NovelToon NovelToon
Jodoh Memang Tidak Kemana

Jodoh Memang Tidak Kemana

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Petualangan / Romansa-Teen school
Popularitas:74.5k
Nilai: 4.8
Nama Author: Nurpadillah Ramadani

mengisahakan perjalanan seseorang yang bernama Atika yang berkuliah diluar negri.

bagamana ceritanya ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurpadillah Ramadani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPS.26 Dia Lagi

Pagi hari, sama seperti biasa, Atika disambut hangat oleh Dinda di dalam kelas.

Saat pelajaran dimulai, semua siswa hanya fokus kedepan, mendengarkan penjelasan dari guru. Pada saat yang sama Atika merasa di luar jendela terdengar ketukan dari luar, diapun berbalik. Karena Atika duduk didekat jendela, jadi mudah untuk melihat siapa orangnya.

"Hah! Dia lagi, ngapain kesini?" umpat Atika dengan suara pelan, lalu memalingkan wajahnya.

Saat Atika berbalik untuk yang kedua kalinya, mata mereka tertangkap satu sama lain, tapi tak begitu lama, karena Atika mengakhirinya duluan, saat Atika membukakan sedikit jendelanya, agar lebih mudah untuk mendengarkan suara yang sedari tadi keluar dari mulutnya, tapi tidak tertangkap ditelinga Atika. Saat Atika bertanya, "Kenapa?"

"Aku cuma lewat aja, dan gak sengaja nemuin kelasmu," ucapnya dengan sangat waspada. Yah, bagaimana tidak waspada, sekarang saja sudah mulai pelajaran pertama dan dia belum masuk kelas sama sekali, pastinya nanti kena hukum.

"Oh," balas Atika singkat.

"Oh iya, nanti kekantin barengan yuk!"

"Mungkin gak bisa, soalnya aku sama temen" sambil menunjuk Dinda yang sedang fokus memperhatikan penjelasan dari guru.

"Oh, kalau itu gak jadi masalah, biar aku aja yang gabung sama kalian" dia pun berlalu pergi, saat Atika telah mengaggukkan kepalanya.

"Huh! yang bener aja, ngajak makan bareng, tapi namanya aja gue gak tau. Masa iya?" Atika masih melihat keluar jendela, saat dirasa laki-laki itu sudah menghilang barulah Atika berbalik kembali.

***

"Astaga" saat Atika berbalik tiba-tiba saja kepala Dinda pas didepannya, jaraknya pun sangat dekat. Siapa saja pasti akan kaget kalau melihat wajah Dinda.

"Lo ngapain liat jendela terus. Ada yang rusak?" tanyanya menyelidik, masih dengan posisi yang sama. Tetapi Atika berusaha menjauhkan wajah Dinda agar menjauh, bagaimana mungkin dia bicara dengan posisi yang begitu dekat, "Jauh-jauh dikit napa?" Atika seperti sedang mengusir lalat yang beda didepannya. Disitulah Dinda baru menjauhkan dirinya dan berbalik kedepan agar tidak ketahuan guru yang sedang mengajar.

"Lo, ngapain tadi?" ucapnya dengan tetap fokus kedepan, tapi suaranya bertuju ke Atika.

"Cowok yang kemarin, datengin gue"

"Dari mana dia tau kalau ini, kelas kita?"

"Mana gue tau"

"Ngapain dia kesini?"

"Dia cuma mau ikut makan bareng, sama kita," lanjut Atika yang masih fokus kedepan, agar tidak diketahui guru maupun siswa lain.

"Teruss,,Lo iya in?"

"Iya! Kenapa emang?"

"Hah! Yang benar aja, lo kan tau porsi makan gue kayak mana. Apalagi gue belum sarapan, pasti gak bisa kalau cuma makan dikit doang."

"Ngapain sih ngejaga image banget di mata cowok. Lo mau ngapain aja pasti dibilang cantik juga."

"Ah, taulah. Nanti liat keadaan perut aja, kalau perut mintanya lebih, gue lebihin. Kalau gak, yah gak juga."

"Yaudah"

Atika mengakhiri pembicaraan, agar siswa yang lainnya tidak terganggu. Tapi nihilnya..

"Kalian bisa gak diam, kita ini lagi belajar bukan ngerumpi!" ucap ketua kelas perempuan, yang berada di depan Dinda, mungkin sedari tadi mendengar pecakapan mereka.

"Iya bisa kok. Pembicaraan kita sebenarnya sudah berakhir, tapi kamu yang sambungin lagi," ucap Atika, yang merasa geram.

"Jadi maksud lo,, gue yang salah gitu?" ucapnya seraya berbalik kearah Atika.

"Iya, emang. Terus harus dibilang apa?"

"Wah! Lo jangan lupa yah, gue itu ketua kelas disini!"

"Terus, apa masalahnya?" lanjut Dinda

"Gue bisa laporin kalian, kalau kalian di belakang cuma ngerumpi," ucapnya dengan senyum meremehkan.

"Dasar, cuma menggunakan kekuasaan"

"Apa lo bilang, Tika?"

"Gak dengar?"

"Mau gue ulangin lagi?"

"Huh! Dasar, awas aja."

Pelajaran pun berlanjut, dengan tenang. 4 jam berlalu dengan pelajaran Matematika,

"Akhirnya istirahat juga.."

.

.

.

.

.

.

.

Bersambung~

1
Imas Nengsih
j
Suhaeroh van Djabir
kok cerita nya seperti ini
Fitria Saleha
kak maaf suaranya ko mendem y ke gedean musiknya
Fira Ummu Arfi
likeeeeee kak 😁

tinggalin jejak jg di Novelku yaa ASIYAH AKHIR ZAMAN 🥰
Asni J Kasim
8 like mendarat. Semangat kak 💪💪
aurel
hai kak aku udah mampir kalau mau yuk mampir karya aku " the mafia is my husband " jngan lupa tingal kan jejak salam kenal dari liana
@M⃠ⁿꫝieʸᵃɴᵉᵉʰʜɪᴀᴛ𓆊🎯™☂⃝⃞⃟ᶜᶠ
salam kenal kakak

cinta pak bos hadir😘

mampir yuk kak

semangat teruss💪
Susi Ana
kpn up?
Neng Yuni (Ig @nona_ale04)
Bom like mendarat kak, salam dari Princess Swan's Love, dan May I Love For Twice. semangat 😊
Caca 🗿🐒
semangat thor!!
jangan lupa mampir yaa ke karya ku yang berjudul My bad boy friend yaahhh terima kasih
Alfi
semangat up thor.
salam dari
jodoh yang tertunda

cinta dalam ikhlas
Sindi Paulia
semangat 😘
salam manis dari JUST TO MET😘
Aerik_chan
Perut apa karet bisa elastis...🤣🤣

Boleh banget mampir "AJARI AKU MENCINTAIMU DENGAN IMAN"
Ai
next up! semangat nulisnya thorr🤗
.
.
.
salam dari "Diakah Jodohku "☺
Jangan lupa tinggalkan jejak 😉
Noejan
Boomlike yg tertinggal, semangat terus!
Noejan
Mampirrr😅
🍎☘Vika🍒
8 like ku hadirkan untmu thor.

mampir balikk ke novel ku ya.
🍎☘Vika🍒
8 like ku hadirkan untukmu thor.

mampir juga ya ke novel ku
Tutanuya
semangat
Desrayanii
Like 💕💕⚘

Salam "Kasih Yang Tertunda & Detektif Cinta Anti Cinta"
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!