NovelToon NovelToon
Jangan Bedakan Aku

Jangan Bedakan Aku

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:503.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: Yenita wati

Menjadi anak yang dibedakan oleh ayah kandung sendiri memang sangat menyakitkan. Itulah yang terjadi pada Anisa, gadis cantik dan baik hati yang dibedakan dengan adiknya hanya karena pepatah kuno. Tak hanya itu, adiknya yang bernama Salsa sangat membencinya karena selalu dipuji tetangga karena rajin dan ramah.

Anisa yang selalu mendapatkan perlakuan berbeda pun hanya diam dan menerima apapun keputusan sang ayah. Hingga akhirnya, ketika seorang pengusaha kaya ingin melamarnya, lagi-lagi dia harus mengalah pada adiknya yang menyukai pria itu. Dia menggunakan cara berbeda agar pria itu mau menerima adiknya, yaitu menikahi pria sopir angkot yang menyukainya selama ini.

Namun, bagaimana jadinya jika ternyata sopir angkot itu adalah seorang CEO yang sedang menyamar? Dan apa yang terjadi saat Anisa melihat bahwa suami adiknya malah melakukan KDRT dan menjadikan Salsa pembantu di rumahnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yenita wati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Setelah Menikah

Pagi menjelang, Anisa bangun saat adzan Subuh sudah berkumandang. Dia pun membangunkan suaminya untuk melaksanakan salat subuh berjamaah. Mereka tidak melakukan mandi wajib terlebih dahulu karena tidak terjadi apa-apa tadi malam.

Anisa mengatakan pada Adit bahwa dia belum siap untuk hal itu. Dia masih butuh waktu untuk benar-benar menerima Adit sebagai suaminya. Adit tidak marah, dia hanya tersenyum dan mengangguk meski di dalam hatinya terasa sangat sakit. Dia mengira Anisa telah mencintainya. Namun, setelah Anisa menceritakan semuanya, barulah dia mengerti bahwa wanita itu sedang menghindari Bagas agar pria itu mau menjadi pendamping hidup Salsa.

Adit pun bangun dan mengambil wudhu, lalu salat berjamaah dengan Anisa. Sesuai salat, Anisa pun pergi ke dapur untuk membuatkan sarapan dan juga teh untuk Adit.

Di rumahnya, rupanya sudah ada beberapa tetangga yang datang untuk membantu membereskan barang-barang sewaan yang akan dikembalikan hari ini.

"Wah, pengantin baru udah bangun? Kok rambutnya nggak basah? Mandinya tadi malam, ya?" goda Bu Asih sambil membantu Dewi membereskan piring-piring yang ada di dapur.

Anisa hanya cengengesan tanpa bisa berkata apapun. Mana mungkin dia mengatakan bahwa mereka tidak melakukan apapun tadi malam?

Dia pun langsung menuju kompor untuk memasak sarapan pagi ini. Nasi goreng pilihan yang tepat karena masih banyak ayam dan daging yang tersisa bekas hajatan kemarin.

Selesai memasak, Anisa pun menghampiri Adit dan memberikan sarapan itu. Adit menikmati sarapan yang dibuat oleh sang istri dengan penuh kenikmatan. Masakan Anisa memang enak, dan itu sebuah fakta yang semua orang mengetahuinya.

Selesai sarapan, Adit pun ikut membantu orang-orang untuk membereskan barang-barang yang ada di depan rumah. Ada beberapa bapak-bapak yang turut membantu petugasnya.

"Ini suaminya Anisa, Pak?" tanya salah seorang pekerja pada Ramli.

"Iya, dia ini menantu saya."

"Wah, Anisa kayaknya harus mempersiapkan mental ini, Pak."

"Oh iya, saya tau. Adit kan bukan dari keluarga yang kaya. Jadi, Anisa memang harus mempersiapkan mental untuk hidup susah."

Ucapan yang begitu saja keluar dari mulut Ramli. Berhasil mengoyak hati Adit yang baru saja resmi menjadi menantunya. Bagaimana bisa ada ayah mertua yang menghina menantunya secara langsung tepat di depannya?

"Eh, bukan itu maksud saya, Pak. Adit ini adalah satu-satunya sopir angkutan umum yang paling digemari penumpang. Angkotnya aja selalu dekat-desakan karena orang berebut mau naik di angkotnya. Kebanyakan sih ibu-ibu dan anak sekolah atau mahasiswi. Dan penyebabnya karena Adit ganteng. Kalau soal ekonomi. Aduh, Bapak nggak usah meragukan dia. Kalau dihitung-hitung, dalam satu bulan, penghasilannya itu setara dengan penghasilan Bapak."

Ramli pun sedikit merasa tak enak hati karena tadi sudah menghina Adit. Karena menurut pandangannya, seorang sopir angkot tidak mungkin memiliki uang yang banyak. Namun, berdasarkan cerita dari pria tadi, sepertinya wajah Adit adalah salah satu penarik minat penumpang hingga membuatnya tak pernah kekurangan penumpang sekalipun.

"Maaf, ya, Dit, bukan maksud saya kayak gitu."

"Nggak apa-apa, Yah." Adit hanya tersenyum sambil mengangguk. Sebenarnya, tanpa perlu bekerja, dia pun sudah bisa memberikan Anisa kehidupan yang layak.

Namun, dia masih belum mau pulang ke rumah orang tuanya karena masih marah pada mereka. Dulu, dia pernah dipaksa menikah dengan salah satu anak rekan bisnis mereka. Adit pun menolak dan hal itu membuat orang tuanya marah. Mereka mengusir Adit dan mengatakan padanya bahwa dia tidak boleh kembali ke rumah kecuali menyetujui pernikahan itu.

Jika dihitung, Adit sudah pergi dari rumah sekitar dua tahun. Namun, dia tidak hidup sendirian di kota besar ini karena sang nenek yang sangat mencintainya telah mengirimkan beberapa pengawal yang akan menjaganya. Namun, kalau untuk yang, Adit tidak pernah mau menerimanya dan memilih untuk bekerja saja.

Karena yang dia bisa lakukan hanyalah menyetir, maka dia pun menjadi sopir angkot fans semua penumpang.

1
Yusmaniar
bagus kisah nya, untuk bisa di ambil inti cerita nya. bahwa sebagai ortu jangan lh kita pilih kasih terhadap anak" kita. 👍👍👍
Misaza Sumiati
ada yah ayah seperti Ramli
Kessie Juteks
Luar biasa
Isayanti Hernanur
good ceritanya terbaik
Anisah
Luar biasa
🌹🪴eiv🪴🌹
terimakasih untuk tulisan indah mu thor
🌹🪴eiv🪴🌹
wes lah Bu Dewi,pegatan AE Karo pak Ramli
marai sutris 😵😵😵
🌹🪴eiv🪴🌹
eh.masih ngarep uang oprasi ya
astoge 🤧
🌹🪴eiv🪴🌹
ho ho ho keblondrok pemirsah 🤣🤣🤣🤣
🌹🪴eiv🪴🌹
orang inceranya Anisa sampe belain bayar utang ratusan juta
malah nggak dapat , itung-itung an lah 🤭🤣
falea sezi
kapok. kau ramly
Ibrahim Efendi
cukup bagus dan menarik untuk dibaca. baik alur cerita dan bahasa, cukup baik.
Yunerty Blessa
Makasih banyak kak thor buat karya nya
karya sungguh baik dan bisa memberikan pelajaran..
teruslah berkarya dan sehat selalu 😘😘
Yunerty Blessa
makasih banyak kak thor buat karya nya.. sungguh mantap sekali 👍👍
Yunerty Blessa
maka nya Ramli kalo bicara tu hati² nah sekarang apa dah jadi....
Yunerty Blessa
kena kau Ramli..
Yunerty Blessa
menyesal pun dah tak berguna... Salsa
Yunerty Blessa
rasakan itu Ramli..kalo buat lagi suruh Dewi letak banyak² lada... biar kapok itu mulut
Yunerty Blessa
kurang ajar memang kau Ramli... Adit tampar saja mertua mu.. terlalu kelewatan
Yunerty Blessa
rasakan Bagas balasan buat mu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!