NovelToon NovelToon
Kamu Adalah Canduku

Kamu Adalah Canduku

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Tamat
Popularitas:903.7k
Nilai: 5
Nama Author: Hertati

Proses Revisi.

Sebelum membaca jangan lupa di Favoritin ❤️ dulu ya Kakak.


"Mas. Sebenarnya cinta kamu itu sebanyak apa sih sama aku, sampai sekarang aku belum percaya punya suami sebaik kamu." Puji Kanaya menatap dalam manik mata Rangga penuh gemas.

"Yang jelas selama kamu bernafas, maka selama itu aku candu padamu sayang. Bahkan ketika alam semesta merebut mu paksa, aku akan tetap hanya candu pada satu nama yaitu Kanaya Herazille, kamu adalah Canduku, cinta mati ku, apapun akan ku lakukan demi kebahagian mu sayang. Aku sangat beruntung, sekalinya aku jatuh cinta, cintaku jatuh di orang yang tepat seperti kamu......" ucap Rasa penuh cinta memandangi wajah istrinya.

.
.

Bagaimanakah kisah selanjutnya? Selalu ikuti dan dukung cerita Kamu adalah Canduku ya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hertati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CH-26

Seketika bulu kuduknya naik, tubuhnya merinding, pikirannya mengatakan bahwa sosok yang dilihatnya itu adalah ‘hantu’ berhubung pakaiannya yang serba hitam ditambah rambut panjang yang berantakan, pria itu pun menambah kecepatan mobilnya dan jarak itu semakin lama, semakin dekat, detik demi detik, pria itu menutup matanya dan brakkkkkkkkkkk.

Terdengar suara hentakan yang begitu keras. Mobil yang dikendarainya itu terhenti karena dia menginjak rem mendadak setelah mendengar suara hentakan yang begitu keras. Matanya terbuka lebar, dan dengan tubuh yang bergetar dia turun dari mobil, mobilnya tetap hidup untuk membantu cahaya dijalanan yang gelap. Dia berjalan kebelakang mobil, dan matanya semakin terbelalak, ia begitu terkejut melihat darah yang sudah mengalir deras. Pria itu langsung menyadari bahwa dia sedang menabrak manusia bukan hantu. Dia mendekati tubuh wanita yang sudah ditabraknya itu. Dia memutar tubuh wanita itu yang dalam posisi tengkurap. Saat membalikan tubuhnya, lagi dan lagi ia dikejudkan kembali. Ia menabrak sosok yang baru saja menjadi pasien tabrak lari yang dirawatnya hari ini dirumah sakit tempat dia bekerja.

Pria itu adalah dr. Rian. Dia begitu tak menyangka sekaligus bingung, bagaimana bisa pasien yang menurutnya sedang terbaring dirumah sakit tiba-tiba ada ditengah jalan begini.

Saat dia menerka-nerka, Kanaya membuka matanya, dan dengan lirih dia berkata “To-tolong ja-jangan selamatkan aku, bi-biarkan aku mati, karena kalau aku hi-hidup, sepu-puku akan membunuhku kembal…” ucapnya dengan suara yang sudah kehabisan tenaga, kemudian Kanaya kehilangan kesadarannya.

dr. Rian yang masih dilanda kebingungan menjadi panik mendapati tubuh Kanaya yang sudah pingsan, dibopongnya tubuh Kanaya dan memasukannya kedalam mobil, lalu ia melajukan mobilnya kerumah sakit terdekat.

Sesampainya dirumah sakit, dr. Rian yang berencana ingin pulang kerumah orang tuanya setelah selesai bertugas mendapati telepon. Beberapa kali bunyi panggilan itu berdering, namun dr. Rian tak mengubrisnya, ia tetap menyelamatkan nyawa Kanaya terlebih dahulu. Setelah Kanaya dimasukan kedalam ruangan IGD, dia mengeluarkan Hp dari saku jasnya, terdapat 10 panggilan tak terjawab. dr. Rian menghubungi kembali nomor telepon rumah orang tuanya.

“Halo Ma, Rian minta maaf ya ma, kali ini Rian gak bisa pulang lagi, tiba-tiba ada pasien gawat darurat yang harus Rian tangani Ma.” Ucapnya berbohong, dia tak mau orang tuanya khawatir karena telah menabrak seseorang. Orang tua Rian yang sudah begitu rindu padanya terpaksa menahan rindu lagi, mamanya yang menerima telepon itu pun menghela nafas kasar,sudah resikonya memiliki anak seorang dokter, apalagi anaknya cukup dikenal sebagai dokter yang berprestasi.

“Baiklah nak, kalau kamu sudah ada waktu luang jangan lupa mampir ya nak, terus jaga kesehatan kamu ya nak.” Ucap sang Mama

“Iya Ma, udah dulu ya Ma, aku harus kerja lagi” jawab dr. Rian

Panggilan itupun terputus, dr. Rian menunggu Kanaya diruang tunggu, ingin sekali dia ikut membantu menangani Kanaya, namun dia sadar, rumah sakit itu bukan tempat dia bertugas.

Ingatannya kembali terngiang dengan perkataan Kanaya sebelum tak sadarkan diri. “To-tolong ja-jangan selamatkan aku, bi-biarkan aku mati, karena kalau aku hi-hidup, sepu-puku akan membunuhku kembal…”

“Apa maksud wanita itu, sepupunya yang mana? Bukankah dia sepupunya dr. Kaisar, apa mungkin mereka yang menyiksanya, ah bagaimana itu bisa terjadi, keluarga mereka tak mungkin sekejam itu. Apalagi keluarga mereka cukup terpandang. Tapi, bukankah hari ini keluarga dr. Kaisar sedang menjaganya dirumah sakit, lalu kenapa sudah larut malam begini mereka membiarkan wanita itu begitu saja. Apa mereka tak sadar? Apa aku menghubungi Om Jakson aja, tapi kalau benar mereka menjahati wanita itu, sungguh kasihan sekali, aku mencampakkan dia kembali kelubang harimau.” Ucap dr. Rian sendirian dengan segala kebingungannya.

Para dokter yang memeriksa Kanaya terlihat sudah keluar, dr. Rian mendekati dokter itu dan bertanya “Bagaimana dok keadaanya”

“Emm, apa Bapak ini keluarganya”

“Saya temannya dok”

"Mari ikut keruangan saya Pak."

dr. Rian mengikuti langkah kaki dokter itu menuju ruangannya.

“Em, begini Pak, sepertinya dia baru saja mengalami musibah ya, kepalanya sepertinya baru mendapati operasi”

“Iya benar dok, tadi sore dia mengalami kecelakaan,”

“Benarkah, dan seperti yang saya amati juga. Wanita itu baru saja melakukan pembedahan transplantasi ginjal secara paksa, sehingga terjadi infeksi. Dan sekarang dia mengalami kecelakaan kembali, darahnya sangat banyak habis terkuras, dan beruntung rumah sakit kami memiliki persediaan kantong darah yang sejenis dengan pasien, tapi itu tidak seberapa Pak, berhubung darah yang dikeluarkan sangat banyak."

"Terus gimana dok, apa kita harus mencari pendonor darah kembali dok ?"

"Untuk saat ini sambil menunggu pasien sadar kita bisa mencarinya pelan-pelan karena melihat golongan darah pasien itu sangat langkah sebenarnya dan ditambah lagi sangat disayangkan Pak, pasien saat ini kritis, mengingat kejadian yang menimpanya begitu tragis dalam sehari ini.” Ucap dokter itu perihatin dengan kondisi Kanaya.

dr. Rian yang mendengar penjelasan dokter yang memeriksa Kanaya sangat terkejut mendengar perihal yang baru saja dialami wanita itu sebelum bertemu dengannya.

"Jadi kapan dia akan sadar dok?" tanya dr. Rian.

ahhh Dr Rian ini seperti bukan dokter saja, dr.Rian seperti tidak memiliki pertanyaan lain saja, Author 🤦

"Em, kita lihat saja Pak perkembangannya beberapa hari ini, kalau detak jantungnya stabil terus maka ada harapan pasien akan cepat pulih dan sadar. tapi saya sarankan sebaiknya pasien dibawa kerumah sakit diluar negeri saja Pak. Fasilitas kami kurang memadai, berhubung ada bagian-bagian dalam tubuh pasien yang mengalami keretakan, agar cepat pulih saya akan merekomendasikan rumah sakit yang mana saja yang bisa bapak datangin untuk merawat pasien ini." jelas sang dokter.

Dokter itu menuliskan nama-nama rumah sakit yang menurutnya sangat bagus untuk membantu penyembuhan terhadap Kanaya.

"Baiklah Dok. Terimakasih atas bantuannya dok." ucap dr. Rian sambil menerima nama rumah sakit yang direkomendasikan, ia pun pamit mengundurkan diri dari ruangan dokter itu.

dr. Rian berjalan menuju ruangan Kanaya yang masih berada di IGD, ia masuk dan berdiri disebelah tubuh Kanaya yang terpasang alat-alat medis. Ditatapnya wanita itu dengan rasa kasihan sekaligus rasa bersalah, karena ulahnya yang ceroboh mengakibatkan kondisi Kanaya semakin kritis.

"Maafkan aku. karena kebodohan ku dan rasa takut ku. Menambah penderitaan mu, aku berjanji akan menebusnya, aku akan menyembuhkan mu. Tetaplah bertahan, jangan menyerah. Sekalipun keluarga mu tak menginginkan kehadiranmu dan menyiksa hidupmu. Setidaknya kamu harus membalas setiap rasa sakit yang kamu derita. Kamu harus bertahan, aku akan membawamu ke Luar Negeri, ke rumah sakit yang hebat. Agar mereka bisa lebih cepat menyembuhkanmu." ucap dr. Rian sambil memandangi tubuh Kanaya yang terbaring lemah. Ia begitu tak menyangka ada orang yang begitu kejam dan tega pada wanita lemah yang dihadapannya itu.

1
Ningsih
penasaran sama cerita ini
Lina Maulina Bintang Libra
ank nya d t4 kmu Jason
Ketrin Koritelu
flashbacknya panjang banget kyk sinetron
Ketrin Koritelu
thor lu kejam banget sii nulis cerita nya gk pnya perikemanusiaan ya lu, anjing babi lu
Wastina Sitinjak
thor yg berkuasa tapi nga bisa melacak jadi lamban ke puisi
Sulastrie Herlina
apa sih c kaisar,, lebay deh
Sulastrie Herlina
ini teh gini3 aja cerita nya,,, pemeran utama nya kelamaan mati suri nya,,,
Sandrie
sangat sangat keren Thor cerita nya🥰,,di tambah kata bijak dari author sangat berkesan yang baca👍👍
Sandrie
hai Thor aku langsung mampir setelah menemukan novel mu ini,, semangat Thor😇
Sulastrie Herlina
bingung jalan cerita nya gimna,,,
✰͜͡v᭄pit_hiats
kang #bombay payu nya didieu🤕🤕🤕
Neny Jekman Jekman
aku mampir tor
lhiiea fardhika
mudah*an rangga gak tergoda sma nuri
Samsiah Sidabutar
semngat
ay
pantesan anknya juga pengen merebut suami sodaranya sendiri ternyata dri ibunya
Rannty
jejak PPM kak rie 👍👍😊
❣🖤_Enma_2_1_❣🖤
uda mampir kak owner
IG: Saya_Muchu
Lanjut thor, mari saling mendukung, dengan memberi like, komen, rate 5, serta tekan favorit.
bythetwinny
haii, like ku mendarat buatmu thor!
jangan lupa untuk kunjungi karyaku juga ya : When I Meet You
terima kasih😊
bythetwinny
haii, like ku mendarat buatmu thor!
jangan lupa untuk kunjungi karyaku juga ya : When I Meet You
terima kasih😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!