Ch.1-107 Arc 1 : Amanat Sang Raja Racun✓
Ch.108-200 Arc 2 : Rencana Besar✓
--
Vian Matawijaksana, seorang Tuan muda dari keluarga konglomerat terpandang. Merasa bosan karena merasa telah memiliki segalanya.
Seorang pemuda yang bahkan belum berusia 18 tahun, pandai dalam hampir segala bidang.
Vian merasa dunia tempat dia tinggal saat ini sangat kecil dan membosankan.
Sampai suatu hari, pemuda itu menemukan berita tentang game Martial Art's Online yang baru saja rilis pada kala itu.
Sebuah Game yang awalnya dia anggap sebuah pelampiasan dan pelarian dari kehidupan di dunia nyata, namun perlahan, game tersebut ternyata akan merubah dirinya dan dunia nyata, ke arah yang tidak pernah terduga sama sekali.
*Memiliki unsur overpower yang berlebihan (katanya)
--
Gabungan Genre Rpg.lit x Xuanhuan
Terinspirasi dari shujinkouron
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vi', isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ch.28 Kembali Berpetualang
Vian pulang jam 5 Sore dengan cukup lelah karena terburu-buru menggowes sepedanya ke Kediamannya sebab Vian sudah tidak sabar bermain Martial Art's Online lagi.
Tentu Vian mandi dan makan secukupnya sebelum pergi ke kamar dan mengunci pintu agar tidak adalah yang mengganggunya terutama adiknya, Lia.
Vian duduk di kursi V-Gear dan memasang helm V-Helmet kemudian mengucapkan. "Program Mulai!"
--
Saat baru terhubung dan masuk kedalam Game, Wu Ming segera melihat Shu yang sepertinya sudah menunggu dari tadi.
"Yo Shu, sudah menunggu lama?" Tanya Wu Ming.
"Ah lumayan, sekitar satu jam." Ucap Shu sambil menggaruk kepalanya.
"Maaf, aku terlambat ya."
Shu menggelengkan kepalanya. "Tidak Ming, akulah yang terlalu cepat datang." Shu sebenarnya mengira Wu Ming akan datang jauh lebih dahulu darinya, maka dari itu Shu berniat Log In secepat yang dia bisa namun ternyata Wu Ming datang tepat waktu membuatnya tersenyum canggung.
"Hahaha, baiklah, mari kita pergi menjalankan Quest merepotkan ini." Ucap Wu Ming dibalas antusias Shu.
Wu Ming keluar dari penginapan dan membeli perlengkapan Bahan membuat Pill/Potion maupun membeli Item yang dapat di gunakan untuk melarikan diri yang bernama 'Smoke Bomb', lawan akan terkena status Silence selama beberapa detik begitu terkena ledakan Smoke Bomb membuat kesempatan untuk penggunanya dapat lari.
Kemudian Wu Ming juga membeli bahan material yang ingin mereka cari saat berburu bersama Linlin sebelumnya, Wu Ming merasa akan terlalu menguras waktu untuk mengumpulkannya sendiri.
Kali ini Shu dan Wu Ming menempuh jalan lapangan rumput hijau luas yang hampir tidak memiliki monster selain jenis Monster untuk dimasak dagingnya.
Wu Ming mengambil beberapa untuk berjaga-jaga karena di Game Martial Art's Online, Pemain juga harus makan agar tubuh menjadi Fit dan jika tidak makan akan mendapatkan pengurangan jumlah status secara signifikan sampai menyebabkan Pemain mati.
"Pertama kita harus menaikan level terlebih dahulu agar mempermudah perjalanan kita nanti." Ucap Vian sambil menunjuk satu wilayah dari peta yang dipegangnya.
"Aku mendapat informasi dari temanku bahwa di tempat ini terdapat Monster yang sangat kuat, belum banyak orang yang memilih berburu disini karena Monster yang terdapat di tempat ini begitu merepotkan walaupun Expnya banyak." Ujar Vian sambil tersenyum lebar.
"Monster yang merepotkan? Monster apa itu?" Shu kebingungan saat Wu Ming mengatakan Monster yang akan dihadapi sangat merepotkan dan sepertinya itu juga berlaku untuk mereka.
"Kau tidak akan percaya ini Shu, tapi lawan kita adalah Slime Predator." Jawab Wu Ming dengan santai.
"Slime? Bukankah itu monster terlemah di game? Apanya yang merepotkan?" Tanya Shu semakin kebingungan.
Wu Ming menggelengkan kepalanya kemudian menjawab. "Slime Predator adalah evolusi selanjutnya dari Slime biasa, Slime Predator memakan mahkluk hidup apapun dengan menelannya bulat-bulat membuatnya hampir tidak bisa terkalahkan kecuali bertemu dengan lawan yang berkali-kali lebih kuat dari pada Slime Predator." Ujar Wu Ming panjang lebar.
Shu menganggukkan kepalanya bagaikan anak ayam namun masih bingung bagaimana bisa seekor Slime bisa menjadi sangat kuat bahkan ditakuti.
"Hahaha kau akan percaya begitu melihatnya sendiri Shu." Ucap Wu Ming tertawa kecil.
Shu yang penasaran mempercepat langkahnya karena dia sulit mempercayai seekor Slime dapat menjadi sosok yang ditakuti di Game Martial Art's Online.
Setelah menempuh jarak kurang lebih 3 Kilometer akhirnya keduanya berhasil sampai di wilayah tempat Slime Predator berkeliaran.
"Itu dia..." Ucap Wu Ming sambil menunjuk seekor Slime setinggi dua meter dan tengah memakan seekor Serigala yang tidak berdaya di perutnya.
"Ini..." Shu sulit percaya dengan apa yang dilihatnya, namun semua benar-benar nyata bahwa seekor Serigala Lv60 sedang berusaha keluar dari perut Slime Predator dengan susah payah.
"Ekspresimu lucu Shu, bagaimana jika kita coba menghadapinya?" Tanya Wu Ming tersenyum lebar.
Shu mengangguk sebelum berkata. "Baiklah, aku duluan Ming." Shu langsung mengeluarkan Pedang Katana dari sarungnya dan bergerak menyerang Slime Predator.
Shu bergerak cepat dan menebas tubuh Slime sampai membuat Serigala yang ada didalam tubuh Slime ikut terbelah.
"Ini sangat mu-" Perkataan Shu terhenti ketika Slime yang dia serang dan terbelah tiba-tiba menyerangnya seperti tidak pernah terkena serangan sebelumnya.
Shu mengindari serangan Slime namun lengan kirinya berhasil tertangkap oleh Slime dan ditarik ke dalam tubuh Slime Predator untuk dimangsa hidup-hidup.
"Cih, Slash! Dash!" Shu memotong bagian tubuh Slime yang menarik lengan kirinya dan menggunakan Dash untuk menjaga jarak dari Slime.
"Uuughh!" Shu mengerang sambil memegangi tangan kirinya yang hangus terkena bagian tubuh Slime yang tiba-tiba berubah menjadi cairan asam.
Wu Ming tertawa kecil sebelum memberikan Potion HP untuk mengobati luka Shu, Potion HP memang tidak bisa mengobati luka parah namun dapat bekerja untuk mengobati luka ringan.
"Bagaimana Shu? Apakah kau tahu cara mengalahkannya?" Tanya Wu Ming tersenyum geli.
Shu menganggukan kepalanya namun ekspresinya pesimis. "Kita bisa membunuhnya dengan mudah jika memiliki Skill elemen terutama Elemen Api, tahu begini seharusnya kita meminta Linlin mengajari kita Skill Api Phoenix." Ujar Shu mengeluarkan hasil analisanya.
Wu Ming mengangguk sebelum mengeluarkan sebuah lentera dari Cincin Spatialnya.
"Kita tidak perlu itu Shu, dengan ini semuanya akan beres." Kata Wu Ming tersenyum lebar dan mengarahkan lentera yang dipegangnya ke arah Slime Predator yang mendekati mereka.
"Bakarlah kegelapan, bakar sampai tidak bersisa!" Seru Wu Ming membuat Api di dalam lentera tiba-tiba meledak keluar dan menyerang Slime Predator.
Mulut Shu terbuka lebar saat menyaksikan dalam sekali serangan Slime Predator yang sangat sulit baginya tiba-tiba terluka parah dan tubuhnya menyusut menandakan HPnya tinggal sedikit.
Wu Ming menyerang Slime Predator sekali lagi dengan Lentera Api Suci sebelum mengambil item yang terjatuh dari Slime.
-
[Slime Gell] [F]
Fungsi: Bahan Material
Keterangan:
Dapat digunakan untuk membuat Pill ataupun Potion, dapat juga langsung digunakan untuk mengobati luka bakar.
-
"Hmm Item yang dijatuhkan tidak terlalu penting tapi Exp yang kita dapatkan memang benar-benar banyak." Ujar Wu Ming segera menyimpan Slime Gell ke Cincin Spatialnya karena tentu Shu tidak akan membutuhkan item ini.
pliss dijawab/Frown/
hmmmm... 😩😩😩😩😩😩😩