NovelToon NovelToon
Terpaksa Menikah

Terpaksa Menikah

Status: sedang berlangsung
Genre:Pengantin Pengganti / Nikah Kontrak
Popularitas:3.2k
Nilai: 5
Nama Author: Acaciadri

Tidak punya pilihan lain selain menikahkan Aruna dan Arka. karena sang calon pengantin wanita yang bernama Elia kabur di hari pernikahannya.

pernikahan itu hanya untuk dua tahun saja, itulah yang di katakan Arka di awal mereka setelah menjadi sepasang suami istri. tapi bagaimana kalau Arka beda pemikiran setelah tinggal satu atap yang sama dengan Aruna? dan bagaimana dengan Elia? apa sebtulnya alasan wanita itu kabur di hari pernikahannya?

cekidottt cerita keduaku. beri dukungan ya teman-teman❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Acaciadri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24

“Tumben gadang?.“Tanya Ari dan membuat Arka menoleh. Pria itu terlihat sudah begitu lelah dan kutu sekali__tetapi masih memilih menyelesaikan beberapa pekerjaannya. Hampir seluruh karyawannya sudah pulang dan hanya tersisa Ari saja, yang katanya akan lembur untuk mendapatkan gaji lebih, katanya keluarganya sedang butuh uang san tak di sangka Arka pun malah ikutan lembur, padahal dia adalah bosnya.

“Ya, kayak lo. Gue juga butuh uang.“Jawab Arka serius, namun terdengar seperti Arka sedang menyindir Ari__tentu Ari tak percaya begitu saja, mengingat Arka cukup kaya di matanya. Tetapi yang Ari tak tahu kalau Arka beberapa hari yang lalu baru saja membelikan istrinya tas dengan merk chanel, yang tentu saja bukan hanya ratusan ribu tetapi ratusan juta__uang Arka memang masih ada dan tersisa cukup banyak. Tetapi Arka juga menjadi termotivasi untuk bekerja semakin keras.

“Ckck... Gue gak nyangka aja, lo ternyata butuh uang juga, Ka.“

Arka berdecak, pria itu lalu memilih untuk bangkit dari duduknya dan kini berpindah ke sebelah Ari, menarik gelas yang berisikan kopi lalu meminumnya sampai menyisakan sedikit saja.

“Ya butuh lah, apalagi kan gue masih harus bayar Santi.“

“Lo, masih cari tahu soal Elia, Ka?.“Tanya Ari yang kini menatap lurus ke arah sahabatnya dan Arka menjawabnya cepat dengan menganggukan kepalanya.

“Tentu, gue masih penasaran aja..“

“Dan masih cinta, ya?.“Tukas Ati cepat memotong ucapan Arka, Arka bungkam. Namun Ari sangat tahu kalau sahabatnya masih cinta dengan Elia. Ari tak habis pikir bisa-bisanya Arka masih cinta dengan wanita itu, padahal dia sudah terbukti lari dari pernikahan mereka.

“Cinta memang buta ya, Ka?.“

Arka bungkam dan kembali menenggak kopinya. Jujur, sampai detik ini Arka masih penasaran dan cinta dengan Elia__Arka sendiri ingin mendengar jawaban langsung dari Elia, kenapa ia melarikan diri dari pernikahan mereka. padahal mereka sudah berjanji untuk hidup bersama.

“Ahhh maaf Ka. Jangan galak dong apalagi sampai pecat gue, gue kan cuman berpendapat aja.“

“Ckck!! Kerjain noh kerjaan lo.“

“Siap pa bos, btw.. gue baru inget kalau tadi ada ojol yang bawain makanan buat lo.“Ujar Ari dan seketika Arka menoleh ke arahnya dengan kening yang mengeryit dalam, Ari terkekeuh pelan dengan kedua tangan di tangkup persis di depan dada.

“Elah maaf, gue lupa.“

“Dari siapa?.“Tanya Arka setelah mendengus kasar, Ari menggelengkan kepalanya tanda tak tahu lalu pria itu pun menunjuk ke tempat makanan yang tadi sempat di antar oleh ojol dan Arka mengambilnya.

Sebuah rantang susun ternyat dan terdiri dari tiga tempat. Saat Arka membukanya, seketika harum dari masakan tercium dan membuat Ari mendengus-dengus layaknya kucing yang kelaparan, melihat itu Arka pun geleng-geleng kepala.

“Wangi banget, Ka. Dari bini, ya?.“Tebaknya sambil tersenyum lebar, tentu Ari berharap kalau Arka mau membagi makanan itu dengannya, Ari memang sudah makan sih, tapi tidak apa, perutnya nasih sanggup untuk menampung makanan kok.

Arka mengangguk tatkala selesai menbaca sebuah jartu nama kecil yang terselip di rantang itu, begini singkatnya..

Untuk Mas Arka dari istri yang tidak di inginkan, semoga suka, ya😁🙏

Apa-apaan dia? Pesannya kok begitu sih? Meski seperti itu, namun sudut-sudut bibir Arka pun terangkat dan membuat sebuah senyum kecil di sana.

“Senyak-senyum gitu, ciye-ciye lo mulai naksir ya, sama bini sendiri..“Ledek Ari yang seketika membuat senyum itu surut dari bibir Arka dan tatapan yang semulai terlihat bersahabat pun menjadi tajam, Ari berdehm seketika.

“Ehmmm.. Arka.“

“Diem!!.“Tukas Arka, seketika Ari pun bungkam dan dengan menggunakan tangannya membentuk seperti sebuah slering yang di tutup.

“Mau minta maaf sama makan, bos.“Ucap Ari lirih, matanya terlihat berkaca-kaca dan penuh permohonan. Membuat Arka mendengus geli__bagaimana pun Ati sahabatnya dan Ari selalh ada untuknya. Ya, meski sebetulnya Arka kurang ikhlas untuk berbagi makanan selezat ini yang di buat oleh tangannya istrinya sendiri, tapi apa boleh buat. Kasihan juga Ari, apalagi Ari juga ikut begadang untuk men-service beberapa motor konsumen sekaligus.

“Iya.“

“Makasih pak bos. Saya do'akan pak bos benwran jatuh cinta sama bu bos.“

Arka mendengus sebagai responnya, namun anehnya beberapa detik kemudian sneyum kecil terlihat di bibirnya mesmi hanya beberapa detik saja dan Ari menyadarinya, pria itu berdecak pelan.

Ckck.. lihat saja, Ari bertaruh jalau sahabatnya betulan cibta dengan istrinya. Heiij ini buktinya, bahkan dia sudah mesam mesem seperti kerasukan begutu..ckck! Hanya mungkin Arka masih denial.

Menu yang di buat oleh Aruna ada kebab, nasi goreng dan ayam goreng serta beberapa buah. Ya, walaupun sudah agak lama mengingat sejak beberapa jam yang lalu di antar oleh ojol dan Ari, sahabatnya baru sadar. Untungnya nasakan Aruna masih di nikmati dan rasanya masih cukup enak.

Tentu Ari senang-senang saja mendapatkan makan gratis dan enak seperti ini, lalu di sela-sela kunyahannya pria itu pun berucap.

“Ka, lain kali gue mau dong ketemu sama istri lo.“Ujarnya dan seketika membuat kunyahan Arka pun terhenti, lalu pria itu menatapnya tajam, Ari yang di tatap tajam pun mesem-mesem dan dia terbatuk karena tersedak makanannya.

Uhukk uhukkk

Meski kesal, namun Arka masih berbaik hati dengan menberinya minum

“Makasih pak bos.“

“Hm..“Respon Arka dan kembali mengunyah nasi gorengnya yang ia makan berdampingan dengan kebab buatan Aruna.

Mungkin terlihat aneh, tapi Arka suka sekali. Dan menurutnya adalah cara efektif untuk menikmati masakan buatan sang istri.

“Istri lo pinter masak banget, Ka. Makasih ya, bilangin sama dia dan bilang juga kalau gue mau ketemu dong.“

“Awww.“Jerit Ari tatkala merasakan sebuah cubitan di pipinya dari Arka, Ari mendelik ke arah sang pelaku dan si pelaku pun hanya menghendikan bahunya santai.

“Sorry, tadi ada nyamuk di sana.“Ucapnya beralasan, padahalmah karena saking kesalnya dengan ucapan asal Ari yang ingin bertemu dengan istrinya. Lagian untuk apa? Mau minta di masakin? Yang benar saja, kalaupun iya, maka Arka tidak akan pernah mengizinkan.

Ari mencibir”Nyamuk atau lo kesel sama gue?.“Tanyanya sambil menaik turunkan alisnya dan Arka menatapnya tajam.

“Saya bisa potong gaji kamu, Ari!!.“Tekan Arka sambil mendelik marah, seketika wajah mengejek Ari pun berubah serius dengan tatapan yang terlihat agak takut pada sang sahabat Arka__bagaimana pun bekerja di bengkel Arka itu sebuah kenikmatan. Entah itu dari bayarannya atau pun bosnya yang bisa di bilang cukup santai dan tidak mengekang. Jangan sampai Ari di pecat.

“Iya-iya, maaf pa bos. Namanya juga bercanda, jangam baper dong.“

“Makan Ari!.“

“Siap-siap.“

*****

Arka pulang sekitar pukul dua dini hari dan di saat itu pulalah Arka menemukan Aruna yang masih anteng di depan tv dengan tubuhnya yang sudah rebah ke atas kursi.

Pria itu berdecak kesal, tubuhnya lengket dan ingin di bersihkan, tapi Arka juga tak bisa membiarkan Aruna begitu saja__padahal harusnya Arka tak peduli, ya? Tapi entahlah, Arka hanya mengikuti kata hatinya.

Tubuh Aruna yang setengah membungkuk itu pun di gendong oleh Arka dan pria itu membawanya ke dalam kamarnya, di saat akan di baringkan, di saat itulah kedua mata Aruna terbuka dan sontak kedua pupilnya melebar tatkala menemukan wajah Arka yang begitu dekat dengan wajahnya.

“Mas Arka..“Panggil Aruna pelan, Arka maaih tak bergeming di tempatnya dan matanya masih memperhatikan wajah Aruna yang entah kenapa terlihat begitu cantik di matanya, terlebih dari jarak yang begitu dekat begini, Arka bisa melihat kumis tipis milirk wanita itu lalu mata bulat yang seakan menghipnotisnya.

Sudut bibirnya terangkat dan membuat sebuah garis kecil di sana.

“Mas Arka..“Aruna kembali memanggilnya dan Arka masih belum merespon, pria itu masih betah mengagumi wajah Aruna sambil tersenyum kecil, lalu tiba-tiba...

“Can I kiss you..???“

Seketika tubub Aruna membatu dengan suara degup jantung yang terdengar cepat di dalam sana. Seketika oksigen terasa menyempit dan membuat dadanya kembang kempis, begitu saja benda lunak itu mendarat di bibirnya yang seketika mengalirkan sebuah sengatan arus listrik yang membuat seluruh tubuhnya terguncang dan meremang seketika.

1
Ariany Sudjana
ini lagi Elia kangen sama arka, kalau kangen, kenapa kamu kabur pas mau menikah sama arka? dasar murahan kamu Elia
Ariany Sudjana
dua-duanya keras kepala
Ariany Sudjana
kenapa kamu bilang aruna murahan? murahan mana sama Elia yang kabur pas hari pernikahan, dan Aruna yang harus menggantikan?
Sam A13
terus dong ceritanya bags ceritanya👍
Dewi Sri Astuti: di tunggu lanjutannya ya kak, terimakasih sudah mampir🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!