NovelToon NovelToon
Possessive Tuan Muda

Possessive Tuan Muda

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Misteri
Popularitas:124.6k
Nilai: 5
Nama Author: Audia

Dewa Abraham. CEO tampan dan juga fosessive. Pria yang sangat mencintai Bunga dan sekarang mereka telah bertunangan. Namun dibalik sifat Dewa yang penyayang, ia sangatlah egois.

Indah, perempuan yang berstatus menjadi sahabat Dewa dari sekolah menengah pertama selalu melakukan berbagai cara untuk merebut Dewa dari Bunga. Kejahatan demi kejahatan yang dilakukan oleh Indah tanpa sepengetahuan Dewa.

"Jujur sama aku Dewa!! kamu sayang sama Indah??" tanya Bunga dengan wajah sendunya.

"Iya. Indah sahabat aku sayang. Apalagi sekarang dia lagi sakit. Kamu ngertiin posisi aku sayang!! aku ngak bisa menjauh dari Indah."

"Tega kamu Wa. Kamu selalu ada waktu sama dia ketimbang sama aku. Dia emangnya ngak punya orang tua ahh?? Kenapa harus kamu selalu ajha kamu??"

"Sayang!!"

"Terserah. Kalau kamu pergi! kita putus."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Audia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 27 // Pulang Ke rumah

"Anak mama kok cemberut gitu? bukannya senang baru pulang dari rumah calon mertua."

Bunga menghempaskan tubuhnya di kasur empuk miliknya, sedangkan Elina menggeleng pelan melihat tingkah laku anaknya.

"Mama kenapa ngak cerita tentang Dewa mau nikahin Bunga secepat itu? Bunga pokoknya belum setuju titik."

Elina mengerenyitkan dahinya dalam, "Bukannya kalian sudah setuju dari dulu?"

"Itu dulu, bukan sekarang. Sebelum Bunga kecelakaan, Bunga udah pernah putusin Dewa."

"Kenapa sayang?" tanya Elina mengusap surai anaknya.

"Mana mau Bunga punya calon suami plin plan waktu itu. Dia lebih milih anterin Indah ketimbang Bunga. Terus dia lebih sering sama Indah. Sebenarnya di sini Bunga pacar Dewa atau pelariannya?"

"Hus... ngak boleh ngomong seperti itu sayang ku. Bagaimana pun Dewa cinta sama kamu."

"Cinta modal dusta, hanya manis di bibir saja," ujar Bunga kesal. Selalu saja semuanya berpihak kepada Dewa. Apa istimewanya cobak Dewa itu. Cengeng dan manja itu benar.

"Pokoknya esok kalau Dewa dekat-dekat sama Indah lagi. Bunga akan nikah sama dokter Rian."

"Dokter Rian yang sering rawat mama itu?"

"Iya ma. Ganteng kan?"

Elina mencubit pipi Bunga gemas, "Kamu ini bisa saja. Kalau Dewa dengar gimana? bisa habis kamu sayang."

Bunga langsung memeluk Elina dengan erat, "Kalau Dewa marah, kan ada mama tempat Bunga bersembunyi."

"Selalu ajha mama. Kamu udah dewasa sayang."

Bunga melepaskan pelukannya sejenak, lalu mendongak wanita yang selama ini sangat menyayangi nya, Bunga belum siap pisah sama mama dan papa, batinnya dalam hati.

"Jangan nikahin Bunga dulu ma. Bunga masih mau bebas."

"Dewa calon yang cocok buat kamu sayang. Dia udah mapan, cerdas, dan bonus tampan kan."

"Ihh... mama sama ajha sama mereka."

"Bukan seperti itu sayangku. Sepertinya, Dewa memang sangat cocok sama kamu sayang, kita sekeluarga ingin secepatnya lihat kamu bersanding dengan Dewa."

"Tapikan ma. Bunga belum siap."

"Besok kita bicarakan secepatnya. Dewa kok yang ingin segera menikah. Dia sampai_"

"Ngak usah di lanjutkan ma."

Elina menghela nafasnya, "Ya udah, kamu istirahat ajha. Besok kan kuliah sayang." Bunga tersenyum. Lalu tertidur pulas. Sedang kan Elina menutup pintu kamar anaknya.

flash on!!

"Lo tahu ngak? ketua osis kita itu ganteng banget gila."

"Terus apa hubungan nya sama kita? pacar jugak bukan. Saudara bukan. Sepupu Bukan," jawab Bunga malas mendengar ocehan Lala.

"Dia ganteng kan May?"

"Hem," jawab Maya acuh.

"Tapi ada yang aneh deh. Perasaan dari pertama mos kemarin si ketua osis sendirian ajha."

Lala berpikir sejenak. "Berarti ketua osis ganteng itu masih jomblo dong. Kesempatan nih."

Lala tersenyum seperti orang gila pada umumnya.

"Dasar sinting!!" ujar Bunga langsung.

"Ye.. biarin. Dari pada kalian yang aneh. Huu..."

"Ya udah deh. Gue ke toilet dulu ya!" ujar Bunga memakai tasnya. Sekarang jam istirahat mereka dari kegiatan mos yang sudah berlangsung 2 hari.

"Ngak mau dianter?" tawar Lala dan Maya.

"Sendiri ajha deh bye!!"

Bunga berlari ke toilet. Karena tidak melihat jalan dengan jelas. Bunga akhirnya menabrak dinding yang sangat keras.

Brak.

"Gila nih dinding. Ngak ada permisi nya berdiri di depan gue." Bunga tidak melihatnya dengan jelas. Bukan dinding tapi manusia. Tapi kok keras ya?

"Maaf kak!" cicit Bunga mundur.

Tanpa sepatah katapun. Cowok itu pergi dari hadapan Bunga.

"Dasar sok ke gantengan." Bunga tidak peduli lagi. Yang sekarang lebih penting adalah dirinya. Bunga memasuki toilet cewek dan memenuhi tugas yang tertunda.

Setelah beberapa menit akhirnya selesai. Bunga keluar dari toilet perempuan dan kembali ke tempat peristirahatan nya dengan Lala dan Maya.

"Tunggu!!" Perasaan ada yang panggil. Mungkin salah dengar. Bunga berjalan lebih cepat lagi.

"Tunggu!!"

"Siapa sih?" tanya Bunga kesal dan berbalik.

Cowok tinggi, putih, IQ tinggi, tampan, ganteng, bahkan tidak bisa diutarakan dengan kata-kata lagi.

"Oh kakak osis. Ada apa ya kak?" tanya Bunga santai.

"Kenalkan nama Saya Dewa Abraham!"

Bunga mengerenyitkan dahinya dalam. Siapa jugak yang ingin kenalan. Dasar aneh.

"Nama kamu siapa?" tanya Dewa lagi.

"Bunga Permata Sari. Panggil ajha Bunga! tapi kalau mau bunbun juga boleh. atau...."

"Kalau sayang boleh?"

"Dasar ketua osis genit."

"Genit gini saya pacar kamu."

Deg. Jantung Bunga ingin rasanya copot sekarang jugak. Bukan karena jatuh cinta. Tapi karena bertemu manusia aneh di depannya ini.

"Ngak-ngak. saya sudah punya pacar." Bohong Bunga langsung.

"Putuskan pacar kamu. Karena kamu sekarang milik aku."

"Dasar gila!" Bunga ingin sekali lari dari cowok ini. Tapi, cowok itu langsung memegang tangannya dan memeluknya.

"Lepas!!"

"Tenang sayang. Kamu sekarang milik aku."

Pertemuan aneh. Dan cowok itu dengan seenak jidat nya mengklaim Bunga langsung sampai sekarang. Jujur Bunga juga Cinta sama Dewa. Tapi ada satu hal yg harus Bunga benci dari dulu. Indah! sahabat Dewa nya.

flash Off...

"Dasar Dewa gila!! dari dulu selalu ajha maksa," Bunga mengamuk sebentar, lalu tidur kembali.

1
Termalyn Abdullah Jain
lanjut thor
Ros Sella
aku selalu menantikan kelanjutannya thor
Ros Sella
up lagi dong thor ,sdh lama nungguinnya
nurintan 2311
udah mau 2023 tpi blum update2 juga thor
Situkang baca
ka kenapa tidak dilanjut? sudah setahun nih ka. hahaha
Mogu
ak mau baca tpi ga jdi krna ak Lit up trakirnya z tgl 1209 skrg udh tgl 2509 gtau kndalanya ap dan mau do lanjut ga ni cerita
ga mau di php in ni cerita ak udh bca judulnya udh ok Lit komen2 nya jga kyana seru tpi liat part traktir kpn jdi diem di t4 ak jg dia smpe mna ni cerita di lnjut
maaf ya thor
minasri narsi
kalau tidak salah sdh 9 bln blm update.
heaven
mohon banget pisahin mereka biar bunga sukses sendiri tanpa adanya campur tangan dewa terus kalo masalah pasangan mending jangan 22nya jangan ama dewa atau pun pak dokter mending pake tokoh lain sumpah sakit banget kena banget kehati ga logis banget ama tunangan sendiri gitu😔
heaven
sakit mulu hah orang penyakitan kok dipelihara lu tuh udah punya tunangan malah bentar lagi otw kawin mala ngurus orang ga guna ga logis banget sumpah kalo alasan lu lindungin dia karena dia sakit menatang² sahabatan tolol banget eurbscssvdndvdkdvvsksvdjdjdgxjnxgdksusvdhhcbxbxvxvgcfxxvjajshd😊
heaven
lu nya yang tolol anj kenapa sih setiap ceo itu tolol (ga semua sih tapi kebanyakan gitu hhe) kesel banget kaga peka² 🙂
minasri narsi
jangan lama updatenya
Afriliyana Lamensya
selanjutnya dong
Adinda Wianda
up
Sofia Sembilansatu
up thor
Difaky
lanjut kak
Angel Daud
lanjutt
Angel Daud
gak di lanjut?
Adinda Wianda
kpn up lagi Thor?
nini.
lanjut tor lanjuttt
Tutiks
emang ini g ada kelanjutannya lagi ya ....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!