NovelToon NovelToon
Jeratan Tuan Sempurna

Jeratan Tuan Sempurna

Status: tamat
Genre:Cintapertama / One Night Stand / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Percintaan Konglomerat / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 4.9
Nama Author: KOHAPU

"Menikahlah denganku, aku akan memberikanmu uang untuk balas dendam. Habiskan semua uang, bahkan semua uang yang ada di rumahku..." Kalimat yang diucapkan oleh seorang pemuda rupawan, dengan tubuh sempurna, mengecup bibirku. Harum parfumnya yang maskulin telah menyatu dengan tubuhku.

Semalam kami memang melakukannya, benar-benar melakukannya. Pria yang paling sempurna di kantor tempatku bekerja, tampan, pintar, karier cemerlang. Apa yang kurang darinya? Kenapa dia mau-maunya tidur dengan si cupu muka jerawatan sepertiku.

Keberuntungan yang gila-gilaan!

*
Namaku Valentino, manager pemasaran. Tidak memiliki ambisi maupun cinta. Tapi ketika gadis berkacamata ini berani menentang dan menamparku di hadapan umum, saat itulah aku sadar. Aku membutuhkan gadis ini, predator yang akan aku bawa ke dalam rumah untuk melawan ayah dan ibu angkatku.

Memberinya cinta, dia akan menjadi kesatria. Sedangkan aku akan memeluknya dari belakang. Itulah aku, yang ingin bersembunyi di bawah rok istriku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KOHAPU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lempar Saja

"Tunggu! Apa hubungan kalian!?" tanya Wijaya menatap aneh ke arah Haris dan Zizy.

"Kami teman satu kampus, Zizy yang mengenalkanku pada Susan. Sudahlah keluarga tidak tahu malu seperti kalian sudah mendarah daging..." Ucap Haris hanya dapat menghela napasnya, menatap Susan dan Tia yang memiliki hubungan kerabat walaupun cukup jauh.

"Zizy! Aku tahu ini akal busukmu kan untuk merebut Haris!? Kalian bukan sekedar teman! Itu yang membuatku cemburu hingga memilih pria lain! Ta...tapi Haris aku akan memaafkanmu. Kita sama-sama khilaf." teriak Susan menyalahkan, air mata masih membasahi pipinya. Tidak terima hubungannya berakhir begitu saja. Tidak ada yang dapat dilakukannya selain menyalahkan wanita ini dan Haris. Tapi memang benar kan? Mereka terlalu dekat, mungkin kedekatan yang berubah kala Zizy mengatakan memiliki kekasih padanya dan Haris.

Zizy dan Haris semakin menjauh dan pada akhirnya Susan menjalin hubungan dengan Haris. Pria yang selalu menghargainya, membelikan segalanya untuknya, juga melindunginya. Hanya karena dirinya dekat dengan pria lain hubungan ini berakhir? Tidak terima, tidak dapat diterima.

Mungkin hanya perasaan serakah yang sejatinya tersisa. Jika Valentino menyukai Susan, mungkin semuanya akan berbeda Susan sendiri yang akan memutuskan hubungannya dengan Haris. Namun, Valentino menolaknya di depan umum, karena itu rasa ego dalam dirinya tidak akan membiarkan Haris juga meninggalkannya.

"Susan, aku dan Zizy berteman kami saling menghargai. Ketika dia mengatakan memiliki kekasih, aku menjauh. Kemudian menerimamu. Apa ada setelahnya aku berbicara berdua dengan Zizy? Apa ada setelahnya dia meminjam laptopku dan sembarangan masuk ke kamarku seperti dulu? Kami hanya teman! Tidak memiliki hubungan apapun! Kamu yang selingkuh dua kali ketika kita pacaran! Aku sudah cukup bersabar! Dan sekarang kamu mengatakan pada Zizy kita sudah putus untuk mendekati atasan kalian? Gobl*k! Aku bukan pria bodoh! Sudah tiga kali kesempatan yang kamu sia-siakan!" teriaknya murka.

"Haris! Dia menyukaimu, hanya ingin merusak hubungan kita." Pinta Susan lirih.

"Aku sudah bilang! Aku sudah menikah dengan konglomerat! Bukan dengan pacarmu!" Zizy menghela napas kasar."Sudah kamu pulang sendiri, aku pesan taksi saja," ucapnya pada Haris.

"Jangan fikirkan wanita tukang selingkuh ini. Biar aku antar, lagipula saat di kampus dulu kamu banyak membantu skripsiku." Haris tersenyum ramah. Entah apa yang ada di hati manusia, tidak akan ada satu orangpun yang dapat menembaknya.

"Tunggu! Aku yang mengantarnya!" Ucap Valentino datang tiba-tiba, menarik tangan Zizy. Berjalan berjalan menuju tempat parkir.

Semua orang terdiam, termasuk Susan menatap makhluk aneh ini yang tiba-tiba masuk dalam perdebatan mereka.

"Kamu siapa!?" tanya Haris mencoba menghentikan Valentino yang akan meninggalkan lobby.

"Siapa? Pastinya bukan pria rendahan yang plin-plan. Tidak dapat membedakan batasan antara teman, tidak mengenali perasaannya sendiri. Ingin merebut istri orang lain? Tidak tau malu! Dengar baik-baik! Aku adalah---" Kalimat penuh penekanan dari Valentino disela.

"Manager! Dia manager marketing! Manager kami tersayang! I...iya kan pak manager?" Ucap Zizy terbata-bata sedikit melirik ke arah Susan. Tidak ingin ada orang yang mengetahui dirinya menikahi idola sejuta umat. Dapat dibayangkan olehnya, kritikan yang akan didapatkannya, dimana seekor punggung menikah dengan rembulan.

Valentino mengenyitkan keningnya."Manager tersayang?" batinnya entah kenapa rasa kesalnya menjadi rasa bahagia tingkat tinggi.

"Iya, perkenalkan aku Valentino. Zizy akan pulang bersamaku. Aku akan mengantarnya dengan aman ke ranjang suaminya." Jawaban menohok dari Valentino yang membuat wajah Zizy pucat pasi.

Menelan ludahnya, tenaganya sudah habis tidak bersisa. Matanya menatap ke arah wajah Valentino yang tersenyum tanpa dosa. Apa maunya makhluk ini? Hal yang sejatinya belum dipercayai olehnya, bagaimana makhluk ajaib ini dapat menikah dengannya.

"Ranjang suaminya? Aku sudah berteman dengan Zizy dari saat kuliah. Tidak mungkin aku berselingkuh atau menjalin hubungan dengannya. Kamu mengatakan hal seperti itu bagaikan aku menyukai Zizy. Dan berniat memilikinya!" Cibir Haris tidak mengerti dengan pria di hadapannya.

"Firasat! Hanya pria yang mengerti tentang firasat pria. Apa yang ada di otakmu sudah dapat aku terka dari awal. Tidakkah kamu kecewa saat dia mengatakan sudah punya pacar seorang tukang ojek? Karena itu kamu sembarangan memilih wanita, membahagiakannya agar rasa tertekan dalam dirimu hilang." Kalimat yang diucapkan Valentino membuat senyuman di wajah Haris memudar. Dua orang yang saling menatap mengantarkan aura permusuhan yang kental.

Hingga tiba-tiba seseorang menyela mereka. Wanita cantik nan imut, bahkan gula pun kalah manis dari wajahnya, dengan pakaian modis melekat di tubuhnya."Kenapa kalian seperti bertengkar memperebutkan Zizy? Seharusnya kalian bertengkar memperebutkanku!" Ucap Susan ada diantara dua orang pria.

Ini adalah yang ada dalam imajinasinya, Valentino dan Haris memperebutkannya. Tapi kenapa dua orang yang tidak memiliki ikatan apa-apa dengan Zizy, malah bertengkar karena Zizy? Seorang wanita yang mungkin menikah dengan juragan kambing di desa.

Valentino mengenyitkan keningnya, tersenyum menghina. Kemudian menarik tangan Zizy meninggalkan tempat tersebut.

Sedangkan Haris terlihat tidak senang dengan pria ini. Dirinya dan Zizy memang hanya sahabat bukan? Tidak memiliki perasaan lebih.

Atau mungkin ada? Perasaan yang sejatinya tidak diketahui olehnya.

"Sayang..." Susan datang mendekatinya, pria yang menepis jemari tangan mantan kekasihnya.

"Kita sudah putus! Kamu ingin mendekati Valentino atau siapapun terserah padamu! Aku tidak akan pernah peduli lagi!" Tegasnya.

Berjalan hendak ke mobilnya meninggalkan tempat tersebut. Namun dengan cepat Susan berusaha menghentikannya."Aku pulangnya bagaimana?"

"Boncengan bertiga, ada mantel kelelawar kan?" Ucap Haris menatap sinis ke arah dua orang yang ada di lobby tentunya Wijaya dan Tia.

"Haris! Aku menyukaimu! Aku tulus menyukaimu! Ini cuma karena aku cemburu..." Ucap Susan lagi berbelit-belit.

Pemuda yang mengenyitkan keningnya, tetap berjalan ke dalam mobilnya. Meninggalkan Susan yang berusaha mengejarnya.

Jaksa itulah pekerjaannya. Gaji yang lumayan tinggi, untuk seukuran dirinya yang baru meniti karir. Pemuda yang terlihat gelisah menyetir mobilnya.

Firasat, itulah yang ada dalam benaknya. Wijaya tidak menyukai Zizy sama sekali, benar-benar terlihat. Karena itu walaupun sudah dua tahun menjalin hubungan kasih dirinya tidak percaya begitu saja dengan ucapan Susan. Tentang Zizy yang berhubungan di luar nikah dengan Wijaya. Namun, karena Susan terus-menerus membujuknya dirinya kemari hanya untuk memastikan saja.

Tapi seseorang bernama Valentino berbeda. Benar-benar tatapan mata yang membuatnya tidak nyaman. Tangannya gemetar.

Kriet!

Pemuda yang membanting setir ke arah tepi jalan raya. Menyandarkan punggungnya di kursi pengemudi menenangkan diri. Tangannya masih gemetar hingga saat ini.

Bukan hubungan biasa, pemuda itu menatap Zizy dengan cara yang benar-benar berbeda. Hari ini hujan turun dengan lebat, apa yang mereka lakukan? Apa benar pemuda itu akan mengantar Zizy pulang?

"Mengantar ke ranjang suaminya!?" Haris tersenyum, namun raut wajahnya terlihat geram.

Pemuda yang terdiam sesaat, mengusap wajahnya."Muka minyak jelantah (Zizy) sudah seharusnya menikah dan punya anak..." ucapnya berusaha senormal mungkin. Padahal entah kenapa hatinya sakit, mengingat temannya yang jelek.

1
jumirah slavina
astagaaaaaaaa Zi... mantra'mu

🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
✨Susanti✨
semangat terus berkarya
sukses ya kak💪
✨Susanti✨
akal-akalan mereka ini kayaknya
✨Susanti✨
yess
✨Susanti✨
ada masanya semua akan berbalik
✨Susanti✨
malangnya sutra
✨Susanti✨
ada kalanya semua akan berbalik
✨Susanti✨
sudah bosan hidup
✨Susanti✨
gaakan jadi cerita jika tidak ada kesalahpahaman 😩
✨Susanti✨
semangat kak
✨Susanti✨
🤣🤣🤣
✨Susanti✨
😩😩😩 tak kira beneran, padahal udah mau mewek
✨Susanti✨
tuh kan 😩😭😭
✨Susanti✨
apa bakal ada tragedi kah?
✨Susanti✨
semangat kak 😩🤣🤣
✨Susanti✨
curiga sama gangga ini🤔
✨Susanti✨
sampe ikut emosi bacanya
✨Susanti✨
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
widya widya
Hebat Arya. Orang baik, hidupmu kedepannya pasti akan baik 🙏
widya widya
Mampir mau baca kisah putra Nadila 😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!