NovelToon NovelToon
My Regret

My Regret

Status: tamat
Genre:Romantis / BTS / EXO / Tamat
Popularitas:14.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: aegiyaa

Genre: Romance, Angst.
Warning: Novel ini mengandung tema
dan muatan dewasa (21+). Juga
mengandung cerita yang
menyesakkan dada. Bagi
pembaca yang belum cukup umur
atau tidak nyaman dengan
konten tersebut,
dianjurkan tidak membacanya.

Follow ⬇️

ig : @aegiyaa5
wattp@d : @aegiyaa

***


"Bukankah ini yang kau inginkan, Yoon Ji? "

Sehun memiringkan kepala sambil menaikkan salah satu sudut bibirnya ke atas. Matanya sudah dipenuhi kabut gairah yang disertai emosi menggelora. Area sensitifnya sudah menegang hingga dia butuh pelampiasan dengan segera. Entakan keras menusuk dari daging tak bertulang yang sudah berdiri menantang sejak tadi, akhirnya menjadi wujud nyata dari semua ancaman Sehun yang tak pernah main-main pada istrinya yang kini sudah mulai kurang ajar.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aegiyaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Marry Again

Yoon Ji POV

Tolong katakan padaku bahwa semua ini tidak benar. Semua yang ada di hadapanku hanyalah ilusi optik semata. Ilusi ini sungguh berbahaya. Karena apa yang tengah berlangsung sekarang membuat seluruh saraf di tubuhku serasa lumpuh. Aku bahkan tak bisa berpikir dengan baik. Kalaulah aku bermimpi... Siapa saja... Tolong bangunkan aku segera. Tolong buat aku tersadar dari mimpi burukku secepatnya. Aku... Aku sungguh tidak sanggup melihat ini.

Aku kira suami dan ayah mertuaku sedang menghadiri pesta pernikahan seorang kolega bisnisnya. Hanya menghadiri. Bukan si pemilik acara. Aku hampir tak bisa mempercayai semua penglihatanku saat Sehun berdiri di altar seberang sana. Ini seperti dejavu. Aku pernah melihat fase ini saat Sehun menikahi aku dan berjanji akan sehidup semati denganku. Tapi sekarang... Mengapa ada wanita lain yang memakai pakaian pengantin dan berjalan anggun menuju tempat suamiku berdiri?

Bahkan saat Sang Hyun menggandeng lengan wanita itu lalu menyerahkannya kepada Sehun, kejadiannya sama persis seperti saat dia menggandeng lenganku dan melakukan hal yang sama dulu. Air mataku mengalir sebagai cerminan hatiku yang hancur berantakan. Bagaimana ini bisa terjadi dua kali padahal Sehun masih memilikiku. Awalnya aku tak begitu paham dengan wanita yang sedang bersanding dengan suamiku dan saling bertukar cincin. Mataku berkabut akibat airmata yang mengalir deras. Tapi lama-kelamaan aku mulai paham. Aku bahkan sangat mengenali siapa gadis itu.

Kim Sejeong?  Gadis yang pernah aku izinkan tinggal di kediamanku bersama Sehun sekarang malah sedang bersumpah setia untuk mencintai suamiku seumur hidupnya. Bersumpah mencintai suami orang lain.

Ini sangat hebat! Permainan apa ini? Pernikahanku selama ini baik-baik saja. Aku tak pernah bertengkar hebat dengan Sehun. Sungguh semuanya baik dan berjalan harmonis. Namun mengapa dalam sekejap keharmonisan ini hancur? Apa selama ini suamiku selingkuh di belakangku? Atau... Ada sesuatu dalam diriku yang tak Sehun suka hingga membuatnya berpaling?

Ini mimpi terburuk dari semua mimpi buruk yang pernah mengganggu tidurku. Tapi ini nyata, bukan mimpi. Berulang kali aku mendoktrin diriku, tetap saja aku tak bisa mencegah atau mengubah waktu yang terus berjalan di tiap detiknya.

 

... My Regret...

 

" Silahkan anda mencium pasangan anda. "

Sehun terdiam. Haruskah dia melakukan ini?  Ini diluar keinginan hatinya tapi mengapa dia tetap melakukannya? Tak ada senyum atau pancaran kebahagiaan sama sekali yang terpancar layaknya dua sejoli yang tengah mengikat janji di wajah Sehun. Sangat kontras dengan aura bahagia yang dipancarkan oleh Sejeong. Satu-satunya yang bahagia disini adalah Sejeong. Bukan Sehun apalagi Yoon Ji. Mereka tak ada yang menyadari bahwa di ujung pintu masuk tempat pesta pernikahan ini berlangsung, ada seorang wanita yang menyaksikan semua pertunjukkan itu dengan hati tanpa rupa lagi.

Sehun memejamkan matanya menutupi rasa perih. Namun saat indranya tertutup, bayangan wajah istrinya justru tergambar jelas dipelupuk mata. Hatinya begitu teriris dipenuhi rasa bersalah. Yoon Ji tak pernah menyakitinya sama sekali. Justru dia yang berulang kali melakukan hal itu. Seperti yang akan dia lakukan saat ini... Sehun mulai mendekatkan wajahnya dengan wajah Sejeong, berniat untuk menciumnya.

Wajah Sejeong merona. Di bibirnya tersungging senyum. Akhirnya semua mimpinya bisa menjadi kenyataan. Meski dia harus jadi yang kedua. Meski dia harus menjadi istri simpanan, itu tak apa. Selama dia bisa bersama Sehun, Sejeong tak peduli sama sekali akan statusnya. Baginya yang terpenting adalah Sehun yang sangat ia cintai. Dia akan menutup mata dan telinga akan hujatan yang mungkin akan ia terima nanti. Ia tak peduli. Gadis itu memejamkan mata saat jarak antara dia dan Sehun makin menipis.

" Se-Hun. Sehun~ah... "

Baik Sehun, Sejeong, maupun Sang Hyun menoleh secara bersamaan ke asal suara. Alangkah kagetnya mereka saat tahu kalau yang bersuara parau itu adalah Yoon Ji. Matanya merah. Pipinya basah oleh air mata. Sungguh keadaan istrinya sekarang adalah keadaan yang paling tak ingin Sehun lihat.

" Yoon Ji? Kau?"

Sehun menjauh dari Sejeong. Gadis itu menatap wajah Sehun yang tengah menatap istrinya dengan pandangan yang sulit diartikan.

" Kenapa Sehun? Kenapa kau lakukan ini? "

Suara Yoon Ji makin serak karena terlalu banyak menangis. Sehun bergerak mendekat namun Yoon Ji bergerak mundur. Dia marah pada suaminya. Dia marah karena Sehun mengkhianatinya.

" Yoon Ji. Aku bisa jelaskan. Aku hanya... "

" Hanya mengkhianatiku maksudmu?  Jangan mendekat,  Sehun! "

Sehun menggeleng. Pria itu terus mendekat tanpa pedulikan larangan istrinya. Yoon Ji berniat pergi dari tempat mengerikan ini namun Sehun mencekal tangannya dan menariknya. Sehun memeluknya meski Yoon Ji terus meronta minta dilepaskan.

" Dengarkan aku Yoon Ji. Kau harus dengar penjelasanku. "

" Dengar penjelasan apa? Penjelasan bahwa kau selingkuh dan membawa selingkuhanmu ke rumah dengan berpura-pura sebagai sepupumu, begitu? Hentikan omong kosong mu, Sehun! Lepaskan aku! "

" Tidak Yoon Ji! Demi Tuhan aku tidak akan melepaskanmu! "

Plaaaaakkk

Tamparan keras mendarat di pipi Sehun. Yoon Ji kalap. Mana ada wanita yang sanggup berpikir jernih dalam kondisi seperti ini? Tolong... Dia tak setangguh itu. Sehun sedikit terhuyung dan memandang Yoon Ji dengan tatapan tak percaya. Lepas dari cekalan tangan Sehun, dia manfaatkan untuk segera berlari pergi dari sana. Yoon Ji bergegas masuk ke dalam mobilnya dan menyalakan mesin. Sehun yang tersadar, langsung secepat kilat menghampiri Yoon Ji dan menggedor-gedor kaca jendela guna menghalangi kepergian Yoon Ji.

" Yoon Ji... Yoon Ji sayang. Tolong dengarkan aku!!!  Yoon Ji!!! "

Yoon Ji tak mendengarkan Sehun dan terus melajukan mobilnya. Ia tak peduli dengan Sehun yang berlari mengejarnya dari belakang. Tak terkejar lagi, Sehun buru-buru ke tempat dimana mobilnya terparkir dan mengemudikan mobilnya melesat cepat mengejar Yoon Ji.

Sejeong maupun Sang Hyun hanya bisa menonton adegan demi adegan antara Sehun dan Yoon Ji tanpa berbuat apa-apa. Tak lama setelah mereka berdua pergi, Sejeong jatuh terduduk. Tangisnya kembali jatuh. Di hari pernikahannya, suami yang ia cintai malah pergi meninggalkannya sendiri. Ini adalah resiko. Dan dia harus menerima dimana posisinya di hati Sehun. Sang Hyun ikut menjatuhkan dirinya memeluk Sejeong yang menangis tersedu.

" Tenang, nak... Semuanya akan baik-baik saja. "

 

...My Regret... 

 

Yoon Ji mengemudikan mobilnya dengan kecepatan maksimal. Sehun berhasil mengekor dibelakang mobil Yoon Ji. Wajahnya cemas. Mereka berdua tak ubahnya dua mobil yang saling beradu kecepatan di sirkuit balapan. Sekuat tenaga Yoon Ji coba menjauhkan jarak mereka, Sehun selalu bisa mengimbangi.

Air mata Yoon Ji terus menganak sungai. Saat ia menyeka air matanya yang tak jua mau berhenti, seorang anak kecil yang luput dari pengawasan orang tuanya tampak hendak menyeberang jalan. Yoon Ji yang kaget refleks menginjak pedal rem dengan kencang lalu membanting setir hingga mobil yang ia kendarai menghantam tiang listrik dengan kuat. Sehun menyaksikan semua yang menimpa istrinya dengan jelas. Jantungnya terasa ditarik dari tempatnya saat melihat mobil yang dikendarai istrinya mengalami kecelakaan.

" YOON JI!!!!!! "

. . . . .

Yoon Ji andwaeeeee 😭😭😭😭🤕🤕🤕🤕

Voment please...

1
Athie Roesmana
bpk sm anak sm2 ga tahu malu, dia penjahat nya tp berlaku bak hero... deket gw sentil jg ginjal nya si seejong neh,gregetan 🤭
Athie Roesmana
tp kenyataan nya, loe malah ceraiin yon ji nyeet
Athie Roesmana
tp stelah ini sehun sm sejeong bakal jahat bgt ke yon ji 😭
Athie Roesmana
iya bnyk bgt bawang nya😍😍
Athie Roesmana
ini cerita pertama kali baca pas covid, mengandung bawang bgt
Bidney Sinaga
/Smile/
crymel asik sekali
.
Hana Nisa Nisa
😭😭😭😭😭
Hana Nisa Nisa
nyimak
Alfatia Desi
Rasain loh mampus tuh makan istri mudamu hmmm
Alfatia Desi
Karakter yoonji sangat bodoh
Alfatia Desi
Satukata najiis punya laki jaya gitu lebih baik cerai aja kamu masih cantik yoon ji masih banyak laki laki yg setia gk kaya si sehun
Ima'ul Azizah Mabruroh
thor pliss aku ngefans banget sama sejeong tapi gara gara baca novel mu ini aku jadi kesellll 😂 liat postingan sejeong aja langsung dihhh kesel 😂
Aegiyaa: hahaha... kebawa yaahh
total 1 replies
Imay Rahma
inovel pake koin bacanya 😭
Arin
favorit aku emng Korea,tpi namnya susah bngt...dan sy bacanya Ampe fokus bngt,akhiry udh mulai inget namanya...🤭
Devi triandani
knp visual yonji selalu berubah
hellonan.
kenapa foto oh yonji diganti Irene bukanya jisso yaa. lebih suka jissoo thoor kalemnya
Riyah Harun
upahnya mas jimin ya mbak selena? wkwkwk
Riyah Harun
oooh,jd selena juga lg mancing reaksi jimin to?oke oke,paham...
Nemsyar Frida Lumban Toruan
hemmm sempat sesak napasku
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!