Karena terancam dideportasi dan tidak mau pulang ke negara asalnya, Celine nekat mengacaukan pernikahan Cedric dan mencoba menjadi pengantin pengganti supaya mendapat visa menikah.
Apa usaha Celine akan berhasil?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DHEVIS JUWITA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sangat Estetik
Mau dijelaskan bagaimana pun juga, Cedric tidak akan mengerti dan Celine sudah malas.
Perempuan itu keluar dari resort dan berjalan menuju pantai. Semua hal ini terjadi karena ulahnya sendiri yang tidak mau kembali ke negara asalnya.
"Kurang beberapa hari lagi, bagaimana kalau kita tidak bisa menjawab pertanyaan dari Paul?" gumam Celine.
Seharusnya bulan madu ini mendekatkan hubungan pasangan pengantin baru itu tapi Cedric justru bersenang-senang sendiri ditambah ada Eve si pengganggu.
Celine membawa kaki telanjangnya untuk menikmati pasir di lautan. Dia jarang pergi ke pantai karena memang tidak bisa berenang.
Kalau dipikir-pikir, banyak hal yang tidak bisa dia lakukan karena dia selalu menyibukkan diri dengan pekerjaan.
Sebenarnya pernikahan dengan Cedric menjadi awal baru bagi Celine.
"Darling..." panggil Cedric yang menyusul istrinya. "Kenapa pergi begitu saja?"
Celine yang mau menghindari suaminya itu berlari menjauh.
"Hei, mau kemana lagi?" Cedric berusaha mengejar perempuan itu.
Awalnya mereka berkelahi sekarang menjadi kejar-kejaran.
"Kena kau!" Cedric menangkap tangan Celine lalu membanting perempuan itu ke pasir pantai.
"Ini kotor, Ced!" protes Celine.
"Biar kau tidak kabur lagi," Cedric menindih tubuh Celine yang berada di bawahnya.
"Kita dilihat banyak orang," ucap Celine yang berusaha mendorong Cedric supaya menjauh darinya. "Cepat lepaskan aku!"
"Tidak mau! Lagipula kita suami istri yang sedang berbulan madu, mereka pasti mengerti," balas Cedric. Dia menunduk karena ingin mencium Celine di bawah sana.
Saat bibir keduanya beradu, Celine yang sebelumnya berontak jadi menikmati.
"Lihatlah mereka, mereka bukan seperti pengantin yang terpaksa menikah," komentar Ryan yang melihat keduanya dari kejauhan.
"Tinggal tunggu waktu saja sampai mereka sadar," timpal Leon.
Mereka memutuskan untuk pergi karena tidak mau mengganggu bulan madu Cedric, lagipula mereka harus mengurus Eve supaya tidak berbuat kekacauan.
Mengingat Eve, buru-buru Celine mendorong Cedric untuk melepas ciuman.
"Kau sudah benar-benar membereskan masalah Eve, bukan?" tanya Celine.
"Tenang saja, Eve tidak akan berani mengganggu kita lagi," jawab Cedric.
Pikiran Cedric itu ternyata salah karena Eve sudah merencanakan sesuatu, perempuan itu tidak terima dijebak oleh Cedric, Eve akan balas dendam.
"Kalau aku tidak bisa memiliki Cedric maka yang lain juga tidak boleh," ucap Eve. Dia berusaha mencari informasi mengenai Celine secara detail.
Dan Eve mendapatkan apa yang dia mau, sekarang perempuan itu tahu kenapa Celine bisa nekat menggagalkan pernikahannya.
Eve akan menjadikan kelemahan Celine untuk mundur dari keluarga Everon.
"Aku akan pergi ke negara perempuan itu berasal," ucap Eve, bibirnya tersenyum smirk karena di kepalanya sudah terancang sebuah rencana.
Eve benar-benar melakukan perjalanan ke negara asal Celine untuk mencari keluarga dari perempuan itu.
Butuh waktu beberapa jam sampai di negara tujuan dan Eve langsung mendatangi tempat di mana mommy Celine bekerja.
Di usianya yang sudah tidak muda lagi, mommy Celine bekerja di sebuah restoran cepat saji.
"Saya pesan hotdog dan minuman soda," ucap Eve memesan.
"Silahkan menunggu pesanan," mommy Celine segera menyiapkan pesanan Eve itu.
Sementara Eve mengamati wajah mommy Celine yang terdapat beberapa lebam pasti ibu kandung Celine itu mengalami kekerasan.
"Wajah anda tampak tidak asing," komentar Eve seraya mengeluarkan ponselnya. "Anda sangat mirip dengan teman saya!"
Mommy Celine melirik sejenak ponsel Eve dan terkejut ada foto Celine di sana tapi buru-buru dia memalingkan wajah.
"Saya tidak mengenalnya," ucap mommy Celine.
semoga dilanjut lagi.
makasih karyanya kak thor