NovelToon NovelToon
Lucky Daisy

Lucky Daisy

Status: tamat
Genre:Cinta setelah menikah / One Night Stand / Beda Usia / Cinta Seiring Waktu / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:576.8k
Nilai: 5
Nama Author: Hana Reeves

Spin Off Chelsea and The Ghosts


Dokter Lucky Buwono adalah seorang dokter umum di RS Bhayangkara Jakarta. Di usianya ke 36, dirinya masih betah melajang. Hingga suatu hari, dia dikirim ke Turin Italia untuk acara pertemuan semua law enforcement dan medis seluruh dunia bersama AKP Victor Sihasale.
Tanpa sengaja, dokter Lucky menabrak dokter forensik Daisy Mancini dan mendapatkan tamparan karena menganggap dokter itu kurang ajar.
Suatu malam, keduanya terlibat ONS akibat mabuk hingga Vicenzo Mancini, ayah Daisy murka dan menikahkan mereka berdua.
Bagaimana kah kehidupan pernikahan mereka sementara Daisy sudah nyaman bekerja di Turin dan Dokter Lucky tidak bisa meninggalkan pekerjaannya di Jakarta? Ditambah sifat mereka bertolak belakang.

Generasi kedelapan klan Pratomo

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gimbab

Dokter Lucky mematikan panggilan AKP Victor dan membuatnya silent bergetar sementara Daisy juga sudah menyelesaikan diskusi dengan dokter forensik seniornya. Daisy mematikan iPadnya dan menyimpannya di atas nakas sebelahnya. Gadis itu pun mulai menata posisi nyaman untuk tidur saat merasakan tangannya digenggam oleh Dokter Lucky.

"Pegangan gini ya Jeng Daisy..." ucap Dokter Lucky yang juga sudah merebahkan tubuhnya di samping istrinya.

"Iya. Night." Daisy pun memejamkan matanya.

"Night..." jawab Dokter Lucky sambil menatap wajah cantik istrinya yang polos tanpa makeup.

Istriku memang cantik alami.

Dokter Lucky menunggu sampai Daisy benar-benar terlelap lalu dirinya memiringkan tubuhnya dan menatap wajah cantik istrinya dengan menyangga kepalanya dengan tangan.

"Love you Jeng Daisy..." bisik Dokter Lucky sambil mencium lembut bibir Daisy. Perlahan Dokter Lucky melepaskan kaos rumahnya dan memeluk tubuh Daisy. Tak lama dirinya pun terseret alam mimpi.

***

Daisy terbangun dengan hidungnya mencium samar parfum acqua di Parma blue. Dia hapal bau parfum itu karena Dylan juga sering memakainya. Gadis itu mendongak dan melihat suaminya memeluk dirinya... Tanpa baju.

Rasanya ingin memencet hidung suaminya karena melanggar perjanjian namun Daisy membatalkan keusilannya karena tahu Dokter Lucky pasti akan terkejut dan membuat migrain. Daisy pernah mengalaminya saat dirinya masih kuliah kedokteran hingga kepalanya sakit sekali.

Tak lama mata dokter Lucky terbuka dan menatap Daisy lembut.

"Pagi ..." bisiknya.

"Pa... Gi ..." balas Daisy yang merasakan gugup melihat wajah suaminya yang sangat dekat.

Dokter Lucky menyingkirkan rambut di wajah Daisy ke balik telinganya.

"Ehem... Ke... Kenapa kamu tidak pakai.. Kaosnya ?" tanya Daisy gugup.

"Sumuk ..."

Mata hijau Daisy terbelalak. "Sumuk? Kita pakai AC lho ! Sumuk dari ma..."

Dokter Lucky mencium bibir Daisy lembut awalnya namun lama kelamaan menjadi panas apalagi lidahnya bermain-main di dalam mulut Daisy yang ikut terhanyut dalam permainan suaminya dan membalas sama panasnya. Tangan Dokter Lucky pun masuk ke balik piama two piece nya dan menyentuh dada Daisy membuat istrinya sedikit menegang namun pria itu dengan lembutnya membuat Daisy relaks.

Pagi itu Dokter Lucky dan Daisy melakukan hubungan intim lagi tapi kali ini dalam kondisi sadar dan bukan pengaruh obat.

***

Daisy mengatur nafasnya dalam pelukan Dokter Lucky yang mengagumi kulit putih istrinya yang tidak seperti kulit wanita Eropa yang banyak bintik-bintik. Kulit Daisy mirip kulit Asia Timur. Tidak heran karena Omanya adalah orang Jepang jadi wajah memang campuran tapi kulit Omanya diwariskan ke dirinya.

"Jeng Daisy... tidak apa-apa?" tanya Dokter Lucky.

"Hah ..?"

"Maksud aku ... Tadi kita.. Melakukannya dan bukan karena pengaruh obat ..." Dokter Lucky menatap cemas ke istrinya, takut Daisy merasa menyesal sudah melakukannya lagi.

"Oh ... Tidak apa-apa.." jawab Daisy yang tidak menyangka bahwa suaminya bisa panas di ranjang padahal kelakuannya amburadul. Wajah Daisy memerah saat mengingat tadi dirinya sedikit berteriak saat mendapatkan kli maksnya. Daisy bisa melihat wajah senang Dokter Lucky bisa membuatnya puas.

"Benar ?" tanya Dokter Lucky lagi.

"Sudah kejadian baru ditanyain!" sungut Daisy manyun.

"Eh... Iya ya ..." Dokter Lucky menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

Daisy pun melengos sebal.

"Tadi enak nggak Jeng ?"

Daisy tidak menjawab tapi wajahnya memerah membuat Dokter Lucky gemas dan memeluk tubuh istrinya.

"Love you Jeng Daisy..." bisik Dokter Lucky penuh perasaan sementara Daisy tidak menjawab.

Apakah aku mulai menyukai pria ini? - batin Daisy.

"Kalau masih capek, tidur saja dulu. Mumpung masih hari Minggu..." gumam Dokter Lucky yang tidak lama memejamkan matanya.

Daisy pun ikut memejamkan matanya karena jujur, tadi mereka sangat wild.

***

Lepaskanlah

Seluruh dukamu sampai nanti

Waktu pun berganti

Kau akan pahami...

Daisy sedang membuat gimbab saat mendengar suaminya menyetel lagu milik KLa Project yang mengalun di apartemen mereka. Dokter Lucky memang mengakui dirinya KLanis ( sebutan fans KLa Project ) karena menurutnya lagu-lagu mereka timeless dengan lirik penuh puitis.

"Aku itu orangnya romantis lho Jeng Daisy... Asli, sumpah pemuda tahun 1928, suwer !" ucap Dokter Lucky tadi siang saat mereka makan. Karena sama-sama kesiangan, akhirnya dokter Lucky memilih pesan makanan online.

"Kenapa bawa-bawa sumpah pemuda?" tanya Daisy.

"Karena sumpah Pramuka sudah garing. Sumpah pocong itu mah horor ... Shea saja kalau lihat pocong langsung ngibrit, sampai-sampai kata Steven harus minta tolong pengawalnya ngusir tuh Teletubbies..."

"Pak Longga dan pak Sakera masih kawal Shea ya?"

Dokter Lucky terdiam. "Kamu tahu ?"

Daisy mengangguk. "Kami semua tahu."

"Sekarang nambah, namanya Darussalam. Kalau kata Shea, dia arwah Rookie ..."

Daisy tertawa kecil. "Ada ya arwah Rookie ?"

Daisy Mancini

"Ada jeng Daisy, sayang..." Dokter Lucky terkesima melihat wajah cantik Daisy saat tertawa. "Shea yang bilang." Duh jeng Daisy... Asli aku jatuh cinta sama kamu setiap detik ini.

Daisy menggelengkan kepalanya. "Dasar Shea."

Dokter Lucky tersenyum. Dirinya ingin menanyakan apakah istrinya akan kembali ke Turin atau tidak tapi mengingat mereka sedang berbaikan dengan kondisi yang menyenangkan, Dokter Lucky mengurungkan niatnya.

Sekarang menjelang sore, Daisy membuat camilan yang agak mengenyangkan apalagi dirinya merasa good mood. Daisy menatap suaminya yang sibuk bekerja di meja kerjanya.

Dilihat - lihat, tidak jelek nih dokter nyebelin.

Dokter Lucky Buwono

"Sayang, kamu buat apa ?" tanya Dokter Lucky melihat Daisy sibuk di dapur yang hanya bersebrangan dipisahkan sofa besar.

"Camilan. Mau kan?"

"Mau. Apapun yang dibuat istriku, pasti maunya."

Pipi Daisy memerah. Pernikahan terpaksa ini tidak jelek juga.

"Mau teh apa kopi ?" tanya Daisy.

Mau kamu lagi. "Teh tawar ..." jawab Dokter Lucky.

Daisy pun menghampiri Dokter Lucky sambil membawa piring berisikan gimbab dan mug berisikan teh tawar. Wajah pria itu tampak senang melihat istrinya mulai berusaha membuat pernikahan ini berhasil. Daisy meletakkan piring dan mug diatas meja.

"Sini ... Duduk disini..." pinta Dokter Lucky sambil menepuk pahanya dan Daisy pun duduk diatas pangkuan suaminya. Tanpa ba-bi-bu, Dokter Lucky mencium bibir Daisy yang mengalungkan tangannya di leher suaminya.

Sementara lagu di apartemen sudah berubah ke lagu Prahara milik KLa Project.

Mungkin dulu kita tergesa

Menyatukan langkah

Tak sadar rasa berbeda

Dalam tentukan arah

Harapku... jangan dulu berpisah

Kenanglah saat cinta merekah

Pintaku... jangan dulu menyerah

Sebelum sesal nanti terlambat sudah

Bisik nurani...

***

Yuhuuuu up Siang Yaaaaaaaa

Thank you for reading and support author

don't forget to like vote and gift

Tararengkyu ❤️ 🙂 ❤️

1
Teuing Saha🙃
Suka banget sama ceritanya, seru dan gak ngebosenin..
Hana Reeves: mamaciih 🙏🙏🙏
total 1 replies
Teuing Saha🙃
Akhirnya sampai diakhir juga, aku baca..
Teuing Saha🙃
Semoga saja
Teuing Saha🙃
Selamat ulang tahun, Dash🎂
Teuing Saha🙃
Nah lho/Facepalm//Facepalm/
Teuing Saha🙃
Oh ya Allah, kalian ini🤣🤣🤣
Teuing Saha🙃
Bapaknya Kenzie bisa ngamook juga ternyata🤭
Teuing Saha🙃
Lha, berarti aku hampir sama tuanya dengan Dokter Lucky🤣🤣
Teuing Saha🙃
Malah ikutan merem, kamu Dash/Facepalm/
Teuing Saha🙃
Selamat menempuh hidup baru, Hana dan Madhava..
Teuing Saha🙃
Ya ampuuuunnn/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Teuing Saha🙃
🤣🤣🤣🤣 Sabar ya, Ai
Teuing Saha🙃
Sama aja kalian berdua/Facepalm/
Teuing Saha🙃
Mestinya pakai gamis sekalian🤭
Teuing Saha🙃
Minta digetok bolak-balik ni orang
Teuing Saha🙃
Sering banget nonton kedua film ini😄
Teuing Saha🙃
What? tega dia kata/Hammer/
Teuing Saha🙃
Bagus Pak Wahyu, lebih baik seperti itu
Teuing Saha🙃
Aku juga salah satunya🤭
Teuing Saha🙃
Sudah terkontaminasi juga/Facepalm/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!