NovelToon NovelToon
Oh Yes, Rindu Sayang

Oh Yes, Rindu Sayang

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Fantasi / Cinta Terlarang / Romansa-Tata susila
Popularitas:73.9k
Nilai: 5
Nama Author: Mahyuma_Lii

Pesona yang ditawarkan seorang Rindu terkadang membuat para laki laki tidak dapat menahan perasaannya.

Bahkan adik kandung Papanya sendiri begitu menggilainya hingga mengklaim bahwa Rindu adalah wanitanya.

"Rindu.. sayang.."

Dirga menatap dalam wajah cantik yang selalu membuat hatinya berdenyut.

"Uncle aku takut"

Jawab Rindu dengan bola mata berkaca kaca.


Akankah kisah cinta mereka berakhir bahagia atau bahkan sebaliknya?!.


JANGAN LUPA DUKUNG AUTHOR YAA MAKKKK...

LIKE, KOMENT, VOTE DAN JUGA FAVORITKAN MAKKK 🙏🙏🙏🙏


Happy reading dan untuk para readers 💙💙💙💙💙

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mahyuma_Lii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

D&R 27

🍂Happy Reading Yaa Maaakkk... 🍂

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Didalam Kamar Kedua...

Teriakan melengking begitu keras menggema didalam kamar yang sempat memanas beberapa saat yang lalu itu,

rasa marah kesal serta jijik pada tubuhnya saat ini begitu dirasakan seorang perempuan yang dalam keadaan polos tersebut.

Bayangkan..

ketika bangun dari tidur perempuan itu jelas terlihat marah sebab laki laki yang berada disampingnya saat ini bukanlah laki laki yang dia inginkan.

Dia fikir bagaimana bisa semua ini terjadi, rencana yang sudah perempuan itu susun begitu rapi kini jelas berubah dalam sekejab.

Bahkan dengan bodohnya dia tidak menyadari akan hal ini,

dan yang bisa dia lakukan hanyalah marah dan mengumpati laki laki yang berada disampingnya itu.

"Kau..

laki laki baji.ngan... bagaimana bisa kamu berada dikamar Dirga, hah"

Lenna memukul laki laki yang tidur diatas ranjangnya itu dengan perasaan yang berkecamuk.

"Dasar breng.sek kamu, bisa bisanya... "

"Oh shi.t ... berhentilah berteriak seolah kamu telah kehilangan kesucian kamu,

buka mata kamu dan lihat baik baik ini kamar siapa"

Laki laki itu langsung beranjak dari tidurnya kemudian menyandarkan punggungnya dengan nyaman disandaran tempat tidur.

Seketika perempuan itu menutup mulutnya saat bola matanya menyisir kamar tersebut,

iya benar... ini bukan kamar Dirga, sebab kamar laki laki itu berada tepat berhadapan langsung dengan lautan lepas, tapi kamar ini...

Hanya pohon dan tumbuhan liar yang hanya dia lihat disisi jendela kaca.!

Perempuan itu fikir apa dia salah masuk kamar, tapi sepertinya tidak mungkin,

karena dia begitu hafal nomer kamar yang ditempati oleh Dirga disini.

"Bagaimana hmmm, siapa yang baji.ngan dan menjijikan disini.

Cih, dasar perempuan murahan"

Ucap laki laki itu.

"Yaa, tutup mulutMu... kamu fikir kamu siapa, hah.

kamu sungguh keterlaluan Revan, kamu jelas sudah merusak rencana kamu sendiri.

harusnya kamu berada dikamar ja.lang kecil itu, bukan disini"

Pekik perempuan tersebut.

"Apa kamu kira aku tidak menyesal akan hal ini,

kalau saja kamu tidak terus menggodaKu tadi malam, saat ini aku sudah berada dikamar Rinda dengan sisa sisa aroma khas percintaan kita"

Jawab lantang Revan sembari menyugar rambut ikalnya kebelakang.

"Yaa, maksud kamu apa? siapa yang menggoda"

"Lenna.. Lenna..

Jangan fikir aku tidak tahu kamu meminum obat penambah gai.rah untuk mengimbangi Dirga saat bercinta dengan kamu, bukan?

tapi sayang kamu malah menghabiskan malam denganKu, untung saja aku bisa mengimbangi kamu malam tadi"

Revan berbicara begitu mudah seperti tanpa dosa.

Mendengar ucapan Revan membuat Lenna menahan malu setengah mati, dia tidak perna berfikir menghabiskan malam panas dengan laki laki yang baru beberapa minggu dia kenal,

Itupun hanya beberapa kali bertemu, sebab mereka terlibat dalam satu buah kesepakatan menguntungkan yaitu ingin merusak hubunga Rindu dengan Dirga.

"Sudahlah tidak perlu dibahas lagi..

cepat bersihkan tubuh kamu setelah itu kita pergi mendapatkan sarapan sambil mengatur rencana kembali untuk memisahkan Rindu dengan Dirga"

Revan menatap Lenna dengan senyum seringai, sambil tangannya mengusap tengkuk lehernya yang masih sakit.

"Hmmm baiklah"

Lenna pada akhirnya menuruti ucapan Revan, sebab dirinya butuh sedikit berendam tubuhnya dengan air hangat untuk mengurangi rasa kebas dan perih ditubuhnya dari mulai kulit leher hingga buah dadanya.

Dia ingat sekali bagaimana Revan terus membawa bibirnya menyapu bagian tersebut bahkan dia sempat melihat begitu banyak kissmark tercetak jelas dileher, dada, sampai ke perutnya

Lenna fikir Revan jelas begitu tangguh mengimbangi dirinya saat dalam pengaruh obat penambah gai.rah.

Lenna menarik tipis ujung bibirnya sambil menenggelamkan tubuhnya dalam bathup berisikan air dengan sedikit aroma terapi tersebut.

Sementara disisi lain, begitu Lenna menghilang dibalik pintu sejenak Revan menghela kasar nafasnya,

masih dengan tangan memijit pelan tengkuk lehernya laki laki itu menekan kembali ingatan nya saat tadi malam.

*Siapa sebenarnya mereka?

kenapa melakukan ini padaKu, seolah mereka begitu tahu dengan semua rencanaKu...

aku harus menyelidikinya*

...----------------...

Kembali Kekamar Pertama...

"As you wish baby... "

Setelah berkata begitu, Dirga langsung menyambut tautan bibir Rindu yang bergerak sejak tadi dengan begitu panas dan menggebu gebu.

Laki laki tersebut kembali memberi rang.sangan pada Rindu dengan terus membawa bibir dan kedua tangan nya bergerak menjelajahi seluruh kulit tubuh kekasihnya itu,

hingga membuat Rindu terus meracau seraya menggeli.jang kuat saat dirinya membawah Rindu pada titik kenikmatan nya lagi.

Katakanlah kali ini Dirga menjadi laki laki baji.ngan.!

Sebab dirinya sudah tidak dapat menahan lagi godaan didepan matanya kali ini, apalagi sang kekasih jelas telah memberi izin padanya.

Dirga akan menyeselaikan malam panas ini dengan begitu indah hingga sampai tidak bisa dia dan Rindu lupakan.

Secara perlahan Dirga memperbaiki posisinya dengan membawa miliknya pada pintu masuk lembah kenikmatan,

menggesek geseknya pelan sembari berbisik.

"Aku akan membawahnya masuk sekarang"

Rindu hanya menganguk seraya menggigit bibir bawahnya saat merasakan dibawah sana telah bergesek dan bersentuhan,

hingga beberapa saat kemudian tiba tiba sesuatu yang panjang dan besar mencoba menerobos masuk kedalam inti tubuhnya, dan...

"Aaakkhh... sakitt"

Pekik Rindu sambil kedua tangan nya refleks mencengkram kuat punggung Dirga saat merasakan sakit dibagian bawahnya saat benda besar tersebut memaksa untuk masuk.

Mendengar pekikan Rindu membuat Dirga menghentikan gerakannya,

dia mencoba menatap gadis dibawah kungkungan tersebut yang mencoba menahan kesakitan.

"Maaf... bertahanlah sebentar hmmm, aku jelas tiba bisa mundur saat ini"

Memang benar yang diucapkan Dirga saat ini, sejata nuklirnya jelas telah terbenam didalam sana

walau masih setengah jalan, dia tidak bisa berhenti untuk saat ini.

dikecupnya seluruh wajah Rindu agar mengalihkan rasa sakit yang gadis itu rasakan untuk beberapa waktu.

Begitu Rindu terlihat mulai terlena dengan ciuman Dirga, laki laki itu kembali membawah miliknya masuk kedalam dengan sekali hentakan.

"Aaakkhh.. "

Pekikan keras Rindu kembali terdengar saat senjata nuklir Dirga telah terbenam sempurna, Rindu kembali memeluk tubuh Dirga dengan kencang.

"Oohh sayang... rasanya begitu nikmat"

Ucap Dirga sembari mendongakan kepalanya, saat miliknya berhasil masuk hingga mengoyak sesuatu didalam sana.

Rasanya Dirga begitu bahagia.!

Laki laki itu berhasil membuat Rindu menjadi seorang perempuan seutuhnya, hal ini membuktikan bahwa dia adalah pemilik dari perempuan tersebut dan itu mutlak.

"Sayang"

Rengek Rindu.

"Sakitnya hanya sebentar, setelah itu akan nikmat hingga kamu terus mendes.ah hmmm"

Dengan tidak sabar Dirga membawah miliknya keluar masuk dibawah sana, rasa hangat serta sempit membuat Dirga merasakan sensasi melayang layang.

Seolah dirinya menelan banyak obat yang mengandung Amfe.tamin, dia merasa menggila karena Rindu saat ini.

"Aaakkhh sayang... "

"Ohh yes baby... hmmm aaakkhh.. apa masih sakit? "

Rindu menggelengkan kepalanya dengan membawa kedua kakinya melingkar dipinggang Dirga, membuat Dirga tersenyum sembari terus memompa miliknya didalam lembah milik Rindu.

"Hmmm Dirga.."

"Yes baby... apa kamu menyukainya hmmm aakkhh... karena aku menyukai milik kamu"

Tanya Dirga dengan mulut yang terus mengulum dan menye.sap niple yang menegang tersebut sedangkan yang dibawah terus bergerak maju mundur merengkuh kenikmatan.

Alih alih menjawab Rindu hanya mengencangkan pegangannya pada kedua sisi bantal dengan kepala mendongak dan dada yang membusung.

"Aaakkhh sayang... aku hmmmm... aaaakkkhh menyukainya"

Ucap Rindu dengan tubuh meliuk liuk menerima kenikmatan begitu nyata.

Teriakan dan des.ahan terus menggema disepanjang percintaan mereka, merasa baru pertama meneguk kenikmatan yang sesungguhnya

keduanya melupakan sesaat sesuatu diluaran sana sebab gelombang gai.rah dan jutaan has.rat harus mereka tuntaskan bersama sama.

Hingga satu ledakan kembali dirasakan Rindu yang ingin meledak menghantam dirinya,

dengan segera dia mencari pengangan disisi kanan dan kirinya.

Dirga yang mengetahui hal itu sebab miliknya jelas bekedut semakin sempit dengan cepat Dirga meraih tangan Rindu dan membawa keatas kepalanya.

"Ohh sayangg... Dirgaa.. "

"Ohh yes Rindu... lepaskan sayangg"

Dan benar saja beberapa saat kemudian tubuh Rindu terangkat melengkung disertai pelepasannya, dengan disusul Dirga yang mendogakan kepalanya saat telah berhasil menumpahkan cairan nya kedalam dinding rahim Rindu.

Keduanya sama sama terhempas karena pelepasannya,

Dirga langsung menyambar tubuh Rindu masuk kedalam pelukan nya.

"Sayang, I Love you"

Rindu hanya bisa menggigit bibir bawahnya sambil melepaskan diri dari pelukan Dirga.

tanganya terulur mengusap rahang Dirga dengan tatapan berkabut.

"Sayang... "

Panggil Rindu.

Dahi Dirga berkerut saat menatap bola mata milik Rindu hingga beberapa waktu, hingga sepersekian detik kemudian Dirga menarik ujung alisnya.

Oh shi.t

Jadi itu sebabnya kamu begitu liar seperti ini

...----------------...

EPILOG

Niat hati ingin memejamkan matanya, tiba tiba saja hawa panas menyerang tubuhnya.

Rindu bergegas bangus dari tidur, meraih remot control diatas nakas dan langsung menaikan suhu pendingin dikamarnya itu.

Dan Rindu kembali merebahkan tubuhnya. tidur

Beberapa saat kemudian dia kembali terbangun dengan tangan yang mengibas ngibas didepan wajahnya.

Haaaiisss..

kenapa masih panas seperti ini.. bahkan tubuhKu jadi aneh begini

seperti.....

Aahh tidak tidak.. lebih baik aku mandi saja..

Hah panas.!

Panas....

Panas....

Dan Rindu beranjak menuju kamar mandi.

1
💫💖NingsihQuatroEspada🌹
bagus critanya kak.ditunggu klnjutanny👌🏻
Alif-balqis Faiha
pasti rindu lihat si lena sama dirga...ciuman kali ya
aqshal
mana sambungannya thor?
𝓜𝓲𝓼𝓼 𝓙 ❥➻📴🌼
pasti lagi mesra2 deh y kan thor 🙈ahhhh tega bgt dirimu klo dirga sm wanita lain 😔
aqshal
ada apa thor?....jgn blg ada wanita lain😭
aqshal
hayooo....lks nikah dirga...kasihan tuh si rindu
aqshal
ohhh thor...menahan rasa sesak nih☺😅
aqshal
ikut panassss☺
aqshal
lanjut thor...penasan hubungan dirga rindu🥰
istrinya THV 🐻💜
dasar ular 🤬
aqshal
😅yg ditunggu sdh up date
aqshal
nunggunya lamaaaaa thor😅
Herlina Rahman
kayanya salah satu nya anak angkat deh
aqshal
ngegantung nih thor😭😭😭
aqshal
yaaaaaa...kok lama nunggunya thor😅
istrinya THV 🐻💜
proyek manjat trun guning lah papi 🤣🤣🤣
istrinya THV 🐻💜
si kucin jantan jadi kelinci yang imut yah la 😂😂😂
Niada Waruwu
lanjutan ny thorr😄
Melan
dih pede bgt
aqshal
sm2 seram tuh yg ditakutkan rindu🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!