NovelToon NovelToon
CEO TAMPAN BERDARAH IBLIS

CEO TAMPAN BERDARAH IBLIS

Status: sedang berlangsung
Genre:TimeTravel / Contest / Cinta setelah menikah / Tamat
Popularitas:81k
Nilai: 5
Nama Author: 0409 Ni Luh Budarwi

Hai, novel sebelumnya adalah karya terburuk bagi saya. Jadi, ijinkan saya mengubah hampir keseluruhan alurnya. Ada banyak sekali kesalahan dan seharusnya tidak ditulis, maafkanlah saya🙏
Pada saat itu saya seperti anak kecil yang sangat di luar batas, menulis bukan dari jiwa. Saya tidak mengakui dan sungguh menyesal menulis karya tersebut. Mohon kerjasamanya. Jika ada yang hendak mereview, tolong ijinkan saya menyelesaikan dulu🙏🙏

Dunia ini identik dengan cinta, kasih sayang. Tampak terdengar begitu indah. saya pikir semua itu bertahan, rupanya ketika kita berharap akan hal itu. Dunia seakan begitu kejam. No! Bukan dunia yang kejam, karena dasarnya dunia ini memang demikian. Di mana cinta yang tak berdasarkan iman pada Rabb adalah kekecewaan. Sungguh perbedaan yang sangat nyata ketika kedua cinta itu dialami oleh manusia sepertiku.
Leona Rain.

di karya ini, semoga dapat menghapus kesalahan di masa lalu terhadap penulisan Novel ini. Saya masih merancang jadi tolong bersabarl

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon 0409 Ni Luh Budarwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 25-Kejujuran Viana dan Tindakan Harry

Selamat Membaca 🐣

"Aku masih berusaha, hik." tangis Viana pecah, bersamaan dengan jawabannya.

"Aku mau semua kejujuran kamu, jangan lagi ada yang kamu sembunyikan selain perasaan kamu!"

"Maaf, bukan maksud ku melakukan ini. Aku belum siap," lirih Viana yang masih tidak berani menatap Harry. Viana tahu, kalau tindakannya memang kurang tepat.

Harry yang masih kesal meninggalkan Viana sendiri, dia juga perlu untuk menenangkan dirinya supaya tidak lepas kendali. Harry pergi ke ruang kerjanya dan menguncinya supaya tidak ada yang bisa masuk ke sana. Setiap ada masalah yang menganggu pikirannya, Harry selalu istirahat di ruang kerjanya.

"Apa yang harus aku lakukan, apa Harry begitu marah?"

Viana sedari tadi mondar mandir untuk membujuk Harry, supaya mau makan. Setiap Viana mengetuk pintu, Harry selalu memintanya untuk pergi. Hingga larut malam, Viana tidak mendapati Harry keluar dari ruang kerjanya. Kemudian Viana memutuskan untuk menunggu suaminya di depan pintu, entah Harry akan keluar atau tidak.

"Maaf Vi, aku hanya ingin kamu percaya sepenuhnya dengan ku. Ini hanya sebagai sedikit hukuman atas tindakanmu yang telah bersikap tidak jujur dengan ku, aku sudah pernah bilang aku ingin memiliki anak." Harry menatap Viana melalui cctv handphonenya.

Karena merasa ngantuk Viana memutuskan untuk tidur di samping pintu, melihat Viana yang sudah tidur Harry kemudian keluar dan membawa Viana ke kamar. Bahkan meski sudah tidur, Viana masih terlihat sedih. Tangisannya pun belum reda, Harry beranjak dari tempat tidur menuju laci tempat Viana menyembunyikan pil.

"Aku tidak akan biarkan pil ini menghalangi cinta kita," gumam Harry menatap Viana kemudian membuang pil tersebut di tempat sampah.

Setelah membuang pil itu, Harry pergi ke ruang kerjanya dan tidur di sana. Untuk pertama kalinya setelah menikah Harry dan Viana pisah ranjang untuk tidur dan itu juga pertama kalinya Harry membentak Viana selama pernikahan mereka.

*****

Pagi harinya Viana bersiap untuk memasak, meski ada bibi Hazal Viana tetap ikut membantunya. Hazal sudah melarang Viana untuk ikut membantunya di dapur, tapi Viana tetap membantunya. Hazal tidak bisa lagi berbuat apa-apa, karena Viana adalah majikannya.

Setelah makanan sudah siap, Viana berniat mencari Harry ke atas tapi ternya Harry sudah datang lengkap dengan setelan jasnya untuk berangkat ke kantor. Suasana tidak seromantis seperti sebelumnya, Harry tampak cuek dan dingin. Tidak ada sepatah kata pun yang terucap, Viana tetap menyiapkan makanan untuk Harry. Tapi sebelum itu, Harry meminta bibi Hazal yang menyiapkannya.

"Bibi, tolong siapkan makan saya!" perintah Harry yang menganggap seolah keberadaan Viana tidak ada.

"Bibi juga ikut makan, saya tidak mau makan sendiri!" Harry menekan kata 'tidak mau makan sendiri' yang membuat hati Viana hancur.

Sebelum air mata Vian jatuh, Viana meninggalkan ruang makan dan pergi ke balkon belakang kamarnya. Viana, memang salah tapi dirinya juga sudah tidak mengkonsumsi pil itu setelah beberapa Minggu sebelum Harry tahu. Karena setiap kali akan minum pil itu, selalu saja gagal.

Di ruang makan, Harry dan Hazal makan tanpa suara. Hazal juga takut untuk menolak, namun dia juga kasihan dengan Viana. Harry sebelum berangkat, meminta Hazal untuk membawakan makanan untuk Viana. Seperti yang Harry katakan, Hazal menuruti perintahnya. Di carinya Viana di kamar tidak di temukan,lalu Hazal mencarinya di balkon belakang.

"Nyonya Viana ayo makan dulu!" Hazal membujuk Viana untuk makan seperti memperlakukannya layaknya putri kandungnya.

"Tidak mau bi, saya tidak lapar." tatapan mata Viana kosong, tapi air matanya terus mengalir.

"Jika nyonya tidak makan, nanti nyonya sakit." Hazal masih terus membujuk Viana, tapi Viana meninggalkannya ke taman untuk menenangkan dirinya.

Seharian Viana tidak makan, sampai Hazal lelah untuk membujuknya. Ketika mendengar suara mobil Harry, Viana menghapus air matanya. Viana berencana akan meminta maaf sampai Harry mau untuk memaafkan dirinya barulah dia akan makan bersama Harry. Tapi semuanya pupus, karena Harry tampak membawa seorang gadis cantik dari mobilnya.

Harry bahkan tak melihat Viana, tanpa rasa bersalah Harry merangkul gadis itu tepat di depan Viana. Istri mana yang tidak akan sakit hatinya, melihat suaminya menggandeng perempuan lain tepat di depan matanya. Seketika hati Viana memberontak, hati yang lembut itu menampilkan sisi lain Viana.

"Jadi ini caramu untuk menghukum ku?!" tanya Viana yang berteriak.

Harry menoleh ke arah Viana dengan tatapan yang tidak bisa di artikan, namun Harry hanya diam tanpa melepaskan rangkulannya. Sedangkan gadis yang di bawa Harry tampak tidak mengerti akan sikap yang di tunjukkan oleh Viana.

Melihat diamnya Harry, Viana lari meninggalkan mansion. Viana menyetop taxi, entah dia akan pergi kemana. Harry yang melihat Viana pergi, menyadari kalau Viana sedang sangat marah. Dan Harry tahu kalau Viana memang masih sedikit labil, tapi bila dia bertindak Viana tidak akan main-main dengan tindakannya.

"Nela, nanti Margaretha akan datang. Dia yang akan mewakili ku, kamu bisa bicarakan bisnis dengannya!" Harry meninggalkan Nela, rekan bisnisnya untuk menyusul Viana.

Harry kira kalau Viana akan pergi ke mansion Rita, ternyata Viana tidak ada. Harry tidak menyangka kalau Viana akan secepat itu untuk marah dan memutuskan sesuatu. Padahal Harry hanya merangkul pundak Nela, itu pun karena dia ingin tahu apakah Viana benar mencintai dirinya atau tidak.

*******

Viana pergi ke rumah Tania temannya semasa kuliah, melihat Viana yang menangis Tania dan suaminya Beni menghampiri Viana. Mereka sebenarnya adalah sahabat,Tania dan Beni sudah dari lama menjalin hubungan.

"Viana," ucap Beni dan Tania bersamaan.

"Via, kenapa? apa ad masalah siapa yang menyakiti mu?" tanya Beni khawatir.

"Iya Vi, kamu kenapa?" tanya Tania yang sama khawatirnya dengan Beni.

"Kak Ben, Tania tolong sembunyikan aku dari Harry untuk beberapa hari ini saja." Viana menangis sesenggukan.

"Ya udah kita bicara di dalam!" Beni dan Tania merangkul Viana seperti adik mereka sendiri.

Beni dan Viana dulunya seperti perangko dengan suratnya, dimana ada Viana maka Beni juga ada di sana sebelum kedatangan Margaretha. Beni yang sudah mengenal Viana sejak kecil selalu melindunginya dari siapapun, karena Beni merasa kalau Viana adalah adiknya. Bahkan pertemuan Beni dan Tania juga karena Viana yang mengenalkan.

"Vi, wajah kamu pucat banget. Kamu udah makan?" tanya Tania.

"Ini Vi, makan dulu!" Beni memang sangat pengertian, dia tahu betul kalau Viana marah bisa-bisa dia tidak mau makan.

"Engga kak, aku engga mau." Viana terus menangis di pelukan Tania.

"Vi, makan dulu kakak tahu kamu lagi ada masalah. Jangan menghukum diri kamu!" Beni menyuapi Viana seperti anak kecil.

******

"Kamu sudah tenang, sekarang coba cerita kamu ada masalah apa?" tanya Beni.

"Harry, aku bertengkar dengannya."

"Apa dia menyakitimu?" tanya Beni yang sudah mengepalkan tangannya.

"Sudah lah kak, aku ke sini hanya untuk menenangkan diri saja. Yang jelas untuk sekarang aku tidak mau bertemu dia dulu, dia pasti akan mencari ku ke mansion. Jika Tante Rita menghubungi kakak, bilang saja kakak tidak tahu!" Viana yang masih sangat marah mengingat Harry yang merangkul gadis itu tidak mau menceritakan kejadian itu.

"Vi, kalau menurut ku sebaiknya nanti kamu bicarakan dengan baik-baik bersama Harry. Bagaimana juga dia adalah suami mu!" Tania yang memang berpikir lebih dewasa berusaha untuk menengahi perseteruan mereka.

Bersambung 🌻

1
Yudha _GG
1
Anonim
Terima kasih untuk semua reader yang sudah menyempatkan waktunya untuk membaca cerita ini, semoga kalian semua sehat-sehat selalu. Membaca karya ini saja sudah merupakan apreasiasi yang sangat besar, sekali lagi terima kasih banyak 🙏🤗
Laurentis Darwin
ok critanya
Laurentis Darwin
ok bgt
Capricorn girl💫
viana,,,tante dan Tomi ada udang dibalik bakwan tau...
Capricorn girl💫
menarik ceritanya,,aku suka,, semangat kakak author..
Capricorn girl💫
lanjut
Capricorn girl💫
masih nyimak
Agnestinwati gea
saya sangat penasaran dengan isi caritanya
Anonim: Terima kasih sudah mampir KK, nantikan juga season 2.
Banyak keseruannya, terus baca dan berikan dukungan supaya Author lebih bersemangat 🤗✨
total 1 replies
Suprianti Sunandar
sebenarnya siapa Harry see thor
Anonim: Siapa ya?😂 canda kak, nanti ada kejutan kok. Hanya saja belum semua direvisi akan ada beberapa perubahan alur lagi sedikit.🙏🤗
Semoga Kakak tidak bosan berkunjung ke lapak kecil ku✨
total 1 replies
Suprianti Sunandar
ulat bulu muncul
Anonim: 😂baru netas, cuma bisa lihat komentar aja. terima kasih kk sudah mampir 🙏🤗
total 1 replies
Suprianti Sunandar
penghianat tetap penghianat
Sejahtera
Semangat Kakak
Sejahtera
Semangat
Sejahtera
Semangat ^_^
Sejahtera
Semangat Kakak ^_^
Sejahtera
Semangat
Sejahtera
Semangat Kakak ^_^
Sejahtera
Semangat Kakak
Sejahtera
Semangat ^_^
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!