''hutang anda akan lunas jika putri anda menikah dengan saya, dan juga saya akan memberikan tambahan uang setiap bulannya kepadamu''
''baik saya sangat setuju''
*****
Clarissa adalah gadis yang ramah dan baik hati, ia di besarkan oleh kakek dan neneknya sebab kedua orang tuanya sudah cerai dan memilih hidup masing masing
saat kakek dan nenek Clarissa meninggal ia tinggal bersama dengan ibunya yang minim akhlak
sebab beliau selalu meminjamkan uang kepada orang banyak hal itu juga yang membuat ayah Clarissa menceritakannya sebab harta beliau habis untuk melunasi hutang ibunya
tidak hanya itu ibu Clarissa rela menjualnya untuk melunasi hutangnya yang sangat besar
*****
okeee guys kalau kalian kepo sama kelanjutannya silahkan mampir yahhhh
terimakasih.....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitriishn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab. 26
HAPPY READING
Dihari yang sama Alex pulang kerumahnya seperti biasa tidak ada keanehan yang dilakukan oleh Risa, dia menyambut kedatangan Alex dengan senang walau hatinya remuk tetapi ia berusaha untuk seceria mungkin
"kamu kenapa?" tanya Alex memperhatikan mata Risa yang bengkak sebab menangis tadi
Risa menggeleng seolah memberikan isyarat bahwa dia baik baik saja "gapapa cuman aku tidur lama makanya kayak gini"
Alex membincangkan matanya "kenapa? jangan bohong" ucap Alex tak yakin dengan jawab Risa
Risa kembali menggeleng dengan menundukkan kepalanya tak berani menatap Alex, Risa adalah seorang yang tak bisa bohong didepan siapapun
"a-ku pengen kita cerai aja" ucapan Risa tentu membuat Alex terkejut seolah hatinya ditusuk ribuan jarum
"ka-mu bilang a-pa? Aku gak salah dengar kan?" untuk pertama kalinya Alex berucap dengan tertabah, seolah suaranya susah untuk dikeluarkan
"kamu gak salah dengar, aku pengen kita cerai mas"
semakin diperjelas oleh Risa dan semakin membuat amarah Alex naik "cerai? Kenapa? Selama ini aku selalu memberi apa yang kamu mau dan harta aku juga banyak, kamu mau foya foya silahkan aku tidak melarangnya"
Risa muak mendengar ucapan Alex, dia muak dengan semua harta dan uang semuanya bisa dibeli dengan uang uang dan uang "bukan masalah uang dan harta hiks aku tak butuh uang dari kamu" ucap Risa geram
"lalu? pria bajingan mana yang membuat kamu menjadi seperti ini Risa? Apakah ada laki laki lain yang lebih baik dan sekaya aku hah?"
Baik? Alex Seorang yang baik? Yah walaupun akhir akhir ini Alex sering baik kepadanya tapi bagi Risa itu hanya sekedar menghargainya
Risa tersenyum remeh menatap Alex "cowok bajingan? bukanya kamu yang bajingan? Cowok yang semena mena nikahin anak orang dan hanya menganggapnya sebagai masa lalu, kamu Alex nikahin aku karena ke obsesianmu kepada masa lalu kamu" ucap Risa berlimpah air mata
"r-isa" panggil Alex menggapai tangan Risa
Dengan cepat Risa mundur menghindari pegangan tangan itu "sudah cukup, aku akan segera urus surat cerai kita" ucap Risa tanpa alasan
Seolah dihantam batu Alex terus saja mencerna perkataan Risa, hanya karena masa lalu? lalu apa salahnya? Masa lalunya sudah tiada.
"kamu bercanda kan Risa? Ini gak serius kan?" tanya Alex dengan kantong matanya yang sudah panas dan ingin menumpahkan air mata
"kalau kamu menganggapnya bercanda silahkan tetapi aku akan tetap pergi" ucap Risa melangkah kakinya dari sana
Alex menahan tangan Risa untuk berhenti "dia hanya masa laluku dan dia sudah tidak ada, ngapain kamu permasalahan hal itu?"
"emang Felicia sudah tidak ada tapi dia masih akan tetap hidup dihati kamu dia akan satu satunya perempuan yang bisa membahagiakan kamu dan untuk apa aku disini hanya untuk pelampiasanmu saja?" tanya Risa lantang
"gak Risa aku sudah melupakan dia dan aku cinta sama kamu"
"cinta? omong kosong, kalau kamu cinta sama aku kenapa semua foto Felicia masih terpajang di ruangan kamu?"
Alex tediam bahkan dia tak menyadari bahwa Risa sudah pergi dari hadapannya, kembali tersadar barulah dia mengejar Risa yang sudah sedikit jauh, entah kemana perginya semua bodyguardnya satupun tidak ada disana
Mengejar dan terus mengejar Risa tetapi seolah langkahnya lama dan langkah Risa sangat cepat hingga pada saat menyebrang Risa tak melihat kanan dan kirinya dan langsung menerobos lampu merah yang dimana ada beberapa bus yang ingin lewat dari arah yang bersamaan
Tak bisa menghindar dan Alex pun sama tak bisa menolong Risa, badan mungil Risa terlempar jauh banyak orang yang berkerumun Alex berlari sekuat tenaga dan menerobos keramaian itu, ia melihat tubuh Risa yang sudah hampir hancur. Digapainya tubuh itu dan segera menggendongnya salah satu masyarakat disana menahan lengan Alex "pak dia sudah tiada, denyut nadinya sudah tak berdetak lagi"
Alex menggeleng "gak istri saya masih hidup, Risa hiks aku mohon jangan tinggalkan aku..." ucapnya meraung raung
"yang sabar pak" ucap semuanya merasa iba pada Alex
"sayang plisss aku tidak mau ditinggal lagi" tangis Alex terus
"RISA, RISA..."
Alex tersadar dari mimpi buruknya "ada apa pak?" tanya Abimanyu yang sedari tadi berusaha membangun Alex
"siapkan mobil untuk saya" ucap Alex tak menjawab pertanyaan Abimanyu
"t-api pak kita ada meeting 5 menit lagi dan ini sangat penting, saya datang kemari untuk memberi tahu kepada bapak agar memberi persiapan" ucap Abimanyu
"lakukan apa yang saya perintahkan, sekarang" ujar Alex emosi
"b-baik pak"
setelah sekretarisnya menyiapkan mobil untuknya, Alex segera pulang ke kediamannya dengan wajah yang masih khawatir dan sedih
dibukanya pintu depan kasar dan segera mencari dimana Risa berada, tempat yang pertama kali ia datangi adalah dapur Risa disana yang sedang memainkan ponselnya dan makan sudah terhidang rapi didepannya
Alex menghampiri Risa yang tersenyum menatapnya segera ia memeluk tubuh mungil itu dan menangis dengan diam dibelakang punggung Risa
Risa mengelus punggung tegap Alex dan bertanya "kenapa?"
"k-kamu gak bakal tinggalin aku kan?" tanya Alex menatap Risa dan memegang bahunya dengan tatapan yang sangat sulit diartikan
"tinggalin kemana?" tanya Risa lagi
"kamu gak bakal minta cerai kan?"
Risa terkikih mendengar perkataan Alex "kamu aneh baru juga pulang udah nanya kayak gitu, mana nangis lagi gak laki banget" ucap Risa menghapus air mata Alex dengan lembut
"Risa aku serius" ucap Alex dengan tegas
"ngapain aku tinggalin kamu? Setalah banyak pertolongan dan pengorbanan kamu beri sama aku, masa aku minta cerai" ucap Risa
"tapi aku mimpi kamu pergi tinggalin aku untuk selamanya"
"itu hanya mimpi mass gak mungkin terjadi"
"kalau benar terjadi bagaimana?" tanya Alex cepat
"kita gak tau kedepannya bagaimana mas jalani aja hidup ini"
Alex mengangguk mendudukkan dirinya di kursi dan sama halnya dengan Risa
"Risa, apa kamu sudah tau siapa perempuan masa lalu aku?" tanya Alex
Risa mendengarnya terkejut dan keringat dingin dalam batinnya berkata "dia tau dari mana? perasaan aku udah hapus datanya"
"Risa jawab" kesal Alex membuyarkan lamunan Risa
"i-ya aku tau, tapi kamu jangan marah sama aku" jawab Risa dengan mata terpejam
"jadi kamu mau pisah sama aku gara gara itu?" perkataan Alex itu dan itu terus
"buat apa? Kamu pengen banget yah pisah dari aku?"
"gak, aku takut kamu pergi"
"aku gak bakal pergi mas, lagian itu kan cuman masalalu kamu dan semua orang punya masa lalu" ucap Risa
"kamu gak marah? Kamu gak kecewa sama aku?"
Risa menggeleng, walaupun sebenarnya dia masih sedikit kecewa tetapi menurutnya itu hal wajar dalam kehidupan dan dia tidak akan melakukan hal yang tak baik seperti itu hanya karena cemburu, dia senang Alex mau berucap dengan jujur disaat saat dia memerlukan Jawaban disemua pertanyaan yang ada di benaknya
💮💮💮💮💮
Awok awokkk ngakak anjirrrr bikin mimpinya Alex, gak nyambung mana alay banget lagiiii gelayy sendiri suerrrrrr
Okeee dehhh makasih yahhh
kan sah suami istri... tinggal masukin satu kamar aja😁
selesai perkara
pasti gaya batu bisa🤣
emangnya hari kemerdekaan diperingati 🤣
yg benar "mengingatkan" Thor
be better 👍
Risa dan Cia kembar?
typo bertebaran..
sebaiknya diamati dulu dengan teliti sebelum di upload.. biar agar lambat, tapi hasilnya memuaskan
karena pembaca bisa terlanjur pergi atau memberikan penilaian rating jelek.. mana harus revisi lagi
tapi mati matian
harus paham sampai ke makanan dan minuman..
apa mereka juga harus faham kalau kamu masih suka ngiler saat tidur?🤣🤣🤣
tatapan penuh nanah.. nggak sekalian lalat dan belatung Thor,?🤣🤣🤣
sepertinya zea dalangnya.🤣
typo Thor... menyusul x 😁
kebanyakan "tidak"