NovelToon NovelToon
CEO BUCIN

CEO BUCIN

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Cintapertama / Cintamanis / Contest
Popularitas:952.6k
Nilai: 5
Nama Author: Seolpa

Demi mengejar impian dan cintanya Ayuna rela meninggalkan kota kelahirannya berharap agar dia bisa menghapus kenangan buruk dan menyakitkan di masa lalu. Dan juga agar bisa dekat dengan tunangannya yang sudah lebih dulu bekerja di ibukota.

Namun siapa sangka jalan yang dia pilih malah menuntunnya bertemu dengan Alvaro Ivander, CEO yang terkenal dingin dan kejam.

Hubungan yang rumit diantara mereka malah membuat Ayuna semakin tidak bisa lepas dari genggaman Alvaro. Apalagi Ayuna adalah wanita yang selama ini dicari oleh Al.

~ Akankah kisah cinta mereka berjalan mulus??? Ikutin terus ya jangan di skip!!! ~

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Seolpa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 27

" Sudah lebih baik? " tanya Al saat Ayuna terlihat sudah tidak menangis lagi, Ayuna mengangguk.

" Tapi kenapa tuan bisa ada disini? " Ayuna yakin tidak mungkin suatu kebetulan Al juga berada di tangga darurat.

" Tadi saat melintas di sekitar sini saya mendengar suara tangisan, saya pikir hantu eh ternyata kamu " kelakar Al.

" Mana ada hantu siang - siang begini " jawab Yuna.

" Lupain soal hantu, mau berapa lama kamu peluk saya? " ucapan Al menyadarkan Yuna kalau saat ini dia masih memeluk Al.

" M - maafkan saya, tuan " Ayuna segera melepaskan dirinya dari Al.

" Tidak apa - apa, saya tahu kalau diri saya adalah tempat ternyaman untuk kamu " kelakar Al.

" Dasar manusia es narsis " batin Yuna.

" Tapi kamu kenapa? " tanya Al.

" Tidak apa - apa, tuan " Ayuna mencoba menyembunyikan permasalahannya dari Al.

" Mantan kamu lagi? " Al mencoba mencari informasi, Ayuna diam.

" Apa perlu saya pecat juga " ucapnya.

" Jangan tuan, itu tidak perlu " Ayuna segera menghentikan niat Al.

" Kenapa? Apa kamu masih mencintainya? " Al menatap Ayuna yang sedang duduk di tangga.

" Saya juga tidak tahu apakah perasaan yang saya punya selama ini cinta atau rasa terima kasih " jawab Yuna.

" Maksud kamu? " Al ingin tahu lebih jauh bagaimana perasaan Yuna pada Angga.

" Sebenarnya dia dulu adalah penolong dalam hidup saya. Disaat saya tidak memiliki keinginan untuk hidup dia yang selalu membantu saya " Yuna mengenang saat - saat bersama Angga.

" Maksud kamu? " Al tidak mengerti maksud Yuna dengan tidak ingin hidup.

" Waktu kecil saya pernah diculik dan karena ingin menolong saya, kedua orangtua saya mengalami kecelakaan dan saya harus kehilangan mereka untuk selamanya . Karena itulah saya tidak memiliki keinginan untuk hidup lagi, dan saat itu Anggalah yang selalu sabar untuk menyemangati saya " Yuna menjelaskan tragedi penculikan yang dia alami.

" Jadi itu yang terjadi padamu, maafkan aku semua ini karenaku " batin Al.

" Jadi sekarang kamu hidup sendiri? " tanya Al.

" Tidak, untung saja saya masih punya oma jadi saya tidak hidup sebatang kara " ucap Yuna.

" Lalu kamu ingin saya apakan mantanmu itu? " tanya Al.

" Maaf tuan, tapi anda tidak perlu ikut campur dengan masalah pribadi saya, apalagi mengkaitkan dengan pekerjaan " Yuna tidak ingin Al membalaskan sakit hatinya.

" Tapi kalau kamu mau saya bisa pecat dia, jadi kamu tidak perlu bertemu dengannya lagi " ucap Al.

" Tidak tuan, hubungan saya dengan dia memang sudah berakhir tapi saya tidak bisa melupakan semua kebaikan yang pernah dia dan keluarganya berikan untuk saya " Ayuna mencoba membatalkan niat Al.

" Kamu yakin masih bisa bertemu dengannya? " tanyanya.

" Tentu saja, saya tidak selemah itu " ucap Yuna yakin.

" Baiklah, saya pegang perkataanmu. Saya tidak ingin ada drama seperti ini lagi " Al berdiri dari duduknya.

" Saya pastikan ini tidak akan terulang lagi, tuan " jawab Yuna dan Al membantu Yuna berdiri.

" Tapi tuan, sejak kapan anda ikut campur dengan masalah pribadi karyawan? " tanya Yuna.

" TAK " sentilan Al mendarat lagi di dahi mulus Yuna.

" Awww ".

" Karena kamu bukan sekedar karyawan tapi juga tunangan saya " Al meninggalkan Ayuna yang masih terpaku di tangga darurat.

" Sejak kapan dia berubah begitu hangat? Padahal awalnya sangat arogan " ucap Yuna pelan.

" Dan jantung kenapa kamu dari tadi berdebar - debar sih? Apa yang terjadi denganku ? " Ayuna memegang dadanya.

🌸🌸🌸

" Lama banget sih na? " tanya Gina begitu melihat Ayuna memasuki ruangan.

" Maaf...maaf... tadi aku ada sedikit urusan " jawab Yuna.

" Tadi asisten Jo nyariin lo " Gina memberi tahu kalau tadi Jo datang mencarinya atas perintah Tuan Al.

" Oh itu, tadi aku sudah bertemu dengan tuan Al " ucap Yuna yang membuka laptopnya.

" Terus? " Gina penasaran dengan apa yang terjadi selanjutnya.

" Yah, biasa na hukumanku kan belum selesai " lagi - lagi Ayuna harus berbohong padahal dia sangat benci kebohongan.

" Terus mata lo kenapa bengkak? Lo habis nangis ya? " bisik Gina tidak ingin rekan yang lain mendengarnya.

" Hah? Masa? " Ayuna terlihat kaget dan buru - buru mencari cermin yang ada di tasnya. Terlihat matanya sembab dan hidungnya memerah.

" Kenapa? Berantam dengan pacar atau lo dapat hukuman berat dari tuan Al? " Gina terlihat begitu penasaran.

" Apaan sih na? Udah lanjut kerja aja " Ayuna mengalihkan pembicaraan.

" Ih, gak asyik lo " Gina mendorong kursinya kembali ke meja kerjanya yang berada di sebelah Yuna.

🌸🌸🌸

" Aku tidak tahu itu yang menimpa dirimu. Bagaimana kalau kamu sampai tahu bahwa akulah penyebab meninggalnya kedua orangtuamu, Akankah kamu memaafkanku " lamun Al yang sudah berada di meja kerjanya.

" Tuan " panggil Jo,tapi Al masih larut dalam lamunannya.

" Tuan " ulangnya lagi sedikit lebih keras.

" Ada apa? " tanya Al yang tersadar.

" Ini dokumen dari Young Construction " Jo memberikan dokumen yang Al minta.

" Kamu sudah periksa semuanya? " tanya Al sambil membaca ulang dokumen yang Jo berikan.

" Sudah tuan " jawab Jo.

" Dan tuan James ingin bertemu dengan anda " ucap Jo.

" Mau apalagi dia? Apa dia belum menyerah untuk menjodohkan putrinya denganku? " Ini adalah ketiga kalinya James, pemilik dari Young Construction berusaha untuk menjodohkan putri semata wayangnya dengan Alvaro.

" Baiklah, kamu atur jadwal makan malam dengannya " perintah Al.

" Baik tuan, tapi apakah anda yakin? "Jo tahu bahwa Al tidak pernah menyukai ide tuan James.

" Saya rasa sudah waktunya untuk memperkenalkan Ayuna ke publik " Al memberitahu Jo niatnya.

" Tapi tuan, apakah nona Ayuna akan setuju? Dalam surat perjanjian tertulis kalau hanya keluarga yang boleh mengetahuinya " Jo mengingatkan Al isi dari kontrak pertunangannya dengan Yuna.

" Jo, sejak kapan kamu menjadi cerewet begini? " Al memberikan dokumen yang telah dia tanda tangani.

" Maaf tuan " Jo menerima kembali dokumen itu.

Drttt...Drttt...

" Hari ini kamu pulang dengan saya " bunyi pesan di ponsel Yuna.

" Apaan sih ini manusia es, seenak hatinya aja " gerutu Yuna.

" Kenapa? " Yuna membalas pesan Al.

" Tidak perlu banyak tanya, tunggu saya di lobby " perintah Al.

" Dasar manusia es " batin Yuna.

" Tapi sejauh aku mengenalnya dia tidak sepenuhnya seperti yang orang - orang bilang, terkadang dia memang bersikap dingin tapi terkadang dia bersikap hangat dan begitu manis " Yuna tersenyum membayangkan semua perlakuan Al ke dia.

" Na... Ayunaaa " teriak Gandhi di telinga Yuna.

" Apaan sih mas " Ayuna mengusap - usap telinganya.

" Lagian lo, melamun aja " ucap Gandhi tanpa rasa bersalah.

" Ada apa ini? " tanya ibu Maya yang kebetulan melintas.

" Tidak ada apa - apa bu " ucap Gandhi.

" Rafael, kamu ke ruangan saya " ucap ibu Maya dan segera menuju ruangannya diikuti dengan Rafael.

" Ada apa mas? " tanya Yuna begitu ibu Maya kembali ke ruangannya.

" Mana file yang gue minta kemarin? " ucapnya.

" Oh iya... ini mas, maaf aku lupa " Ayuna memberikan file yang Gandhi minta.

" Melamun mulu sih " omel Gandhi dan kembali ke mejanya.

" Tadi mata lo sembab, sekarang wajah lo merona. Kenapa sih na? " Gina benar - benar penasaran dengan sahabatnya.

" Kepo " jawab Yuna.

🌸🌸🌸

" Pulang Yuk " ajak Karin.

" Ayo!!! " Gandhi dan Gina segera beranjak dari kursi mereka.

" Kamu gak pulang na? " tanya Rafael yang melihat Yuna belum bersiap - siap.

" Aku masih ada kerjaan mas, kalian duluan aja " lagi -lagi Ayuna berbohong.

" Kalau gitu kita duluan ya " ucap Gandhi dan yang lain.

" Kamu dimana? " tanya Al yang menelepon Yuna.

" Masih di kantor " jawabnya.

" Buruan turun, saya dari tadi sudah di lobby " perintah Al.

" Uh, selalu saja maksain maunya " Ayuna mengambil tasnya dan segera menuju lift.

" Lama sekali? " tanya Al begitu melihat Ayuna mendekatinya.

" Bukannya saya suruh kamu untuk tunggu di lobby, kenapa malah saya yang nungguin kamu "omel Al.

" Tuan, ntar aja deh marahnya " Ayuna melihat kesana kemari takut ketauan karyawan lain.

" Kamu kenapa? " Al ikut melihat ke sekeliling.

" Ayo, cepatan " Yuna menarik tangan Al agar segera memasuki mobilnya yang sudah terparkir di depan.

" Sudah berani pegang - pegang ya " canda Al.

" Berisik " Ayuna segera menarik Al agar cepat pergi dari kantor, Al tersenyum melihat tingkah laku Yuna.

" Selamat sore tuan, nona " sapa security yang berjaga.

" Sore pak " jawab Yuna yang terburu - buru.

" Tuan, cepatan dong " ucap Yuna yang melihat Al masih berdiri di dekat pintu mobil.

" Gimana saya mau masuk kalau tangan saya kamu pegang terus " ucapan Al menyadarkan Yuna kalau sejak tadi dia terus memegang tangan Al.

" M - maaf tuan " Yuna segera melepaskan Al.

" Tuan Al.... Ayuna... " ucap Gina yang sejak tadi melihat mereka.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
Ilalagagi Gagi
Lumayan
Haposan Parningotan
lanjut dan semangat untuk karya menginspirasi
Yuaridewi
ceritanya sangat jelek..muter" gk jelas
Fatmaa Atie
aku kok nek lihat mahen ya
Agus Perdana
semangat tor makin dalem makin bagus cerita nya semangatttz
Agus Perdana
Masi baca alurr nya se jauh ini oke sihh
Agus Perdana
semangat Yuna
dan buat Author semangat juga nulis nya😊
Ayu Nuraini Ank Pangkalanbun
krna Dy hanya bs menyentuhmu
Ayu Nuraini Ank Pangkalanbun
emng modus si Al😂😂
Ayu Nuraini Ank Pangkalanbun
🤣🤣🤣🤣
Ayu Nuraini Ank Pangkalanbun
cwe selingkuhan tunangnmu
Ayu Nuraini Ank Pangkalanbun
semangat mas bro
Ayu Nuraini Ank Pangkalanbun
widih ada yg jeles nh🤨🤨
kania_pesek
Yuna Yuna bodoh lu ke bangetan amat sihhh ihh ngenes gw lama2
Syafa Aldera
iini mana kelajutanya lgi seruh ni
Qipty Devastya
lm g up
Desi Rizal
upnya dong..
Ilham Risa: Hai kak, mampir juga yuk kak ke novel aku "bangkitnya pria terhina" makasih kak🙏
total 1 replies
Qipty Devastya
lm g up
Atin Aza
j
Atin Aza
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!