NovelToon NovelToon
ISTRI KEDUA

ISTRI KEDUA

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Perjodohan / Poligami / Tamat
Popularitas:705.3k
Nilai: 4.5
Nama Author: story adult7

WARNING MENGANDUNG ADEGAN 21+❗
HARAP BIJAK DALAM MEMBACA.
Arunayu Putri Ramadhani adalah seorang gadis yang memiliki kepribadian tomboy. Sering di panggil Aruna atau Una. Aruna tak terlalu mementingkan yang namanya masalah percintaan. Dia juga bukan gadis yang selalu caper atau suka menggoda kepada setiap laki-laki. Justru cenderung introvert pada kaum adam.Namun hingga suatu saat, ia bertemu seseorang yang dapat mengalihkan perhatiannya. Seseorang yang seharusnya tak boleh ada dalam hatinya, seseorang yang akan membuat dirinya dilibatkan Dengan berbagai macam masalah perasaan yang ia selalu hindari selama ini.
“Kenalin Runa, ini Galang… “ ujar Mika. Aku hanya mengangguk dan tersenyum simpul. Tanpa tau pandangan pertama itu akan jadi boomerang untuk hatiku di kemudian hari.
“Gimana Na? Mau nggak gua jodohin sama galang? Ganteng loh.” Ujar Mika sahabat dari Aruna.
“Apaan sih lo mik. Nggak ah! Orang dia minatnya sama elo ngapain lo kasih ke gua?” ujar ArunaDengan acuh. Ia sedikit tercubit Dengan tawaran mika

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon story adult7, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

28. Mulai Cemburu.

Ruangan CEO.

“Iya. Anda istri pak Galang, sudah seharusnya saya memanggil anda dengan sebutan itu. Atau… mau saya panggil dengan sebutan nyonya hayden?” alan sedikit menjahili. Sontak Aruna terkejut dan langsung menolak.

“Eh? Nggak.. nggak boleh.. nggak usah… it…

“Kenapa?” tanya Galang menyela. Ada rasa kesal dalam dada Galang.

“Hah? Maksud bapak?” tanya Aruna.

“Kenapa kamu tidak mau di panggil dengan sebutan itu? Kamu lupa, kamu istri saya, kamu sudah menikah dan bersuami” ujar Galang dengan nada kesal.

“Permisi pak.. buk” alan berlalu keluar dari ruangan CEO. Galang bangkit dari duduknya. Kini ia memandang Aruna dengan tatapan tajamnya. Aruna bingung dengan sikap Galang.

“Kenapa kamu tidak mau di panggil bu?” tanya Galang sembari melangkah maju mendekat kearah Aruna. Aruna yang bingung dengan Galang yang marah menjadi sedikit takut. “Jawab saya Aruna!” suara Galang mulai meninggi. Aruna semakin memundurkan langkahnya. Namun kini kakinya tak bisa lagi mundur. Tubuhnya kini telah menempel pada dinding ruangan. Galang kemudian mengurung tubuh Aruna dengan kedua tangannya.

“Kamu nggak mau jawab pertanyaan saya Aruna? Kenapa kamu tidak mau di panggil nyonya Hayden? Kamu nggak suka menikah dengan saya?” tanya Galang. Aruna mengerutkan keningnya. Kenapa Galang bertanya begitu padanya? Bukankah Galang tau, kalau pernikahan ini, keduanya sama-sama tak menyukainya. Aruna mengangkat wajahnya menatap Galang dengan berani.

“Bukannya bapak yang tidak mau pernikahan kita tidak diketahui. Bapak ingin pernikahan kita tidak disebar. Dan jangan ada yang tau kalau saya ini istri bapak. Bapak yang meminta itu. Lalu saya hanya menjalankannya. Apa yang salah pak?” ujar Aruna dengan nada tegas. Seenaknya saja ia di salahkan. Lagian apa yang salah darinya?

Galang terdiam. Ia ingin sekali marah karena Aruna telah berani menatapnya dengan tatapan menantangnya. Namun perkataan Aruna benar, ia yang meminta status mereka di sembunyikan.

“Kalau tidak ada lagi yang anda butuhkan, saya permisi untuk keluar pak” ujar Aruna yang masih dalam kungkungan Galang. Entah setan mana yang merasuki Galang. Seakan kendali tubuhnya tak bisa ia pegang saat melihat bibir Aruna yang berada di depannya. Gejjolak Galang muncul seketika. Galang meraup bibir Aruna yang terlihat rannum.

“Hmmppp…” Aruna terbelalak dengan serangan tiba-tiba Galang. Bibirnya masih mengatup tak mau terbuka membuat Galang gemas. Tangan Aruna berusaha mendorong tubuh Galang agar menjauh. Namun kedua tangan Galang lebih sigap menghalau. Kedua tangan Aruna, Galang letakan diatas kepala Aruna. Galang berpindah menciumi cuppiing telinga Aruna, menjillat dan menghisapp ccupping telinga Aruna. Aruna tak kuasa menahan dessahan

“Aaahh.. pp..ppak..”ketika mulut Aruna terbuka kesempatan ini langsung diambil Galang untuk mencium Aruna lebih dalam. Galang menghissapp bibir Aruna, dan terasa samar-samar rasa manis strawberry. Liddah Galang masuk menerobos barisan gigi lalu menarik liddah Aruna keluar. Galang menghisap dengan intens.

“Ehhmm…” dessahh Galang.

“Ehmmmpp..” Aruna pun bersamaan mendessahh.  Tubuh Aruna melemas. Ia tak bisa lagi menolak Galang. Galang tak merasakan lagi penolakan Aruna. Perlahan ia melepas cengkraman tangannya pada Aruna dan memindahkan tangan Aruna untuk melingkar di lehernya. Ciuman galang melembut. Satu tangan galang mendekap pinggang aruna. Satu nya lagi mengusap tengkuk aruna perlahan naik turun agar aruna merasa relax.  Terasa nafas semakin menipis, aruna mulai mencoba mendorong galang kembali. Kali ini galang menurut dan melepas ciuman mereka.

“hah…hah.. hah…” keduanya sama-sama terengah. Galang masih menatap aruna dengan tatapan tajam.

“Kamu harus inget, kamu sudah menikah. Kamu istri seorang Gaozhan galanggi Hayden. Jangan pernah macam-macam apalagi dekat dengan lelaki. Paham kamu?!” suara tegas galang menyapa telinga aruna. Aruna masih bingung dengan kata-kata galang. Apa maksudnya?

“Maks…….

~TOK..TOK..TOK~

Terdengar pintu diketuk. Galang  menjauhkan diri, dan aruna berlari menuju toilet dalam ruangan. Penampilannya cukup berantakan akibat galang.

“Masuk”

“ Lang..” Alan masuk dengan segera.

“Ck..! lo lagi”

“Yee.. sewot mulu lo liat gua”

“Kenapa balik lagi?”

“Ini ada berkas yang belom lo acc buat meeting gua siang ini” ujar Alan sembari menyodorkan berkasnya. Aruna keluar dari toilet dan sudah berpenampilan lebih rapih.

“Siang bu..” sapa Alan. Aruna hanya tersenyum kikuk. Dan langsung pamit keluar dari ruangan.

“Psstt…” bisik Alan. Galang yang sedang menandatangi hanya diam.

“Lang, Lo abis ngapain aja sama aruna?” tanya Alan dengan wajah tengilnya mengangkat kedua alisnya berkali-kali,

“Apaan sih lo. Jorok aja isi otak lo” jawab galang. Alan tertawa.

“Ahahaha.. galang-galang.. gua laki! Gua tau gerak-gerik cewek after do something bro!” ujar Alan dan meraih berkas yang telah siap. Lalu berlalu keluar sambil masih tertawa.

“Sial…” gerutu galang.

Aruna sedang berada di dalam lift. Lift terbuka, dan menampilkan sosok fahzan yang masuk ke dalam lift. Fahzan tersenyum pada aruna. Aruna pun tersenyum simpul. Di lantai selanjutnya putri masuk dan bertemu aruna dan fahzan yang sedang berbincang.

“Hei.. kalian. Berdua aja” goda putri. Aruna memelototkan matanya pada putri dan membuat putri terkikik. Sesampainya di lobby, mereka berpapasan dengan galang dan alan yang sedang sibuk berdiskusi sambil berjalan. Dan na’asnya, putri yang sedang fokus dengan ponselnya kembali bertabrakan dengan Alan yang juga sedang sibuk dengan Tabnya.

~PRAAAKK!!~

Putri jatuh terduduk dengan ponselnya yang juga ikut terbanting hinggak layarnya retak. Begitu pun Alan, tab yang sedang ia pegang terlempar jatuh ke lantai tepat di samping ponsel putri dengan keadaan sama. Yaitu layarnya retak.

“Yah ponsel gua! Aaa! Olshop dan orderan gua?!” putri panic melihat ponselnya mati.

“Yah.. tab nya? Aduh rangkuman meeting belom disave, Ah kacau!” kesal Alan melihat tabnya mati.

“Oh anda lagi?.. anda ini nggak punya mata atau matanya nggak bisa digunakan? Selalu tabrak sana sini!” putri marah pada Alan.

“Heh! Jaga mulut kamu ya. Yang sopan! Liat..! tab saya rusak. Semua data meeting dan perencanaan hari ini hilang gara-gara kamu jalan nggak pake mata!” jawab Alan dengan kesal.

“Loh Anda salahkan saya? Anda lah yang salah, anda yang jalannya slebor. Tanggung jawab anda kalau pelanggan saya batal order karena slow respon!” ujar putri dengan sewotnya.

“tanggung jawab? Kamu itu yang harusnya tanggung jawab. Semua perencanaan dan hasil meeting penting perusahaan Hotel hari ini hilang gara-gara kamu yang nggak pake mata kamu pas jalan.” Ujar Alan tak kalah sewot.

“jalan pake kaki..!! bukan pake mata..!!”

“ya emang kalo jalan gak liat-liat? Pantes nabrak! Orang matanya nya aja nggak dipake!”

“Udah..udah stop! Kalian nggak malu di liatin orang-orang?” tanya Aruna menengahi Alan dan putri. Keduanya terdiam dan sama-sama buang muka. Sedangkan kini ada seseorang yang sedang menatap aruna dengan tatapan tajam. Tatapan dingin seakan membenci.

“Handphone kamu, akan saya ganti. Dan semua kerugian kamu akan saya bayar. Kamu tinggal lapor dengan sekertaris saya” ujar galang masih dengan tatapan dinginnya.

“Eh? Pp..pak.. nggak usak. Yang salah bukan bapak. Tapi bapak ini” ujar putri menunjuk Alan.

“Loh.. dia yang salah pak. Dia….

“Alan..” ujar galang.

“I..iya pak” jawab Alan.

“Kita kerjakan ulang dalam ruangan saya” ujar galang. Lalu galang melangkahkan kakinya hendak berlalu. Namun sesaat ia berhenti.

“Aruna…” panggil galang. Aruna menoleh menatap galang.

“iya pak?”

“Kamu inget dengan apa yang saya bicarakan tadi siang? Ata masih kurang jelas?” tanya galang dengan nada dingin. Aruna mengingat pembicaraan apa yang tadi siang ia dan galang bicarakan?. Kilas balik kejadian ciuman tersebut pun berputar lagi. Membuat wajah aruna memanas dan merasa malu.

“Kamu harus inget, kamu sudah menikah. Kamu istri seorang Gaozhan galanggi Hayden. Jangan pernah macam-macam apalagi dekat dengan lelaki. Paham kamu?!” aruna mengingat perkataan terakhir galang.

“Aruna?”…

“Eh?... iya pak saya ingat” jawab aruna.

Lalu galang berlalu dari hadapan aruna, fahzan dan putri.

“CEO kita dingin banget ya? Padahal waktu aku ketemu dia pertama kali, dia ramah” ujar fahzan. Aruna hanya tersenyum.

“Na… gua nggak akan di pecat kan?” tanya putri sedikit panic.

“Nggak tau. Lo sih ganas bener!” ujar aruna.

NOTE : UUuuhh pemanasan ya. galang udah mulai gemes ya sama aruna.

oke guys.. aku usahakan mulai minggu ini. aku akan update tipa hari. jadi jangan lupa love,like dan vote ya.

1
Wuri Handayani
yg buat saya aga bingung ini di awal Rina agama non muslim sama kaya si Gilang tapi tambah kesini ko selalu bila percakapan runa seakan muslim
Fe
gue udah nikah, gituloh aruna selesai beres
Rahma Putri
males thorr cerita jelek
Rahma Putri
cerita yg menarik
Ena Yati
ceritanya ngebosenin..jengkelin..
pena_sf:)
othor jahat bikin cerita yg menodai harga diri perempuan
fitriani
gila y si gerald aka harison balas dendamnya salah org kasihan bgt aruna yg jadi korbannya
fitriani
y iyalah mika skr udh gak guna bagi harison aka gerald secara target dy skr kan aruna secara dy kan mau balas dendam bwt hancurin galang dan keluarganya
fitriani
rita sialan selalu itu ancamannya... ancamannya selalu mau jual rumah... gak kreatif🤦‍♀️😡😏
fitriani
good aruna puas bgt lht aruna yg bisa ngelawan mulut emaknya si mika
fitriani
ayo dnx galang Coba d teliti baik2 tuh foto masa iya kamu gak hapal sm siluet mika... itu udh spill loh sm org ttg perselingkuhan mika k kamu
fitriani
bnr2 circle pertemanan yg toxic🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
fitriani
wkkwkwwkwkwk si alan sa ae dah ah ambil kesempatannya😁😁😁😁
fitriani
mika marah padahal galang baru hampir nidurin aruna yg notabene adalah istrinya galang apa kbrnya mika yg dgn sadar tdr sm laki2 lain
fitriani
bagus dah kl aruna nyerah biar si galang taw rasa kehilangan yg tulus
fitriani
good aruna.... org modelan si galang itu ma emang harus d tegasin
fitriani
y elah si mika mulutnya bnr2 dah ah pakai segala ngomong kl perasaan dy k galang udh expired🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
fitriani
pasti galang lagi d bodohin sm mika... pasti si mika lagi enak2 sm horison
fitriani
kasihan bgt seorang CEO seperti galang d bodohi sm istri sendiri
fitriani
bagus alan emang tmn kamu itu ma harus d kasih ceramah biar hatinya sm otaknya kebuka... bnr bgt kata alan wanita itu butuh kenyamanan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!