NovelToon NovelToon
Pacarku Polos

Pacarku Polos

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Contest / Tamat
Popularitas:121.5k
Nilai: 5
Nama Author: nurdahlia Awani hrp

Azara Amora adalah gadis cantik berambut panjang dan bertubuh pendek
Bryan Jason Willy, cowok tampan, bertubuh tinggi,

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nurdahlia Awani hrp, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

part 25 terjebak

Aku berjalan gontai menuruni tangga, melewati keluarga yang sedang sarapan. Semangatku telah lenyap, aku sangat malas melakukan apapun, nafsu makan pun tak ada walau seenak apapun makanan itu.

"Kak, nggak sarapan?" tanya Anissa. Aku hanya menggeleng, dan berjalan dengan tatapa kosong kedepan. Apa yang harus ku katakan pada Ara dan teman-temanku?

Setelah sampai, aku langsung berlari kearah lapangan, untuk barbaris. Upacara bendera pun dimulai, terik matahari cukup menyengat hari ini, apalagi perutku yang terasa kosong, dan ditambah dengan kepala yang terasa sakit.

Ku pejamkan saja mataku ini, tubuhku serasa ingin jatuh, tetapi, aku berusaha untuk bertahan sampai upacara selesai.

...

Aku membuka mataku perlahan, menatap seisi ruangan. Ini bukan kelas mau pun lapangan, tapi ini ruang UKS. Apa aku pingsan?

"Ara," ucapku, ketika melihat sosok Ara tertidur di samping ranjang. Apa dia menungguku?

Aku mengelus pipi dan rambutnya, ia sangat lugu dan lucu. "Eum ...." Ara terusik, ia pun melihat kearahku dan langsung terbangun.

"Abang udah sadar? Alhamdulillah, Ara seneng banget!" soraknya. Tangan mungilnya, mengambil mangkuk di atas meja.

"Kata Om dokter, Abang itu harus makan biar sehat. Nih, Ara suapin," Ara menyodorkanku sesendok bubur. Aku pun membuka mulutku, dan makan. Dan melakukannya berulang kali.

'Ya Allah, apa gue sejahat itu, sampai harus menyakiti cewek kek Ara? Gimana gue mau ngomong?' batinku. Sungguh, melihat wajahnya saja, raga ini tak ingin jauh darinya. Dia adalah obat ketika aku merasakan sakitnya luka.

"Abang kok diem-diem bae?" Ara melambaikan tangannya, tepat di depan wajahku.

"Ara, kalau minsalnya gue pergi, dan nggak bisa ketemu lo lagi, gimana?" Ara terdiam, senyum yang tadinya terukir pun pudar. Ara menatapku cukup lama.

"Huaa! Ara nggak mau Abang pergi!" Ara berhambur kepelukanku, ia menenggelamkan wajahnya di tubuhku.

"Nanti, kalau Abang pergi, yang jagain Ara siapa? Yang temenin Ara siapa?" sambungnya lagi dengan isakannya. Ada rasa nyeri di dalam hati mendengar ucapannya, aku juga sudah berjanji untuk selalu bersamanya.

"Terus, yang traktirin Ara siapa?" Aku mendatarkan wajahku, bisa-bisanya disaat yang seperti ini dia bicara begitu?

"I-iya, iya. Kan gue cuman nanya aja, Ra, gitu aja nangis lo!" ledekku, Ara melepas pelukannya lalu menatapku.

"Awas aja kalau Abang pergi, Ara bakalan gigit Abang!" ocehnya, seraya memanyunkan bibirnya lima senti. Aku terkekeh, gadis ini memang mampu membuatku tertawa.

"My love!" Karell berteriak, lalu berlari memelukku.

"Gimana keadaan lo?" tanya Argian.

"Alhamdulillah, masih bisa nafas," jawabku.

"Ya ampun, gue khawatir banget sama lo, lo kok tiba-tiba pingsan? Gue sebagai temen terbaik lo merasa kehilangan, tau nggak?" Aku mendatarkan wajah, sedikit geli dengan tingkah Vino kali ini.

"Lebay, jir! Jijik gue!" ocehku. Vino hanya tertawa kecil mendengar ucapanku.

...

Bel pulang berbunyi, aku dan teman-temanku keluar dari kelas dan berjalan menuju parkiran.

"Kakak!" Aku menghentikan langkahku, lalu berbalik dan mendapati Anissa yang berlari kearahku.

"Lo kenapa sih?" Anissa mengatur nafasnya terlebih dahulu. "I-itu, Ara diajak pergi sama Kak Lea. Mereka tadi kesana!" Aku membulatkan mata, lalu berlari dan menyambar helmku. Segera aku lajukan motorku. Jangan sampai Lea mengatakan hal itu pada Ara.

Kulihat mobil Lea terparkir disebuah taman, dimana tempat yang biasa aku dan Ara jalan-jalan. Aku berlari kencang, mencari keberadaan keduanya.

Tubuhku kaku, melihat Ara yang sudah dibanjiri dengan air mata. Beserta Lea yang tersenyum kearahku, seakan ia memenangkan sebuah permainan.

"Ara, lo kenapa? Kenapa lo nangis?" tanganku mencoba meraih pipinya, namun Ara menepis tanganku.

"Abang jahat! Kenapa Abang nyakitin Ara?! Ara benci sama Abang!" Ara berlari pergi dari tempat itu.

"Ara!" Ara tak menoleh, ia terus berlari sampai tubuhnya tak terlihat lagi.

Tatapanku beralih pada Lea, segera kutarik tangan Lea, dan meremas pundaknya, sampai ia meringis kesakitan.

"L-lepasin, Yan. S-sakit!" ringisnya, namun aku tak peduli. Dia sudah kelewatan batas.

"Apa yang lo omongin sama Ara?" tanyaku penuh emosi.

"Aku cuman bilang, kalau kita akan menikah, dan sebentar lagi kamu akan pergi dari hidup dia. Udah gitu aja," jawabnya.

"Apa? Apa yang lo mau dari gue, Lea?! Kenapa lo selalu hancurin hidup gue?! Gue capek, Lea, capek! Setiap hari gue selalu terluka karna lo! Kenapa lo harus kembali dihidup gue lagi? Kenapa?!" Aku beteriak. Melepaskan semua kata yang selama ini terpendam. Lea menangis, dia pun memelukku.

"Tapi, aku sayang sama kam--"

"Gue nggak sayang ama lo! *****!" ucapku, lalu segera pergi dari hadapannya, namun, tanganku tertahan olehnya. Dia memelukku dari belakang.

"Apa kamu lupa sama janji kamu? Kamu akan selalu nungguin aku, kapan pun aku kembali, dan kamu juga janji kan, akan terus bersamaku?" Aku terdiam, dia membuatku, seakan-akan terjebak dalam janji dimasa lalu.

#BERSAMBUNG!

Maaf gaje:v

___

Kasian nggak sih sama Ara? Dia udah sayang-sayangnya, eh malah harus lepasi si Bryan😭

1
Fadila Fani
season 2 dong kak..
anak" bryan kak gimana ketemu sama anak sabahat papanya😁😁
Widia Citra
menarik kaka,,,,,
jangan lupa mapir di KARYA ku yaaa🙏❤️🖤
Chauli Maulidiah
begitu mudahnya terjebak dgn sebuah kata janji.. jika dia sdh berubah, dan tdk membawa manfaat dan kebaikan pd diri kita. untuk apa pula bertahan dgn sebuah kata janji... BODOH!!
Deby rafika Fika
suka banget sama cerita nya ...
Dira Safitri
season 2 dong thor
Farihah husna
next
Neno
syukur deh dah ketemu Ara x
Putu Rahayu
ku kira yg kecelakaan bryan atau ara
Kirey Salsabila Balqis Mutmainnah
semangat thorr jangan lama up nya🙂🥺
Kirey Salsabila Balqis Mutmainnah
ngakak🤣🤣
Dira Safitri
dih kok kesel ya😏
Neno
aduh...pinter banget si syela bikin skenario.
awas az klo Bryan sampe luluh
Ardzz
belum paham sama part ini😌
Ririn Dwi
seru
Ririn Dwi
suka deh.
lucu
Ardzz
huuuuufffffft..... mulai bermunculan rubah pengganggu😑
semangat thor lanjutin up nya. di tunggu epsd selanjutnya, aku suka dengan ceritanya, menarik😍
Marmott🐻
sampe nangis tau ku kira itu kenyataannya........😢😢😢
Dedydedot
mbak lea tipu tipu yaaa.. mana ada laki laki tanpa kesadaran bisa nglakuin kek gitu.. mas bry juga bodoh banget sih
Dedydedot
pilih satu doong bang. Kalo dua dua nya mau diembat namanya serakahh
Dedydedot
tunjukan pesonamu babang briyan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!