NovelToon NovelToon
Ksatria Penguasa Gushen Dan Tianshen

Ksatria Penguasa Gushen Dan Tianshen

Status: tamat
Genre:Fantasi Timur / Sistem / Fantasi / Penyeberangan Dunia Lain / Tamat
Popularitas:138.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: DTeaa

Zhi Shen adalah seorang pemuda berusia 25 tahun yang berasal dari jaman modern, tapi karena terjadinya peperangan antar negara, telah membuatnya berpindah Alam.
Kini ia berada di Alam Dunia Kultivator kelas rendah atau disebut juga Alam Benua Gushen yang di huni oleh Manusia manusia yang memiliki kekuatan seperti manusia super yang pernah ia lihat di televisi.
Di kehidupan baru yang harus ia jalani sekarang, Dunia Benua Gushen baru saja mengalami Peperangan Besar antara bangsa Manusia dengan bangsa Iblis.
Tugas Zhi Shen di Alam Dunia barunya adalah untuk membunuh Kaisar Iblis yang berasal dari Alam Dunia Kegelapan.
Akankah Zhi Shen mampu melaksanakan tugasnya?...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DTeaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27. Menjadi Murid Sekte Teratai Cahaya

Selanjutnya Tetua Ma Liang menyuruh Zhi Shen, Tian Yue, Tian Hua dan Tian Fan untuk segera pergi menemui Tetua Cheng Pu.

"Ingatlah untuk selalu mematuhi aturan yang berlaku di dalam Sekte, nanti kalian akan menerima buku peraturan Sekte dari Tetua Cheng Pu"

"Baik Tetua" jawab mereka berempat.

Setelah memberi hormat kepada Tetua Ma Liang, mereka pergi dari dalam Gedung Penerimaan murid baru.

Dari Gedung Penerimaan murid baru ke Gedung Pengurus, Administrasi dan Prasarana Sekte yang ada di Area Tengah, jaraknya lumayan jauh.

"Sekte Teratai Cahaya sangat luas, wajar kalau nenek Yuan Ling lebih setuju jika aku menjadi murid Sekte Teratai Cahaya dibanding sekte lain" Pikir Zhi Shen dalam kepalanya.

Beberapa murid sekte yang berpapasan dengan mereka ada yang menyapa, ada yang hanya tersenyum dan ada yang hanya diam, bahkan ada yang tidak peduli dengan kehadiran mereka berempat.

Sampai di gedung pengurus, administrasi dan prasarana sekte, Zhi Shen, Tian Yue, Tian Hua dan Tian Fan langsung menemui Tetua Cheng Pu untuk melapor.

Ketepatan 21 murid baru masih berkumpul dan menunggu di dalam aula gedung tersebut, kiranya Tetua Cheng Pu baru datang.

Tetua Cheng Pu memanggil sepuluh orang Murid pembantu yang akan bertugas mengantarkan mereka ke tempat tinggal masing masing.

Sebelum itu Tetua Cheng Pu mengukur dan mencatat ukuran pakaian seragam Sekte Teratai Cahaya yang akan mereka pakai.

Tetua Cheng Pu juga menjelaskan beberapa hal mengenai warna pakaian seragam yang dipakai.

Pakaian Seragam Murid Sekte Teratai Cahaya adalah berwarna putih dengan corak garis berwarna kuning muda dan merah muda, terkecuali Murid Pembantu yang memakai Pakaian Seragam berwarna kuning gelap dengan corak garis berwarna hijau tua.

Pakaian seragam untuk guru juga disesuaikan dengan tempatnya mengajar.

Guru Pengajar untuk murid pembantu memakai pakaian seragam berwarna kuning muda dengan corak garis berwarna putih

Guru Pengajar untuk murid pelataran luar memakai pakaian seragam berwarna hijau muda dengan corak garis berwarna putih

Guru Pengajar untuk murid pelataran dalam memakai pakaian berwarna biru muda dengan corak garis berwarna putih

Guru Pengajar untuk murid inti memakai pakaian berwarna ungu muda dengan corak garis berwarna putih

Guru Besar, Tetua Agung dan Pemimpin Sekte sama sama memakai pakaian berwarna putih dengan corak garis berwarna emas dan ada gambar bunga Teratai ukuran kecil di bagian lengan kanan berwarna emas dan perak.

Sedangkan pakaian seragam Murid Sekte yang sama warnanya, untuk membedakan tingkatan murid, bisa dilihat dari warna ikat pinggangnya.

Warna ikat pinggang untuk murid pembantu adalah hitam

Warna ikat pinggang untuk murid pelataran luar adalah hijau  tua

Warna ikat pinggang untuk murid pelataran dalam adalah kuning tua

Warna ikat pinggang untuk murid inti adalah merah tua.

Warna ikat pinggang untuk murid khusus adalah perak.

Tetua Cheng Pu kemudian memberikan buku panduan dan peraturan Sekte kepada semua murid baru.

"Sebelum mulai belajar dan berlatih, kalian harus membaca buku panduan dan peraturan terlebih dahulu"

"Di dalam Buku Panduan dan Peraturan, kalian juga bisa melihat peta wilayah area area yang ada di dalam Sekte agar kalian tidak tersesat. Jika kalian sengaja memasuki area terlarang maka kalian akan mendapat sangsi dan hukuman dari Tetua Penegak Hukum".

Tetua Cheng Pu mencatat nama semua murid baru dan memberikan kepada seluruh murid baru masing masing sepuluh Batu Roh kelas rendah. Hanya Zhi Shen saja yang mendapat 25 Batu Roh kelas rendah.

"Manfaatkan Batu Roh kelas rendah itu dengan sebaik mungkin agar kalian bisa bertahan lama di dalam Sekte".

Selanjutnya Tetua Cheng Pu memberikan masing masing sebuah Artefak berupa papan dari logam dan kristal Giok semi transparan di bagian tengahnya berukuran 30 centimeter dan tebal tiga centimeter.

"Itu adalah Plakat Misi dan Kontribusi, fungsinya untuk mencatat Misi yang kalian ambil serta hadiah yang akan kalian dapatkan setelah menyelesaikan Misi"

"Hadiah Misi yaitu hadiah utama berupa Point Kontribusi serta hadiah tambahan berupa benda atau barang seperti senjata, armor, artefak atau sumber daya, semuanya tergantung pihak pemberi Misi"

"Di dalam Plakat Misi dan Kontribusi tercatat total jumlah Poin Kontribusi yang kalian miliki"

"Sebagai modal awal, pihak Sekte telah memberikan masing masing 100 Point Kontribusi"

"Kalian bisa membaca informasi tentang Misi dan Poin Kontribusi di dalam Buku Panduan dan Peraturan Sekte Teratai Cahaya".

"Untuk Murid Pelataran Luar, akan tinggal di Asrama Murid dan masing masing murid mendapat jatah satu kamar. Kalian boleh bertukar kamar tapi harus lapor kepada ketua asrama masing masing"

"Satu Gedung Asrama memiliki 20 kamar dan terbagi menjadi 2 lantai"

"Asrama untuk murid laki laki ada di Area A dan Asrama untuk murid perempuan ada di Area B"

"Untuk Murid Pelataran Dalam, tinggal di sebuah rumah besar yang memiliki empat kamar. Setiap murid mendapat jatah satu kamar. Kalian juga boleh bertukar kamar dan tetap harus lapor kepada ketua Area. Area A untuk murid laki laki dan Area B untuk murid perempuan"

"Kalian diberi kesempatan untuk membaca buku panduan dan peraturan Sekte. Besok siang, kalian harus kembali lagi kesini untuk melapor dan mengambil Pakaian Seragam Murid"

Setelah selesai, mereka di persilahkan untuk pergi ke tempat tinggalnya masing masing bersama dengan Murid Pembantu yang di tugaskan untuk mengantarkan mereka serta melapor kepada Ketua Area dan Ketua Asrama.

Setelah memberi hormat kepada Tetua Cheng Pu mereka bergerak menuju lereng bukit Teratai bagian barat.

Zhi Shen tadi menyempatkan diri untuk membaca papan informasi yang ada di dalam gedung pengurus administrasi dan prasarana sekte tentang jumlah total murid Sekte Teratai Cahaya saat ini.

Jumlah murid pembantu ada sekitar dua ratus sepuluh murid

Jumlah murid pelataran luar ada sekitar enam ribu tiga ratus murid.

Jumlah murid pelataran dalam ada sekitar seribu delapan ratus murid.

jumlah murid inti ada  lima ratus tujuh puluh murid.

Jumlah murid khusus ada dua puluh enam murid

Total jumlah murid Sekte adalah 9.006 murid di tambah murid baru 25 orang jadi 9.031 murid.

Jumlah guru saat ini adalah ada 16 guru ditambah Guru Besar, Tetua Agung dan Pemimpin Sekte.

"Sekte Teratai Cahaya saat ini sangat kekurangan guru pengajar"

Zhi Shen berjalan sambil merenung dan menikmati pemandangan.

Beberapa gadis yang juga murid baru mendekati Tian Yue dan Tian Hua untuk berkenalan.

Sedangkan Tian Fan bergerak menghampiri Zhi Shen yang berjalan santai walaupun paling belakang.

"Senior! " ucap Tian Fan mencoba ikut berjalan santai.

"Kenapa Tuan Muda tidak ikut berkenalan? "

Zhi Shen memandang kearah murid yang saling memperkenalkan diri, meskipun ada juga yang acuh tak acuh.

"Lebih enak jalan di belakang, bisa puas memandang yang ada di depan! hehehe! "

Zhi Shen membeli peralatan pemutar musik MP3 lengkap dengan lagunya dan Headset bluetooth di Toko System seharga 2000 koin emas.

Zhi Shen langsung memakai headset di telinganya dan memutar satu album lagu slow rock grup band Rumah Api, setelah itu ia memasukkan Pemutar Musik MP3 ke dalam saku pakaiannya.

Tian Fan hanya heran melihat benda aneh lainnya yang Zhi Shen pakai.

"Ini baru santai". ucap Zhi Shen sambil memandang ke arah Tian Fan yang bertambah bingung.

1
Nurul Nissaadji
Ahhh.. kok tamat secepat itu sih Thor ..
muhadsa
ini sekedar saran ya thor,jangan marah..sebenarnya ceritanya bagus tapi penulisannya kurang menarik dan sedikit membosankan.terlalu simpel dan tidak seru sama sekali.contohnya dalam pertandingan yang sedang berlangsung,buatlah gimana caranya agar terkesan acara itu besar dan penting.atau dalam penyelesaian suatu masalah,buatlah gimana caranya agar menarik minat pembaca..mungkin author bisa mencontoh (bukan menjiplak ya) karya karya lain..dalam pertarungan pun buatlah seseru mungkin sehingga pembaca seakan akan bisa membayangkan gimana pertarungan itu.jangan cuma satu jurus saja lawannya sudah kalah atau mati dan sama sekali gak ada serunya..
muhadsa
terlalu mahal harga harga ditoko sistem,terus hadiah misi cuma seupil..saya juga masih bingung darimana MC dapat koin emas sampai ratusan milyar padahal terakhir liat statusnya cuma kurang lebih 10jt..apa itu dari kebun obat ya,tapi gak disebutkan berapa koin dia dapat..
muhadsa
biaya apa yang banyak..tinggal pindah aja kok,tanpa bawa pelayan juga..
muhadsa
pemborosan..
muhadsa
darimana koinnya emasnya..kenapa gak beli dunia batin saja
muhadsa
bukannya kultivasi MC lebih tinggi dari lawannya..kok masih kewalahan,padahal sebelumnya bisa melawan yang kultivasinya lebih tinggi dari MC..
muhadsa
kenapa gak dipakai kemampuan untuk menyembunyikan tingkat kultivasinya...
muhadsa
authornya penggemar slow rock.. fire house sama scorpion..
muhadsa
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/..ada pemutar musik juga..
muhadsa
pelajari elemen angin dong..kultivator kok pakai pompa angin manual..hhh..
muhadsa
kurang seru kalau ngandalin artefak..naikin dong levelnya
muhadsa
kenapa gak naik naik levelnya..naikin dong thor,kan gak seru kalau MC kalah terus..sama banteng kalah,sama penjaga penginapan juga kalah..hhh..
muhadsa
lambat bener naik levelnya..
muhadsa
cepat sekali penuhnya..kalau gak salah tadi bilangnya luas cincin ruangnya adalah 8 kilometer persegi..
muhadsa
ngapain upgrade cincin ruangnya,kan ada penyimpanan sistem..
Nurul Nissaadji
mantap Thor..
DTeaa
MC nya sudah terlalu 'OP' , makanya langsung main tebas..
Harusnya kekuatannya seimbang .. supaya bisa berlama lama ..
Putra_Andalas
Cepet amat matinya...gk basa-basi nGopi dulu apa...
siKocak
koq akhirnya bisa begitu...????
seharusnya kan lebih makmur dan damai....
atau jangan jangan alam Tiansen dan Gushen cuma alam yang ada dalam ilusi,khayalan dan mimpi Zhi Sen.....????????
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!