NovelToon NovelToon
Karena Kamulah Yang Tuhan Takdirkan

Karena Kamulah Yang Tuhan Takdirkan

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: leni septiani

Lima bulan sebelum pernikahan Rara dan Devan terlaksana, Rara memergoki tunangannya itu tengah berada di rumah saki bersama seorang perempua hamil, awalnya ia mengira itu saudara nya, namun kenyataan pahit harus terpaksa ia telan mengetahui bahwa wanita yabg bersamanya adalah istrinya, wanita yang dinikahi devan satu tahun yang lalu. Dunia Rara seakan berhenti detik itu juga, sakit tentu saja iya rasakan, kecewa apa lagi, Rara tidak tahu harus bagaimana lagi hidupnya tak lagi sma, Rara yang dulu periang kini berubah menjadi pendiam dan berkali kli masuk rumah sakit karena terlalu lelah karena pikirannya. Angga yang kebetulan menjadi dokter yang menangani Rara dan juga seorang sahabat dari Riri, kakak Rara berniat menjodohkan keduanya Angga tentu saja bahagia karena bagaimana pun ia memang sudah diam-diam menyimpan hati pada perempuan cantik pemilik cafe tempat dirinya makan siang di jam istirahatnya. Angga tidak ingin menyerah meskipun gadis itu tidak juga memberikan kepastian meski berkali-kali dirinya mengungkapkan perasaannya. Rara hnya tidak ingin menerima laki-laki itu di saat hatinya masih bersemayam laki-laki masa lalu yang telah menggoreskan luka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon leni septiani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 26

Disisi lain, Angga yang baru tersadar dari keterkejutannya segera berlari mengejar Rara yang sudah menjauh, ia terlalu terkejut melihat keberadaan Rara dihadapannya yang berderai air mata hingga tidak sempat menahannya untuk tidak pergi. Beberapa kali Angga berteriak memanggil nama Rara, namun perempuan itu tidak memperdulikannya, hingga keluar rumah sakit dan Angga kehilangan jejak tunangannya itu, ia ingin mengejar, namun niatnya itu ia urungkan karena tidak bisa meninggalkan pasiennya begitu saja.

Angga kembali masuk menuju ruangannya sambil mencoba menghubungi ponsel Rara namun tak kunjung dijawab, beberapa pesan ia kirimkan namun sama saja tak ada balasan hingga ia kembali menelpon namun nomor Rara sudah tidak aktif, kekhawatiran makin jelas terlihat diwajahnya. Angga berjalan lemas masih terus mencoba menghubungi nomor tunangannya itu, namun hasilnya masih sama, nomor Rara tidak aktif.

Angga masuk kedalam ruangannya dengan kepala tertunduk dan rambut yang acakacakan terlihat sekali jika dirinya sedang frustasi. Angga duduk di kursi kerjanya dan menatap sebentar kearah wanita dihadapannya lalu kembali mengambil ponselnya untuk mencoba lagi menghubungi tunangannya itu, tapi lagi-lagi nomornya tidak aktif membuat Angga menghela napas frustasi.

“Ga, cewek yang tadi siapa? Sampai bikin kamu kayak gini?” Tanya perempuan didepannya bingung.

“Dia Rara, calon istri aku, Rayna.” Jawab Angga frustasi.

“Ja-jadi yang tadi Rara, calon istri kamu?” Tanya Rayna memastikan yang dijawab anggukan lemah oleh Angga.

“Astaga, jangan bilang dia salah paham sama aku?” Panik Rayna. Angga mendongakan kepalanya tidak mengerti dengan maksud ucapan Rayna, salah paham maksudnya salah paham apa?

“Maksud kamu, salah paham apa?” Tanya Angga yang masih tak mengerti.

“Angga, masa kamu gak ngerti sih, coba deh kamu pikir kenapa dia nangis tadi sambil natap kecewa kamu terus lari sambil nangis tanpa bicara apa pun, aku yakin kalau dia pasti salah paham sama aku, dia pasti dengar obrolan kita di ruang Dokter kandungan itu, dan mengira bahwa aku hamil anak kamu,” jelas Rayna panjang lebar, membuat Angga semakin frustasi.

Ia mengerti sekarang kenapa tunangannya itu menangis seperti itu tadi, dan ya, mata itu menyiratkan kekecewaan yang amat dalam. Rara pasti sangat kecewa kepadanya, tapi ini adalah kesalah pahaman.

Angga menggeleng-gelengkan kepalanya lalu mentap jam di pergelangan tangan kirinya, ia harus mencari Rara dan menjelaskan kesalah pahaman ini, tapi niat itu harus ia urungkan saat salah satu suster mengetuk pintunya dan memberitahukan bahwa ada pasien yang menunggunya, meski dengan berat hati Angga tetap menemui pasiennya dan berharap pekerjaannya akan cepat selesai hingga ia bisa cepat-cepat menemui calon istrinya itu dan menjelaskan semunya.

“Ray, kamu tunggu sebentar disini ya, jangan kemana-mana dan jangan ceroboh, ingat ada calon bayi didalam perutmu, nanti pulang bareng denganku.” pesan Angga kepada Rayna sebelum akhirnya pergi meninggalkan ruangan tanpa menunggu jawaban Rayna terlebih dulu.

Pukul lima sore tepat Angga telah menyelesaikan pekerjaannya. Angga dan Rayna berjalan beriringan menuju parkiran khusus Dokter untuk mengambil mobilnya, dan segera melajukannya dengan kecepatan menuju kediamannya.

Setelah sampai di pekarangan rumah Angga segera turun dari mobil dengan diikuti Rayna, masuk kedalam rumah yang ramai oleh keluarga besar Angga, saudara-saudara yang sudah datang dan berkumpul dirumah orang tuanya khusus untuk menghadiri pernikahan Angga yang akan terlaksana tiga hari lagi.

Dengan langkah lesu Angga mendekati kelurganya, dan menyalaminya satu persatu diikuti oleh Rayna lalu duduk disamping kiri Alya lalu mengambil jus jeruk yang ada dimeja entah punya siapa dan langsung meneguknya hingga habis, semuanya berkumpul saling bercerita dan tertawa, hingga satu suara menghentikannya.

“Ekhmm, bisa dengarkan Rayna sebentar?" ucap Rayna menghentikan tawa semua orang kecuali Angga yang masih saja melamun ditempatnya.

“Rayna punya kabar bahagia untuk kalian semua,” ucap Rayna lagi, membuat semua orang penasaran kecuali Angga tentu saja.

“Kabar apa kak Ray?” Tanya Arga penasaran.

“Rayna hamil,” ucapnya sambil menampilkan senyum terbaiknya.

Semua orang terdiam mencerna ucapan Rayna namun beberapa detik kemudian pekikan bahagia dan ucapan selamat memenuhi ruangan ini, semua orang terlihat bahagia mendengar kabar kehamilan Rayna. Bagaimana tidak bahagia, kehamilan Rayna sangat ditunggu-tunggu oleh keluarga besar Angga tiga tahum ini.

Namun saat kebahagiaan menyelimuti semua orang diruang keluarga ini, Alya merasakan keanehan pada kakaknya, Angga yang terlihat murung, lesu dan tidak bersemangat, seperti sedang memiliki masalah.

Alya menyenggol bahu Mamanya yang berada disamping kanannya, membuat Desti menengok kearah putri bungsunya itu dan mengucapkan ‘apa’ tanpa suara, mengerti dengan kode yang diberikan Alya, Desti menatap kearah anak sulungnya yang terlihat tidak bersemangat.

Alya bangkit dari duduknya dan bertukar tempat dengan sang Mama. Dengan lembut Desti mengusap lengan anak sulungnya itu, membuat Angga menolehkan kepalanya sebentar lalu kembali menyandarkan kepalanya menatap langit-langit ruang keluarga. Suasana tiba-tiba menjadi hening semua orang bungkam tidak ada yang berani buka suara, penasaran dengan apa yang terjadi dengan calon pengantin ini.

“Kamu kenapa lesu gitu mukanya, lagi ada masalah?” Tanya Desti lembut, Angga menghembuskan nafasnya berat.

Baru saja Angga ingin menjawab namun suara deringan ponsel mengalihkanya, Angga segera membuka ponselnya dan ternyata adalah pesan singkat dari tunangannya, siapa lagi kalau bukan Rara.

Cepat-cepat Angga membuka pesan masuk tersebut, tubuh Angga tiba-tiba lemas, pikirannya kacau entah bagaimana ia menggambarkan perasaannya saat ini, sedih, kecewa, marah bercampur menjadi satu.

Desti yang bingung pun langsung mengambil ponsel dari tangan Angga dan membaca isi pesan yang membuat anak sulungnya itu menjadi lemas seperti ini. namun betapa kagetnya Desti saat membaca pesan tersebut, air matanya mengalir tanpa diminta, Desti menatap Angga dengan perasaan marah namun yang ditatap hanya memandang kosong kedepan.

Semua orang saling melirik satu sama lain melihat ibu dan anak yang kini tengah sama-sama menangis dalam diam tanpa ada sepatah kata yang terucap. Hingga akhirnya Alya merebut paksa ponsel Angga yang berada ditangan sang Mama.

“Whatt! Kak Rara ngebatalin pernikahan kalian!”

1
Felycia Fernandez
romantis...
paling suka liat matahari terbenam
Tiwik Firdaus
berjuang terus angga
Miss Typo
ikut bahagia
Miss Typo
Dokter cintaku, kau sembuhkan sakit ku dgn resep cintamu
eeeeeaaaa 😁
Miss Typo
semoga Angga bisa secepatnya mengobati luka di hati Rara
Miss Typo
dokter Angga gercep
Miss Typo
semua mendukung Rara dgn Angga
Miss Typo
dokter cinta akan mulai beraksi 😁
Miss Typo
sweet bgt si Angga
Miss Typo
Rara gk pendiam dia gitu karna hatinya terluka
Miss Typo
dah lah Ra ngapain inget sm mantan tunangan kayak gitu, walaupun cinta tp gak tegas dh nikah setahun bahkan istrinya sdh hamil gk ngomong apa", coba kalau gk kepergok sm Rara, sampe hari pernikahan jujur gk tuh
Miss Typo
move on pelan" dan coba buka hati
Miss Typo
semoga Angga bisa mengobati luka di hati Rara
Miss Typo
baru awal dh nangis 😭
tuh ortu Devan gk setuju sm Rara atau gmn sich, kok bisa"nya baru seminggu tunangan mlh di jodohkan sm orang lain, dan Devan jg harusnya tuh bicara sm keluarga Rara dr awal gk jadi cowok pengecut kayak gitu, masak dh nikah setahun msh ada rencana nikah sm Rara 😤
Yanti Anin
dokter cinta yg betul iyakan thor
Yanti Anin
jadian nih kayaknya
Caca Princes Koesyanto
the lounge untuk
Ningsih Abdullah
Pendek amat novelnya
Yayoek Rahayu
kok bisa ya....namanya jg dunia halu....apa aja bisa terjadi
Iyah Permata
pendek amat certa nya seson ke dua harus ada lah di sini juga
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!