NovelToon NovelToon
One Night Love

One Night Love

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action / Romansa Modern
Popularitas:724.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Fakrullah

Warning 21+

Derap langkah terdengar. Aroma peppermint kian menguar. Nara merasa seseorang datang. Lalu berkata,-

“Siapa kau?!” delikkan mata. Suara berat nan tegas saat bertanya terdengar begitu maskulin di telinga. Dia Cakra. Lalu Nara yang setengah sadar menggeliat, membalikkan badan.


“To-tolong sa-saya, Tuan. S-saya sudah . . . tidak tahan!” suara Nara terdengar parau. Mata sayunya memohon kepada sepasang mata elang yang saat ini sedang memperhatikannya.



Apa yg akan terjadi selanjutnya? Penasaran? Yuk, simak kisah selengkapnya!


Follow IG : @fakhiral2013

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fakrullah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ka cung!

...Bellinda meringis. Terus menangis. Berharap hati Cakra luluh karenanya. Sayangnya harapan tak sesuai kenyataan. Karena pada dasarnya Cakra yang hatinya sudah tertutup rapat, bagaikan batu yoni  yang sulit dihancurkan....

Sesaat, Bellinda terdiam. Menatap kedua belah telapak tangannya yang memerah akibat tadi menahan beban tubuh saat disungkurkan ke lantai. Bahkan karena itu beberapa kuku-kuku cantiknya yang baru satu hari lalu melakukan perawatan patah.

Sepasang kaki berbalutkan kain stretch datang mendekat, dihiasi sepatu pantofel sebagai alasnya. Bellinda tersenyum, lantas mendongak. Namun, sesaat ekspresinya berubah merengut kala melihat sosok yang berdiri di depannya.

Awalnya Bellinda pikir sepasang kaki itu milik Cakra, melihat dari corak celana yang bisa dikatakan sama?

Sayangnya, perkiraannya itu meleset kala melihat raut datar Jaya yang ada dihadapannya. Dengan sebuah dokumen yang ada di tangan kanannya.

“Kacung,” lirih Bellinda angkuh. Membuang muka ke samping sambil tersenyum sinis.

“Rendahan,” sambut Jaya. Tidak mau kalah dengan Bellinda yang barusan jelas terdengar mengatainya.

Hal itu sontak membuat Bellinda yang barusan membuang muka, kembali beralih menatap Jaya. “Apa kau bilang?!” erangnya sambil memicingkan mata.

“Rendahan!” Jaya kembali mengulang kalimat yang sama dengan nada lebih menekan. Masih dengan ekspresinya yang datar.

Sontak, hal itu membuat wajah putih Bellinda berubah menjadi merah bagaikan tomat yang sudah siap panen.

“Kau yang rendahan. Dasar kacung sialan!” umpat Bellinda. Menjeda. Meraup napas dalam. Mengembuskannya kasar dengan emosi yang bergejolak. “Jangan pikir dengan mengikuti gaya Cakra dalam berpenampilan, derajatmu akan berubah! Kau itu hanya budak, ingat! Mau memakai gaya apapun yang sama dengan, Tuanmu, pun kastamu tidak akan pernah berubah. Tetap berada di level paling rendah!” pekik Bellinda sambil menunjuk ke arah Jaya. Menyeringai. Merasa setiap lontaran katanya itu berhasil menusuk ke dalam jantung Jaya. Menjatuhkannya.

Sayangnya, ternyata perkiraannya salah. Jaya malah menarik senyumnya. Tanpa mengubah ekspresi datarnya. Membuat Bellinda geli, sekaligus ngeri melihatnya.

“Anda berkata seperti itu karena barusan mengira saya ini, Tuan Cakra, bukan?” lelaki itu menaikkan sebelah alisnya. Membuat Bellinda membelalakkan mata.

“Dari dulu penampilan saya memang seperti ini. Tidak pernah berubah. Apalagi mengikuti gaya dari, Tuan,” sambung Jaya.

Bellinda terkesiap. Kembali memerhatikan penampilan Jaya. Dan . . . ternyata benar saja penampilannya masih sama, cupu seperti biasanya. Dengan kancing kemeja yang selalu dikancingkan sampai bagian atas. Menutup bagian bawah lehernya. Model celananya pun masih sama. Hanya coraknya saja yang hampir sama dengan warna celana yang barusan Cakra kenakan.

“Iiiuuuhhh . . . ,” desis Bellinda dengan raut yang memuakkan. “Nggak ada peningkatan,” cemoohnya kemudian.

“Setidaknya itu lebih baik. Daripada seseorang yang mulanya memiliki gelar sebagai wanita terhormat. Kini malah menjadi seorang ja lang yang memuakkan.” ejek Jaya. Lalu menggerakkan tangan kepada dua orang cleaning service yang akan berlalu di antara mereka. Memerintah dengan isyarat supaya menyeret Bellinda keluar dari tempat itu.

“K-kau . . . berani-bera__” Ingin memaki. Namun, tidak sempat. Atensinya malah tercuri kepada dua orang lelaki yang kini mengapit kedua lengannya untuk diseret pergi. “Apa yang kalian lakukan padaku? Lepaskan?!” erangnya dengan kening yang semakin merengut kesal. Berusaha mengempas-ngempaskan tangannya ke udara agar terlepas dari dua orang lelaki kotor yang berada di kedua sisinya. Ia tidak sudi kulitnya disentuh oleh orang-orang rendahan tersebut. Terlebih mereka OB yang sudah pasti tangan dan pakaiannya kotor.

Bisa-bisa kulitnya alergi, kemerahan, gatal-gatal akibat disentuh oleh orang-orang tersebut.

Tidak menggubris. Para cleaning service terus menyeret Bellinda pergi. Sesuai dengan apa yang Jaya perintahkan. Orang kepercayaan nomor satu dari sang pemilik perusahaan.

Membawa Bellinda sampai tiba di depan pintu masuk perusahaan. Melemparnya sesuai dengan perintah Jaya.

“Akkhh!!” Bellinda memekik. Tubuhnya terlempar tepat di atas sepasang high heels milik seorang wanita. Kemudian mendongak, lantas membelalak. Kala melihat rupa dari sang pemilik kaki tersebut.

"N-nara,” lirihnya tergagap dengan raut wajah pias.

TBC.

1
keziajalmav Jalav
Kak Lanjut lah masa nggak di lanjutin aku udah nunggu dari Tahun kemarin lohh😭😭
bpjs
sebenarnya ibu Lena baik kan?
bpjs
sempurnaaa✨
Alevia
waaaa ketemu nihhhh ama giglo kaya 🤣🤣🤣🤣🙏
Cmas Pracinthya
Kpn lanjutannya
Susanty
kebanyakan Inggris Thor,aku ngak ngerti
Susanty
ingin rasanya aku menjadi author dan mengutuk magnalena supaya stroke 😡
Susanty
senangnya punya mertua se welcome mamahnya Cakra,,, gak ada drama2 gak direstuin lah, gak ada perjodohan bisnis lah, God job ka author👍
Susanty
cuma di novel anak menghamili gadis ibunya bangga🤭🤣🤣
Susanty
ouuh senangnya dalam hati 🥰🥰
Bagja
she mungkin thor
Susanty
mungkinkah mamanya Nara mati di tembak,dan sengaja di rekayasa seolah-olah mati bunuh diri,,
Susanty
ternyata Nara saudara tiri sama belek alias Belinda, gimana reaksi kalo mereka berjodoh,bakal kebakaran jenggot tuh Belinda🤣🤣
Susanty
ouh Nara yang salah masuk kamar🤭🤣🤣🤣
ternyata Rendi sama2 penghianat,
Susanty
Nara di jebak Rendi,,, tapi yang kena perangkap si Cakra, untung banyak tuh Cakra 🤭🤣🤣🤣
Susanty
salah masuk kamar kah Cakra???

sama2 butuh pelampiasan ini mah, awal dari segalanya,🤣
Susanty
anget2 kaya tahu bulat 🤭🤣🤣🤣
Susanty
mampir gan 🏃🏃🏃🏃
Alifa Putri Andini
semangat thor
keziajalmav Jalav
nexxxxttt kilat thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!