NovelToon NovelToon
Pura Pura Buta

Pura Pura Buta

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Nikahkontrak / Poligami / Tamat
Popularitas:33.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nafsienaff

Demi membongkar perselingkuhan istrinya Marfel chandra seorang pengusaha kaya raya terpaksa harus bersandiwara dengan pura pura buta.

Namun siapa sangka istrinya Ariana chandra justru mengenalkanya dengan seorang gadis kampung bernama Laura yang harus di nikahi oleh marfel dengan alasan agar bisa merawat marfel dengan baik.

Laura lusiana datang dan dengan kebesaran hatinya mau di nikahkan dengan marfel demi kesembuhan nenek tercintanya tanpa mengharapkan apapun termasuk cinta.

Seiring berjalanya waktu marfelpun berlahan mulai bisa melupakan rasa kecewa juga sakit hatinya pada ariana berkat kehadiran laura di sampingnya. Hingga akhirnya marfel melupakan misi utamanya berpura pura buta dan terus melanjutkanya demi laura. Istri kecilnya.


Musim ke 2
Cinta berhasil membuat Marfel sadar bahwa tidak seharusnya Marfel terus menghindar dari masa lalu. Dan Trio kembarnya adalah jendela untuk Marfel berdamai dengan masa lalu yang sempat membuatnya terluka dan kecewa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nafsienaff, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 27

“Sampai aku bisa melihat lagi?”

Marfel berdiam diri di teras rumah nenek laura. Pria tampan dengan gaya rambut berponi itu merasa bingung juga di lema dengan apa yang di katakan laura sebelum keluar dari mobilnya untuk belanja saat dalam perjalanan menuju rumah neneknya.

Marfel ingin menyudahi sandiwaranya berpura pura buta tapi mendengar apa yang di katakan laura marfel menjadi ragu. Marfel merasa tidak rela jika harus tanpa laura. Gadis yang berhasil mengisi hari harinya sebulan belakangan. Gadis yang juga selalu bisa mengalihkan rasa kecewa dan sakit hatinya karna tingkah laku uniknya. Juga gadis yang ingin marfel lindungi dari ariana, istri pertamanya.

“Tuan..”

Marfel mengeryit mendengar suara bening seorang anak kecil. Siapa lagi kalau bukan adik iparnya, tian.

Marfel tersenyum dengan terus memandang ke depan. Adik laura adalah anak laki laki yang sangat tampan menurut marfel. Selain tampan tian juga sangat penurut. Hanya saja menurut marfel laura dan adiknya sedikit berbeda. Laura yang bawel dan adiknya yang cenderung diam. Mungkin karna laura wanita dan adiknya adalah calon pria.

“Tian.. Apa itu kamu?” Tanya marfel menolehkan kepalanya menatap tian yang berdiri di sampingnya dengan wajah polos.

“Ya tuan.. Ini tian..”

Marfel tersenyum kemudian mengangkat tanganya berusaha meraih tian yang ada di sampingnya.

Tian yang memang sudah di beritahu oleh laura tentang marfel langsung mendekat dan meraih tangan marfel.

“Kamu tinggi juga ternyata.” Senyum marfel.

Tian hanya diam saja. Ekspresinya seperti orang kebingungan menatap marfel yang juga sedang menatapnya.

“Tuan benar benar tidak bisa melihat apapun yah? Seperti apa suasana disini sekarang tuan? Apa putih semua? Atau gelap semua?” Tanya tian yang sepertinya sangat penasaran dan ingin tau tentang apa yang ada di pandangan marfel.

Marfel hanya bisa tersenyum. Marfel sudah banyak membohongi orang. Bahkan seluruh publik juga kedua orang tuanya.

“Tian.. Kenapa kamu memanggilku tuan?” Tanya marfel mengalihkan pembicaraan agar tidak berbohong pada tian.

“Kak laura.. Dia juga memanggil tuan. Tian hanya mengikuti kak laura. Tian percaya apa yang kak laura lakukan selalu baik..”

Jawaban polos tian membuat marfel menggelengkan kepalanya. Marfel juga tertawa. Dari situ marfel tau bahwa laura memang adalah tumpuan hidup bagi neneknya juga adiknya. Laura adalah tulang punggung bagi keluarganya.

“Dengar. Untuk yang satu ini kamu jangan tiru yah.. Aku ini suami kakak kamu. Jadi aku kakak kamu juga.. Kamu jangan panggil aku tuan. Panggil saja kak marfel.”

“Tapi kak laura memanggil tuan.” Saut tian cepat. Benar benar anak kecil yang sangat ingin tau segalanya.

Marfel diam sejenak memikirkan kata apa yang pantas untuk di lontarkan. Tian adalah anak kecil yang sedang mencari segala hal yang di lihat juga di dengarnya. Maka dari itu marfel tidak ingin sampai salah berbicara pada anak kecil itu.

“Begini tian. Kak laura sangat menyayangi kakak sebagai suaminya. Jadi kak laura menganggap kakak adalah tuanya yang harus di sayangi juga di segani. Jadi tuan itu adalah panggilan spesial dari kakak kamu yang tidak boleh di tiru oleh siapapun. Termasuk kamu..”

“Jadi?” Tanya tian masih kurang mengerti dengan apa yang di katakan oleh kakak ipar tampanya itu.

Marfel tersenyum. Tian sangat mirip dengan laura.

“Jadi mulai detik ini kamu harus panggil aku kakak. Oke?”

“Oke. Kak marfel..” Angguk tian.

“Anak pintar..” Senyum marfel sambil mengusap usap puncak kepala tian.

Marfel sebenarnya ingin sekali bermain dengan tian. Tapi itu sangat tidak mungkin. Yang tian dan laura juga neneknya tau marfel adalah pria buta.

“Ya sudah kamu boleh main main.”

“Ya kak..”

Tian berlalu dari hadapan marfel setelah itu. Dan selepas kepergian tian marfel kembali memikirkan ucapan laura saat di mobil.

“Apa itu artinya aku harus berpisah dengan laura jika menyudahi semua sandiwara ini?” Batin marfel bertanya tanya.

Marfel menghela napas. Membayangkanya saja marfel rasanya tidak sanggup apa lagi jika harus benar benar merasakanya.

“Tuan..”

Kali ini suara laura yang menyentakan marfel. Pria itu tetap diam dan terus menatap lurus ke depan.

Laura yang melihat kediaman marfel mengeryit.

“Pasti lagi mikirin nyonya ariana..” Batin laura menebak.

Laura menghela napas. Setelah hampir 30 menit laura berkutat di dapur bersama dengan neneknya tentunya untuk membuatkan masakan yang di inginkan marfel yaitu cah kangkung dan ayam goreng.

“Makan siangnya sudah siap tuan..” Kata laura memberitahu.

“Aku belum laper.” Jawab marfel dingin.

Laura berdecak. Dengan kesal laura melangkah dan berdiri tepat di depan kursi yang menjadi tempat duduk marfel. Gadis cantik itu bersedekap menatap marfel penuh rasa kesalnya.

“Tuan bilang apa? Belum laper? Tuan mengerjai saya?”

Marfel mengeryit melihat ekspresi kesal istrinya. Marfel merasa tidak melakukan kesalahan apapun yang membuat istri kecilnya kesal.

“Ya aku memang belum laper laura..” Jawab marfel santai.

Pipi laura menggembung. Ingin sekali rasanya laura ******* ***** wajah tampan marfel saking gemasnya.

“Tuan tau nggak sih? Saya sudah capek capek masak. Tangan saya bahkan sampai terkena cipratan minyak panas sampai merah begini. Dan tuan bilang belum lapar?”

Marfel hanya diam saja. Tidak tega sebenarnya melihat lengan istrinya yang memerah karna terkena cipratan minyak panas.

“Ya sudah maaf... Aku makan sekarang.” Kata marfel menghela napas.

“Sudah tidak usah. Tuan makan angin saja disini. Makananya mau saya abisin semuanya sendiri.” Ketus laura kemudian berlalu masuk ke dalam rumahnya dengan kaki di hentak hentakan.

Marfel menghela napasnya pelan. Marfel tidak bermaksud membuat laura marah. Marfel memang sama sekali belum merasakan lapar. Dan pikiranya juga masih terus berpusat pada perkataan laura saat di mobil tadi.

“Loh kamu kenapa kok mukanya kesal begitu? Suami kamu mana nak?” Tanya nenek laura saat melihat cucu kesayanganya datang dengan wajah kesalnya.

“Dia lagi makan angin di depan.” Jawab laura dengan nada kesal.

Nenek laura menghela napas kemudian tersenyum. Dengan pelan di usapnya lembut bahu laura.

“Istri yang baik tidak boleh berkata seperti itu. Istri baik akan selalu menampakan senyum manis di depan suaminya.”

Laura terdiam kemudian menoleh pada neneknya.

“Nek.. Tuan kan buta. Bagaimana mungkin dia bisa melihat senyumanku?”

“Disini posisi kamu sebagai istri sedang sangat di butuhkan sayang. Marfel buta dan tidak bisa melihat apapun. Jadi tugas kamu sebagai istrinya adalah menjadi mata untuknya.”

Laura menatap neneknya sesaat kemudian beralih menatap hidangan yang sudah tersaji di meja di depanya.

“Jadi laura harus gimana nek?”

Nenek laura masih dengan senyuman manis yang terukir di bibirnya kembali bersuara.

“Perlakukan suami kamu dengan lembut. Ajak dia masuk dan tuntun dengan lembut kesini. Kamu suapi dengan sepenuh hati kamu nak. Nenek sangat yakin marfel akan bisa membahagiakan kamu suatu saat nanti.”

1
223
sukaaa
223
sukaa
evita19
udah baca sejauh ini blm ada tindakan yg pasti dari pura pura buta nya
Retno Palupi
Luar biasa
Retno Palupi
yg cari wanita lain kan kamu sendiri? kenapa jd g rela?
Zur Thoib
ceritanya bagus Thor..... semangat 💪
Zur Thoib
Kecewa
Zur Thoib
Buruk
Rhaniie
Luar biasa
Bang Ken
sangat sangat sangat menyentuh
Rosnaeni Ros
cerita nya bosankn / kurang greget
Rosnaeni Ros
ihh laura ny trllu munafik
Siti Nurlelah
kok aku jadi gereget sendiri sih?
si Ariana itu selingkuh kenapa gak terciduk coba. malah seperti tidak terjadi apa2.
harusnya si Jo itu selidiki setiap ariyana selingkuh dan rekam juga perbuatannya buat bukti.
Abis itu ya gimana kek si Marfel bertindak tegas gitu loh.
ceraikan sekaligus penjarain si David karna nidurin istri org🤦
plis deh Thor yg tegas gitu loh ceritanya jgn di situ2 mulu
Nur Lela
❤️❤️❤️❤️
Dewiefatmawati Istri Mohamad Kuswantoro
lha si david jg go*lok...udh tau noh ariana cinta mati m lakinya...elu cuma dimanfaatin doang...sadarrr
Dewiefatmawati Istri Mohamad Kuswantoro
lah si marvelnya jg gitu..udh ditantang ariana cere gc dikabulin...toh bukti" jg udh kuat...aneh
Hijrah Dwi Rahayu
kembar 3 knp ngk sc ya, resiko banget yak
Mami Ani Aryani
nana koq goblok banget sih..
mosok daffa pria yg hampir sempurna koq bisa bisanya di tolak jd menantu..
trus, yg mo dijodohin sm klara cowok yg sperti apa.
Mami Ani Aryani
😂😂😂😂😂😂😂
Mami Ani Aryani
laura, sosok ibu yg hebat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!