NovelToon NovelToon
Akhir Cinta Apoteker Cantik

Akhir Cinta Apoteker Cantik

Status: sedang berlangsung
Genre:Wanita Karir / Nikahmuda / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Romansa
Popularitas:16.7k
Nilai: 5
Nama Author: INRUMIDITAH

Alisha, seorang gadis cantik berumur dua puluh empat tahun. Alisha seorang yatim piatu. Kedua orang tuanya meninggal pada saat Alisha berumur dua tahun. Alisha dirawat oleh paman dan bibinya.

Paman dan bibinya Alisha, mempunyai seorang anak perempuan yang bernama Amalia. Amalia tidak menyukai apapun tentang Alisha. Bahkan, terkadang Amalia mengerjai Alisha.

Suatu hari, Amalia menyuruh teman laki-lakinya untuk mengambil sesuatu yang paling berharga bagi Alisha, yaitu keperawanannya.

Akankah Alisha berakhir ditangan pria itu? Ataukah ada seseorang yang menolongnya? Mari, cari tahu takdir Alisha!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon INRUMIDITAH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lamaran

Enam bulan kemudian, siang ini Alvin dan kedua orang tuanya sedang dalam perjalanan menuju ke rumah Alisha. Alvin membawa kedua orang tuanya untuk melamar Alisha sebagai istrinya, belum lama ini wajah Alisha sudah benar-benar kembali seperti sedia kala.

Beberapa saat kemudian, mobil Alvin sudah sampai di halaman rumah Alisha, Alvin dan kedua orang tuanya pun keluar dari mobil. Alvin dan kedua orang tuanya membawa beberapa seserahan untuk Alisha. "Ayo kita masuk, Ma ... Pa ...." Alan mengajak kedua orang tuanya untuk masuk kedalam rumah Alisha.

"Iya," ucap kedua orang tua Alvin.

Tok ... tok ... tok ....

"Assalamu'alaikum," ucap Alvin.

Tak lama pintu pun terbuka. "Eh, Nak Alvin ... Pak ... Bu ... silahkan masuk." Sonya mempersilahkan tamunya untuk duduk.

Bibik meletakkan minuman dan beberapa makanan untuk tamu tuannya. "Silahkan dinikmati dahulu jamuan sederhana dari kami, saya akan memanggil Alisha terlebih dahulu," ucap Sonya lalu berjalan ke arah kamar Alisha.

Tok ... tok ... tok ....

"Alisha, Nak Alvin dan kedua orang tuanya sudah sampai, ayo keluar, Sayang," ucap Sonya diluar kamar.

Tak lama pintu pun terbuka, Alisha nampak cantik memakai kebaya berwarna cream. "Anak Mama cantik sekali." Sonya memeluk Alisha sekilas, lalu menggandeng Alisha ke ruang tamu.

Sesampainya Alisha di ruang tamu, pandangan Alvin tak ia alihkan dari Alisha. "Pantas saja anak kami setia menunggu Ananda, Ananada memang sangat cantik," ucap mamanya Alvin.

Alisha hanya tersenyum, Sonya membawa Alisha duduk. "Ini adalah putri kami, Alisha," ucap Sonya memperkenalkan Alisha.

Setelah berbincang-bincang, kini adalah acara inti. "Ananda Alisha, apakah Ananda bersedia menerima lamaran kami? Kami melamar Ananda Alisha untuk putra kami yang bernama Alvin. Apakah Ananda Alisha bersedia menjadi istri Alvin, kelak?" ucap papanya Alvin.

"Saya bersedia menerima lamaran ini," ucap Alisha pelan.

"Alhamdulillah," ucap semua orang yang berada diruangan itu.

"Saya ingin meminta maaf, karena kami hanya bertiga dalam acara lamaran ini. Keluarga kami berada diluar pulau semua, dan kebetulan mereka sedang ada urusan masing-masing kali ini?" Papanya Alvin menelungkupkan kedua tangannya didepan dadanya.

"Tidak apa-apa, Pak," respon Wisnu.

"Oh iya, kami masih ada beberapa seserahan didalam mobil. Mohon maaf, apakah bisa membantu kami membawakannya kesini?" pinta papanya Alvin.

"Tentu saja, Pak," respon Wisnu.

Alvin, papanya Alvin, dan Wisnu berjalan keluar rumah untuk mengambil beberapa seserahan didalam mobil. Wisnu terkejut, ternyata di mobil bagian belakang masih ada banyak seserahan untuk Alisha.

Alvin, papanya Alvin, dan Wisnu mondar-mandir memasukkan seserahan. Setelah selesai, mereka kembali duduk ke kursi mereka.

"Silahkan dinikmati dulu jamuan sederhana dari kami," ucap Sonya setelah bibik menambahkan beberapa makanan dan minuman segar.

Semua orang yang berada di ruangan itu, menikmati jamuan yang tersedia diatas meja. Mereka juga mendiskusikan, kapan pernikahan Alisha dan Alvin akan dilaksanakan.

Satu jam kemudian, Alvin dan kedua orang tuanya kini pamit pulang. "Kami pamit pulang dulu ya," ucap papanya Alvin, lalu masuk kedalam mobilnya.

"Sampai jumpa lagi calon menantuku," ucap mamanya Alvin.

"Saya pulang dulu, Om, Tante, Alisha, wassalamu'alaikum," ucap Alvin, ia merekahkan senyum diwajahnya.

"Wa'alaikum salam ... iya, hati-hati dijalan, Pak, Buk, Alvin," respon Wisnu.

Mobil Alvin pun keluar dari kawasan rumah Alisha, hati Alvin sedang berbunga-bunga saat ini. Alhamdulillah, aku senang sekali, akhirnya aku bisa menikah dengan Alisha sebenar lagi. Bro, gue akan menjaga Alisha nantinya, Lo tenang di surga ya, batin Alvin sambil mengingat temannya, Dikta.

Sepanjang jalan, Alvin hanya diam dan senyum-senyum sendiri. Ia sedang membayangkan dirinya dan Alisha duduk dikursi pelaminan. Ia sampai membayangkan, Alisha yang sedang mengandung anaknya, ia pun mengelus perut Alisha yang membesar.

"Pa, kamu lihat si Alvin, dia senyum-senyum sendiri seperti itu, kira-kira sedang memikirkan apa ya?" kepo mamanya Alvin.

"Entahlah, Ma, paling dia sedang membayangkan dirinya yang sedang melakukan kegiatan-kegiatan setelah sah," respon papanya Alvin.

"Ih pikiran kamu kotor, Pa." Mamanya Alvin mengernyitkan dahinya.

"Memang kegiatan apa? Maksud papa itu, sholat berjamaah bareng, masak bareng, atau makan suap-suapan gitu. Jadi, pikiran siapa yang kotor?" Papanya Alvin menaik-turunkan alisnya.

"Perkataan kamu ambigu, Pa," ucap mamanya Alvin merajuk.

*

*

*

Disisi lain, Alisha dan Sonya sedang membuka seserahan yang dibawa Alvin dan kedua orang tuanya. "Alhamdulillah, bagus-bagus ya seserahannya," ucap Sonya mengamati seserahan yang memenuhi ruang tamu.

"Iya, Ma, Alisha mau ke kamar dulu ya. Alisha mau ganti baju dulu, gerah pakaian kebaya, Ma." Alisha beranjak dari tempat duduknya, dan berjalan menuju kamarnya.

Saat sampai didalam kamarnya, ia melihat ponselnya yang mengeluarkan nada dering terus-menerus. "Pesan dari siapa sih? Kok beruntun gitu?" gumam Alisha.

Alisha pun menghampiri ponsel yang terletak diatas meja, ia mengambil ponselnya dan duduk ditepi ranjang. "Banyak banget pesan masuk," gumam Alisha.

"Ada pesan dari Kak Alvin ... Citra ... Desi ... eh, ada dokter Ammar juga?" Alisha membaca satu per satu pesan yang masuk ke ponselnya, ia hanya membaca dan tak membalas.

"Aku balas besok saja ah, aku mau ganti baju, trus ... terus apa ya? Oh iya, aku mau buka seserahan sama mama." Alisha bergegas mengganti pakaiannya.

Disisi lain, Sonya masih setia menunggu kedatangan Alisha. "Alisha kok lama banget sih?" gumam Sonya.

"Mama aku datang ... maaf ya aku lama, tadi itu aku baca banyak pesan yang masuk. Yuk kita buka sekarang, buka yang mana dulu ya, Ma." Alisha sedang mempertimbangkan seserahan mana dulu yang akan ia buka.

"Mama mau buka seserahan kosmetik ah," ucap Sonya antusias.

"Mama kalau mau pakai, ambil aja Ma," ucap Alisha disela-sela membuka seserahan sepasang sepatu ber-hak sedikit tinggi.

"Nggak lah, Mama cuma mau ikut bantu buka saja. Mama mah stok kosmetik aman terus nggak pernah telat, eh tapi-tapi lipstik ini warnanya bagus, jadi pengen deh," ucap Sonya sambil memegang sebuah lipstik berwarna peace.

"Iya, buat Mama saja kalau suka," respon Alisha tersenyum.

"Beneran boleh?" tanya Sonya antusias.

"Mama! Masih kurang kah uang bulanan yang Papa kasih?" tanya Wisnu mengerutkan kedua alisnya.

"Eh, Papa ... sejak kapan duduk dibelakang mama, Pa?" jawab Sonya ragu.

"Kalau uang bulanan masih kurang, besok Papa kurangi," ucap Wisnu lalu pergi meninggalkan ruang tamu.

"Duh, papa merajuk, bentar ya Mama susul papa dulu." Sonya bergegas menyusul suaminya.

Alisha hanya menggelengkan kepalanya, melihat tingkat kedua orang tuanya itu. Entah apa namanya, orang tua angkatkah? Apa mantan mertua yang menjadi orang tua angkat? Yang pasti Alisha tahu, bahwa Wisnu dan Sonya sangat menyayanginya seperti anak kandung mereka sendiri.

1
𝕱𝖗𝖔𝖒 𝖙𝖍𝖊 𝖗𝖎𝖛𝖊𝖗 𝖙𝖔 𝖙𝖍𝖊 𝖘𝖊𝖆
menjadi yatim piatu di usia semuda itu, kasihan Alisha
Dehan
selamat alisha dan dikta
Dehan
alhamdulillah.. akhirnyaaaa
Dehan
dikta selalu ada disaat alisha sedih
Dehan
dikta juga baik kok.. ayo sha buka hati untuk dikta
Dehan
sudah aku favoritin karyanya kak.. bagus ceritanya
Dehan
hallo kak inru.. aku mampir kesini, lanjut baca novelmu selanjutnya
🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY
Makin Seru Kk
Salut ama sikap Alisha
Perjuangan Ucup mampir
Authophille09
citra adalah aku ketika mendengar gratisan🤣
Inru: 😅😅😅😅..
total 1 replies
Star
Cepat sembuh, Alisha.
Nenie desu
sudah aq favoritkan kak bagus
Inru: Terima kasih banyak..
total 1 replies
Dewi
Moga aja Amalia mengakui kejahatannya, dia menuai apa yang dia tanam
Dewi
Untungnya pria itu datang tepat waktu, jago beladiri juga
TK
👍
TK
bunga semangat untuk Thor 🌷👍✍️
Rini Antika
innalillahi..kasihan baru jg nikah
Authophille09
karya yang sangat luar biasa😍
Authophille09
holla kak Inru, aku mampir nih👋 udh sekalian d favorite kan juga biar ga ketinggalan notifnya🤭 yuk mampir juga di karya ku dengan judul "janji Aksara"
Inru: Oke, Terima kasih
total 1 replies
Rini Antika
baru jg menikah, kok udah ketembak aja 😢
Rini Antika
si Elena kebawa Kak, 🤭
Rini Antika: yg aku komen Kak d Bab Resepsi Pernikahan
total 4 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!