NovelToon NovelToon
Aku Merebut Pria Protagonis Wanita

Aku Merebut Pria Protagonis Wanita

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Cinta Seiring Waktu / Wanita Karir / Transmigrasi ke Dalam Novel / Chicklit
Popularitas:33.4k
Nilai: 5
Nama Author: Riza melyn

Ester, Lady yang masih remaja itu harus terbangun dengan kenyataan bahwa selama ini dia berada dalam Dunia novel. Novel 19+ yang dia baca saat liburan di Eropa. Dunia dimana wanita lah yang lebih di utamakan.

Ibunya membawa kembali selir dan anak haram, lalu berubah menjadi keluarga yang bahagia. Ezter harus mempertahankan kehidupannya dan mengambil kekuasaan, namun salah satu syarat dia harus menikah.

Di detik-detik terakhir sebelum pernikahan terjadi, tunangannya memutuskan hubungan. Ezter menjemput suami di biro pencatatan sipil, yang merupakan pria pemeran utama wanita.


Lee Chung-Ah, wanita yang sangat kompeten itu tidak ingin mengikuti alur novel begitu saja.
"Aku tidak akan mengganggu kehidupan pemeran utama wanita, aku hanya merebut salah satu anggota Harem miliknya. Itu saja!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riza melyn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menyapa keluarga Daniel

Kicauan burung diluar sana membangunkan gadis yang sedang tertidur lelap, kesadarannya kembali sehingga perlahan matanya terbuka.

Burung-burung yang berterbangan secara berkelompok membangunkan orang-orang, seolah memberitahu bahwa pagi akan datang.

Ezter akan bangun ketika dia menyadari bahwa ada sosok lain di sampingnya. Wajah tenang dan polos Daniel yang sedang terlelap membuat gadis itu menusuk pipi Daniel dengan jarinya, ia bermain dengan pipi chubby Daniel yang sangat menggemaskan.

'Anak-anak yang sedang tumbuh benar-benar menggemaskan.' batin Ezter

Gadis itu kemudian bersandar dengan tangannya sebagai tumpuan, jari telunjuknya mengikuti garis hidung Daniel yang mancung.

'Pantas saja FL nya sampai membuat anak ini menjadi selir nya, masih kecil saja sudah setampan ini, apa lagi dewasa nanti?' Ezter mengagumi keindahan di matanya sambil memikirkannya alur novel 'Fake Princess'

Dia kemudian mengingat kembali panti asuhan yang seharusnya saat ini menjadi markas tempat Daniel di culik, meskipun Daniel berhasil ia selamatkan namun tidak dengan anak-anak yang berhasil para b4jingan itu culik.

'Haruskah aku membantu mereka?' batin Ezter, namun ia kembali mengingat bahwa panti asuhan itu akan menjadi hak yang mendukung alur cerita. Sedangkan dirinya sendiri tak ingin mengganggu dan menimbulkan efek kupu-kupu.

Cukup dengan Daniel saja yang ia selamatkan, sisanya biarkan FL lah yang menyelesaikannya.

Tapi.. jika dia menutup mata pada tindakan para b4jingan tak berperasaan itu, anak-anak yang di culik lah yang akan menjadi sasarannya. Ezter sedikit dilema di sini

Lalu mengingat bahwa cerita telah di mulai, Ezter memilih untuk mengikuti rencananya sendiri. Tak ingin terlibat lagi dengan FL, cukup salah satu anggota Harem miliknya saja yang ia rebut.

Karena terus memikirkan akur cerita 'Fake Princess', Ezter tak menyadari bahwa mata Daniel sekarang telah terbuka dan saat ini sedang menatap Ezter

Saat mata Ezter bergeser dan melihat bahwa Daniel telah bangun juga, gadis itu sedikit terpana dengan keindahan di depannya. "Kau sudah bangun?"

"He'em.." balas Daniel pelan, muncul rona merah di pipinya. Ezter tersenyum dengan gemas

"Mengapa Ezter tersenyum?" tanya Daniel masih sambil berbaring

"Aku senang." balas Ezter santai

"Apanya?" tanya Daniel lagi

"Karena... suamiku bersamaku sepanjang malam." balas Ezter, yang ini membuat rona merah di wajah Daniel semakin bertambah

Daniel langsung menyembunyikan wajahnya dibawah selimut lagi karena merasa sangat malu, hanya menyusahkan rambut silver nya saja yang terlihat.

"Kenapa bersembunyi lagi? Apa kau merasa sangat malu?" goda Ezter dengan gembira.

"A-aku juga senang.. Ezter bersamaku sepanjang malam." balas Daniel dengan suaranya yang sangat kecil, seakan berbisik.

"Maka kau jangan malu lagi mulai sekarang, karena kita akan tidur bersama setiap hari mulai sekarang." lanjut Ezter, "kalau begitu ayo bangun dan bersiap untuk sarapan. Kita masih harus menyapa keluarga mu, terlebih ayah mertua." ucap Ezter sambil turun dari tempat tidur

Kini Daniel membuka selimut, ia duduk dan melihat bahwa Ezter membasuh wajahnya dengan air yang sudah disiapkan oleh pelayan.

"Ezter bilang... akan menyapa ayah mertua, apa itu.. ayahku?" tanya Daniel dengan sedikit ragu.

Ezter mengangguk, tangannya terulur dan mengambil kain lembut disamping untuk mengeringkan wajahnya dari sisa-sisa air basuh tadi. "Tentu saja, ayah mertua itu ayahmu. Bukan Baron Lucian," balas Ezter

Daniel merasa senang dalam hatinya, dia kemudian bangun dari tempat tidur dengan lebih bersemangat dan mulai bersiap untuk sarapan serta menyapa keluarganya karena tak sempat melakukannya semalam.

Sarapan dilakukan dalam kamar bersama Edward dan Edmund yang datang ke kamar mereka, pelayan mengantarkan sarapan berupa teh, susu, roti, madu, dan beberapa makanan yang cocok dijadikan sebagai sarapan oleh mereka berempat.

Tentu saja, Emillia yang melayani di samping Ezter, namun tetap saja pelayan rumah Baroness yang mengantarkan sarapannya.

Ezter mencampur susu dan teh, kemudian menambahkan madu didalamnya agar lebih manis. "Minumlah, teh susu terasa sangat enak. Ayo coba," Ezter membiarkan ketiganya untuk minum teh susu

mata Edward berbinar, "sangat enak! Ini benar-benar sangat enak, kakak menemukan resep yang tak diketahui oleh siapapun. Kakakku benar-benar seorang jenius!" ia sangat gembira

Edmund juga meminumnya, "Rasanya pas, campuran susu dan teh dengan tambahan madu... sesuatu yang baru." ia merasa cocok dan kembali minum teh susu dengan tenang.

Daniel yang mencobanya terkejut, ia tersenyum dan memiliki pemikiran yang sama dengan Edward.

..._._._._._...

Kini Ezter sedang duduk dengan seluruh keluarga besar Lucian, dari Baroness sampai ke semua saudara tiri Daniel.

Tak ada yang tak merasa kagum pada kecantikan yang dimiliki oleh Ezter, mata mereka terpancar rasa kagum dan iri.

"Salam, Lady. Senang bisa bertemu dengan Anda lagi, Lady." sapa Belle Lucian, Ezter masih mengingat wanita muda yang kemarin pergi menjemputnya serta rombongan kemarin.

"Salam juga, Nona Belle. Senang bisa melihat anda disini," Ezter ingat bahwa wanita muda ini merupakan anak kedua Baroness Lucian.

"Saya sangat senang, Lady masih mengingat nama saya." balas Belle lagi dengan tersenyum, yang kemudian dibalas senyum oleh Ezter.

"Selamat pagi, Lady. Senang melihat anda disini, Lady Ezter." karena Belle telah menyapa Ezter, Athan juga menebalkan muka untuk menyapa Ezter. Ia tahu bahwa Ezter pasti masih mengingatnya

"Terima kasih, Tuan muda Athan." balas Ezter dengan santai, ini masih pagi dan dia tak ingin membuat keributan dengan tak menerima salam Athan, tentu saja tak ingin mencemarkan namanya sebagai adik ipar.

"Baroness Lucian... saya mengingat bahwa semalam saya tak sempat memperkenalkan diri dengan benar padahal suami saya sering menceritakan keluarga nya. Apakah... Anda bisa memperkirakan putra dan putri anda?.. dan juga, 'yang lainnya?' " ucap Ezter sambil tersenyum pada Baroness Lucian.

"Tentu saja, Lady. Anda telah bertemu dengan suami saya semalam.. namun saya akan memperkenalkan anggota keluarga saya secara resmi." ucap Baroness Lucian

Ia mengangkat tangannya dengan elegan, menunjuk ke samping kanannya. "Disamping saya ini merupakan suami saya, Samuel French. Lalu di samping kiri saya merupakan pria-pria saya, Damian Marley dan Marlon Brando.

Disamping sana merupakan anak-anak saya.. ayo perkenalkan nama kalian pada Lady De Leon." ucap Baroness Lucian

Selain Athan dan Belle, saudara-saudara Daniel memperkenalkan diri mereka dengan sopan. Ezter tahu bahwa diantara mereka, ada yang membicarakan suaminya semalam, dan dia tahu siapa itu hanya dari suaranya.

Ezter lebih tertarik pada adik perempuan yang memiliki ayah berbeda dengan Daniel, wajahnya tak begitu cantik namun anak itu terlihat pintar dan cerdik. Ezter juga tersenyum lembut pada Tuan Damian, ayah mertua nya.

"Mendengar nama anda, saya jadi mengingat ayah saya. Daniel mungkin tak tahu tapi... ayah saya juga bernama Damian." ungkapan Ezter membuat semua orang terkejut, bahkan Daniel selama ini tak tahu apapun

"Ehhh?"

1
ji_in
thor, udah tamat?
Bangun T.S
btw udah 3 bulan nih thor ?? gak ada lanjutannya kah ???
Ra dhiraemon
Hai izin mampir kk
soalnya ceritanya menarik
EL CASANDRA
next kak😁
EL CASANDRA
Inget scene Blaze dan Ancia di komik The Little Princess and her monster prince😂. Pernah baca komiknya ya Thor😁
EL CASANDRA
wah, tumbuhkan benih benih cinta diantara keduanya 🥳
EL CASANDRA
tertutup ==> tertuju
EL CASANDRA
dimana ==> dimata
EL CASANDRA
*meninggalkan
EL CASANDRA
bersekan ==> bergesekan
pirang ==> piring
EL CASANDRA
pemimpi ==> memimpin
EL CASANDRA
Terserah, buat kau aja. Ntar Ezter sm male lead wkwk😂
EL CASANDRA
yaelah, cm penari jalanan aja songong. Tuh juga anaknya, sok banget 😒
EL CASANDRA
ketiga ==> ketika
EL CASANDRA
ouh jadi maksudnya Boba milktea. Soalnya pas dia bilang milktea ya bingung kok malah buatnya Boba wkwk. Tambahin Thor kata-katanya biar gak salah mengartikan 😂
EL CASANDRA
pasti Ezter sih yg jadi pewaris
EL CASANDRA
Gelar untuk Duke wanita adalah duchess, lalu untuk marquess wanita adalah marchioness
EL CASANDRA: hehe nambahin doang Thor 😁
total 1 replies
EL CASANDRA
Ouh jadi setelah Chung Ah masuk dunia novel dia gak ingat apapun sampai dimana dia mau dibunuh untuk pertama kali yang menyebabkan ia ingat kehidupan pertamanya yang dimana dia juga baca novel itu di kehidupan yang itu
Girlz
next
Girlz
bagus thor ceritanya, sering update yah hehe
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!