memang apa yang aku harapkan dari hubungan ini?memang apa yang aku harapakan dari hubungan ini?
Aku hanya tempat singgah mu untuk sementara,
Karna pada akhirnya kamu lebih memilih dia – aeri anaima salsabila
Kakak tau apa yang lebih seru dari menangkap belut di sawah?
Kak ikut dika ke empang yuk!
Kakak cantik ko nangis?
Siapapun orang di masa lalu aku akan berterima kasih telah melespaskan wanita se keren ini – andika pratama
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rhmawty Anwar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
33 jaya
setiap hari dari kejadian nana di temukan dan diantarkan oleh gadis yang bernama aeri itu,ibu nya selalu membicarakan tentang aeri,"cantik lo nak anaknya"ucap sang ibu
"sopan baik juga" atau tidak"beda lo sama gadis gadis yang sering ibu liat" ia sudah muak mendengar itu jika ada kesempatan pasti ibu nya pasti akan membahasnya
"iya nanti jaya ketemu untuk berterima kasih bu"jawabnya
"ohiya nak,ajak jalan juga sama nana,nana pasti senang ketemu nak aeri"ucapnya
mendengar itu jaya hanya mampu menghela nafas saja ia ingin membantah pun ia tidak bisa
"nanti jaya usahakan bu"jawabnya
Dan disinilah jaya pertama kali ketemu dengan aeri,saat ini adalah acara rutin minggu pagi yaitu minggu bersih
Melihat kedatangan aeri,nana yang sejak tadi murung langsung semangat melihat aeri,ia pun dengan segera berlari ke arah aeri
"kakak cantik"teriaknya kegirangan
"eh,nana, kamu kesini sama siapa?"
"sama ayah"jawabnya,belum sempat ia bertanya ke mana ayah dari nana,seorang pria mendekati mereka
"nana"ucap pria itu saat mendekatinya
"ayah,ini kakak cantik"jawab nana memperkenalkan aeri,melihat itu jaya mulai memperkenalkan dirinya
Kamu yang nama nya aeri bukan"
"iya mas,masnya siapa nya"
"perkenalkan saya yuda,ayahnya nana,anak kecil yang kemarin kamu antar pulang"ucapnya memperkenal diri tidak lupa dengan senyum nya manis nya
Mendengar itu aeri pun mulai memperkenalkan dirinya
"aeri mas"jawabnya
saat ini entah mengapa jaya deg deg an sendiri,saat aeri membalas senyum nya,entah mengapa ia merasakan hal aneh pada dirinya
jujur saja aeri ini sangat cantik,pantas saja ibu nya selalu menyuruhnya untuk bertemu dengan aeri
"kaka cantik,kakak cantik dari mana?"tanya nana ke aeri
"dari rumah kok,kamu juga dari mana cantik?"tanya aeri,saat ini ia sedang mensejajarkan tingginya dengan nana
"ini dari beli jajan sama ayah,eh ketemu kaka cantik disini"ucapnya,aeri sangat gemas dengan nana sekarang,anak itu bahkan tidak cadel sama sekali
"kamu sering ikut kegiatan minggu pagi gini?"kini jaya yang bertanya kepada aeri
"iya mas"jawabnya tanpa melihat jaya,aeri kini lebih fokus untuk membersihkan mulut nana yang kotor akibat bekas makanan,melihat itu hati jaya mulai menghangat
"kak?"panggil wira,yang sejak tadi ada di tengah tengah mereka
"eh,udah mau balik de?"tanya aeri
"iya,ayo"ajaknya,ia tidak suka dengan ini,belum selesai urusan kakanya dengan dika. Kini ia merasa bahwa pria di sampingnya nya mulai ada maksud tersendiri
"yaudah,nana kaka balik dulu ya,nanti kita main lagi"ucapnya sambil mengusap kepala nana pelan
"mas duluan nya"ucapnya ke jaya,setelah itu ia pun pergi bersama dengan wira,melihat kepergian aeri,ia pun memperhatikan silat aeri hingga mulai menghilang
"ayah ayo pulang"ajak nana,mendengar itu jaya pun mulai tersadar akan lamunan nya
"iya ayo"mereka pun pulang bersama dengan nana,
Setelah pertemuan ini jaya berharap bisa bertemu dengan aeri lagi,ia sekarang merasa punya utang sesuatu dengan aeri,padahal lalu lalu sebelum ia bertemu dengan aeri ia bisa biasa saja,
Pantas saja ibu nya itu selalu menyuruhnya untuk bertemu dengan aeri,tapi ia baru pertama bertemu dengan aeri dan bahkan ia tidak tau alamat gadis itu