ke penjara.
Lin Suer
My Queen Mafia
terima kasih
semangat thoor