Kejadian Yang tidak terduga membuat kesalahpahaman di antara mereka.
Giovaro Putra Admaja
"Jika Mencintaimu adalah sebuah kesalahan, Maka biarkan aku tetap salah agar aku tetap mencintaimu dalam kondisi apapun "
Nadira Queensha Candradinata
" Aku mencintaimu, namun kau begitu sempurna hingga membuatku sulit untuk mengimbangi mu"
BECAUSE OF YOU VARO
SCUEL MY HUBBY IS A PRESDIR SESION 3
BANYAK PERBEDAAN DENGAN CERITA SEBELUMNYA, TIDAK ADA PERJODOHAN DISINI!!
Salam Bahagia untuk kalian semua
From Author - Novelia Prasojo
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Noveliaprasojo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bag 26
Di London
Malam itu di kamar derren tampak sedang berkutat dengan Laptop nya, Jen yang baru saja selesai membersihkan diri menghampiri suaminya.
" Sudah malam, Lanjutkan saja besok lagi " Jen mendudukan dirinya di sebelah derren, Derren tersenyum dan beralih melihat ke arah Jen.
" Baiklah Sayang, ini hanya tinggal sedikit lagi, sebentar ya " Jen menunggu derren menyelesaikan pekerjaan nya yang memang hanya tinggal sedikit lagi. Namun cukup lama Jen menunggu tapi derren juga tak kunjung usai. Karena lelah Jen merebahkan tubuhnya di atas pangkuan derren.
Yang memang saat itu Derren duduk di atas tempat tidur, sambil memangku laptopnya.
Namun masih ada jarak hingga Jen juga bisa merebahkan kepalanya Disana.
Derren hanya membiarkan saja apa yang Jen lakukan, toh dia tidak merasa terganggu akan hal itu.
Setelah usai dengan pekerjaannya derren menutup laptopnya, ia melihat Jen sudah terlelap dalam pangkuannya.
Derren meletakan laptopnya di atas nakas samping tempat tidur.
Dilihatnya wajah cantik jen yang sudah terlelap dalam damai. walau usia mereka sudah tidak lagi muda namun cinta yang mereka miliki tidak akan pernah termakan waktu.
Derren menelusuri setiap jengkal wajah Jen dan menyelipkan rambut panjang Jen yang sedikit menutupi wajahnya.
" Terlalu banyak beban yang harus kau tanggung, Maaf.. !!" derren membungkuk mencium kening Jen, Tentu derren merasa bersalah karena seharusnya ini tanggung jawab dia. Namun Jen juga harus turun tangan sendiri.
Bahkan anak-anak nya harus menjadi korban sekarang. Varo yang di usianya saat ini seharusnya ia masih bersenang-senang bersama teman-temannya kini sudah menanggung puluhan ribu bahkan ratusan ribu karyawan di pundak nya.
Ntah kapan putranya itu akan menikmati kebahagiaan nya, memikirkan hal itu membuat dada derren terasa sesak. Maka dari itu Derren dan Jen tidak pernah melibatkan Jihan dalam masalah perusahaan. Mereka ingin Jihan berjalan sesuai keinginannya sendiri.
" Aku berjanji sayang, setelah ini usai hanya akan ada kebahagian di keluarga kita " Derren mengusap lembut kepala Jen dan memberikan ciuman lembut Disana.
Drrrt drrt
Suara getar ponsel derren menandakan ada pesan masuk. derren meraih ponselnya yang berada di atas nakas dan membuka isi pesan tersebut. Tangan nya mengepal sempurna setelah membaca pesan itu.
Namun matanya kembali melihat Jen, perlahan derren memindahkan posisi Jen.
Setelah memindahkan Jen ke posisi yang benar derren turun dari tempat tidur, Ia mengambil jaket dan terlihat keluar dari kamar. Ntah mau kemana namun wajah derren tampak serius dan sorot matanya tajam kali ini.
Jen yang saat itu terbangun karena mendengar suara pintu terbuka pun mengerutkan dahinya bingung melihat sepintas punggung derren yang mengenakan jaket kulit.
" Mau kemana malam-malam seperti ini " gumam Jen masih berada di atas tempat tidur.
Tak berapa lama Jen mendengar suara mobil yang melesat pergi dari rumah nya.
" Haih " Jen merebahkan tubuhnya kembali dan menatap langit-langit kamarnya memikirkan derren yang ntah mau pergi kemana.
Waktu sudah menunjukan pukul 11 malam, Mau mengikutinya sekarang tidak mungkin, pikir jen
Jika derren tau dia keluar rumah dengan keadaannya yang masih belum stabil pasti derren akan marah besar nanti.
Sebanarnya Jen sudah merasa sehat, namun derren sangat menjaganya dengan ketat, atau bahkan berlebihan pikir jen. Tapi tentu Jen menikmati hal itu.
Jen meraih ponselnya dan menghubungi seseorang.
"Hallo, Tolong Ikuti tuan, dia baru saja pergi dari rumah, Kabari aku segera dan jangan sampai ketahuan olehnya" ucap Jen pada orang yang ia hubungi.
"...... "
" Baiklah, ikuti saja aku tidak ingin dia kenapa-napa , Ingat segera hubungi aku jika terjadi sesuatu"
"....."
Setalah berbicara seperti itu Jen menutup telepon nya, Ia hanya mengkhawatirkan derren saja, Tidak aman untuk nya keluar malam-malam begini bukan dalam kondisi masalah yang belum juga selesai.
Di tempat lain derren mengendari mobilnya dengan kecepatan tinggi, ntah kemana tujuannya saat ini hanya dia yang tau.
Cukup lama derren mengemudikan mobil akhirnya ia sampai di tempat tujuannya.
Dilihat nya bangunan tua yang jauh dari keramaian,bahkan bisa dibilang bangunan itu berada di tengah hutan.
" Pengecut " Decak derren saat melihat letak bangunan itu.
Derren tampak mengetikan sesuatu di ponselnya lalu ia melanjutkan langkahnya memasuki bangunan tersebut.
Sebelum itu tidak lupa ia membawa senjata dan menyelipkan kedalam jaket nya.
Di luar Orang suruhan Jen segera mengabari Jen dan mengirim lokasi dimana derren saat ini. Jen yang mendapat kabar pun mau tidak mau segera menyusul Derren ke lokasi.
***
Varo dan Vino tampak sedang asik bermain basket di lapangan pada jam istirahat.
Rara bersama Nathan serta Jodi memilih untuk ke kantin, kali ini tanpa Jihan yang selalu berisik.
" Kalian mau pesan apa?" tanya Jodi pada Rara dan nathan
" kayak biasa aja deh " jawab
" Nasi goreng " Jawab Nathan singkat sambil memainkan ponselnya.
" Ck, gak bisa panjang dikit kah kalau jawab " Gerutu Jodi membuat Rara Terkekeh sedangkan Nathan hanya cuek saja.
Nathan yang asik dengan ponsel di tangannya sambil senyum-senyum sendiri membuat Rara ingin sekali menganggu pemuda tampan itu. Rara berdiri dan mengintip ponsel Nathan tanpa di sadari oleh Nathan .
Melihat Nathan sedang chating dengan Jihan membuat rara tersenyum geli. Namun juga senang.
" Nath" panggil Rara
" Hm"
" Nath "
" Hm"
" Nathan"
"hmm"
" Nathan" panggil Rara lagi sambil menekan perkataan nya.
" hmmm"
" NATHAN!!" Seru Rara membuat Nathan terkejut dan menjatuhkan ponselnya
" Astaga Rara !! " Kesal Nathan masih melihat keadaan ponselnya.
" Bodo' ah, Lo ngeselin di panggil jawab nya hm hm Mulu, Kayak Nissa sabyan" Sunggut Rara kesal. Rara memang pendiam tapi jika dia berhadapan dengan seseorang yang diam juga membuatnya ingin bicara. Aneh memang ..
" Apaan sih Ra " Jawab Nathan masih lanjut dengan ponselnya.
" Ngeselin banget Lo nath, Astaga "
" Hais, Kenapa ?" tanya Nathan sambil meletakan ponselnya dan menoleh ke arah Rara yang duduk di hadapannya.
" Gak ada, Cuma manggil aja " Jawab Rara dengan santai tanpa dosa membuat Nathan menatap tajam dirinya karena kesal.
" Lo yang ngeselin Ra , Sumpah " Seru Nathan , bukannya takut Rara malah tertawa lepas melihat wajah kesal Nathan .
Varo bersama Vino yang saat itu baru saja memasuki kantin hendak membeli minuman setelah usai bermain basket melihat Rara tertawa lepas seperti itu bersama pria lain membuat Varo mengepalkan tangannya.
Bahkan saat bersamanya Rara belum pernah tertawa lepas seperti itu. langkah Varo terhenti dan berbalik keluar dari kantin tanpa berkata apapun dalam suasana hati yang buruk.
Vino yang menyadari itu pun membiarkan Varo pergi dulu dan ia melanjutkan membeli minum untuk mereka berdua. pandangan Vino pun teralih pada Rara dan juga Nathan yang saat itu Jodi baru saja tiba membawa pesanan mereka.
" Dasar bucin " gumam Vino Terkekeh memikirkan Varo yang belum apa-apa sudah merasa cemburu. padahal hanya salah paham dan Disana juga ada Jodi yang sedang memesan makanan untuk Rara dan Nathan.
" Kalau Suka mah bilang, jangan di pendam kan sakit sendiri tuh, Kelamaan kalau di tikung orang lain baru dah nyesek" Gumam Vino dalam hati sambil tersenyum tipis.
.
.
.
.
.
.
Bersambung
Hai Readers kesayangan Author
Happy Weekend buat kalian semua gaess.
Sedikit Info Untuk Novel Because of You Varo, Yang Tunggu2 Varo N Rara Jadian Di Next Chapter Yes..
N konflik yang sedikit belibet juga akan segera Clear..
Jangan Lupa buat Follow Like komen n Vote ya.
Dan Untuk yang Naik Podium Vote 1-6
Di tanggal 6 Nanti wajib Follow Author biar author Follback N kasih info buat pemenang melalui PC.
Juga yang udah masuk Grub bisa Tanya tanya Disana, bebas... Kalau Aku lagi gak on kalian bisa tanya dengan Admin serta pengurus di GC yes.
Tag Aja Mereka Oke!!!
Nama-nama nya ada di bawah Ini👇
Owner - Velia
Admin- Rina Or Ismi
Pengurus- Zuna ,Zaline N Amel
Buat Kalian aku juga mau rekomendasi Novel Bagus Dengan Judul
" The Destiny of My Love "
Jangan Lupa mampir Juga Ya Disana
Terima kasih Semua 🙏🙏
Banyak Cinta untuk Kalian Gaeess
Bonus Visual
Abang Varo
Queen
Jihan
Nathan
HAPPY READING
up dong kak,sayang ngak d lanjutin kak
ku menunggu...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Caraku Menemukanmu
ayo up dong Thor.......