bacanya dari awal sampai akhirnya ya biar gak salah faham sama ceritanya😌
Vans pria kejam dipertemukan dengan Zahira seorang wanita yang dia anggap hanya sebagai pelacur yang dijual oleh keluarganya.
Tapi sedikitpun dia tak pernah anggap Zahira sebagai istrinya melainkan pembantu ( art )
Pernikahan yang di idamamkan oleh banyak wanita dengan seorang pangeran tampan sabar dan hubungan harmonis tidak didapatkan oleh Zahira.
Bak tinggal dineraka Zahira sedikitpun tak pernah merasakan apa itu cinta dari pernikahannya.
bagaimana kisah kehidupan mereka selanjutnya apakah akan tumbuh rasa cinta antara mereka ?
atau justru perpisahan akhir dari kisah cinta mereka ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dea alexia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
identitas asli
" Di Brasil menggunakan nama Alexandra di Cina menggunakan nama Xiohan di Korea menghunakan nama Kim syamin anda pikir saya bodoh Vihan raj singh thakur " ucap Aditya sambil menginterogasi Vans di ruangan kusus.
" Kau dari dulu bodoh Vihan tak semudah itu di kalahkan " ketus Vans dan dan membuat Aditya kesal
" Sudah kalah masih sombong Vihan " ucap Aditya dan memukul Vihan dengan tangan kekarnya
Tak menjawab Vihan hanya tersenyum sinis ia percaya bahwa dalam waktu singkat dia akan bebas.
" Kemana kau kirim barang ilegal itu " tanya Aditya seraya memutari Vihan
" Di Amerika Pakistan dan Cina " jawab Vihan jujur
" Siapa sekutu mu " tanya Aditya lagi
" Tidak tau " jawab Vihan menutupi teman temannya
" Kata kan " Bentak Aditya dan mencamcuk Vihan sekali
" Aku gak akan kasih tau " tegas Vihan dan tersenyum licik tak mau memberi tau
" Jam interogasi selesai kau selamat kali ini!! bawa dia masuk ke dalam sel " teriak inspektur Aditya terdengar sangat tegas dan menakutkan.
Jam Menuju pukul 5 sore saat Vihan tenang seketika para penjahat di penjara membuat onar.
" Woy pijitin dong " suruh penjahat pada Vihan
" Singkirkan tangan mu aku bukan pembantu mu " tolak Vihan sambil mendorong penjahat itu dari tubuhnya
Plak.. Penjahat itu memukul Vihan dengan sangat keras membuat Vihan kesal dan akhirnya mereka bertengkar hebat.
" Aku boss mu kau tau " bentak preman itu
" Sejak kapan aku jadi budak mu " ucap Vihan dengan sangat geram dan memukul pria itu.
Teman pria itu pembela dan membantu pria itu. iya memukul Vans dari belakang.
Akh.. Rintih Vihan dan 2 pria memegangi tubuh Vans sampai Vans tak bisa bergerak karna masing masing penjahat itu memiliki tubuh yang besar kekar dan wajah yang sangat jahat dan mengerikan.
Pria yang di panggil boss itu memukuli Vihan tanpa belas kasih
Plag pria itu memukul perut Vihan 2 kali.
^^^Plag pria itu memukul wajah Vans 2 kali.^^^
Tak tinggal diam Vihan memberontak dan dengan ke kuatannya dia melepas kan diri dari pria yang memengangi tubuhnya
Dag Vans mengangkat kakinya dan menendang perut pria yang sedari tadi ada di depannya
...Plag...
^^^Plag^^^
Plag 3 pria itu berhasil di kalah kan oleh Vans
Tersenyum senang ketika 3 pria itu berlutut meminta maaf pada Vihan dan menjadikan Vihan sebagai bossnya
Tak mau menjadi boss mereka karna Vihan menganggap mereka tak pantas menjadi sekutunya.
" Enyahlah " bentak Vans sambil menatap tajam ke arah mereka bertiga
" Baiklah bos "
...****************...
" Dimana suami ku " ucap Zahira bertanya pada Aditya
" Tenang suami mu di dalam sel aman. Mari saya antar " ucap Aditya dan mengantar Zahira ke Vans
Air mata tak bisa di tahan oleh Zahira ketika dia datang dan melihat tubuh Vans terluka
" Aku udah bilang jangan menangis " ucap Vans sambil menghapus air mata Zahira
" Tubuh mu terluka parah bagaimana mugkin aku tidak menangis " ucap Zahira dan memegang tangan Vans
" Nama ku Vihan, Zahira bukan Vans aku seorang buronan " ucap Vans sambil memegang pipi Zahira
" Jam kunjung selesai tolong pergilah " ucap Aditya
" 5 menit pak inspektur saya mohon beri saya waktu 5 menit lagi " ucap Zahira dan Aditya memberinya waktu 5 menit lagi
" Baiklah "
" Aku gak peduli kamu buronan nama mu Vans atau Vihan kau tetap suami ku mas "
" Aku mencintai mu Zahira "
" Aku lebih mencintai mu mas Vans " ucap Zahira dan Vans menempelkan kepala Zahira ke kepalanya.
" Waktu selesai mohon taati peraturan " tegas Aditya
" Pergi lah Zahira aku akan segera bebas " ucap Vans sambil tersenyum pada Zahira
" Iyah mas "
...Zahira pergi...
...****************...
" Aku bisa mencabut tuntutannya dengan mudah tapi dengan satu syarat " ucap Aditya dengan menatap tajam kearah Zahira
" Apa " jawab Zahira singkat
" Jika ingin suami mu bebas dengan sehat, dan selamat bahkan dengan cepat kau harus. " ucap Aditya tak menyelesaikan perkataannya
" Harus apa " tanya Zahira penasaran
" Sleep with me one night " ucap Aditya dan langsung Zahira menamparnya penuh emosi.
...kome vote follow rate...
setidaknya kamu tak perlu melayani laki² hidung belang diluar sana😣😣