Sebuah Pertemuan begitu singkat dengan seorang Putri kecil dan Seorang Pria
Membuat kehidupannya berubah drastis...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tanuwawa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Harapan Bunda
Bunda, Rita dan Dina melihat mereka dari meja makan yang Mengarah ke Taman, dengan senyuman di wajah mereka .
" Mbak kita Jailin Mbak Alia yuk " ucap ria sambil menaik turunkan alisnya.
" Jailin Apa Dulu ni ? berabe kali kalau Alia sampai marah ! " Ucap Dina kalau Alia dijahili bisa gawat.
" Emang Gimana kalau Alia marah ? " ucap bunda bertanya, bunda penasaran selama ini tidak pernah melihat Alia marah.
"Bunda tau gak ? kalau Alia marah nih bunda, dia cuman diam doang, nggak ngomong-ngomong kalau marah banget dia. dia akan pergi seharian, jutekin kita, tapi tetap perhatian. contoh nya Bunda ! Rita waktu itu, Jailin Alia, waktu itu dia pingsan di kampus dan sebenarnya sudah sadar dia ! tapi malah ada niatan Jailin Alia biar Alia bisa ketemu sama ANSOS ( asisten dosen)sekaligus Kakak kelasnya,yang super ganteng, kata Rita ! dan bakalan cocok sama Alia yang cantik. Mereka sebenarnya sudah Beberapa kali ketemu, saat Alia mengantar Rita ke kampus. Dari situ temannya si Rita ini suka sama Alia ! umurnya juga 1 tahun lebih tua dari Alia. Alia yang panik karena Rita pingsan langsung ke sana dong dia cari cari Rita dikelasnya nggak ada tiba tiba ada dong Rita di kantin lagi ngobrol ketawa-ketiwi dan Alia yang khawatir langsung mendekati Rita dan bilang katanya kamu pingsan ? terus ini apa ? Rita hanya tersenyum dan bilang iya tadi aku pingsan kelaparan mbak tapi sekarang sudah sadar mbak, ditolong kak Bayu nih tunjuk nya dan Bayu hanya tersenyum disitu, Rita bilang nanti Rita ceritain agar Alia percaya lalu Rita pamit untuk masuk kelas selama 2 jam Alia disuruh menunggu dan ditemenin sama Bayu, Alia menolak karena Bayu pasti juga sibuk tapi Bayu bilang nggak katanya Disana lab kesempatan Bayu untuk dekat dengan Alia.
Dan ketahuan dong saat 2 hari setelahnya temannya Rita lagi bahas tentang waktu Rita pingsan dan telepon Alia menyuruhnya datang untuk melihat Rita yang pingsan padahal Rita sudah sadar hanya untuk mendekatkan Alia dengan Bayu karena kepergok Alia yang penasaran langsung tanyain kejadiannya. Dan saat sampai rumah, Alia nggak marah,atau apapun tapi hanya diam dan pergi seharian karena aneh, nggak biasanya Alia kayak gitu tiba-tiba teman Rita minta maaf karena sudah bocorin rahasia Rita, tahu akar permasalahannya Rita buru-buru minta maaf. Ditelepon nggak diangkat pas di rumah di jutekin sampai 1 hari nggak dianggap tuh si Rita . Karena merasa bersalah si Rita lupa makan dan kambuh lagi maagh nya Alia mulai bicara lagi dan ngurusin Rita disitu Meraka mulai baikan asalkan janji jangan deketin sama laki laki apalagi dengan alasan kesehatan. Ucap Dina menceritakan.
" Itu sih Parah, jahilnya " ucap bunda yang mendengar cerita Dina
" Emang parah bunda Dia, parahnya lagi dia selalu jahil Bun apalagi soal menggoda mbak-mbak nya kalau lagi dekat dengan laki-laki." ucap Dina.
" Yah mbak bongkar semua aib aku ! malu tau sama bunda. Tapi kan itu buat mbak Alia biar deket sama laki-laki biar nggak jomblo terus. Itu kan niat baik tahu !" ucap Rita berapi -api.
" Iya niat mu baik ! tapi caranya salah. Tapi sekarang nggak apa-apa biar Alia dekat dengan omnya Amira lihat mereka kayak keluarga kecil saja. " ucap bunda melihat Rendi Alia dan Amira
Rita dan Dina melihat kearah mereka berada.
" Benar bunda ! cocok !kita Sepemikiran." ucap Rita dengan tangan membentuk 👌
" Amiiiiiiin." ucap Dina mengamini.
Tanpa disadari oleh bunda Rita dan Dina sudah ada Rendi yang menggendong Amira dan Alia sudah ada didepan mereka.
" Aduh ! pantesan Dicariin sama kita dari tadi kalian lagi disini ? makan nggak ngajak-ngajak !" Ucap Rendi.
" Habis salahin sendiri asik benar mainnya," ucap bunda dengan menyindir.
" Iya Oma selu, main sama aunty Sama om. ucap Amira Dengan pipi gembulnya tertawa riang.
" Aduh-aduh Amira, lucu banget sini aunty gendong." ucap Dina Rendi memberikan Amira ke Dina.
" Ya udah Rendi ke kamar dulu ya Bun, mau siap-siap ! Patroli Malam sampai subuh
langsung pergi setelah bunda mengangguk.
"Pada ngobrolin apa sih ? kok seru banget ! " ucap Alia dengan senyumnya.
" Lagi cerita-cerita saja kok nak ! Ayo makan dulu, kamu belum makan dari tadi ! malah asik main sama Amira. Biar sekarang mainnya sama aunty Dina dan aunty Rita saja Amira nya. Ucap bunda menyuruh Alia makan
Rita dan Dina mengangguk langsung meninggalkan ruang makan lalu bermain dengan Amira.
" Iya Bun, Amira lagi aktif-aktifnya sekarang usia nya mau 3 tahun nanti beberapa bulan lagi, dan mau sekolah juga katanya ! " ucap Alia memberi tahu sambil bunda menyiapkan makanan untuk Alia( Bunda hanya tersenyum Alia begitu perhatian pada Amira tidak pada Amira saja ! tapi padanya juga. Dengan Rendi ? Alia bersikap perhatian seperti menganggap Rendi kakak laki-laki. Alia pernah bilang pada bunda waktu itu. Rendi selalu ada dan menolong seperti punya kakak laki-laki saja. Bunda membiarkan itu, mungkin Alia belum tahu perasaan sebenarnya.
perlahan tapi pasti. biarkan Rendi dan Alia sendiri yang menyadari cinta mereka tanpa harus pacaran tapi nanti langsung menikah usia Rendi juga sudah cukup untuk menikah 25 tahun dan Alia 23 tahun).
Setelah habis makan dan bermain Alia, Dina dan Rita pamit pulang.
" Kami Pamit ya Bun ! , sudah mau mangrib " ucap Dina langsung Salim disusul Rita dan Alia.
Ini nih, masalahnya Alia harus bulak balik jagain Amira dan bagi waktu untuk kerja, jika Alia menikah dengan Rendi mungkin Alia tak perlu bekerja bisa usaha saja seperti keinginan Alia Usaha pastry dan jagain Amira menjadi istri untuk Rendi. dalam hati Bunda
" Iya hati-hati ya kalian. " Bunda melambaikan tangan.
" Iya Bunda Serempak ketiganya. mengucapkan salam.
Rumah Dina
" Aduh Al, Teteh lupa nih ! menepuk jidatnya " Lupa apa teh ? ucap Alia melihat Alia memupuk jidatnya
" Besok loh ! kan ada acara di kantor tuh teteh malah lupa lagi, belum kasih uang buat catering DP nya sih sudah. Gimana dong ? " ucap Dina dengan wajah memelas kesal
" Ah kirain apa, gini Tetehku cantik tenang dong kan belum malam nih tempat catering nya juga dekat 20 menit dari sini yah kita kesana aja sekarang gimana?" ucap Alia yang melihat Dina kesal
" Ya sudah aku ikut nggak ada teman, kalau ditinggal sendiri. " Ucap Rita yang takut ditinggal sendiri di rumah.
" Benar juga ya nggak kepikiran karena panik, Ya sudah deh Yo kita pergi sambil cari angin saja jajan jajan gitu ? ucap Dina
" Nah ini nih kalau jajan! makin semangat nih ikut ! ucap Rita senang
Alia tersenyum " Ya sudah ayo langsung berangkat aja sekarang nggak usah ganti baju takut kemalaman." ucap Alia mengambil tas dan kunci motor.
Mereka pun pergi dengan Rita yang di bonceng Dina dan Alia sendiri naik motor.
sudah selesai anterin uang catering, mau jalan-jalan eh malah ada razia malam !!!!!!!!!!
wah kali ini kenapa ada razia malam yah ??????❤️❤️
cepet ya lanjutnya
🙏🙏ya...saran aja tlg dirapiin lagi tulisannya... aq jg tau klo nulis novel, cerpen dll itu susah tp kn sayang bnget karyamu klo dah bagus2 tp kurang peminatnya cuma krna tulisannya kurang rapi...semangaaaatt terus buat brkarya..