NovelToon NovelToon
Dark Savior

Dark Savior

Status: tamat
Genre:Vampir / Manusia Serigala / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Fantasi Isekai / Barat / Tamat
Popularitas:66.4k
Nilai: 5
Nama Author: Dajo Gunz

Seorang pemuda yang mati bereinkarnasi ke dunia lain, sesampainya di dunia lain, dia langsung di hadapkan dengan kematian yang mengerikan dan dia terus mengalaminya sampai 10 kali dengan kematian yang berbeda di 10 dunia, sebelum menjadi gila, dia di lempar oleh dewi yang mempermainkan nasib nya ke pemanggilan pahlawan di dunia lain yang baru. Tapi baru saja sampai, dia di nilai tidak punya kemampuan, dia langsung di buang ke dungeon. Di dungeon dia bertahan hidup dan mengetahui kalau kematian dirinya sebanyak 10 kali tidak percuma dan membuatnya memiliki kekuatan luar biasa, sekarang dia menempuh perjalanan untuk membalas dendam kepada kerajaan yang membuangnya dan kepada dewi yang mempermainkannya. Bisakah akhirnya dia membalas dendam dan hidup tenang di dunia yang baru ?

Genre : balas dendam, fantasi, dark, werewolf

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dajo Gunz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 27

Jerome yang melihat Seiji dan Reiko berdiri di hadapannya dengan tatapan dari mata merah mereka yang tajam dan tersenyum sinis, mundur selangkah, wajahnya yang awalnya menunjukkan kesombongan mulai berubah menjadi marah, tapi dia mengurungkan niatnya dan memegang pundak murid yang berselisih dengan George dan Luther,

“Kita pergi....percuma melawan mereka...” Ujar Jerome.

“Kenapa senpai ? hajar saja mereka....” Ujar murid di sebelahnya sambil melihat Seiji dan Reiko.

“Percuma, mereka dapat rekomendasi dari Emily-sensei, akademi akan membela mereka, kita cari kesempatan lain.” Ujar Jerome.

“Tapi senpai...” Balas murid itu.

“Sudah, ayo....” Jerome merangkul murid itu pergi.

Anak buahnya yang berjumlah lima orang langsung mengikuti Jerome pergi meninggalkan cafetaria. Seluruh murid yang sedang berada di cafetaria langsung berbisik bisik, membicarakan Seiji, Reiko dan teman temannya. Sebagian menjelekkan mereka, sebagian takut pada mereka dan sebagian ingin mencoba mereka.

“Sudahlah, ayo kita pergi dari sini...” Ajak Seiji.

Kemudian ke tujuhnya keluar dari cafetaria dan pergi menuju ke kelas mereka. Sampai di kelas, Alan-sensei sudah menunggu untuk bertemu dengan mereka karena insiden di cafetaria.

“Sudah selesai ?” Tanya Alan-sensei.

“Sudah sensei...” Jawab Seiji.

“Bagus, aku khusus menemui kalian untuk memperingatkan, sebaiknya mulai sekarang kalian hati hati, banyak yang tidak senang pada kelas E, jangan sampai kalian menjadi bahan atau incaran kelas kelas lain, untuk sementara kita mengalah dan tunjukkan hasil kalian dengan berprestasi...mengerti ?” Tanya Alan-sensei.

“Sensei tidak menghukum kami ?” Tanya Cyriel.

“Aku tidak menyalahkan kalian, tapi aku menasihati kalian, kalau hal seperti barusan tidak berguna di pendidikan kalian.” Jawab Alan-sensei.

“Terima kasih sensei, kami mengerti....tapi kenapa sensei bisa tahu ?” Tanya Olivia.

“Aku kebetulan lewat, aku melihat semuanya dan aku yakin kalian pasti kembali ke kelas, karena tas kalian masih di kelas haha...” Jawab Alan-sensei.

“Oh begitu....” Ujar Luther.

“Baiklah, sekarang kalian pulang ke asrama, besok kita sudah mulai pelajaran kita...selamat sore.” Alan-sensei langsung melangkah keluar kelas.

Seiji, Reiko dan lainnya keluar dari kelas dan kembali ke asrama. Karena kamar Seiji dan Cryiel bersama sama, George dan Luther yang juga tinggal di asrama berkunjung ke kamar Seiji dan Cryiel.

“George, Luther, boleh aku lihat kartu pelajar kalian ?” Tanya Seiji.

“Untuk apa Solon-kun ?” Tanya Luther.

“Ada yang mau aku pastikan...” Jawab Seiji.

“Ini...” George memberikan kartu pelajarnya.

Setelah Luther juga memberikan kartu pelajarnya, Seiji melihat job mereka yang tertera di kartu pelajar, ternyata George memiliki job sebagai miner (penambang) dan Luther sebagai researcher (peneliti). Supaya adil dan tidak mencurigakan, Seiji juga memperlihatkan kartu nya kepada ketiga temannya.

“Hah...kamu koki, Solon ?” Tanya George.

“Yap benar...” Jawab Seiji santai.

“Sulit di percaya, sekuat kamu tapi jadi koki....” Ujar George.

“Dan Cyriel-kun ternyata scholar....aku baru tahu..” Tambah Luther.

“Begitulah, itulah sebabnya aku masuk ke kelas E walau mendapat nilai terbaik waktu ujian masuk.” Jawab Cyriel.

“Hahaha berarti kita kumpulan orang terbuang ya...” Ujar George sambil tertawa kencang.

“Hahaha benar juga....” Tambah Seiji.

Cyriel yang awalnya bersungut sungut akhirnya ikut tertawa, hanya Luther yang tidak tertawa walau tersenyum.

“Oh ya, satu hal, Cyriel, kalau bisa kamu jangan tunjukkan ke siapa siapa kemampuan sihir penyembuhmu...” Ujar Seiji.

“Kenapa Solon-kun ?” Tanya Cyriel.

“Untuk kelompok kita saja, repot kalau ada orang lain tiba tiba datang minta di sembuhkan oleh mu...” Jawab Seiji mengalihkan yang sebenarnya.

“Benar juga, aku mengerti....” Ujar Cyriel.

Kemudian tangan Seiji masuk ke dalam item box dan mengambil sebuah perisai usang yang dia ambil di dungeon, kemudian dia memberikannya pada George.

“Pegang George....” Ujar Seiji.

“Apa ini ? perisai ? kenapa kamu kasih aku perisai ?” Tanya George heran sambil mengamati perisainya.

“Pegang saja....” Ujar Seiji.

George memegang perisainya, tanpa basa basi, Seiji mencabut pistolnya dan langsung menembak perisai yang di pegang George. Sebuah kubah kecil keluar di depan perisai dan memantulkan tembakan Seiji ke seluruh penjuru kamar. Cyriel dan Luther menunduk sampai tiarap untuk berlindung, sedangkan George yang melihat nya menjadi sangat kebingungan.

“Wow...perisai ini sakti ya ?” Tanya George.

“Oi bahaya Solon-kun....jangan main asal tembak dong..” Teriak Cyriel.

“Hufff....tolong lain kali peringatkan yang lain dulu...” Tambah Luther.

“Maaf maaf....lalu George, kamu ada perasaan apa ketika ku tembak tadi...” Ujar Seiji.

“Aku tidak mengerti, tiba tiba ada kekuatan muncul dari dalam diriku dan aku melihat ada kubah yang melindungi perisai ini...” Ujar George.

“Kalian berdua lihat kubahnya tidak ?” Tanya Seiji kepada Cyriel dan Luther.

“Tidak tuh....perisai kayu biasa saja...” Jawab Cyriel.

“Ya...aku juga melihatnya hanya perisai biasa.” Tambah Luther.

“Sebenarnya aku juga melihat perisai itu hanyalah perisai biasa, sama seperti mereka berdua....mengerti tidak George ?” Tanya Seiji.

“Tapi aku tidak bohong, aku melihatnya...ah...tentunya kalian tidak akan percaya...aku tidak mengerti, apa tujuannya tes ini...” Ujar George.

“Yah mulai sekarang kamu pakai perisai saja....kalau perlu dua tanganmu memegang perisai ketika bertarung.” Ujar Seiji.

“Hah....aku ingin pakai senjata yang lain...” Ujar George.

“Yah, aku kasih tahu saja...” Balas Seiji.

George merenung, dia melihat perisai kayu yang sudah retak di tangannya dan memegang megang nya. Kemudian Seiji menoleh kepada Luther,

“Tidak perlu tes aku, aku sudah tahu apa sebenarnya job ku, itulah sebabnya aku pilih pilih teman....paham ya Solon-kun.” Ujar Luther.

“Oh jadi itu alasannya kamu diam saja di kelas dan menyendiri...baik aku mengerti.” Ujar Seiji.

“Job sesungguhnya ?” Tanya George dan Cyriel langsung.

“Haaah....baiklah, aku beritahu tapi tolong rahasiakan dan sembunyikan. Job asli George adalah phalanx yang bersenjatakan perisai, itulah sebabnya kamu melihat kubah barrier dan kita tidak. Job asli Cyriel adalah royal healer, itulah sebabnya kamu bisa memakai sihir penyembuhan.” Ujar Seiji.

George dan Cyriel yang mendengar ucapan Seiji terdiam, kemudian Luther juga mengatakan kalau dirinya adalah enchanter dan dia mempraktikkannya kepada George dengan memberikan sihir penguat tubuh yang tidak mungkin di lakukan oleh seorang researcher.

“Lalu kamu sendiri apa Solon ?” Tanya George.

“Maaf rahasia hahaha...” Jawab Seiji.

“Hah...kamu tahu job asli kami tapi kamu tidak mau memberitahu job mu, aku beanr benar kecewa.” Ujar George.

“Hahaha maaf bukan aku tidak mau beritahu, tapi aku bingung bagaimana memberitahunya..” Ujar Seiji.

“Maksud kamu apa Solon-kun ?” Tanya Cyriel.

“Dia jobbless......makanya aku terus mengamati dia seharian ini dan tertarik padanya....oh dan Reena-chan, adiknya, juga sama...” Jawab Luther.

“Hoho...kamu sudah tahu rupanya...memang hebat Luther. Maaf aku curiga padamu tadi.” Balas Seiji.

“Ya, aku mengerti, kalau aku jadi kamu juga pasti aku akan curiga...” Balas Luther.

George dan Cryiel yang mendengarnya sangat kaget sampai mulut mereka menganga, wajah mereka terlihat merasa iba kepada Seiji walau terlihat juga mereka tidak percaya karena baru mendengarnya.

“Hei...jangan berwajah seperti itu....alasan aku memberitahu kalian, aku minta bantuan kalian untuk menjaga kelas E, karena semua murid di kelas E memiliki job sekaliber kalian bertiga....aku percaya kalian dan tidak mungkin aku sendirian bersama Reena menjaga satu kelas.” Ujar Seiji.

“Hmm...begitu ya...aku mengerti Solon-kun.” Ujar Luther.

“Baik...serahkan padaku...” Ujar George sambil memukul dadanya.

“Aku mengerti, tapi aku masih penasaran, kenapa aku malah di masukkan ke kelas E ?” Tanya Cyriel.

Seiji menceritakan tujuan akademi kenapa memasukkan murid murid berbakat ke dalam kelas E. Setelah mendengarnya, Cyriel baru mengerti dan akhirnya merasa bangga. Selagi mereka berbincang bincang, “Trok.” Sebuah batu kecil mengenai jendela mereka. Ke empatnya melihat ke arah jendela dan “Trok.” Sebuah batu lagi mengenai jendela. Seiji berdiri dan melihat ke bawah, ternyata di bawah sudah ada Reiko, Olivia dan Disela sedang bersembunyi di semak semak malam malam. Seiji membuka jendelanya dan menjulurkan cambuknya ke bawah, Reiko membawa

Olivia naik ke atas, di susuk Disela yang memanjat sendiri.

“Halo...” Ujar Reiko.

“Kamu ngapain kesini ?” Tanya Seiji.

“Mau menumpang....kebetulan banyak yang mereka mau tanyakan dan kebetulan semua kumpul...bagus kan Olivia-chan ?” Tanya Reiko kepada Olivia yang di gendongnya.

“Uh...turunkan aku dulu...huff...” Jawab Olivia.

“Ayo cepat, nanti ada yang lihat...” Balas Disela yang masih di luar.

Akhirnya Reiko, Olivia dan Disela masuk ke dalam kamar Seiji, setelah menutup pintu mereka berkumpul. Reiko mengatakan ada hal penting yang harus di bicarakan pada Seiji.

1
Natagama Khalifatullah
/Plusone/
Natagama Khalifatullah
/Good/
Natagama Khalifatullah
/Plusone/
Natagama Khalifatullah
/Good/
anhar005
mau aja lu disuruh suruh ajg langsung bunuh aja kelar tuh
anhar005
rugi dong
Natagama Khalifatullah
/Good/
Natagama Khalifatullah
/Plusone/
Natagama Khalifatullah
/Good/
Natagama Khalifatullah
/Plusone/
Natagama Khalifatullah
/Good/
Natagama Khalifatullah
/Plusone/
smile:•
bentar bentar Vladimir?????apakah itu Vladimir Putin
Hamzah Fatih: halo aku penggemar pak Vladimir Putin
total 1 replies
Ashveil
Luar biasa
Natagama Khalifatullah
/Good/
Mizu Hoshino
plis bikin versi ke-dua tentang keturunan last immortal yang episode terakhir dan side-movie tentang last immortal di alam dewa

yang setuju like!
Mizu Hoshino
immortal belum berakhir dan masih berlanjut!

note:coba perhatikan episode terakhir 5 immortal tapi bukan immortal tapi ada tanda immortal dipunggung jadi itu adalah immortal versi modern atau CYBER-IMMORTAL
Dajo Gunz: lima super sentai, lima naga mecha, satu robot mecha besar gabungan lima mecha naga, musuhnya alam dewa. Sejauh ini konsep nya begini, tapi ragu hehe.
total 2 replies
Natagama Khalifatullah
/Good/
Natagama Khalifatullah: /Plusone/
total 1 replies
Nezuko caaan
Sampai apa an tuh?
Dajo Gunz: selang hehe, sudah ku revisi
total 1 replies
Nezuko caaan
Seperti nama nya antagonis di film adventure time
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!