Tentang seorang yang tidak ingin mengambil resiko dengan mengubah status hubungan menjadi lebih serius
" Kita emang engak pacaran , tapi kalo di tanya orang . Kamu punya aku ya "
Semakin dewasa kita engak butuh hubungan gak jelas . Yang penting selalu ada dan kabarin aktivitas
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dineefff, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
ANGGA PANIK
/// ENJOY///
Dengan rasa takut . Audrey masuk ke kamar mandi dan mencoba alat yang dia beli dari kemarin. Audrey mulai merasa tidak enak badan sejak 3 minggu yang lalu
Audrey pikir karena kecapean kerja . Tapi lama kelamaan ada rasa mual kalo ada wangi parfum yang terlalu menyengat, bagian leher nya juga pegel . Dan banyak lagi tanda tanda yang bikin Audrey memutuskan untuk mencoba nya
Audrey melebarkan mulut nya . Dia menutup nya . Ada rasa bahagia ketika alat itu bergaris dua . Tapi lagi lagi audrey memikirkan perkataan papa dan mama nya Owen
" Apa Owen mau turutin permintaan orang tua nya ? Apa Owen mau cari yang lain yang punya istri normal? Engak kaya gini bayi tabung ? " Tanya audrey
Audrey mengelus perut nya . Dari pada berasumsi yang tidak tidak. Lebih baik Audrey memutuskan untuk pergi kerumah sakit cek kandungan
Owen mengirimkan pesan . Menanyakan kenapa sudah seminggu Audrey tidak ke apartemen. Sebenarnya pekerjaan Audrey dan Owen lagi sendiri sendiri . Audrey ada tawaran lain
Jadi audrey tidak sempat untuk ke apartemen pagi hari. Audrey bersiap siap mau kerumah sakit
Setiba dirumah sakit . Audrey mengelus perut nyaa menatap kanan kiri di depan ruangan dokter kandungan
Beberapa ada yang di antar oleh suami , ada juga yang sendiri . Tak lama nomor antrian audrey di panggil
Drt...
Drt ...
Audrey mematikan panggilan dari Owen ketika sedang mengecek kandungan setelah urusan cek kandungan selesai . Audrey menghubungi kembali
( Kenapa sayang )
( Kamu dimana ? Kenapa engak kesini ? Udah seminggu aku engak ketemu kamu . Kangen) kata Owen
( Aku baru sampe tempat kerjaan aku , kamu dimana ? )
( Apartemen. Sayang ... bukannya waktu itu kamu bilang nunggu setengah bulan atau 2 bulan )
Audrey terdiam . Apa maksudnya? Apakah Owen menanyakan tentang kehamilan nya
( Maksudnya apa sayang ? )
( Itu sayang . Itu .... pengen)
Audrey menghela nafas
( Aku lagi datang bulan )
( Gagal dong.... )
( Iya lah . Nunggu seminggu lagi )
( hah astaga ... kelamaan dong )
( Hahaha... kamu lucu banget sih ) tawa Audrey
Saat Audrey mau menaiki lift . Audrey mematikan panggilan nya . Lift keadaan ramai dari pada kenapa kenapa
Tapi ponsel Audret tetap berbunyi . Hingga tiba saat di parkiran . Baru Audrey menghubungi kembali
( Sayang aku samper kamu ke bogor aja gimana ? )
( bukan nya kamu harus cek ke cafe . Aku belum cek bulan ini sayang . Tolong kamu kesana dulu)
( Aku cek nanti . Tapi habis itu ketemu kamu )
( Besok aja deh kita ketemu . Aku ke apartemen)
( Yaudah iya sayang . Besok kamu kesini ya istriku )
( Iya kesana . Kamu jangan lupa ke cafe . Tolong cek dulu. Aku engak sempet kesana )
( Iya nanti jam makan siang kesana sayang) kata Owen
( Yaudah. Aku mau lanjut kerja dulu. Bye )
🌻🌻🌻🌻🌻
🌻🌻🌻🌻🌻
Di tengah rapat serius . Ponsel Angga berdering 3 kali . Sampai akhirnya dia mematikan
Aldi menatap Angga di pojok sana . Whatsapp dari grup kelas nya membuat aldi menatap Angga
Tapi sahabat nya itu malah tetap serius yang sedang di jelaskan . Beberapa menit kemudian. Aldi memberi kode kepada Angga untuk melihat hp nya
" Hp gua mati . Ntar dulu " gumam nya
" Liat sekarang Liat! "
Angga menggeleng kepalanya. Ga tau apa lagi rapat serius begini
1 jam kemudian aldi langsung berdiri menyusulin Angga
" buka hp lo . Nada kecelakaan "
Angga langsung diam . Angga menyalakan hp nya dan keluar ruangan membawa tas nya . Saat itu juga Nada menghubungi Angga
( Kamu kenapa ? Aku baru selesai rapat )
( Aku ketabrak motor . Ini udah di asrama . Di bawa sama temen temen aku )
( Yaudah tunggu sebentar . Aku langsung kesana . Ini udah di parkiran)
( Aku tunggu ruang tamu ) kata Nada
( Iya. Sebentar ya . Ini langsung jalan )
Angga menghela nafas. Kenapa lagi Nada? Kenapa bisa ketabrak motor . Emangnya apa yang di lakuin Nada?
Angga memasukan motor nye ke asrama . Saat Nada melihat Angga. Nada langsung bangun
" kaki aku sakit. Ini diperban "
Angga mengusap wajahnya kasar . Angga beranjak jongkok melihat kaki nya di perban
" Jangan di pegang . Sakit "
Angga terus melihat nya . Angga berlutut menatap Nada
" Maafin aku tadi ga sempet angkat telepon kamu . Aku lagi rapat "
" Iya aku tahu kamu lagi rapat . Iya gapapa kak "
" Kamu kenapa bisa begini ? Bukan nya tadi ada di kantin aku liat ? " Tanya Angga
" Aku mau makan bakso di sebrang kampus. Aku nyebrang . Motor nya ngebut"
Angga menghela nafas
" Udah lah besok besok makan di kantin aja . Kenapa harus makan di luar ? Untung kaki nya cuma satu yang luka. Coba kalo tangan kamu , kepala kamu "
" Dih kantin rame . Lagian juga aku kesana sama temen temen aku " kata Nada
" bukan nya kamu kemarin udah makan bakso ? Kenapa makan bakso lagi ? "
" Makan mie " jawab Nada
" kemarin di warkop udah makan mie kan ?"
" Iya lagi kepengen "
Angga menghela nafas . Angga duduk di samping nya
" Hati hati kalo nyebrang . Kan aku udah pernah bilang depan kampus itu rawan kecelakaan "
" Iya "
" Engak masuk kerja hari ini berarti? "
" Ya masuk lah . Kerjaan aku di cafe kasir doang. Kasir kan berdiri. Aku bisa berdiri "
" Udah engak usah masuk . Istirahat aja " kata Angga
" Ga mau . Bos aku galak . Nanti aku di potong gaji aku . Lumayan kan" kata Nada
Angga tersenyum menatap nya
" bos nya galak . Emang nya kamu pernah di marahin ? "
" Iya . Cemburuan lagi " ejek Nada
" Karyawan nya juga ceplas ceplos . Gimana engak mau galak bos nya . Sekarang lagi sakit nih . Gimana bisa bekerja ? Cuma modal berdiri doang "
" hahaha ... ya bisa lah . Karena Karyawan nya engak mau rugi kepotong sehari "
Angga mengelus kepala Nada dengan kasih sayang
" Yaudah . Kamu boleh masuk kerja ! Kalo kamu capek . Gantian sama yang lain "
yg ada si Angga nya juga emosi an
rumit amat hubungan mereka .. capek rasa nya kedua nya msh pada egois