NovelToon NovelToon
Antara Janji Suci Dengan Kode Etik

Antara Janji Suci Dengan Kode Etik

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Dokter / Diam-Diam Cinta
Popularitas:36.3k
Nilai: 5
Nama Author: Tientien AQuariuzz Girllzz

Novel ini kelanjutan dari Novel. " Cinta Gadis Tangguh Dari Desa."

Luna Haifa Adhitama putri sulung dari Kavindra Adhitama dengan Freya Pratiwi Adhitama. Luna mempunyai adik kembar yang bernama Aryan Zaidan Adhitama dan Aryana Zaidah Adhitama.

Luna seorang Dokter spesialis Anak. Karena pembawaannya yang lembut dan ramah. Dia menjadi Dokter yang diidolakan sama semua pasiennya.

Pada saat dia pergi ke rumah kumuh yang sudah menjadi kebiasaannya satu bulan sekali. Membantu orang-orang yang disana untuk memberikan perobatan gratis disana.

Dia bertemu dengan anggota TNI yang juga lagi membantu menyalurkan bantuannya ke orang-orang yang ditinggal di bawah Jembatan.

Akankah Luna mengenali salah satu dari anggota TNI tersebut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tientien AQuariuzz Girllzz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 26

SELAMAT MEMBACA !!!

Brak...

Tanpa di sadari karena asyik bermain hape, Luna menabrak punggung seseorang dengan cukup keras hingga dirinya jatuh ke tanah.

"A a a... Sakit banget sih. Apa yang aku tabrak tadi!" gumamnya sambil memegang pantatnya, Luna belum sadar sama sekali bahwa ia jadi pusat perhatian sekelompok Prajurit TNI yang berdiri di sekitarnya.

"Kakak Dokter cantik.. !" panggil anak-anak yang berlari ke arahnya. Baru ia tersadar bahwa disekitarnya banyak anggota TNI.

Kapten William membalikan tubuhnya ingin melihat siapa yang menabrak dirinya. Deg jantung berdebar kencang ternyata yang menabraknya Bintang Kecilnya.

Kapten William mengulurkan tangan untuk membantu Luna berdiri, Luna mendongakan kepalanya menatap siapa yang mengulurkan tangan.

"Abang..!" gumanya saat melihat siapa yang mengulurkan tangannya. Ternyata Luna masih mengingat siapa orang itu, walaupun sudah lama nggak bertemu.

"Kamu, nggak apa-apa, Dek. Kalau jalan itu jangan asyik lihat hape, kebiasaan dari dulu kok nggak hilang-hilang?!" tanya Nathan kepada Luna.

Prajurit yang melihat itu hanya bisa tersenyum, Kaptennya itu bisa sangat lembut kepada gadis itu.

"Maaf nggak sengaja, Bang. Ini lagi bales chat dari Dek Yana," jawab Luna malu dan nggak enak dengan yang lain.

"Kakak Dokter cantik!! Ayo kita harus menemui Restu, dia tadi demam tinggi, Kakak Dokter!" ajak anak-anak kepada Luna. Dari tadi mereka sedang menunggu Luna datang, karena temannya ada yang sakit.

Mereka menarik tangan Luna menuju ke rumahnya Restu.

"Maafkan anak-anak yang kurang sopan, Pak Tentara. Sudah kebiasaan kalau Nak Luna ke sini buat rebutan anak-anak. Itu karena kepribadiannya sangan lembut, ramah dan baik dengan anak-anak," jawab yang seperti ketuanya.

"Berarti Luna, sering ke sini ya, Pak?" tanya Kapten William lagi, masih menatap punggung Luna yang ditarik pergi sama anak-anak.

Bapaknya itu menganggukan kepalanya, "Benar, Pak Tentara. Nak Luna biasanya ke sini setiap bulan sekali, Pak. Tapi sekarang ia sering kesini setiap hari jumat siang sampai sore untuk memberikan pengobatan gratis untuk kami," jawab Bapak itu.

Kapten William tersenyum bangga dengan Bintang kecilnya itu. "Ya sudah, Serma Yoga dan yang lain, kita bagikan nasi kotaknya kepada semua warga tanpa kecuali ya. Pak! Kami akan membagikan nasi kotak kepada seluruh warga, bolehkah kami masuk ke dalam," izin Kapten William.

"Hmmm...Silahkan, Pak Tentara," senyum lebar Bapak itu dan seluruh warga menanggapi ucapannya Kapten William.

Para Prajurit TNI itu membawa nasi kotak ke tempat berkumpul warga di sana. Ketua warga itu langsung membunyikan pengeras suara, meminta seluruh warga untuk berkumpul di tempat biasa untuk pertemuan.

Para warga berbondong-bondong menuju tempat berkumpulnya mereka. Mereka semua berdiri karena tempatnya juga sangat kecil sekali.

Hati Kapten William semakin terasa perih melihat keadaan itu, ia bertekad akan berbicara dengan keluarganya, berharap mereka bersedia membantu warga pindah dan keluar dari kawasan kumuh ini. Semoga saja gagasannya mendapat persetujuan dari keluarganya.

Sementara itu, Luna berjalan beriringan dengan anak-anak, menuju kerumunan orang-orang yang yang sudah berkumpul di tempat pertemuan. Setelah selesai memeriksa Restu karena demam.

"Assalamualaikum, Bapak, Ibu, adik. Kedatangan kami ke sini hanya ingin sedikit berbagi rezeki kami, melalui jumat berkah ini. Tolong diterima dengan ikhlas walaupun hanya berupa nasi kotak ya!" ucap Kapten William.

"Walaikumsalam, Pak Tentara. Terima kasih banyak atas jumat berkahnya. Kami akan menerimanya dengan senang hati. Semoga semua anggota Tentara ini, diberikan umur panjang, kesehatan, rezeki yang melimpah," jawab mereka dengan serempak dengan wajah berbinarnya.

"Amin amin ya robbal'alamin, semua akan mendapatkan jatah, Bapak, Ibu. Bagi yang nggak ikut berkumpul, boleh diambilkan bagiannya tapi ingat ya, jangan sampai ada yang berbohong! Misalnya, anggota keluarganya hanya tiga, tapi mengambil lima kotak, padahal masih ada warga yang belum kebagian. Hal seperti itu nggak baik dilakukan.Mari kita berusaha jujur mulai dari diri sendiri, supaya hidup kita senantiasa tenang dan damai," kata Kapten William memperingatkan ke semua warga.

Para prajurit mulai membagikan nasi kotaknya, dibawah pengawasan ketua mereka. Takut apa yang diucapkan Kapten William terjadi.

"Bu Lisa, tolong bawakan untuk, Nek Ismi ya! Tolong Pak Tentara, ibu ini minta tambah satu kotak lagi. untuk tetangga kami yang sudah tua dan sulit berjalan ke sini!" seru Bapak ketua itu.

"Baik, Pak," jawab Serma Yoga, langsung memberikan tambahan satu kotak lagi kepada ibu itu.

" Lapor, Kapten William! Masih tersisa sekitar dua puluhan nasi kotak. Apakah akan kita bagikan ke tempat lain atau bagaimana perintah selanjutnya, Kapten?" seru Serda Feri sambil berdiri tegak melapor kepada atasannya.

Kapten William tampak berfikir sejenak, kalau hanya tersisa dua puluh nasi kotak, kalau dibagi ke tempat lain takut nggak merata dan ada yang nggak kebagian, justru malah kasian yang lain.

"Laporan diterima, Serda Feri," ucapnya sambil menatap dua puluh kotak nasi. "Kalau kita bagi ke tempat lain hanya dua puluh kotak pasti pembagiannya nggak merata. Bagaimana kalau sisa ini kita berikan sepenuhnya kepada warga disini saja. ?" tanyanya meminta pendapat kepada anak buahnya.

"Sebaiknya juga begitu, Kapten. Kalau nggak merata, lihatnya lebih kasian lagi , sebaiknya serahkan saja kepada Pak Ketua, beliau yang lebih tau warganya yang lebih membutuhkan," jawab Sertu Dimas.

Semua anggota prajurit serempak mengangguk setuju atas usulan Sertu Dimas. Akhirnya sisa nasi kotak itu diserahkan kepada ketua warga setempat agar dibagikan kepada yang membutuhkannya. Setelah urusan selesai, mereka pun berpamitan untuk kembali ke Markas.

"Dek Luna! Mau pulang sekarang atau masih ingin tinggal di sini?" tanya Kapten William dengan lembut.

"Aku di sini dulu, Bang. Mereka belum diperiksa kesehatannya, nanti aku pulang sendiri saja," jawab Luna dengan tersenyum kepada abangnya.

Kapten William menganggukan kepalanya mengerti, ia langsung berjalan menuju ke mobil khusus anggota TNI.

\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*

Di ruanga kerja Arya, Kavindra langsung duduk di Sofa. "Nak! Apa kamu sebelumnya sudah mencari tau siapa, Nak Azizah itu. Kita jangan sampai kecolongan lagi. Uang sebesar itu lebih baik kita bagikan kepada masyarakat yang membutuhkannya dari pada dinikmati Fandi itu?" tanya Kavindra kepada Putranya.

"Jangan khawatir, Dad. Aku sudah menyelidiki semua karyawan bagian Divisi keuangan, Dad. Aku juga nggak mau kecolongan uang sebesar itu lagi. Kalau uang itu kembali atau menyita hasil aset milik Fandi, aku setuju dengan Daddy lebih baik di sedekahkan kepada warga yang membutuhkannya daripada dinikmati dengan selingkuhannya," jawab Arya setuju dengan usualan ayahnya.

"Apa maksud kamu? Dinikmati dengan selingkuhannya, Nak?" tanya Kavindra bingung, Fandi kan terkenal orang yang takut kepada istrinya, masak ia bisa selingkuh.

"Fandi itu sering gonta-ganti wanita, Dad. Uang korupsinya itu bukan dibagi dengan keluarganya tapi dibuat wanita-wanita selingkuhannya dan salah satunya adalah Bu Salma, Dad," jawab Arya langsung menoleh ke arah ayahnya untuk melihat reaksi ayahnya.

"APA..!"

1
Erna Fkpg
wah makin seru nih kak ceritanya 💪💪💪
pojok_kulon: Terima kasih Kak Erna
total 1 replies
Sri Supriatin
memang muka Luna ada bule2nya yach Thor?🤭tks upnya n besok lagi nich😍😍😍
pojok_kulon: Hehehee mungkin saja ya Kak
total 1 replies
kaylla salsabella
lanjut
pojok_kulon: Siap Kak Kaylla
total 1 replies
sri wahyu
ya allah semoga saja memang bener Luna anak dari keluarga lauren
pojok_kulon: Semoga saja ya Kak Sri
total 1 replies
Riana Utami
apa jangan² Luna keturunan keluarga Lauren yaa, tp ada yang culik pas masih kecil 🤔🤔🤔🤔
pojok_kulon: Mungkin saha Kak Riana
total 1 replies
syora
ya allah andai benar,tolong jgn pisahkan Luna dr kluarga bsar freya
pojok_kulon: Amin semoga saja Kak
total 1 replies
Santi
kira2 ada hubungan apa Arion dengan Luna?
pojok_kulon: Tunggu ya Kak Santi
total 1 replies
Erna Fkpg
syukurlah tidak ada yg berubah semua menerima dan ikhlas
pojok_kulon: Alhamdulillah ya Kak Erna
total 1 replies
syora
/Sob//Sob//Sob//Sob/ya allah
alhamdulillah smoga apapun kedepannya nanti tak merubah ksh sayang dan kluarga besar mereka
pojok_kulon: Amin semoga saja ya Kak Syora
total 1 replies
kaylla salsabella
😭😭😭😭😭😭😭😭
pojok_kulon: Cup...cup jangan nangis lagi ya Kak Kaylla
total 1 replies
Sri Supriatin
Terharu banget.. Oma opa lega nich n gercep bakal ngabulin bang Nathan utk si bintang kecil😄😄👍👍
pojok_kulon: Hehehehr Iya Kak Sri
total 1 replies
Ariany Sudjana
asli part ini /Sob/, semoga Arya bisa membantu Luna menemukan orang tua kandungnya
pojok_kulon: amin semoga saja ya Kak Ariany
total 1 replies
Erna Fkpg
la siapa tu yg terkejut dengan omongan Freya
pojok_kulon: Siapa ya Kak erna
total 1 replies
kaylla salsabella
pasti si Luna balik lagi krn ada yang ketingalan
pojok_kulon: Hehehe iya kah Kak
total 1 replies
Riana Utami
ahhh nanggung banget kak 🤭🤭🤭🙏🙏🙏
pojok_kulon: Siap nanti ditambah lagi
total 3 replies
Sri Supriatin
Wah bikin kejutan apa tekateki silsng nih🤭🤭lanjut thor 👍😄😄
pojok_kulon: Siap Kak Sri
total 1 replies
Erna Fkpg
nah Lo meminang siapa tuh🤭
pojok_kulon: Siapa lagi Kak Erna
total 1 replies
Erna Fkpg
ancam dengan keluarganya supaya mau ngaku siapa dalangnya
pojok_kulon: Hehehehe iya Kak
total 1 replies
Sri Supriatin
hayooo minang sapa?🤭🤭🤭
pojok_kulon: Siapa ya kak Sri
total 1 replies
kaylla salsabella
meminang bintang kecil
pojok_kulon: Hehehehw
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!