NovelToon NovelToon
Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Fantasi / Petualangan / Contest / System / Fantasi Timur / Sistem / Epik Petualangan / Tamat
Popularitas:11.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: DeaLova

Dunia kultivator, tempat di mana yang kuat dianggap sebagai pahlawan dan yang lemah sebagai pecundang.

Kerja keras, usaha dan tekad serta keberuntungan adalah cara utama untuk melampaui semua para kultivator berbakat di dunia yang kejam.

Yi Yun, seorang anak yang berinkarnasi ke dunia kultivator yang kejam tanpa bakat sama sekali. Ia mendapatkan keberuntungan karena memperoleh sebuah ‘Sistem’ yang bisa mendukungnya.

Dengan bantuan Sistem, anak tanpa bakat itu akan mengukir jalannya menuju puncak dengan memilih jalur, Jalan Pembantaian.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DeaLova, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 26 - Pertarungan Sulit

Srak!

Ayunan pedang milik Yi Yun mengenai kedua pedang milik saudara Rong Shen. Pedang miliknya menebas kedua pedang tersebut dan membelahnya seketika.

Trang!

Tebasan Yi Yun juga tidak berhenti dan langsung mengenai salah satu dari saudara Rong Shen. Tebasan itu membelahnya menjadi dua seketika.

“Saudara ketiga!” Teriak Rong Shen karena tidak menyangka gerakan Yi Yun akan sangat cepat. Dan dia juga waspada pada pedang milik Yi Yun karena itu adalah pedang tingkat Legendaris.

Rong Shen yang marah langsung mengayunkan pedangnya lagi ke arah Yi Yun yang berjarak 3 meter darinya. Rong Chen juga melakukan hal yang sama.

Sementara saudara kedua Rong Shen melompat mundur karena merasakan kematian sangat dekat dengannya.

Yi Yun yang sudah merasakan pergerakan Rong Shen dan Rong Chen dengan teknik Kehalusan Menit langsung berbalik sambil mengayunkan pedangnya.

“Teknik pedang, Tebasan Cepat!”

Sraing!

Tebasan Yi Yun menuju Rong Chen yang membuat mata Rong Chen melebar.

Rong Shen juga terkejut bahwa Yi Yun bereaksi begitu cepat.

Sraing!

Srak!

Srak!

Tebasan Yi Yun mengenai Rong Chen di sekitar dadanya. Sementara Rong Shen menebas bahu kiri Yi Yun.

“Arrrggh!”

Rong Chen berteriak kesakitan karena tebasan Yi Yun lumayan dalam.

Wajar saja Rong Chen tidak mampu mampu mengikuti pergerakan Yi Yun karena perbedaan kultivasi mereka.

Sementara Yi Yun menyemprotkan darah dari bahu kirinya karena di tebas oleh Rong Shen. Ia menahan rasa sakit di bahunya dan mengayunkan pedangnya lagi.

“Teknik pedang, Tebasan Cepat!”

Sraing!

Yi Yun yang menahan rasa sakit di bahunya langsung bergerak melewati Rong Chen.

Srak!

Kepala Rong Chen terpisah dari lehernya karena tebasan Yi Yun sangat cepat dan Rong Chen tidak mampu bereaksi pada kecepatan Yi Yun karena masih fokus pada rasa sakit di dadanya.

Mata Rong Shen melebar melihat putra kebanggaannya tewas tepat di depan matanya. Saudara kedua Rong Shen juga tidak percaya Yi Yun sekuat itu.

“Chen'er!” Teriak Rong Shen sekuat tenaga. Qi miliknya meledak dan menutupi semua bagian tubuhnya.

“Kau akan membayarnya bocah!” Teriak Rong Shen dan melesat ke arah Yi Yun sambil menebas sekuat tenaga.

“Gaya kedua Tebasan Harimau Suci!”

Dengan teknik Kehalusan Menit, Yi Yun tentu saja sudah merasakan arah serangan milik Rong Chen.

“Teknik pedang, Ayunan Kematian!”

Yi Yun memutar tubuhnya lalu menebas ke arah Rong Chen juga.

Tring!

Bushhh!

Ledakan Qi bertebaran ke segala arah dan membuat udara tampak berdenyut.

Crk! Crk! Crk!

Yi Yun dan Rong Chen saling mendorong lawan masing-masing.

Mata Rong Chen merah seperti darah karena ketiga putranya di bunuh oleh Yi Yun.

Sementara Yi Yun menatap Rong Chen dengan senyum di wajahnya. “Bagiamana rasanya orang yang kau sayangi terbunuh? Itulah yang aku rasakan saat saudariku di pukul tanpa sebab oleh putramu.” ucap Yi Yun.

“Aku akan membunuhmu!” Teriak Rong Shen.

Tiba-tiba kekuatan Rong Shen meledak dan meningkat pesat yang membuat Yi Yun terkejut.

“Apa yang terjadi Sistem?” Tanya Yi Yun di benaknya.

[Musuh sedang mencoba menerobos tingkat Alam Roh]

Yi Yun mengerut seketika mendengar jawaban Sistem.

“Apa kau pikir aku akan membiarkanmu menerobos?” Tanya Yi Yun.

Yi Yun langsung mengayunkan kakinya ke arah perut Rong Shen yang masih berfokus meningkatkan kultivasinya.

Buak!

Uhuk!

Rong Shen terpental sambil batuk darah.

Yi Yun tidak membuang waktu dan menggunakan Qi di pedangnya dalam jumlah terbesar yang bisa dia salurkan. Pedang Darah miliknya berdengung sedikit dan di sekitarnya muncul Qi yang terlihat sangat padat.

“Teknik pedang, Tebasan Cepat!”

Sraing!

Yi Yun menebas ke arah tempat Rong Chen terpental dan melewatinya seketika.

Rong Shen yang hampir menembus langsung menghentikan proses terobosan dan mencoba menghindari tebasan yang mengarah padanya.

Srak!

Pinggang Rong Shen terkena tebasan seketika dan tebasan itu hampir membelahnya.

“Sialan..” Rong Shen sangat marah dan mengambil resiko. Qi di tubuhnya mengamuk karena ia melanjutkan proses menerobos.

Yi Yun yang melihat itu tidak memberi kesempatan sama sekali dan memutar tubuhnya lalu menebas sekuat tenaga ke arah Rong Shen.

Sebelum tebasan mengenainya, Rong Shen tersenyum lebar karena berhasil menembus tingkat Alam Roh.

Karena merasa dia pasti menang, Rong Shen mengangkat pedangnya menahan tebasan Yi Yun.

Yi Yun menyadari itu tiba-tiba dan menghentikan tebasannya.

Rong Chen terkejut karena Yi Yun berhenti.

Yi Yun yang berhenti langsung membalikkan posisi pedangnya. Ia memusatkan Qi dalam jumlah yang sangat besar di telapak kakinya untuk membuat gaya tolakan menuju ke arah Rong Shen.

Dia tau bahwa melakukan itu akan membuatnya sedikit terluka.

“Teknik pedang, Ayunan Kematian!”

Bush!

Krak!

Yi Yun melesat dan kecepatannya lebih cepat hampir dua kali dari sebelumnya. Namun tulangnya retak karena melakukan hal itu. Dia tidak menghiraukannya saat ini.

Rong Shen yang melihat tebasan datang padanya tidak mampu menghindar. Ia hanya membuat pertahanan dengan pedangnya untuk menahan tebasan Yi Yun.

Namun Rong Shen akan kecewa mengadu pedang tingkat Legendaris dengan pedang miliknya.

Sraing!

Tring!

Pedang berbenturan dan pedang Yi Yun membelah pedang milik Rong Shen. Tebasan itu terus bergerak ke arah leher Rong Shen.

Rong Shen hanya bisa melapisi lehernya dengan Qi dalam jumlah yang besar.

Namun, karena ketajaman pedang dan gaya tolakan Yi Yun sebelumnya, tebasan itu menjadi sangat kuat.

Srak!

Tebasan itu mengenai tepat di leher Rong Shen dan membelah lehernya walau pun tidak seutuhnya.

“Orang ini pasti belum mati hanya dengan itu.” Batin Yi Yun. Ia langsung mengayunkan tinju kirinya ke arah perut Rong Shen yang berusaha untuk mundur.

Buak!

Uhuk!

Rong Shen batuk darah lagi dan terpental.

Yi Yun juga langsung bergerak ke arah Rong Shen sambil mengayunkan pedangnya.

“Teknik pedang, Tebasan Cepat!”

Sraing!

Yi Yun melewati Rong Shen seketika dan membelah tubuhnya menjadi dua tanpa bisa Rong Shen hindari sama sekali.

“Cih, butuh waktu juga membunuh orang ini,” Gumam Yi Yun dan mengalihkan pandangannya ke saudara kedua Rong Shen yang berusaha untuk kabur.

“Kau tidak akan bisa kabur!” Yi Yun langsung mengejarnya karena tidak akan membiarkan musuh kabur.

Yi Yun yang sudah mengejarnya langsung menebas dari belakang.

“Teknik pedang, Tebasan Cepat!”

Sraing!

Yi Yun tiba seketika di belakang saudara kedua Rong Shen dan langsung menebasnya hingga terbelah menjadi dua.

“Hah.. akhirnya selesai. Hanya tinggal individu lain di dalam sana.” Batin Yi Yun. Dia tidak akan lupa dengan individu yang ada di dalam sana.

Yi Yun perlahan berjalan ke semua mayat dan menjarah semua cincin ruang milik mereka.

Ketika Yi Yun tiba di depan Rong Shen dan hendak mengambil cincin ruangannya, suara seseorang terdengar.

“Berhenti di tempat, cincin ruang itu aku yang akan memilikinya!”

1
Rompak Langit
cukuplah sampai sini aja membaca ceritanya, semakin banyak bacot author dlm menulis /Drowsy//Right Bah!/ terlalu lama n terlalu membosankan perkembangan cerita nya
Ferdy Palit
karakter tokoh utama jelek dan tak pantas itung2an nolong orang padahal sdh ditolong jijk liatnya
Kandoerax's
moso' Kera Raksasa tubuhnya jatuh cman Blug bunyinya, ky' buku jatuh dari atas meja,,,🤭🤣🤣🤣
mbok ya rada dramatis gitu, ini kera raksasa bukan bayi monyet yg jatuh,,,,,
Kitan
bagus banget ceritanya AQ suka sayang gak ada lanjutannya
Kitan
kenapa gak d lanjutin lagi, padahal sayang banget ceritanya seru dan menarik Thor lanjutin dong 🙏🙏🙏🙏🙏
Aloy Winaryo
mantap
Aloy Winaryo
ambil
Aloy Winaryo
bantai
Bob virley
Luar biasa
Aloy Winaryo
bunuh
🧙 ɹᴉɥᴉS ɯɐʅⱯ ɐsɐnɓuǝꓒ 🧙🏻‍♂️
Pada saat "Dragon Scale" bukan diterjemahkan Sisik Naga, malah jadinya Skala Naga, di situ kita yakin bahwa ini bukan Novel original, melainkan terjemahan dari sumber lain berbahasa inggris.

/Rice//Cleaver/
ali maxsum
SISTEM BABI DAH BAB KEMARIN KAN SENJATA 50 POIN DIJUAL JADI 1000 BATU MENENGAH LAH INI BATU ATAS DAPET 1 POIN MATI AJA LU SISTEM GA GUNA BGT LEBIH BATU ROH ATAS BUAT BELI AJA DAH GA USAH DIKASIH KE SISTEM BIKIN MISKIN DAH JADI MC JGN BODOH BGT LAH AWAL2 BAB AJA SUDAH DI AMBIL 1,2JT POIN SISTEM TIDAK BILANG DULU AJA AMBIL
ali maxsum
MEMBUNUH KULTIVASI TINGKAT LANGIT ITU HARUSNYA DAPET RIBUAN POIN 10RB MASA CUMA 160 ITU GA LOGIS BGT ORANG STRES NI CERITA SAMPE BAB BERAKHIR KALO POIN SEGITU DAPETNYA GA BAKALAN BISA NAIK KULTIVASI BISA CUMA DAPET SUMBERDAYA DARI BERUNTUNG HAPUS AJA SISTEM NYA BUAT RUGI AJA DAH
ali maxsum
kikir
ali maxsum
okii
ali maxsum
MALES BACA MC BODOH AUTHOR DAN SISTEM JIWA YUEYIN JUGA PELIT BGT ALASANNYA SUDAH KETENTUAN PENCIPTA SISTEM ANEH2
ali maxsum
mending buat beli pedang dijual daripada periksa stastik orang apa gunanya buang2 poin bodoh bgt ga mc, sistem dan author
ali maxsum
cuma periksa knp harus poin yg digunakan terus emang tolol bgt kadang2 tidak gunakan kalo ada barang bagus ini sistem jiwa wanita bodoh emang pelit bgt
ali maxsum
jadi males baca gini author tolol amat minimal kalo ga dapet poin itu ranah di tingkat 1 kultivasi lah masa sama2 di tingkat roh ga dapet poin emang stres ini alur ceritanya
ali maxsum
namanya dewa pembantaian tapi membunuh tidak dapat poin kan bngsad tuh sistem dimana mana ya dapet lah coba lu maen game bunuh level dibawah mu dapet poin kan lah ini apa gunanya sistem sudah sumberdaya tidak logis MAHAL2 mending beli pil pake koin cuma 2000 koin dapet
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!