Jangan menilai seseorang hanya karena masa lalunya. Setiap orang pasti mempunyai masa lalu yang buruk.
Semua orang pasti pernah berbuat salah, hanya letak kesalahannya saja yang berbeda, dan berbeda juga cara orang menanggapinya.
Jenny adalah seorang model cantik yang sudah go Internasional. Kehadiran nyawa baru dalam rahimnya membuat Jenny memilih mundur dari pekerjaannya saat
ini.
Hamil dari seorang pria yang sama sekali tidak dicintainya ditambah lagi pria tersebut sangat membencinya, membuat Jenny yakin akan keputusannya untuk memulai kehidupan baru bersama calon Anaknya.
Bagaimana kelanjutan perjalanan hidup Jenny?
Baca kelanjutan kisahnya dengan masukan cerita ini dalam rak buku kalian atau tekan favorit. Like, komen, vote dan masukan dari kalian juga diperlukan agar kisah ini semakin menarik. Terima kasih.🙏🤗
Follow Ig: NonaFi0609
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nona Fi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
27
Jarum jam Tepat menunjukkan pukul 4 Subuh. Saat Niko terbangun karena mendapat tendangan dari Razka di wajah nya.
Ya ampun Nak. Tidur kok sudah kayak Gasing, putar putar. Gumam Niko tersenyum melihat cara tidur Putra nya. Tadi sebelum tidur Mereka tidur dengan posisi yang sama. Namun saat ini, kepala Razka sudah Berada di depan Perut Jenny dan kaki nya berada tepat di wajah Niko.
Niko menurun kan perlahan Kaki Razka di wajah nya setelah itu duduk dan memperbaiki posisi tidur Razka.
Puk puk puk...
Niko menepuk nepuk pelan bokong Razka agar semakin lelap tidur nya. Lalu tangan nya terulur membelai rambut Jenny dengan sangat lembut agar tidak membangunkan nya. Hati Niko benar benar sangat damai dan bahagia bisa melihat kedua orang yang dicintai saat terbangun dari tidur seperti saat ini.
Niko turun perlahan dari ranjang lalu mencium Pipi Jenny sekilas.
Kalian benar benar Malaikat yang di kirimkan Tuhan kepadaku. Gumam Niko sebelum keluar dari kamar
Setelah Niko keluar dari kamar, Jenny membuka mata nya. Karena memang bersamaan dengan Niko bangun, dirinya juga terbangun karena sentuhan Razka di perut nya.
Jenny jelas sadar setiap perlakuan Niko kepada nya. Hal yang juga saat ini membuat Jenny malu adalah, karena ketahuan tidur dikamar Niko. Di tambah lagi Niko melihat Jenny yang tidak menutup kepala nya.
Ya Allah Maafkan aku, karena sudah memperlihat kan Aurat ku dihadapan nya. Dan juga sudah membiarkan Niko menyentuh ku. Ucap Jenny pelan lalu bangkit menuju kamar mandi. Namun sebelum itu mengatur bantal di samping kiri dan kanan Razka agar tidak terjatuh dari Ranjang.
"Hai Nik. Kenapa nggak bangunkan kami kalau kamu sudah pulang?" Tanya Jenny bertingkah seolah olah terkejut saat melihay Niko yang baru keluar dari kamar tamu rumah nya
"Kalian tidur nya nyenyak sekali. Nggak mungkin lah, aku tega bangunkan Istri dan anakku yang sedang tidur." Jawab Niko mulai memberanikan diri mengklaim Jenny istri ya
Ingat Kamu harus berani. Ucapan Sang Kakek yang selalu di ingat Niko.
Jenny menunduk dengan wajah merona mendengar ucapan Niko membuat Niko semakin ingin menggoda nya.
"Apaan sih Nik? Oh iya, Maaf ya aku sudah lancang tidur di rumah mu." Ucap Jenny berusaha bersikap tenang
"Kok minta maaf sih, tidur di rumah suami sendiri." Ucap Niko lagi semakin membuat Jenny Merona
"Aku pamit pulang dulu ya, Titip Razka. Ntar kalau dia sudah bangun tolong di antar kerumah." seru Jenny cepat berusaha mengalihkan pembicaraan
"Jen..."Panggil Niko lagi menghentikan langkah Jenny
"Ya?" jawab Jenny menoleh
"Kenapa buru buru pulang?"
"Aku belum sholat Nik, ntar waktu subuh habis."
"Kenapa nggak sholat disini saja?"
"Emang kamu punya Mukenah?"
"Punya dong. Semua kebutuhan mu yang lain juga sudah aku siapkan." Jawab Niko cepat
"Hah...?"
"Semua kebutuhan mu juga ada di atas. Coba kamu masuk ke dalam kamar yang di samping kamar Razka." Jawab Niko lagi membuat Jenny penasaran hingga melangkah kan kaki nya menuju kamar yang di tunjuk Niko. Dan benar saja, Saat masuk ke dalam kamar tersebut. Isi Kamar dan Walk in closet nya sudah penuh dengan berbagai macam perlengkapan untuk perempuan. Apa benar semua ini untuk ku? Gumam Jenny
"Ya itu semua milikmu." Jawab Niko, yang sudah berdiri tepat di belakang Jenny. Membuat Jenny sontak terkejut
"Nik, Kenapa kamu melakukan ini semua?" Tanya Jenny memutar tubuh nya
"Karena kamu adalah Ibu dari anak ku, dan wanita yang aku cintai." Jawab Niko menatap Jenny denga penuh cinta
"Tapi Nik, Tidak seharusnya kamu seperti ini." Ucap Jenny dengan wajah menunduk malu
"Ya sudah, Buruan Sholat. Tadi kata nya mau sholat." Ucap Niko lagi meninggalkan Jenny, di dalam kamar yang sudah disiapkan Niko untuk nya atau lebih tepat nya untuk mereka.
Jenny mandi lalu segera menunaikan sholat di kamar itu.
Ya Allah, maafkan semua kesalahan yang telah aku lakukan? Tolong berilah aku petunjuk ya Allah, Jika benar Niko adalah Jodohku maka tumbuh kan lah rasa Cinta dihati ini untuk nya. Namun jika dia bukan jodohku maka tolong jauhkan lah dia dariku ya Allah.
Jika dia bukan Jodohku. Tolong buanglah rasa cinta yang ada di hati nya untuk ku, karena dia pantas mendapatkan cinta dari wanita yang kelak akan bertemu dengan nya dan mencintai dirinya. Ucap Jenny dalam doa nya