Della Puspita gadis cantik 18 Tahun,harus kehilangan kesuciannya karna direnggut paksa oleh seseorang yang sudah dianggapnya sebagai saudara sendiri.
Masa depan dan cita-citanya hancur.
Menikah di usia dini terpaksa harus dia jalani.
(jangan lupa terus dukung author ya....!!)
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon melisa d'angel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 27
Malam harinya Della terbangun dari tidurnya karna rasa lapar.
Tiba-tiba dia pengen makan Sate Padang.
Membayangkan saja sudah membuat perutnya keroncongan.
Dilihatnya jam sudah menunjukkan pukul 12 malam.
Della bingung mau mintak belikan sama siapa.
Semua orang pasti sudah tidur nyenyak sekarang.
Kemudian dia kepikiran minta tolong mba Dina.
Della mencoba menelfon Dina.
Saat telfon tersambungkan.
"Hallo Mba, Mba Dina udah tidur.?" tanya Della.
Dari seberang terdengar Dina menjawab telfon dengan suara serak.
"Iya hallo Della,ada apa. ?
"Mba aku boleh minta tolong nggak.?
"Minta tolong apa Dell.?
"Aku pengen makan sate padang yang dipersimpangan jalan sana Mba.
Mba bisa tolong belikan aku gak..?
"Aduh Della, kamu gak lihat sekarang udah jam berapa... ?
Sekarang sudah jam 12 malam, Mba nggak berani keluar rumah jam segini.
Mau minta tolong Mas Doni, Mba juga nggak tega.
Dia baru ketiduran kayaknya, kasihan juga kalau dibangunin.
Kamu minta tolong Alvand saja ya, dia pasti mau bantu kok."
Dina memang sengaja menolak permintaan Della dengan bermacam alasan.
tujuannya agar Della mau meminta bantuan Alvand,supaya Della bisa membuka hati untuknya.
"Oh ya sudah kalau gitu Mba, aku tidur lagi aja.
Assalamualaikum... "
panggilan telfon terputus.
Dengan perasaan kecewa Della mematikan sambungan telfon dengan kakak nya.
Satu jam kemudian rasa laparnya semakin menjadi.
Akhirnya Della memutuskan untuk mencari makanan apa saja yang ada di dapur untuk menghilangkan rasa laparnya.
Sampai didapur, dibukanya tudung saji yang ada diatas meja makan.
Tiba-tiba bau masakan rumah, membuat perutnya mual.
Rasa pengennya dengan sate padang semakin tidak bisa ditahan.
Kemudian dia kembali lagi kekamar, dan memberanikan diri untuk menelfon Bu Ningsih.
Saat telfon tersambung.
"Hallo bu, maaf Della mengganggu tidur Ibu malam-malam begini.
"Iya hallo Della, ada apa..? Kamu butuh sesuatu.. ?"
Bu Ningsih juga menjawab telfon Della dengan suara serak khas orang bangun tidur.
Dia sedikit kaget saat menerima telfon dari Della selarut itu.
Takut terjadi sesuatu dengannya.
"hmmm.. anu Bu, Della lapar... "
"Oh Ibu kira ada apa.
Kenapa kamu nggak bangunin Bi Sumi atau Bi Asih saja minta di bikinin sesuatu.. ?
"Della tiba-tiba pengen makan Sate Padang Bu." jawab Della.
"Ooh jadi kamu pengen Sate Padang..? "
Bu Ningsih langsung mengerti kalau itu permintaan dari si Jabang Bayi.
"Kamu tunggu sebentar ya, Ibu panggilkan Alvand dulu. Suruh dia yang belikan.
"Tap.. tapi jangan Alva......." Della seperti ingin menolak.
Tapi Bu Ningsih lebih dahulu menjawab.
"Aah sudah,itu memang tugasnya Alvand kok. Kamu tunggu sebentar ya.
Setelah itu Bu Ningsih mematikan sambungan telfon, kemudian membangunkan Alvand di kamarnya.
Bu Ningsih mengetuk pintu dari luar.
tokk ...tokk ..tokk..
" Al kamu sudah tidur belum..? "
Ternyata kebetulan Alvand belum tidur saat itu.
Dia tidak bisa tidur, karena kepikiran ucapan Della tadi siang.
Mendengar suara Bu Ningsih memanggil dari luar, Alvand segera membuka pintu.
"Ada apa ma.?
Kok mama belum tidur.? " tanya Alvand.
"Itu Al, Della katanya pengen makan Sate Padang , kamu bisakan belikan buat dia.?.
Mama rasa Sate Padang yang dipersimpangan jalan sana masih buka jam segini.."
"Tapi mana mungkin Della mau menerima pemberian dari Al ma.
Bisa-bisa nanti habis dibelikan, satenya langsung dibuang lagi.. "
"Tadi mama udah bilang kok, kalau mama mau minta tolong kamu yang belikan.
Dellanya gak nolak, kayaknya dia lagi pengen banget nak.
Kamu belikan sebentar ya, kasihan itu permintaan calon bayi mu."
Mendengar itu permintaan si Jabang Bayi, Alvand langsung bersemangat.
"Baik lah ,sebentar Al belikan dulu ".. jawab Alvand.
"Ok sayang."
Setelah itu Alvand segera pergi.
Dan tidak lama kemudian dia kembali dengan menjinjing kantong kresek berisi satu bungkus Sate Padang di tangannya,lalu menaruh sate itu di atas meja makan.
Kemudian Alvand mengambil ponsel dari kantong celananya dan mengirim sebuah pesan pada Della.
"Aku sudah membelikan Sate Padang untukmu.
Ku taruh di atas meja makan.
Makan lah... !
Della membaca pesan dari Alvand.
Setelah membaca pesan itu, Della tersenyum senang.
Akhirnya keinginannya yang kedua terpenuhi.
Setelah mengirim pesan itu, Alvand langsung naik kelantai atas.
Dari lantai atas Alvand melihat Della keluar dari kamarnya menuju meja makan.
Terlihat Della membuka bungkusan sate itu kemudian menyantapnya dengan lahap.
Alvand yang memperhatikan dari lantai atas tersenyum melihatnya.
Ada rasa senang saat melihat Della memakan sate yang dia belikan.
******
Gimana Monica dibenci sama orang yang Kamu sukai,itu Obsesi bukan Cinta Monica🙄🙄