NovelToon NovelToon
Penghuni Kosan?

Penghuni Kosan?

Status: tamat
Genre:Horor / Eksplorasi-misteri dan gaib
Popularitas:919.8k
Nilai: 4.8
Nama Author: oktabebee

🚫 KISAH NYATA 🚫

TOK TOK TOK!!

Suara ketukan sebanyak tiga kali terdengar dari pintu kosanku di tengah malam buta.

Dari dalam kamar aku diam mendengarkan. Tidak ada suara langkah kaki di sana. Senyap.

TOK TOK TOK!!

Ketukan itu berbunyi lagi.
Aku menelan ludah. Malam buta begini, siapa teman kosan yang berani keluar kamar untuk mengetuk pintu?

Aku yakin itu adalah 'dia'.

'Dia' yang selama ini sudah menyapa kami, para penghuni kosan melalui suara tangisannya, suara eramannya, dan penampakan wujudnya.

'Dia' yang pada akhirnya mampu merasuki badan salah satu diantara kami.

Kalian yang pernah menjadi anak kosan, atau yang akan menjadi anak kosan, atau yang tidak pernah menjadi anak kosan sekali pun ...

Kemarilah, duduk bersamaku!
Akan ku ceritakan kisahku yang pernah menjadi anak kosan bersama 'mereka' para "PENGHUNI KOSAN?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon oktabebee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PPL (Part 6)

"AAAAA."

"CEPAT BAWA KESANA!"

"YANG LAINNYA JANGAN ADA YANG MELAMUN!!"

"AYO BANTU BACA DOA DAN SURAT-SURAT PENDEK!!"

Malam itu kacau. Anak-anak banyak yang kerasukan/kesurupan entah karena apa. Semua murid yang kesurupan di tempatkan dalam satu tenda. Di sana sudah ada bapak dan ibu guru SMK Mandiri mencoba menyadarkan murid-muridnya dibantu oleh seorang bapak-bapak dari bumi perkemahan itu sendiri. Sebut saja Pak Soleh. Pak Soleh sebagai pawang buper (bumi perkemahan) ikut membantu menetralisir keadaan karena beliau pasti paham tentang penyebab dari situasi yang sedang terjadi.

Sementara kami guru PPL, bertugas berjaga dan menenangkan anak-anak yang lain. Kami komandokan anak-anak untuk tetap diam di dalam tendanya masing-masing sambil berdoa dan mengaji.

"Fokus. Jangan pikirkan yang macam-macam!!"

Kalimat itu yang kami ucapkan lagi dan lagi.

Tapi ya, bayangkan saja. Namanya anak-anak. Seamannya mereka di dalam tenda, mereka tetap saja mendengar jeritan, tangisan, dan eraman dari teman-temannya yang kesurupan. Otomatis dalam diri mereka langsung mendarat rasa takut yang berlebihan juga. Panik. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan perasaan mereka saat itu.

Saat panik, pikiran kita kacau. Diri kita menjadi was-was yang berlebihan. Hingga jadilah mereka yang masih aman di dalam tenda juga ikut kesurupan.

Bayangkan, anak-anak sedang aman di dalam tenda, sebut saja 7 orangan. Lalu salah satunya kesurupan. Apa yang terjadi?? Yang 6 lainnya berhamburan keluar berteriak minta tolong.

Satu tenda berhamburan, otomatis tenda yang lainnya juga ikut berhamburan.

Kacau sekali memang.

Malam temaram di tengah bumi perkemahan dengan banyak suara binatang malam, dengan udaranya yang dingin menusuk kulit, seketika menjadi riuh gemuruh karena 'mereka' yang dengan ganas menyapa. Tak tanggung-tanggung, 'mereka' datang keroyokan menyerang anak-anak satu persatu.

Entah bagaimana ngerinya suara dari tenda-tenda kami jika di dengar dari bawah sana malam itu.

Di tengah hiruk-pikuk malam itu, aku terpikirkan Elisa. Dia apa kabar?

Tapi percayalah, di malam yang kacau itu, dia baik-baik saja.

Dia tidak ketakutan sedikit pun apalagi kesurupan. Dia duduk santai di tendanya sambil tengok kanan-kiri seolah tidak terjadi apa-apa.

Tapi sungguh, menurutku itulah yang paling mengerikan. Aku berpikir, mungkinkah 'teman' nya menjaganya??

Yaa, tentu saja.

'Makhluk' itu datang pada Elisa memang untuk menjaganya. Alasan utama 'dia' datang adalah karena 'dia' kasihan pada Elisa yang tidak mempunyai teman. Tapi bukankah dengan adanya 'dia' yang selalu di samping Elisa membuat anak itu jadi semakin tidak punya teman?

Jika kalian menjadi teman kelas Elisa, apa yang kalian lakukan? Beranikah kalian berdekatan dengan Elisa?

Aku sendiri ngeri. Karena saat aku SMA, aku pun punya teman yang seperti itu. Aku ceritakan nanti yaa. Saat ini kita fokuskan pada Elisa dulu.

Menurut teman-teman dan kakak kelasnya, Elisa adalah anak pendiam. Dia lebih suka berdiam diri di kelas dari pada bersama dengan teman-temannya jajan di kantin atau bermain di lapangan saat jam istirahat.

Elisa juga punya dua sisi diri yang berbeda.

Walau pun 'teman' nya itu mewujud menjadi sosok yang seumuran dengannya, tapi percayalah, sosok itu pasti sudah berumur puluhan bahkan ratusan tahun.

Jadi yang terjadi pada Elisa adalah, jika dia memang dirinya yang asli, dia akan berbicara layaknya anak-anak normal pada umumnya. Namun jika 'makhluk' itu masuk pada dirinya, Elisa akan berbicara dan bersikap sangat dewasa, jauh melebihi umurnya saat itu.

Masuk di sini bukan merasuki yaa. Makhluk itu masuk ke dalam tubuh Elisa hanya untuk berkomunikasi lebih dekat dengan Elisa.

Semua teman-temannya sudah paham, jika mereka berbincang dengan Elisa dan mendapat jawaban yang setimpal, maka dia benar Elisa.

Namun jika Elisa sudah bersikap anggun, bicaranya formal dan elegan, saat itulah semua temannya harus waspada. Karena mereka sedang berhadapan dengan 'teman' Elisa.

***

Malam penuh kengerian itu akhirnya berganti pagi. Udara dingin pegunungan menyambut kami dengan rasa yang sama. Namun berbeda dengan kami. Pagi itu kami malah sibuk berdesas-desus perihal malam tadi.

"Katanya banyak kepala domba dan domba-domba berlarian." Salah satu dari kami menjelaskan saat kami para guru PPL tengah sarapan di dalam tenda.

"Ada juga yang melihat sosok hitam tinggi besar dengan mata merah menyala." Lanjut yang lainnya.

Kuntilanak, pocong juga tak ketinggalan di sebutkan.

Dan aku bersyukur karena selama di perkemahan, aku sama sekali tidak di ganggu oleh 'mereka'.

Kalian pernah dengar tentang gunung dan laut yang bayak penunggunya?

Mengapa bisa begitu?

Dengar-dengar Dajjal pun bersemayam di bawah laut. Ada yang bilang juga di bawah gunung. Begitu kan?

Kenapa harus gunung dan laut?

Kalian juga pasti sering dengar kan cerita horor tentang pendaki yang hilang, tentang pendaki yang disasarkan entah kemana. Apalagi waktu-waktu kemarin yang sempat ramai di semua media mengenai pendaki yang hilang, THORIQ. Kalian tentu tahu kan kabar tentangnya?

Hilangnya Thoriq banyak disangkut pautkan dengan makhluk-makhluk itu. Ada yang mengatakan dibawa ke istana mereka, disembunyikan mereka, dan banyak lainnya.

(Apa pun itu, mari kita hadiahkan Alfatihah untuk ananda Thoriq 🙏)

Nah jadi apa sebenarnya yang terjadi dengan gunung dan laut??

Begini teman-teman.

Di dunia ini, kita selalu berdampingan dengan 'mereka', di mana pun kita berada. Bahkan di dalam kamar kalian saat ini pun mereka ada. Di kamar mandi, ada. Di taman kota juga, ada. Di supermarket pun ada, setan diskon namanya. Yang menjadikan ibu-ibu kalap mata jika melihatnya, wekekek ✌

Kembali pada pembahasan gunung dan pantai.

Di sekeliling kita, juga banyak penunggunya. Entah makluk apa pun itu. Tapi mereka tidak akan bisa mencelakakan kita seperti mereka makhluk di gunung. Makhluk di sekitar kita tidak sekuat mereka.

Mengapa mereka bisa kuat??

Jawabannya, karena tidak ada suara adzan yang terdengar di laut dan gunung. Dan tidak ada suara orang mengaji. Itulah yang membuat 'mereka' semakin kuat dan menjadikan gunung dan laut sebagai istananya.

Itulah juga yang menjadi alasan mengapa kita diminta untuk mengumandangkan adzan jika ada salah satu diantara kita yang hilang di gunung. Karena kekuatan adzan sebesar itu.

MahaBesar Allah dengan segala kuasanya.

Jadi teman-teman, kita sebagai manusia, jangan lelah untuk terus membentengi diri dengan ilmu-ilmu agama. Dengan rajin ibadah dan membaca kalam-Nya setiap hari.

Sudahkah kita mengaji hari ini?

Jangan pernah biarkan al-quran kita hanya sebagai penghias lemari yang akhirnya berdebu tak tersentuh di sana.

Jangan yaa!! 😘

Ada suatu kalimat bagus yang aku dapat mengenai Al-quran, begini :

"Guru, seberapa banyak aku harus membaca Al-quran?" Seorang murid bertanya pada gurunya.

Lalu sang guru menjawab, "Tergantung seberapa banyak kita ingin bahagia".

Resapi yaa teman-teman.

Jadi, seberapa banyak kita ingin bahagia??

Silakan sesuaikan sendiri dengan kadar kerajinan kita dalam membaca Al-quran yaa 🤗

1
Ros
bener banget, apalagi pas waktu cuci muka pasti ngebayangin sosok serem
Pena Hitam
serius tor kisah nyata otor?
Tua Jemima
membosankn
Arfita Widiya83
bagus banget ceritanya thor, apalagi kisah nyata...👍👍👍..aq orgnya rada penakut tp seneng banget baca cerita horor...apalagi kisah nyata...😊😊
dineeeey: Hai , mampir yuk ke novelku yang berjudul
" WANITA SIMPANAN ( end ) , FIRST LOVE (end) , DI BALIK POLOSNYA ( end ) & DENDAM DI MASA LALU" dijamin seru dan bikin emosi
total 1 replies
Retno Endha
kok pas bener wkwk
Retno Endha
bagus
Chandra Sulistia
kalau di tempat aku Sumbar penampakan harimau biasanya kami panggil Inyiak....
R⃟ Silu ✰͜͡w⃠🌻🍆(OFF)
padahal Miss Kun pengen nemenin bang Farhan ngopi lho....
R⃟ Silu ✰͜͡w⃠🌻🍆(OFF)
semoga ada cerita ha ha hi hi yg baru 🤣 yg lebih greget
R⃟ Silu ✰͜͡w⃠🌻🍆(OFF)
aku anak rumahan
🔻⭐™❌-hugo bless⭐🔹
jangan2 s bambang d bw sama siluman prnunggu telaga keramat d situ thor.... 😱
🔻⭐™❌-hugo bless⭐🔹
tempat kami waduk namanya. tempat pembuangan air. d situ jg banyak ikannya.. bahkan jln d situ banyak anak2 muda yg suka main balapan kalau d malam hari. tak hayal berapa org dari mereka yg tewas d tempat akibat main balapn motor. bahkan kemaren sore anak2 SMA habis konvoi karena habis ujian mrreka bawa motor ngebut2 d waduk akhirnya anak SMA yg crwek tewas d tempat akibat motor laga motor.. tamat sekolah tamat pula umurnya. kasian ortunya. untungnya d mana kalu main kebut2 an.
🔻⭐™❌-hugo bless⭐🔹
kalo d tanya betah pasti ada sesuatu yg ganjil ya toh...
🔻⭐™❌-hugo bless⭐🔹
berarti bus hantu yg d naikinya...
🔻⭐™❌-hugo bless⭐🔹
kok aku ikut mules dengerin cerita hp nya gerak sendiri. mana dah malam lg. perut ku jd setres thor...
🔻⭐™❌-hugo bless⭐🔹
aku mantan anak asrama.
asramanya brkas rumah sakit gak terpakai lg. bayangin aja gimana....
Karindaaa 11
kirain kelanjutannya🤪
aal lia
eh kirain ada cerita kelanjutannya. ditunggu lanjutan ceritanya thor
Oh Dewi
Wah, waktu aku baca novel kakak aku masih jadi anak kosan. Sekarang alhamdulillah udah ngga hehe... jadi ga parno lagi.

Btw kak, mampir juga ya ke novel aku...
Aku iseng-iseng kak, maanfaatin waktu luang yang kebanyakan gara-gara jadi pengangguran.

Judulnya (Siapa) Aku Tanpamu
Bambang Setyo
Anak kost mana ini 😁😁😁😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!