khumaira gadis sederhana yang harus menerima perjodohan antara dua keluarga, dia harus menikah dengan laki - laki yang sama sekali tidak di kenal nya.
sedangkan dia hanya seorang remaja yang masih mempunyai cita - cita yang sangat tinggi.
akan kah khumaira menerima perjodohan ini...?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hanifah Anggraeni Sari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
ungkapan cinta khumaira
sesampainya di rumah khumaira segera masuk ke dalam kamar untuk berganti baju dan setelah itu baru dia akan memasak untuk mereka berdua.
saat keluar dari kamar khumaira melihat kamar alfa terbuka, khumaira pun segera masuk kedalam sana.
terlihat alfa sedang merebahkan tubuhnya sambil memegangi kepalanya, khumaira duduk di samping alfa dan mulai mengelus rambut alfa dengan sangat lembut.
alfa membuka matanya ketika dia merasakan sebuah tangan yang sedang mengelusnya.
" kamu kenapa yang.. ? " tanya khumaira khawatir
" entahlah kepala ku tiba - tiba terasa pusing.. " jawab alfa dia pun merubah posisinya dia merebahkan kepalanya di paha khumaira.
" sayang kok aku merasa pernah bertemu dengan amel ya.. aku ngerasa wajahnya itu tidak asing.. " kata alfa
" setahu ku dia juga pindahan dari bogor, ya mungkin sajakan kamu dan dia pernah bertemu sebelumnya tapi kamu lupa.. " jelas khumaira
" mungkin "
" kepalanya masih sakit ya yang.. mau aku pijitin.. ? " tawar khumaira
" boleh.. " jawab alfa sambil tersenyum
khumaira pun mulai memijat kepala alfa dengan penuh sayang, dia merasa sedih jika melihat alfa seperti ini.
" sayang setelah di pijat kamu minum obat dulu ya, sesudah itu langsung istirahat.. " kata khumaira
alfa hanya menganggukan kepalanya sebagai jawaban.
" sudah yang, nanti kamu cape.. " kata alfa sambil menghentikan gerakan tangan khumaira
" apa sudah lebih baik.. ? "
" iya ini sudah lebih baik, kamu tahu kalau seperti ini aku pasti bisa cepat sembuh.. " kata alfa sambil mengelus pipi khumaira
khumaira bangun dan dia berjalan ke dapur, tidak lama dia sudah kembali lagi dengan membawa obat dan juga segelas air putih.
khumaira memberikan obat itu dan alfa langsung meminumnya.
" sebaiknya kamu istirahat dulu, aku mau ke dapur mau masak.. " perintah khumaira
alfa merebahkan tubuhnya dan mulai menutup mata.
setelah di rasa alfa sudah tertidur pulas khumaira segera bergegas kedapur, di sana dia mulai memasak.
saat khumaira sedang memasak alfa datang menghampirinya.
" loh al kok sudah bangun.. ? " tanya khumaira heran
" aku sudah merasa baikan kok makanya kesini.. "
" ya sudah kamu duduk saja dulu sebentar lagi makanannya siap.. "
alfa pun menuruti perkataan khumaira dia duduk sambil matanya masih memperhatikan khumaira.
lima menit berlalu khumiara sudah datang dengan membawa makanan di tangannya, setelah merapikan semua masakannya khumaira segera mengambil piring kosong dan mulai mengambil nasi serta lauknya.
" yang agak banyakan nasi sama lauknya, kita makan bersama " pinta alfa
khumaira pun menambah porsinya, setelah selesai dia duduk di samping alfa dan meletakan piring tepat di tengah - tengah mereka.
" yang suapin aku ya.. " kata alfa
khumaira tersenyum dia pun mulai menyuapi alfa dengan penuh rasa sayang, sepiring makanan pun sudah mereka berdua habiskan.
khumaira segera bangun dan mencuci tangan serta piring kotor.
setelah selesai dia menghampiri alfa lagi, khumiara memegang kening alfa dan dia dapat merasakan badan alfa agak hangat.
khumaira kembali berjalan ke arah dapur, tidak lama dia sudah kembali dengan membawa obat.
" yang minum obat dulu biar cepat sembuh.. " kata khumaira sambil memberikan obat penurun panas kepada alfa
setelah menerima obat itu alfa pun segera meminumnya.
" terima kasih ya.. " kata alfa sambil mengelus pipi khumiara
" sama - sama "
♡♡♡♡♡
malam pun tiba, alfa dan khumaira mulai masuk ke dalam kamar mereka akan beristirahat.
alfa merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur sedangkan khumaira sedang berada di dalam kamar mandi.
semenjak ke pulangan mereka dari sukabumi waktu itu kini mereka tidur satu kamar.
tidak lama khumaira keluar, alfa melihat khumaira sudah berganti pakaian dengan baju tidur yang panjangnya hanya selutut.
dan rambutnya di biarkan terurai itu membuat khumaira tambah cantik di mata alfa.
" masya allah khumaira kenapa pakai baju itu, bunda lagi nyuruh aku nikah tapi minta aku buat tidak melakukannya, kalau seperti ini terus apa bisa aku nahan.. ? " batin alfa
khumaira mendekat dan mulai naik keatas tempat tidur, dia melihat alfa sedang memperhatikannya.
" kamu kenapa al lihat aku seperti itu.. ? " tanya khumaira heran
" nggak apa - apa kok, malam ini kamu terlihat sangat cantik.." puji alfa tulus
khumaira tersenyum mendengar pujian dari suaminya itu, dia semakin mendekatkan tubuhnya dengan alfa.
tanpa malu - malu khumaira memeluk alfa, sekarang sudah menjadi kebiasaan kalau dia akan tidur setelah memeluk tubuh suaminya itu.
alfa mengusap rambut khumaira
" yang aku boleh nanya nggak.. ? " tanya alfa
" tanya apa.. ? "
" kamu sudah mencintai aku apa belum.. apa sekarang perasaan itu sudah ada di hati kamu.. ? " tanya alfa hati - hati
pasalnya waktu terakhir kali alfa menyatakan perasaannya khumaira hanya membalas sedang belajar mencintainya.
menurut alfa itu wajar mereka menikah karena sebuah perjodohan bahkan sebelumnya mereka belum pernah bertemu.
tapi selama mereka menjalani hidup berumah tangga lambat laun benih - benih cinta sudah tumbuh di hati alfa dan kini rasa itu semakin besar.
khumaira menatap wajah alfa sambil tersenyum di usapnya pipi alfa dengan penuh rasa sayang.
" apa kamu masih mau tahu jawabannya.. ? " tanya khumaira
" tentu saja yang aku ingin tahu apa aku sudah ada di hati kamu apa belum..? "
" apa selama ini perlakuan aku sama kamu itu belum cukup untuk menjawab semua pertanyaan kamu waktu itu.. ? "
" ra aku hanya ingin mendengarnya langsung dari mulut kamu itu saja "
" kamu tahu aku baru menyadari ini setelah kita pulang dari sukabumi dan aku sekarang yakin kalau aku sudah benar - benar mencintai kamu al.. " kata khumaira sambil tersenyum
alfa langsung bangun dan duduk, di pandanginya khumaira dalam - dalam.
dia tidak percaya dengan apa yang di dengarnya, jadi sekarang khumaira sudah mencintainya.
" kamu seriuskan ra.. kamu sedang tidak bercandakan.. ? " tanya alfa meyakinkan
khumaira bangun dan duduk menghadap alfa
" apa kamu lihat aku sedang bercanda.. ? " tanya balik khumaira
alfa tersenyum mendengar jawaban itu, di tariknya tubuh khumaira.
alfa memeluk khumaira dengan sangat erat khumiara pun tidak mau kalah dia membalas pelukan alfa.
sungguh khumaira merasa nyaman berada di pelukan suaminya itu, dia berharap bisa seperti ini selamanya.
alfa mengecup kening khumaira cukup lama
" terima kasih sayang, aku janji akan selalu berusaha membahagiakan kamu.. "
mata mereka saling bertemu dan alfa pun mendekatkan wajahnya ke wajah khumaira.
dengan sangat hati - hati alfa mengecup bibir khumaira, khumiara diam mematung dia baru pertama kali bersentuhan bibir dengan seorang laki - laki.
dan laki - laki itu tidak lain adalah kekasih halalnya, kecupan itu berubah menjadi sebuah lumatan.
khumaira pun terbawa suasana dia membalas lumatan alfa, cukup lama mereka saling *******.
alfa menghentikannya sebelum semuanya terlalu jauh.
mereka saling menyatukan kening mereka dengan nafas yang masih memburu, mereka saling memandang dan melempar senyuman.
" terima kasih sayang.. " kata alfa pelan
malam ini menjadi malam yang indah bagi mereka berdua dan itu tidak akan mereka lupakan.
sukses sllu