Felisha di tinggal oleh suaminya karena tak bisa memberikan keturunan, Felisha di tuduh mandul...
malam itu malam yang menjadikan kehidupan nya berubah 180% dia bertemu lelaki dan tidur bersama dalam keadaan mabuk...
Felisha di nyatakan hamil, bagaimana tanggapan Rey,lelaki yang menghamili Felisha sedangkan dia sedang menunggu kepulangan kekasihnya dari Paris
apakah Rey mau bertanggung jawab??
baca cerita lengkap nya di novelku yang berjudul broken heart...
tinggalkan jejak dan Vote nya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zian hafiz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rumah lama
Bara membuka berkas lamaran Felisha yang di dapatkan nya dari ruang HRD
" apa itu?" tanya Rey
" CV Felisha dulu,aku ingin mengetahui alamat rumah lamanya"
" rumah itu sudah di jual,aku beberapa kali melihat Felisha membuka situs jual beli,tetapi sudah laku atau tidak nya aku kurang tau karena memang tak pernah bertanya" jelas Rey
" apa salah nya kita coba mencari mana tau Felisha pulang kerumah itu,,"
" hmmm baik lah, sekarang kita kesana" ajak Rey segera berangkat
tak menunggu waktu lama mereka sampai fi rumah Felisha dan Tama,rumah itu tampak sepi tak berpenghuni....
" seperti nya Feli tidak kesini Bar,, tidak ada tanda-tanda kehidupan di sini" ucap Rey yang sedang mengamati rumah tersebut
cukup lama mereka berdiri di depan rumah dan sesekali mengintip jendela,tetapi memang rumah itu kosong Rey dan Bara pun memutuskan untuk pergi...
****
Tama segera keluar dari rumah sakit untuk mencari Clara di apartemen nya,Tama berpikir kalau Felisha sudah di tangan Clara saat ini,dia akan membawa Felisha sejauh mungkin...
Clara membuka pintu apartemen nya...
" kenapa kau kemari?" tanya Clara
" mana Felisha?" tanya balik Tama dengan tak sabar
" Felisha????mana aku tau,bukan nya kita masih berencana menculik nya, sekarang dia bersama Rey" jawab Clara
" Rey tadi datang ke rumah sakit mencari Feli,apa kau sudah menjalankan rencana kita?"
" aku belum melakukan apa-apa"
" jadi di mana Feli,siapa yang menculik nya,apa Rey punya musuh lain"
" ntah lah,aku sudah lama tak di sisi Rey,jadi aku tak tau dia punya musuh atau tidak.."ucap Clara
Clara menarik sudut bibirnya merasa bahagia,karena tidak perlu melakukan apa-apa Feli sudah pergi dengan sendirinya dari Rey....
" di mana Feli,aku harus menemukan nya sebelum Rey menemukan nya duluan..." gumam Tama pergi
sama seperti Rey tujuan utama Tama adalah rumah mereka tinggali dulu,,Tama yang masih mempunyai kunci cadangan nya segera masuk,, pemandangan pertama yang di lihatnya adalah Foto pernikahan mereka dan beberapa Foto kemesraan mereka dulu yang masih terpajang rapi,,Tama menitikkan air matanya,, pernikahan bahagianya hancur seketika oleh ulahnya sendiri...
Tama masuk kedalam kamar nya, membaringkan tubuhnya,,Tama mencium bau sprei nya karena merasa ada keanehan,,
" seperti nya kamar ini baru saja di tiduri oleh Feli" gumam Tama karena bau tubuh dan parfum Feli masih tercium oleh nya
Tama tersentak seketika mencari keberadaan Feli,dari mulai kamar mandi yang ada di kamar hingga seluruh ruangan tapi dia tak menemukan sosok Felisha,,Tama ke dapur terlihat masih berserakan bahan memasak lalu Tama mengecek kulkas banyak bahan makanan,,Tama berpikir memang Felisha kembali kerumah mereka...tapi di mana dia sekarang,apa Felisha benar-benar di culik,, pikiran Tama pun tak bisa fokus saat ini...
***
Rey menghempaskan tubuhnya yang terasa lelah hari ini,,dia tak tau lagi harus mencari Felisha di mana, Rey semakin putus Asa...
" bagaimana Rey,apa Felisha sudah di temukan?" tanya Mama Rey
" belum ma" sahut Rey lemah
" kenapa kau tak mencoba mencari di rumah mama nya saja?"
" aku tak yakin Feli ada di sana ma"
" kau selama ini terlalu cuek pada nya Rey sehingga tak mengetahui sahabat istrimu" oceh mama Rey
Rey menarik rambut nya keras,saat ini dia tak bisa berpikir jernih karena Feli akan melahirkan anak nya,tapi sampai saat ini dia tak mengetahui keberadaan Feli...