NovelToon NovelToon
Extraordinary Love

Extraordinary Love

Status: tamat
Genre:Isekai / Romantis / Chicklit / Tamat
Popularitas:146.2k
Nilai: 4.6
Nama Author: Kim99

Camelia Divara Elvina, seorang gadis berusia 17 tahun yang melintasi jalan paralel ke dunia novel yang sangat dia sukai. Camelia yang memiliki perawakan gempal, berubah menjadi gadis cantik dengan tubuh langsing bernama Garbera Mirabella Kirey. Namun, karakter gadis cantik itu sangat berbanding terbalik dengan karakter Camelia di kehidupan nyata. Kecintaan nya kepada tokoh utama dalam novel tersebut membuat Camelia bertekad untuk merubah karakter Garbera. Akankah Camelia bisa merubah karakter lemah tersebut? atau dia hanya bisa pasrah menerima takdirnya karena alur dalam novel tersebut sudah di tentukan?....


Baca kelanjutan ceritanya hanya di Noveltoon dan Mangatoon.... Let's check this out...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kim99, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kedatangan Melodi

Camelia masuk ke dalam kamarnya dengan langkah yang cepat. Kent hampir saja membobol gawang nya kalau Pak Indro tidak mengetuk pintu mobil. Camelia malu, ya, dia sangat malu. Dia bahkan mengatakan kata-kata yang seharusnya tidak dia katakan. Mungkin tadi dia terlalu terbawa suasana. Oleh karena itu dia mau-mau saja di raba sana sini oleh Kent.

Tok Tok Tok..

Suara ketukan pintu membuat Camelia yang sedang asyik dengan lamunannya terbangun. Dia menghela nafas kasar lalu menghembuskan-nya.

"Untuk apa dia mengetuk pintu kamar ku? bukankah seharusnya dia sudah kembali ke kamarnya. Kak Kent ini benar-benar menganggu."

"Ada apa Kak?" tanya Camelia ketika dia sudah membukakan pintu.

"Ini ponsel dan tas mu. Kau meninggalkan nya di dalam mobil."

Kent melihat penampilan Camelia dari atas sampai bawah. Penampilannya sangat berantakan. Apa tadi dia memang se bringas itu? ya ampun, seharusnya dia bisa lebih mengontrol nafsunya. Bagaimana kalau setelah ini Camelia takut padanya.

"Apa kau baik-baik saja?" tanya Kent.

Camelia menautkan alisnya bingung. Bukankah dia memang baik-baik saja? kenapa Kent harus menanyakannya lagi?

"Aku baik-baik saja Kak."

Jawaban singkat dari Camelia di balas anggukan oleh Kent. Dia merasa lega mendapatkan jawaban seperti itu. Kalau sampai Camelia menjawab dia tidak baik-baik saja, entah apa yang akan dia lakukan.

"Aku akan kembali ke kamar ku. Kalau kau butuh bantuan, datanglah, aku tidak akan mengunci pintu."

Camelia langsung menggeleng. "Tidak, kakak kunci saja pintunya. Nanti aku minta duplikat nya saja. Aku takut si domba nanti masuk ke kamar Kakak."

"Domba? domba apa? di sini tidak ada domba Bella," jawab Kent polos. Dia memang tidak tahu kalau yang di panggil domba oleh Camelia adalah Viola.

"Ikh Kakak. Si Domba itu adalah istri pertama Kakak. Kakak masa gak tahu sih."

Kent di buat melongo. Dia pikir yang Camelia sebut Domba itu adalah hewan beneran, ternyata hanya sebuah pengalihan nama untuk Viola.

"Kau ini ada-ada saja Sayang! aku pikir yang kau maksud Domba itu , hewan beneran. Ternyata bukan."

Pipi Camelia bersemu merah ketika tangan besar milik suaminya mengacak rambutnya perlahan.

"Ikh udah ... Sana pergi. Aku mau mandi dulu!"

Blammmm...

Kent terperanjat. Camelia membanting pintu kamarnya cukup kuat. Kenapa dia melakukan itu, apa yang Kent lakukan barusan salah? dia tersinggung atau bagaimana?

"Good night Bella!" ucap Kent sebelum pergi meninggalkan kamar Camelia. Dia melangkah dengan sangat riang. Bayangan dimana dirinya yang sedang bercumbu dengan Camelia membuat jemarinya refleks meraba bibirnya cukup lama.

"Kenapa rasanya bisa semanis itu?" gumam Kent sambil masuk ke dalam kamarnya.

****

Camelia keluar dari dalam kamar mandi sambil bersenandung. Dia berjalan menuju meja rias untuk memulai skin care rutinnya. Meskipun dalam kehidupan nyata dia bukan tipe gadis yang pandai merawat diri, tapi setelah menjadi Garbera, dia harus merawat tubuh itu dengan baik. Walau bagaimanapun juga, tubuh ini bukan miliknya. Tapi milik orang lain.

Drtzzzzz... Drtzzzzz...

Camelia menoleh ke arah ranjang, dia mencari keberadaan ponselnya namun masih tidak terlihat. Setelah menyingkap bantal dan selimut, barulah dia menemukan ponsel itu.

"Melodi," gumam Camelia ketika dia melihat nama yang tertera di layar ponselnya.

"Halo. Ada apa Melodi? kau membutuhkan bantuan?" tanya Camelia pada orang di sebrang telepon.

"Tolong aku Bella. Aku di usir oleh kedua orang tuaku. Aku bingung harus ke mana. Jadi aku memutuskan untuk datang ke rumah mu. Sekarang aku sudah sampai di depan gerbang. Tapi para penjaga di rumah mu tidak mengijinkan aku masuk."

"Astaga. Kenapa kau tidak memberitahuku lebih dulu Mel? kalau aku tidak di rumah bagaimana? ya sudah. Aku akan turun ke bawah, tunggu sebentar."

"Oke, jangan lama-lama!"

"Eum."

Lima menit kemudian, Camelia sudah turun ke lantai bawah, dia juga sudah berganti pakaian. Kaos oblong yang kebesaran dia padukan dengan hotpens yang lumayan pendek membuat laki jenjangnya terekspos dengan sangat jelas.

"Pak Tejo!" teriak Camelia pada salah satu pengawal kepercayaan Kent dan dirinya.

"Nyonya kecil, ada apa malam-malam begini turun ke bawah, Nyonya membutuhkan sesuatu?" tanya Tejo setelah membungkuk hormat pada Camelia.

"Bapak ini gimana, ada temen saya di luar kok gak di buka gerbangnya. Tong buka sekarang Pak!"

"Maaf Nyonya. Saya hanya menjalankan tugas dari Tuan."

"Melodi!" teriak Camelia. Melodi langsung berlari dan memeluk Camelia . Dia meninggalkan motornya yang masih terparkir di luar gerbang rumahnya .

"Pak Tejo! tolong bawakan motor teman saya ke dalam ya! Bapak bisa kan bawa motor gede?" tanya Camelia lagi.

"Bisa Nyonya."

"Oke kalau gitu. Terimakasih Pak."

"Orang-orang yang kerja di rumah kamu berasal dari abad mana sih Bella? kok unik-unik gitu?"

Camelia tersenyum. Dia juga tidak tahu Kent mendapat orang-orang ini darimana, tapi yang lebih tahu mungkin sang penulis yang membuat cerita novel ini. Camelia tidak mungkin menjelaskan kalau ini adalah kegilaan dari Author yang menggabungkan nama-nama modern dengan nama-nama jaman dulu.

"Aku tidak tahu Mel. Mereka sudah ada sejak aku datang ke sini. Kau sudah makan belum? mau aku buatkan mie?" tanya Camelia setelah mereka sampai di dekat meja makan yang langsung tersambung dengan dapur.

"Aku sangat lapar Bella, bolehkah kau buatkan aku porsi double?"

"Baiklah. Tunggu di sini sebentar! aku akan membuatnya sekarang. Aku janji tidak akan lama."

Camelia mulai berkutat di dapur sendirian. Memasak mie bukan hal yang sulit, jadi tidak membutuhkan bantuan dari Melodi. Dia membuat mie itu sambil bersenandung. Karena terlalu fokus, dia sampai tidak menyadari kalau di belakangnya sudah ada seseorang yang bersiap untuk mengagetkan nya.

Grebbbb...

Sepasang tangan besar melingkar di perut ramping Camelia. Wanita itu terkejut untuk sesaat. Tapi setelah dia mencium aroma wangi dari tubuh orang yang memeluknya, dia langsung tahu kalau itu adalah suaminya.

"Kau sedang apa Sayang?" tanya Kent di samping telinga Camelia.

"Aku sedang membuat mie. Kau mau? kalau mau nanti aku buatkan," ucap Camelia lagi. Kent dengan cepat menggeleng.

"Aku tidak suka mie instan Sayang. Kau lupa hmm?"

Camelia mematikan kompor lalu memutar tubuhnya menghadap Kent. "Aku tidak lupa, aku hanya bertanya, barangkali kau sudah berubah."

Kent menarik pinggang Camelia lalu menggeser tubuh nya dan memojokkan Camelia pada lemari dapur.

"Apa yang akan kau lakukan Kak?" tanya Camelia mulai gugup.

"Kenapa? bukankah kau sudah terbiasa kalau hanya mendapat sebuah ci uman? kau juga menyukainya bukan?"

Kent semakin mendekatkan wajahnya ke wajah Camelia. Meskipun Camelia sudah berusaha untuk menolak, tapi Kent tetap kekeuh dengan keinginannya.

Ekehemmmm...

Kent masih tidak sadar kalau di ruangan itu ada orang lain selain mereka.

Ekehemmmm....

Kent menoleh ke arah sumber suara.

"Siapa kau?...

...To Be Continued....

1
Renesme
Bagus 👍👍
yetiku86
luar biasa 👍👍👍
yetiku86
telat Devano...
yetiku86
ternyata yg dihubungi Bella sebelum di bius itu kak Samantha toh 👍👍👍
yetiku86
Camelia??? 🤔
Ester Yaru
puas
Imas Masripah
bunuh lah dengan cintamu 😁😁😁😁😁
t
Luar biasa
Dita Aulia
keren
Dita Aulia
semangat ttus ya kk
Mayda Zaich
sedih... ga ada extra part kah.. misalnya ada sosok kent didunia nyata.. mewek akooh...
Anita_Kim: Cinta gak selamanya, indah, Kak. 😭😭😭
total 1 replies
Raiga
masih berharap kent datang dlm bentuk yg beda untuk camelia😔
Raiga: dalam bentuk masa depan...
total 2 replies
Dyah Oktina
aduh.... udah tahu dunia halu... d baca.. baper mulu... 😢 semangat berkarya ya thor ❤
Anita_Kim: Semangat Kak. Makasih ya. 🤗🤗🤗
total 1 replies
Fira Ummu Arfi
👍👍👍👍
Fira Ummu Arfi
kereennnnn
Fira Ummu Arfi
lanjutttttt di sini
Fira Ummu Arfi
semangattt thorrrr 💪💪
Fira Ummu Arfi
likeeeeeeee
Fira Ummu Arfi
follback kak, sdh ku follow yaa 💙💙
Senajudifa
akhirnya terkejar juga...semangat selalu y kim
Anita_Kim: Semangat Kak.
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!