NovelToon NovelToon
The Dragon'S Blue Gem

The Dragon'S Blue Gem

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Fantasi / Dunia Lain / Penyeberangan Dunia Lain / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Romansa / Light Novel / Tamat
Popularitas:676.1k
Nilai: 4.8
Nama Author: Himeshi_Noe

[ Hiatus ]

Seorang agen SPY yang mati karena tertembak di markas teroris demi menyelamatkan dunia berenkarnasi ke dalam sebuah otome game yang dimainkan adik perempuannya.

Bukannya menjadi tokoh utama, villain, atau tokoh sampingan. Dia bereinkarnasi menjadi target tersembunyi dalam game dengan identitas yang rumit.

Semua akan selesai jika hal ini sesederhana itu. Tapi bagaimana jika game yang mereka mainkan sebenarnya bukanlah otome game sembarangan, namun sebuah otome game yang mengangkat kisah nyata di dunia lain?

Dengan identitasnya yang rumit, Aquamarine menemui berbagai masalah mulai dari yang mudah hingga berpengaruh besar terhadap hidupnya.

Tak terbatas pada dunia game saja, masalah yang dialaminya menyebar hingga mencapai ranah yang tidak masuk akal.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Himeshi_Noe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 27 [ Sepupu Aqua ]

"Ashura?"

Yue memiringkan kepalanya bingung.

"Aqua! Ashura itu apa? Yue gak pernah dengar," tanyanya.

"Lah! Kamu gak tau Ashura!!?" kaget Lix tak percaya.

"Kalau Yue tau, Yue gak bakal nanya. Apa kamu bodoh?" kesal Yue.

"..... Ha~ah, Aqua tolong jelaskan padanya."

"Hahaha, baiklah. Yue, Ashura itu adalah makhluk yang memiliki darah dewa, mereka adalah salah satu ras paling langka di Demetria. Para bangsa Ashura memiliki penampilan terbaik dari manusia. Para lelakinya memiliki sosok kuat dan wanitanya merupakan yang cantik. Namun perbedaan terbesar Ashura dan manusia adalah kekuatan fisik besar yang mereka miliki. Ditambah penampilan mereka sedikit berbeda dengan manusia, kulit mereka berwarna ungu gelap dan rambutnya sangat cerah dan yang terpenting karena fisik mereka sangat besar layaknya raksasa," terang Aqua.

"Aqua, Lix gak kuat! Ditambah gak ungu! Terakhir, dia gak tampan! Kok beda?" bingung Yue.

Kata-kata Yue seolah menohok Lix dengan fakta kejam.

"Itu karena aku belum cukup umur!"

"Jadi begini Yue, pada awalnya Ras Ashura itu punya penampilan mirip manusia. Tapi saat sudah dewasa, mereka bisa merubah wujudnya seperti itu."

"Jadi begitu! Berarti nanti Lix kalau sudah besar bisa kayak gitu?" tanya Yue.

"..... Emm… aku tidak tau. Tadi Lix kan sudah bilang, dia cuma setengah Ashura. Bisa saja perubahannya tak sempurna, bisa juga iya," balas Aqua agak ragu.

"Gak perlu menutupinya. Katakan saja sejujurnya!" ucap Lix santai.

"....... Yue, Ashura yang bukan berdarah murni itu hanya memiliki kekuatan besar dan kecantikan fisiknya saja. Wujud raksasa dan penampilan Ashura tak bisa didapatkan setengah Ashura."

"Memangnya kenapa? Bagus dong kalau Lix tetap jadi Lix," balas Yue polos.

Aqua dan Lix terdiam mendengarnya. Mereka tak menyangka, Yue akan merespon seperti itu. Mereka tersenyum dan secara bersamaan mengusap kepala Yue senang.

"Kalian ini kenapa?" tanya Yue yang rambutnya berantakan.

"Ahahahahahaha."

.

.

.

.

TOK TOK TOK

Suara pintu diketuk menghentikan tawa mereka. Aqua meminta waktu sebentar karena mereka belum berganti pakaian. Dengan cepat, Aqua, Lix dan Yue sudah mengganti pakaian formalnya jadi pakaian mereka yang biasanya.

Aqua membuka pintu dengan tergesa-gesa. Dia mengira orang yang ada di depan pintu adalah penjaga atau pelayan. Makanya dia tersentak karena orang yang ada didepan bukanlah mereka.

Dua Elf dengan penampilan mempesona dan rambut warna silver indah. Aqua sudah melihat mereka tadi saat di ruang singgasana.

"Apa kalian sudah siap? Ayo kita pergi!" Ajak laki-laki Elf itu.

"Tentu."

Mereka berlima sedang dalam perjalanan keluar istana, menuju ke tempat yang agak terpencil di Kerajaan Vittacelar. Di perjalanan itu, mereka saling memperkenalkan diri dulu.

"Jadi kamu yang namanya Aquamarine! Boleh kupanggil Aqua?" tanya cewek Elf itu bersemangat.

"Boleh," jawab Aqua ramah.

"Karena aku lebih tua darimu, panggil aku Kak Rin, oke?!!" serunya.

"Rin! Itu tidak sopan! Kalau mau memperkenalkan diri itu yang benar!" tegas laki-laki Elf.

"Tapi kak! Aku selalu ingin bertemu dengannya. Apa kita harus melakukan hal formal seperti itu?"

"Harus! Kita itu Keluarga Kerajaan, jadi sebelum dekat kita harus bersikap sopan dulu!!"

Laki-laki itu menggelengkan kepalanya.

"Tolong maafkan adik perempuanku."

"Ah, saya tidak mempermasalahkan itu."

Kedua Elf itu menyatukan jari telunjuk dan tengah kirinya ( jari lain di tekuk ) lalu meletakkan kedua jarinya di bibir dan sedikit menunduk. Itu adalah gaya salam para Elf.

"Perkenalkan, nama saya Turquoise Caller El Vittacelar. Anak pertama dari Putri Amethyst Callen El Vittacelar."

"Sedangkan saya Citrine Caller El Vittacelar. Anak kedua dari Putri Amethyst Callen El Vittacelar."

Aqua menirukan gerakan dua Elf di depannya.

"Nama saya Aquamarine. Anak pertama dari Putri Sapphire Vallen El Vittacelar."

Yue dan Lix diam karena takjub melihat tiga Elf di depan mereka. Aqua menyenggol lengan Lix dan Yue, mengisyaratkan mereka agar ikut memperkenalkan diri.

Lix agak gelagapan meniru Aqua dan memperkenalkan dirinya.

"Ahh… Nama saya Feirlyx."

"Nama Yue itu Yue!" ucap Yue bersemangat.

Semua pandangan menuju ke Yue seketika. Lix dan Aqua panik karena tingkah laku anak satu ini. Namun bukannya marah, Citrine justru tertawa senang.

"Apa-apaan anak ini? Lucunya!! Hei, boleh aku membawa pulang dia?" tanya Lix.

"Tidak boleh!!!" jawab Aqua dan lix cepat hingga mengejutkan semua orang.

Citrine berpikir kalau Yue sangat disayangi hingga kedua anak laki-laki itu sangat tak mengizinkannya mengambil Yue. Tapi…

"Bagaimana kalau identitas Yue ketahuan dan dia dieksekusi??!!!" panik Aqua.

"Anak itu kan biang masalah, kalau dia membuat masalah ke keluarga kerajaan nanti kami juga kena akibatnya!" panik Lix.

Yang ada dipikiran Aqua dan Lix benar-benar berbeda dari dugaan Citrine.

"Baik, baik. Sebagai gantinya… berhentilah bicara formal, oke! Seperti yang kubilang tadi, karena aku lebih tua panggil aku Kak Rin saja!" ujarnya.

"Aqua… bukankah kamu beruntung, punya kakak secantik dia. Umurnya sepertinya tak jauh darimu, paling hanya 3-4 tahun," goda Lix.

Aqua dan Turquoise menatap Lix tak percaya. Turquoise tersenyum mengejek Citrine.

"3-4 tahun katanya…" ejeknya hingga membuat Citrine kesal.

"?"

Aqua bingung mau bilang atau tidak, tapi pada akhirnya dia mengatakannya juga.

"Lix! Ci… Kak Rin itu… sudah 48 tahun."

Lix membelalakkan matanya.

"48 TAHUN?!!!"

"Bibi-bibi dong?!!!"

"Tidak sopan ya!!" marah Citrine sambil menyentil dahi Lix sampai merah.

"Bagi ras Elf, umur segitu itu masih muda. Kalau manusia dianggap dewasa umur 15 tahun, Elf dianggap dewasa umur 50 tahun. Lagipula Elf bisa hidup sampai 1000 tahun," kata Aqua menjelaskan.

"Ukhh… kan aku spontan ngomong," ucap Lix sambil menyentuh kepalanya.

"Aqua! Kenapa kamu berteman dengan orang kurang ajar kayak gini!!" kesal Citrine.

"Ahaha, tolong maafkan dia kak. Dia gak pernah bertemu Elf sebelumnya."

Aqua menendang kaki Lix pelan.

"Saya minta maaf…"

"Ahahaha… tidak masalah. Melihat Rin marah cukup menyenangkan kok. Lagian bukan cuma Rin, aku sendiri juga sudah berumur 74 tahun," kata Turquoise.

"74? Keren!!"

"Kenapa reaksimu berbeda saat mendengar umurku!?" marah Citrine.

Citrine yang sedang marah itu merasakan roknya ditarik pelan oleh seseorang. Dia menoleh ke orang yang menarik pelan roknya, anak perempuan manis berambut coklat gandum menatapnya dengan wajah berbinar-binar.

"Kak Rin! Apa Yue juga boleh panggil Kak Rin?" tanya Yue senang.

Mood Citrine yang rusak tadi sembuh seketika melihat kepolosan Yue. Dia tersenyum hangat.

"Boleh kok… panggil saja aku apapun yang kamu mau."

"Unn! Terimakasih!"

Aqua bersyukur Citrine sepertinya suka anak kecil. Dia menatap tajam Lix yang justru membuat mereka hampir dalam masalah. Lix tertawa canggung dan meminta maaf ke Aqua.

Tak terasa, mereka sudah berjalan cukup jauh dari istana. Saat ini bahkan rumah-rumah pohon Elf lain sudah tak terlihat lagi. Mereka sudah sampai di depan sebuah pohon raksasa yang ditinggali seseorang.

"Kita sampai! Ini rumah Tuan Alesta. Maafkan aku tapi kami hanya bisa mengantarmu sampai disini," kata Turquoise ramah.

"Tidak, ini sudah cukup. Terima kasih sudah mengantar kami," balas Aqua.

Citrine dan Turquoise melambaikan tangannya sambil meninggalkan mereka, kembali ke istana. Tiga anak itu membalas lambaian itu hingga mereka tak terlihat.

"Baiklah. Ini saatnya! Kita harus bisa belajar sihir dari guru ini!"

"Baik!"

Lix mendadak mengingat percakapan rahasianya dengan Aqua sebelumnya.

"Aku belajar sihir?"

"Ya! Kamu juga akan ikut denganku dan Yue belajar sihir ke Tuan Alesta."

"Kenapa? Aku gak punya berkah elemen loh!? Lagian dia itu guru sihir kegelapan, kan?"

"Kamu punya! Percayalah padaku. Meski sedikit berbeda dari yang lain, kamu tetap punya. Tuan Alesta memang guru sihir kegelapan, tapi aku yakin dia bisa mengajari elemen sihir unikmu."

".... Kalau kamu bilang begitu. Ya sudahlah, aku ikut."

.

.

.

.

.

.

Ilustrasi Tokoh Citrine (48 Tahun)

(Sauce: EB+ on Pixiv)

Ilustrasi Tokoh Turquoise (74 tahun)

(Sauce: Twitter Lucy Blueroses)

(Abaikan aja pakaian modern sama telinganya :v)

1
Serena
kyanya menarik
Mikhail
semua inti dari masalah ini adalah dewa athena yang membuang sisi negatifnya, mengakibatkan sisi negatif itu berubah menjadi dewa jahat.

trus dua bocah yang saling mencintai padahal mereka itu mempunyai akar yang sama(ibu) wkwk.

agak lawak karena dunia berputar putar hanya karena kesalahan sepele dua org bodoh, tiga deh, athena, aqua, mika.

dan dewa tertinggi juga bertanggung jawab atas hal ini, harusnya dia turun tangan saja saat dewa jahat perlahan bangkit. tapi dia tidak ingin melakukannya karena ia butuh sebuah hiburan, lawak kan? hidup cmn buat jadi hiburan orang si aqua wkwk
FANSNYA PARA AUTHOR (JEPARA)
aish dri tadi ke ganggu bnyk iklan tetapi gpp si Krn authornya emang agak gitu 🗿
FANSNYA PARA AUTHOR (JEPARA)
_-
Suprijpr4555
ntah Napa kesel aja baca pesan author sampai akhir tapi ya sudahlah 😭
Suprijpr4555
moga saja ceritanya bagus ku pastikan like sampai tamat ...
Erlangga Radiansyah
p
Nenk Dwi
punten ngiring ngalangkung
Nenk Dwi
punten ngalangkung
Mizu Hoshino
hmm telat sih tapi entah kenapa baru ketemu sekarang dan kukira ini novel baru taunya sudah dibuat dari tahun 2021 dan sekarang 2024 bulan Februari jadi sudah 3 tahun dan 3 tahun saya baru tahu sekarang hmm kenapa yah? ada yang tahu? haha maaf sok asik tapi

saya punya pertanyaan author yang manis (antara bahasa formal dan bahasa non-formal anda milih yang mana?)
dewi salji
Yuri itu apa ya tolong kasi tau dong
dewi salji: makasi
total 2 replies
The Fool [Klein]
pas aqua gede ini guru jadi istri nya
The Fool [Klein]: Umur Muda Badan Dewasa ya gkpp lah
total 2 replies
Kreasi Rizky
seru kayak ni
Hongshi 🍦🎀
sebenarnya ini dia itu matinya karena apa
Prince Blood: peluru kak
total 1 replies
Himeshi Noe 🌌🌠
Yang nanya author kemana, Noe kasih tau nih. Noe ngilang karena mungkin gak mood nulis lagi di tema ini. Sekarang lagi nulis fanfic dan TUIP di apk sebelah.

Maap gesss, kehabisan ide juga alasannya.
Himeshi Noe 🌌🌠: fanfic Hololive sama Honkai
total 3 replies
fujoshi akut
Author-Sama update lagi dong!! niatnya mau nimbung episode eehh udah gak update dan malah tamat
fujoshi akut: Iya sih... author mana yang niat melanjutkan ceritanya jika hanya sedikit yang membacanya....
total 3 replies
fujoshi akut
nenek Aqua🙏🏻🗿
fujoshi akut
Kan ada omegaverse🗿🤌🏻
fujoshi akut
kalo mau tahu bacalah karya Author yang lain yaitu "Kitsune Another World"
fujoshi akut
sang author sungguh teliti dan perhitungan 🙏🏻🗿
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!