NovelToon NovelToon
The Villainess Became Weird

The Villainess Became Weird

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / TimeTravel / Contest / Reinkarnasi / Isekai / Chicklit
Popularitas:87.9k
Nilai: 5
Nama Author: Reflemoon

Hidup sebagai kelinci percobaan selama bertahun-tahun sangat menyesakkan bagi gadis bernama Ivilia 118 itu. Mengakhiri hidupnya sendiri sering terlintas di benaknya. Tapi, dia tetap bertahan.

Hingga akhirnya saat usianya hampir mencapai 19 tahun, para peneliti mengatakan bahwa itu akan menjadi eksperimen terakhir kali baginya. Jika dia berhasil, dia bisa hidup bebas seperti orang lain. Namun, kenyataan memang sangat pahit. Hari itu, Ivilia 118 malah mati di ruang operasi karena suatu kesalahan.

Dan tanpa disangka, ternyata jiwa Ivilia 118 malah pindah ke dalam tubuh orang lain di dunia yang berbeda. Dia menjadi Lofiria Endelwish, Sang Villainess dalam novel yang pernah dibacanya saat berada di lab penelitian. Dan tentu saja endingnya bisa ditebak, Lofiria dijatuhi hukuman mati.

Karena hal itu, Ivilia 118 yang diberi kesempatan kedua, akhirnya memutuskan untuk menggunakan kesempatan ini dengan baik.

"Aku akan menjadi kaisar."

.
.
.

_________ ___

NOTE : CERITA HANYA FIKSI...!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reflemoon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tak Sengaja Bertemu Aletiner

________

.

.

3 hari kemudian...

Swosh...!

Swosh...!!

Dengan penuh keringat, Lofiria terus mengayunkan pedangnya. Dia perlu meningkatkan kekuatan fisiknya yang lemah itu, agar dia dapat menggunakan sihirnya dengan efisien.

"Hah... Hah... Ini benar-benar menguras tenagaku," keluh Lofiria yang hanya didengar oleh dirinya sendiri.

Sejak pagi tadi, Lofiria memaksa Ardan dan Yukari untuk meninggalkannya sendiri di sini. Di area latihan pedang yang kini masih kosong orang. Dia tidak mau konsentrasinya terganggu oleh kehadiran orang lain.

Dan sekarang, sudah lebih dari 2 jam Lofiria berlatih sendiri. Dirinya lelah dan berniat istirahat. Hingga akhirnya seorang pelayan menghampirinya untuk menyampaikan pesan bahwa kaisar memanggilnya.

"Putri...!" panggil pelayan itu dari pinggir area latihan.

Lofiria langsung menengok. Kemudian dia berjalan ke sana dengan sekuat tenaga. Dan dia berhenti di depannya dengan masih ngos-ngosan.

"Ada apa?" tanyanya dengan pandangan malas.

"Kaisar memanggil Anda," jawabnya.

"Di mana?"

"Di rumah kaca."

"Hm, baiklah. Aku akan segera ke sana setelah membersihkan diri," balas Lofiria sambil mengangguk.

"Baik, putri," ujar si pelayan lalu memberi salam penghormatan dan melenggang pergi menuju ke tempat kaisar berada. Untuk menyampaikan pesan yang baru saja Lofiria ucapkan tentunya.

Lofiria kemudian berjalan ke sudut area pelatihan untuk meletakkan kembali pedangnya. Lalu dia melihat sekeliling untuk sejenak. Dan saat dirasa tidak ada orang lain yang melihat, Lofiria melihat telapak tangannya.

"My Bloody Moon," ucapnya.

Lalu sebuah pedang muncul begitu saja secara perlahan dari telapak tangan Lofiria. Hingga sampailah kini di genggaman tangannya.

"Sayang sekali aku belum memiliki kesempatan untuk berlatih denganmu. Saat aku kembali ke istanaku sendiri nanti, aku akan membuat tempat latihan yang hanya khusus untukku," ucapnya seperti bicara kepada seseorang yang hidup sambil membolak-balik pedang itu.

Dia mengeluarkan pedang Bloody Moon hanya untuk melihatnya sebentar saja. Dan mendengar ucapan Lofiria itu, Bloody Moon berkelip terang seperti membalas ucapannya. Dan Lofiria tersenyum melihatnya.

Kemudian Lofiria mengembalikan Bloody Moon ke dalam tubuhnya. Pedang itu berubah menjadi hamparan cahaya yang kemudian menjadi butiran darah lembut. Lalu butiran darah itu masuk kembali lewat telapak tangan Lofiria.

"Baiklah, ayo mandi dulu sebelum bertemu dengan kaisar," ujar Lofiria sambil mengibas-ngibaskan kerah bajunya. Dia gerah karena kepanasan dan berkeringat. Ditambah lagi dengan rambut panjangnya itu yang diikat menjadi satu ke atas.

'Untunglah aku mengikat rambutku tadi. Bayangkan saja kalau tidak, pasti sudah kupotong sekarang karena gerah sekali. Sudah diikat saja masih menghalangi,' batin Lofiria lalu pergi dari area pelatihan pedang.

Sesampainya di kamar, Lofiria menyuruh pelayan untuk memanggil Yukari yang sedang berada di dapur istana. Dia tidak nyaman kalau pelayan lain yang menyiapkan bak mandi untuknya. Dan tak lama kemudian, Yukari datang lalu menyiapkan bak mandi untuk Lofiria serta membantunya bersiap.

.

.

.

Kini Lofiria telah selesai mandi dan berpakaian rapi layaknya seorang putri. Dengan pakaian berwarna biru muda bercampur putih serta bandana kuning yang melingkar di atas kepalanya, Lofiria berjalan di lorong istana ditemani oleh Yukari.

"Bagaimana penampilanku, Yuka?" tanya Lofiria sambil mengibaskan rambutnya sekali.

"Tentu saja Anda terlihat sangat cantik seperti biasanya, putri," balas Yukari dengan tersenyum.

"Haha, aku hanya bercanda," balasnya sambil tertawa.

Tak lama kemudian, mereka sampai di rumah kaca yang letakkanya di istana bagian barat. Dua orang penjaga yang mengenakan zirah lengkap menjaga pintu depannya dengan ketat. Lalu Lofiria mengatakannya bahwa dia akan masuk ke dalam.

"Kaisar memanggilku untuk menemuinya," ucap Lofiria kepada dua penjaga itu. Lalu mereka membalas Lofiria dengan gugup.

"Ah, ya, tentu saja putri. Sihlakan masuk," ucap penjaga itu lalu membuka pintu rumah kaca.

Kemudian Lofiria masuk ke dalam sambil tersenyum. Dengan diikuti Yukari di belakangnya.

Mendengar pintu terbuka, kaisar yang sedang duduk langsung menoleh ke arah Lofiria. Lalu Lofiria berjalan mendekat ke tengah ruangan rumah kaca.

"Salam, Yang Mulia Kaisar," ucap Lofiria memberi salam.

"Putri, kau sudah datang. Duduklah!" balas kaisar dengan sangat ramah. Sangat berbeda dengan kaisar ketika berbicara di depan umum. Dan Lofiria sudah mulai terbiasa dengan hal itu selama tinggal 3 hari di istana utama.

Kemudian tanpa lama-lama lagi, Lofiria duduk di kursi yang berada di depan kaisar.

Srekk...!!

Hening...

'Ha..., kenapa harus diawali hening dulu setiap harinya,' batin Lofiria.

"... Ayah, apakah Anda memanggil saya untuk minum teh bersama seperti biasanya?" tanya Lofiria memulai pembicaraan.

Sejak hari pertama Lofiria berada di istana utama, kaisar sudah sering memanggilnya untuk sekedar minum teh. Dan Lofiria jugalah yang selalu memulai pembicaraanya, walau kaisar yang memanggilnya lebih dulu untuk bertemu. Yah itu tidak masalah, karena ini juga masih masuk dalam rencana Lofiria untuk menjadi lebih dekat dengan kaisar.

Bagi Lofiria, bantuan dari kaisar adalah hal yang sangat berguna di masa depan. Jadi dia tidak akan merugi jika sekarang dia mencoba untuk dekat dengan kaisar.

Dan juga, menurut Lofiria itu tidak buruk untuk merasakan kasih sayang seorang ayah. Karena di kehidupan sebelumnya, dia tidak bisa merasakannya. Selain itu, kaisar sendiri juga merasa senang jika mendengar kata 'ayah' keluar dari mulut putri kesayangannya. Jadi, bukankah itu hal baik untuk membangun hubungan ayah dan anak yang akur?

'Tentu saja tidak, putriku...!! Ayah ingin melakukan banyak hal denganmu. Mendengar ceritamu yang sangat panjang, melatih sihir dan teknik pedangmu, berdansa bersama, dan masih banyak lagi hal yang lainnya,' pikir kaisar.

Namun yang keluar dari bibirnya malah hanya kata, "Ya."

Dan setelah itu, kaisar mulai menyeruput tehnya karena merasa canggung.

'Bukankah dia terlalu kaku? Haha...,' batin Lofiria menertawakan tingkah kaisar.

"Bagaimana dengan dengan latihan sihirmu? Apakah ada kemajuan?' ujar kaisar bertanya.

'Akhirnya ada topik,' batin Lofiria dan kaisar merasa lega.

"Tentu saja ayah. Jadi---"

Dan dari situ Lofiria menceritakan tentang kemajuan dirinya dalam berlatih sihir kepada kaisar. Juga mengatakan bahwa dia mulai belajar pedang sedikit demi sedikit. Meski kaisar terlihat khawatir, namun nampaknya dia tak masalah jika Lofiria berlatih pedang.

Mendengar cerita Lofiria, kaisar langsung tersenyum bahagia. Itu adalah waktu emas untuk meningkatkan keakraban mereka berdua.

.

___________

.

Setelah minum teh dan berbincang bersama kaisar, Lofiria sekalian makan siang di sana. Dan kini dirinya yang sudah kenyang berpamitan untuk kembali ke ruangannya. Dan saat kaisar mengizinkannya, Lofiria langsung menyuruh Yukari untuk jalan terpisah dengannya. Dia ingin mencari udara segar sendirian sekaligus meringankan perncernaannya.

"Makanan di dunia ini memang enak-enak," gumam Lofiria sambil mengelus perutnya.

Lofiria berniat untuk pergi tak jauh dari ruangnnya tapi, kini dia malah kesasar. Daerah di sekitarnya dipenuhi dengan bunga yang mirip dengan bunga matahari tapi berwarna emas. Tak ada bau namun sangat indah. Dan tentu saja Lofiria mengetahui bunga apa itu.

Dia menyentuh pelan salah satunya. "Golden Wish, itu adalah nama bunga ini. Dan ini benar-benar sangat indah seperti dalam ceritanya," ucap Lofiria sambil tersenyum mengagumi keindahan bunga itu.

'Ngomong-ngomong, jika membahas tentang Bunga Golden Wish di istana utama, bukankah itu adalah tempat di mana Aletiner biasanya muncul?' pikirnya bertanya-tanya apakah ada Aletiner di sekitar sini.

Dan ya, tepat sekali apa yang dipikirkan Lofiria. Tak jauh dari tempat Lofiria sekarang ini, Aletiner berdiri di ujung lorong sambil mengamati Bunga Golden Wish.

Senyuman miring langsung tersungging di bibir kecil Lofiria.

'Heh...'

Dan dengan gerak cepat, dia mendekati Aletiner dari belakang.

"Halo, Tuan Aletiner. Kita berjumpa kembali," sapa Lofiria dengan senyum yang memperlihatkan deretan gigi putihnya itu. Dan tentu saja langsung dibalas dengan lirikan tajam oleh Aletiner dari balik tudungnya.

.

.

TBC__💮💮

1
DEWI Xback and EXO-Ls
suka ceritanya
Annisa Cahyani
Thor kpn update thor huuhuhuhhu
senja
yahhh hiatus ya?
Titus Adjust
rengga usianya 10thn,tp naik ranjang masih dgn sedikit usaha.. sebenarnya, seberapa tinggi ranjangnya..
Titus Adjust
maaf,mau tanya,othor orang jawa kah?krn kata2 nya ada yg kaku..seperti : melinting,bungkuskan..
kalo melinting bisa dicari sinonimnya misal menyingsingkan..dan bungkuskan ditulis bungkus aja..
sekedar pertanyaan dan sedikit saran aja sih..
Titus Adjust
hhhh..ngakak q baca 'yuka MELINTING tali bajunya'..ada yg lebih gaul gak dr melinting..🤣🤣
Reflemoon: wkwkw maap
total 1 replies
Titus Adjust
villain is the best..👍👍
Zoya
Author..

UP DONG CRITANYA BAGUS NIHH
Zoya
UP THOR
Kirana
kak up dong
Zoya
Menarik banget ceritanya, jarang terlihat typo dan tata letak kalimatnya juga bagus bangett❤ semangat ya~
Zoya
Setiap malem aing selalu takut klo mimpi buruk walaupun cuma mimpi, dan itu karna dulu saiya sering banget mimpi buruk🙂
Kirana
Kege'eran dianya
Kirana
DIH, NARSIS LUH
Silvia
hampir sebulan low thor....

smngt thor.........
Silvia
lama bener thor...........
smngt thor...........
❄Sherin❄
thor kpn update nya?
kimkim
Lanjut kak! Aku selalu menantii♡️
Paramitha Tikva
up thor
Reflemoon: Sabar ya, saya sedang menjalani masa ospek di univ🗿🗿 Dg kata lain lagi sibuk
total 1 replies
Paramitha Tikva
ditunggu updatenya thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!