NovelToon NovelToon
Dear Disya

Dear Disya

Status: tamat
Genre:Romantis / Petualangan / Teen / Fantasi / Tamat
Popularitas:5.1k
Nilai: 5
Nama Author: Tyas Feyza

Dear Disya merupakan kisah cinta segitiga antara Disya, Arya dan Ardi. Yang dibumbui dengan konflik beda agama, pandangan dan cara mencintai seorang anak magang.

Arya yang awalnya terobsesi mengejar Disya karena kemiripannya dengan mantan pacarnya yang telah lama meninggal. Makin mendalam rasa cintanya bukan hanya karena mirip dengan orang yang pernah mengisi hatinya, namun cara berfikir Disya yang mandiri dan terampil yang membuatnya kagum dan berubah jadi cinta

Sedangkan Ardi yang berawal niat hanya menjahilinya dengan berpura-pura suka. Namun jadi suka beneran sama Disya dan sampai bucin

Disya sebenarnya sangat mencintai dan menyayangi Arya namun karena berbeda agama, Disya memutuskan untuk tak terlalu mendalam mencintainya walaupun kenyataannya amat menyakitkan bagi dirinya. Namun ternyata Arya memilih untuk seiman dengan Disya, membuat Disya sangat senang ternyata cinta Arya tidak main-main.

Disaat Arya dikirim ke Jepang oleh papanya, Disya menjadi kesepian. Ardi selalu ada disampingnya yang membuat Disya mengalami Delusi. Namun Arya yakin bahwa Disya tipikal Setia. Ardi selalu memanfaatkan situasi yang saat ini dihadapi Disya dengan masuk ke dunia Disya membuat Arya semakin marah dan memutuskan untuk fokus bekerja di Jepang, agar dia bisa pulang kembali ke Indonesia

Apakah Disya akan memilih Arya ataukah Ardi?

Debut pertama yang ingin kuberanikan diri menulisnya disini. Mohon komentar, saran dan likenya ya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tyas Feyza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pindah Tugas

Arya pergi ke rumah orang tuanya. Dari tadi papanya sebenarnya sudah memberitahukan bahwa ada acara kebaktian dan Arya harus ikut. Tapi Arya belum berani membalas karena belum bisa jujur sama orang tuanya.

Kini Arya sudah membulatkan tekad untuk menemui mereka.

Arya sampai dirumah orang tuanya. Kebetulan disana sudah berdiri lengkap orang tuanya dan juga tante Rachel yang mendampingi Arya untuk berkata jujur.

Papa dan mamanya sudah menunggu disofa ruang keluarga. Begitupun Tante Rachel duduk di sofa sebelah papanya. Arya lalu berdiri dan berlutut dihadapan kedua orang tuanya. Orang tuanya bingung kenapa Arya sampai seperti ini dan melakukan kesalahan atau dosa apa.

"Pa...Ma.. Arya minta maaf sebelumnya terkait keputusan yang telah saya pilih." kata Arya meminta maaf

"Kenapa nak? Apa yang kamu lakukan hingga seperti ini?" tanya papanya

"Bangun nak. Duduk dekat kami" ucap mamanya

"Arya sudah mualaf ma... pa..."

Kedua orang tuanya kaget dengan keputusan Arya. Namun ternyata disambut dengan baik oleh papa dan mamanya. Ia memaklumi keputusannya. Menurut papanya bisa menjadi peluang untuk dijodohkan dengan Ardina yaitu putri dari rekan bisnisnya.

Ardina pun juga teman sewaktu SMP dengan Arya. Bahkan kuliah bertemu lagi di satu universitas namun beda jurusan. Ardina adalah perempuan feminim dan saat ini menjabat sebagai manajer keuangan di PT Antara Gear Indotama. Lokasi PT tersebut masih jadi satu dengan Inti Garuda Persada. Hanya saja letaknya yang berbeda.

"Baguslah jika seperti itu. Kebetulan papa akan menjodohkanmu dengan putri dari rekan bisnis papa. Dan kita masih satu koorporasi yang sama." jawab papanya

"Tapi pa..."

"Kamu tau Ardina putri semata wayang dari pak Tedja Hadiningrat?"

"Iya pah dia teman SMPku. Tapi maaf pa" belum selesai bicara sudah dipotong oleh papanya.

"Kak.. dengerin Arya cerita dulu" bantu Tante Rachel agar Arya bisa melanjutkan ceritanya, namun papanya tidak mau mendengarkan

"Dia cantik, kamu ganteng, sama-sama pintar dan berprestasi, pas sekali" kata papanya dengan semangat.

"Maaf pah, Arya tak bisa menerima perjodohan ini" kata Arya berlalu meninggalkan ruangan.

Arya memilih pergi meninggalkan rumah itu dan bergegas menuju Apartemennya. Seharusnya ini jadi yang bahagia karena papa dan mama menerima keputusannya menjadi mualaf. Arya justru kecewa karena dengan dibalik keputusannya, ada rencana lama yang ayahnya inginkan yaitu perjodohan.

Selepas Arya pergi. Rachel memberitahukan bahwa Arya sudah jatuh cinta pada seorang gadis. Mukanya mirip dengan mantan pacarnya. Namun Tante Rachel tidak ingin memberitahukan lebih tentang Disya.

Papanya berencana ingin mencari tahu tentang gadis yang disukai oleh Arya. Melihat ada sinyal bahaya dari papanya Arya. Tante Rachel lalu memberi tahu Arya via chat WAnya. Untuk tidak bertemu dengan Disya sementara waktu atau memindahkan Disya ke unit lain. Karena bisa menyakiti Disya.

Arya lalu menelpon Siska dan memerintahkan menukar Disya dengan anak magang di Engineering. Siska merasa aneh karena beberapa hari ini Arya sangat sayang sama anak magangnya bahkan sedikit posesif.

Arya lalu menelpon Disya, bahwa hari Senin dia dipindah tugaskan ke Engineering tanpa memberi tahukan alasannya. Tapi Disya paham dibalik nada Arya menelpon pasti ada sesuatu yang saat ini ia alami walaupun tidak dikatakannya.

Esoknya

Hari ini Arya lebih dulu datang ke kantor, ia sudah menunggu di depan unit engineering untuk menemui Disya. Disya berjalan dengan tidak semangat karena seperti diasingkan atau sedang dalam masa hukuman. Arya yang melihatnya dari jauh jadi merasa bersalah telah memindahkannya.

"Tidak boleh begini, Disya harus kuat!! Ada Dewi koq di Engineering...Pasti bisa!!Fighting!!" kata Disya menyemangati diri sendiri.

Disya kembali melanjutkan perjalanan, tiba-tiba ia berhenti saat melihat Arya didepannya.

"Assalamu'alaikum Disya" sapanya dengan senyuman walaupun ada rasa bersalah pada Disya.

"Wa'alaikum salam. Kenapa kakak ada disini?" Disya membalas salam dan bertanya.

"Ingin meminta maaf telah memindahkanmu dan ingin melihatmu aman disini. Kalau kau tidak suka, bilang ya"

"Aku tidak suka. Tapi aku akan menjalani setiap keputusan dengan semangattt" kata Disya menyemangati dirinya untuk tidak menangis.

"Aku minta maaf Disya" kata Arya memohon tapi bukan itu yang diinginkan Disya saat ini.

"oh iya.. aku akan mengembalikan kunci ini pada kakak" kata Disya sambil memberikan kunci lokernya dan ke saku seragam Arya.

"Mungkin kau tak akan mengatakannya disini tapi aku akan menunggu dan meminta penjelasan di tempat lain. Semangat bekerja kak. Daaah.." kata Disya melambaikan tangannya.

Disya dan Arya sama-sama sedih dan saling merasa kehilangan semangat dalam bekerja. Bahkan bukan cuma Arya yang merasa kesepian diruang produksi.

Sesampainya diruang produksi rupanya kepala komisaris yang merupakan papa Arya datang berkunjung ingin melihat-lihat ruang kerja dan memastikan adanya desas-desus kedekatan Arya dengan seorang pemagang.

Beruntung ia sudah memindahkan Disya tepat waktu sehingga papanya tidak mencari lebih lanjut mengenai informasi tentang Disya. Lalu Papanya menyuruh berkunjung ke rumah setelah pulang kerja untuk membicarakan lebih lanjut tentang perjodohannya. Arya menolaknya karena capek dan harus bertemu dengan klien. Arya menekankan bahwa tidak mau dijodohkan.

Saat papa dan anak itu serius berbicara, tiba-tiba pemagang pengganti Disya memasuki ruangan. Namanya adalah Lina. Disusul dengan datangnya pak Fahmi, Pak Anwar dan beberapa rekan kerja satu per satu masuk ruangan memberi hormat kepada komisaris. Komisaris pun segera pamit dan bergegas meninggalkan ruang produksi karena ada rapat dewan direksi.

Kemudian Lina diberikan kunci loker untuk menaruh tasnya di loker tempat Disya dulu menaruh tasnya. Lina lalu meminta izin mengeluarkan paper bag yang berisi jas milik Arya yang pernah dipakai oleh Disya. Rupanya Disya lebih dulu yang datang ke ruangan ini. Jasnya dikembalikan dengan keadaan bersih dan wangi.

1
Feyza
makasih sudah mampir dikaryaku
Feyza
😁
Manis Ayu
3 iklan buat kamu
Manis Ayu
amin/Chuckle//Joyful/
Manis Ayu
Seperti nya/Grin/
Manis Ayu
Apakah ini pertanda kalo si Arya punya perasaan terhadap disya🤔
Manis Ayu
apakah dia adalah reinkarnasi mantannya/Smirk/
Manis Ayu
astaga padahal tulisannya disya kok aku malah baca Deisy😭🤧
Manis Ayu
wah udah mulai aja/Grin/
Manis Ayu
1 vote buat kamu/Angry/
Manis Ayu
astaga🙈🙈
Manis Ayu
bener banget aku pas waktu awal magang takut banget 🤧
tapi pas di tengah tengah sumpah tempat aku magang udah kayak tinggal dirumah sendiri 😭
Manis Ayu: sama sama 😊
total 2 replies
🎧✏📖
👍👍😇🙏
Aulia Nisa
kak ceritanya bagus semangat terus ya untuk berkarya
Feyza: makasih ya
total 1 replies
Supriatun Khoirunnisa
Luar biasa
Feyza
berikan komentar ya terhadap karyaku. please...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!