NovelToon NovelToon
Duo Joker

Duo Joker

Status: tamat
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Dosen / Percintaan Konglomerat / Tamat
Popularitas:779.2k
Nilai: 5
Nama Author: Ichageul

Dipa dan Gilang membuat resah tetua di keluarganya, karena sampai sekarang masih berstatus jomblo. Mereka pun berinisiatif untuk mencarikan jodoh yang tepat untuk keduanya.

Ternyata perjalanan mencarikan jodoh untuk kedua pria itu tidak semudah membalik telapak tangan.Butuh trik khusus dan rencana matang agar keduanya bisa mendapatkan jodoh sesuai keinginan masing-masing.

Seperti apakah jodoh yang akan menjadi pendamping hidup mereka? Sanggupkah calon jodoh mereka menghadapi tingkah keduanya yang ajaib dan terkadang membuat malu sampai ke ubun-ubun?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ichageul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dia Milikku

“Kei.. ayo foto dulu. Aku udah janji mau kirim foto kita ke kakek Abi.”

Mendengar nama Abi, Keira pun tidak menolak. Dipa mengubah kameranya menjadi tampilan depan, lalu mengajak Keira bergaya. Pria itu mengambil gambar mereka beberapa kali. Melihat itu, Fahril berusaha mengusik kebersamaan Keira dan Dipa. Namun belum sempat pria itu bergerak, Poonam sudah memeluk lengannya erat.

“Jangan jauh-jauh dariku, sayang. Ayo temani aku berfoto,” Poonam memeluk lengan Fahril. Membawa pria itu menjauh dari Dipa dan Keira.

“Tapi..”

“Ayolah.. dari tadi aku ingin berfoto denganmu. Jangan menolakku.”

Suara Poonam terdengar sedikit merajuk. Mau tidak mau, Fahril pun menuruti keinginan wanita itu. Poonam membawa Fahril sedikit menjauh lalu berfoto dengan pria itu. Poonam menarik kepala Fahril agar menghadap ke kamera. Sedari tadi pria itu terus saja melihat pada Keira.

Melihat Poonam yang sedang membuat Fahril sibuk, Dipa pun memanfaatkan kesempatan memonopoli waktu Keira hanya untuknya. Pria itu meminta Keira menemaninya ke ATM. Dia beralasan kehabisan uang cash dan hendak mengambilnya di anjungan tunai mandiri yang letaknya tidak terlalu jauh dari café yang mereka datangi.

“Temanmu itu siapa?” tanya Dipa yang berlagak tidak ingat siapa Fahril.

“Fahril, yang kuceritakan waktu itu.”

“Oh teman kamu yang kerjasama mendirikan Happy Travel?”

“Iya. Bisa dibilang dia bosnya. Karena Fahril pemilik saham paling besar di perusahaan.”

“Kamu sendiri punya berapa persen saham?”

“Milikku, Indri dan Yoga sama besar. Sisanya milik Fahril.”

“Dia pasti dari keluarga berada.”

“Iya. Papanya punya perusahaan tambang di Kalimantan Tengah.”

“Pantas. Nanti kalau kita sudah menikah, aku akan menambah sahammu di perusahaan.”

“Ck.. nikah.. nikah.. terus.”

“Emangnya kamu ngga mau nikah? Nikah itu ibadah loh.”

“Aku memang mau nikah. Tapi calonnya belum tentu kamu.”

“Namanya juga usaha. Makanya kita harus saling mengenal lebih jauh. Tak kenal, maka tak sayang.”

Keira hanya tertawa kecil saja menanggapi ucapan Dipa. Tidak terasa mereka sudah sampai di depan ATM. Dipa segera masuk ke bilik ATM. Tak berapa lama dia sudah keluar lagi. Pria itu mengajak Keira berputar-putar dulu. Dia masih belum mau kembali ke café. Pasti Fahril akan langsung mengganggu mereka.

“Fahril sepertinya menyukaimu.”

“Fahril? Kamu jangan bercanda. Aku cuma bersahabat aja sama dia.”

“Tidak ada persahabatan abadi antara perempuan dan laki-laki. Salah satunya pasti ada yang baper. Dan dalam kasus ini, dia yang baper sama kamu.”

“Masa sih? Perasaan biasa aja.”

“Kamunya aja yang ngga peka. Sebagai sesama lelaki, aku bisa tahu dari cara dia melihatmu. Dia itu lope-lope sama kamu.”

Keira termenung sejenak. Dia mencoba mengingat bagaimana sikap Fahril selama ini padanya. Sepertinya apa yang dikatakan Dipa benar adanya. Fahril memang selalu memberi perhatian lebih padanya. Namun sayang, Keira tidak menyadarinya sama sekali. Sejak jaman kuliah, dia hanya menganggap Fahril hanya sebatas sahabat.

“Kalau dia tiba-tiba ngelamar kamu, gimana?”

“Ngga tahu.”

“Kalau aku yang melamar?”

“Kita baru kenal tiga hari loh. Main lamar aja. Pernikahan itu bukan permainan.”

“Aku serius kok. Soal lama tidaknya kita saling mengenal, ngga bisa menjadi jaminan. Kalau memang kita berjodoh, pasti kita bisa bersama.”

Keira mempercepat langkahnya menuju café. Dia masih belum nyaman membicarakan masalah pernikahan dengan Dipa. Keduanya masih baru mengenal. Wanita itu juga tidak tahu bagaimana sifat Dipa yang sebenarnya. Terkadang di masa pendekatan seperti, masing-masing hanya memperlihatkan sifat baiknya saja dan menekan sifat buruknya.

Sesampainya di café, Fahril langsung mendekatinya. Dengan susah payah dia akhirnya bisa melepaskan diri dari Poonam. Kini Fahril duduk semeja bersama Keira. Dipa tidak mau kalah. Dia segera menarik kursi di samping Keira. Jadilah wanita ini duduk dengan diapit dua pria tampan.

“Kenapa kamu tidak membaur dengan pesera tur yang lain?” tanya Fahril pada Keira.

“Aku tidak terlalu mengenal mereka.”

“Kenapa kamu harus mengambil paket perjalanan bersama mereka?”

“Inginnya aku mengambil paket wisata private dengan Keira sebagai pemandunya. Tapi sepertinya perusahaanmu tidak menawarkan itu.”

Mata Fahril membulat mendengarnya. Suasana di meja tersebut seketika menjadi tegang. Keira yang berada di antara keduanya jadi tak enak hati. Dia berusaha mengurai ketegangan yang terjadi di antara Dipa dan Fahril.

“Hei.. di café ini ada fasilitas karaoke. Bagaimana kalau kalian bernyanyi,” tawar Keira.

“Bagaimana kalau berduet denganmu?” ajak Fahril.

“Tidak.. tidak..” tolak Keira cepat.

“Aku tidak mau bernyanyi kalau tidak denganmu.”

Dipa hanya berdecak saja melihat Fahril yang terus mendesak Keira agar mau berduet dengannya.

“Bagaimana kalau berduet dengan Dipa saja? suaranya juga bagus. anggap saja kalian personil Yovie and Nuno,” lanjut Keira sambil terkikik.

“Aku tidak mau. Aku hanya mau duet denganmu,” desak Fahril.

“Berduet denganmu hanya alasan saja. Sebenarnya dia tidak percaya diri berduet denganku. Suaranya biasa saja.”

Mendengar ucapan Dipa, tentu saja Fahril merasa tertantang. Akhirnya pria itu setuju untuk berduet dengan rivalnya itu. Keira mengajak anggota turnya berkumpul untuk menyaksikan penampilan Dipa dan Fahril. Dengan bersemangat Poonam mengambil kursi di bagian depan. Dia berteriak memberikan semangat pada Dipa.

Dipa dan Fahril sepakat menyanyikan lagu milik Yovie and Nuno seperti yang diusulkan oleh Keira. Keduanya mencari lagu yang pas. Akhirnya mereka memilih lagu Dia Milikku. Lagu ini begitu pas menggambarkan perseteruan yang terjadi antara kedua pria itu dalam memperebutkan Keira. Secara bergantian, Dipa dan Fahril menyanyikan bagiannya.

“Dia untukku, bukan untukmu. Dia milikku, bukan milikmu. Pergilah kamu, jangan kau ganggu. Biarkan aku memilikinya,” Fahril bernyanyi sambil menunjuk Dipa dan Keira bergantian.

“Kamu tak akan mungkin mendapatkannya. Karena dia berikan aku pertanda cinta. Janganlah kamu banyak bermimpi, ooh.. Dia untuk aku,” sambung Dipa.

Keira hanya menepuk keningnya saja melihat tingkah keduanya. Usai menyanyikan lagu itu, Poonam meminta Dipa kembali bernyanyi. Dia tidak menyangka suara pria yang dianggapnya sebagai pengganti Zubi ternyata memiliki suara yang merdu. Dipa pun mengabulkan permintaan Poonam untuk bernyanyi lagi. Untuk kali ini dia memilih sebuah lagu Hindi. Dipa menarik sebuah kursi dan mendudukkan dirinya di sana. Sambil bernyanyi, matanya terus memandangi Keira.

“Chand chupa badal mein. Sharma ke meri janaa. Seene se lag ja tu. Balkha ke meri janaa. Gumsum sa hai, gupchup sa hai, madhosh hai, khamosh hai. Haan ye sama, haan ye sama, kuch aur hai. Chand chupa, badal mein. Sharma ke meri janaa (Rembulan malu-malu bersembunyi di balik awan, sayangku. Datang dan peluklah aku, sayangku. Agak tersembunyi, diam memabukkan dan begitu sunyi. Ya, suasana ini tidak seperti biasanya. Rembulan malu-malu bersembunyi di balik awan, sayangku. Datang dan peluklah aku, sayangku ).”

Selama menyanyikan lagu berjudul Chand Chupa Badal Mein itu, mata Dipa tidak lepas memandangi Keira. Semburat merah menghiasi wajah Keira. Tentu saja hal tersebut membuat Fahril geram. Walau tidak tahu artinya, namun dia yakin kalau lagu yang dinyanyikan Dipa menunjukkan perasaan pria itu pada Keira.

Suara gemuruh tepuk tangan terdengar begitu Dipa mengakhiri nyanyiannya. Para anggota tur pun mulai menunjukkan keinginan untuk bernyanyi juga. Salah seorang dari mereka maju ke depan kemudian menyanyikan lagu Janam Janam. Poonam mendekati Fahril kemudian mengajaknya berdansa.

“ Wanna dance with me? (mau berdansa denganku?).”

Tanpa menunggu jawaban Fahril, Poonam langsung menariknya. Dia kemudian memberikan kode pada Dipa untuk melakukan hal sama. Tak ingin membuang kesempatan, Dipa menarik tangan Keira dan mengajaknya berdansa. Fahril hanya bisa menyimpan kedongkolan dalam hati ketika melihat Dipa berdansa dengan Keira.

🌵🌵🌵

Poonam bisa ae😂

1
Lina Suwanti
si bocil Sandrina kayaknya
Lina Suwanti
cakep....klo Abi dah bertindak ga ada yg bisa lawan
Lina Suwanti
udah susah nyarinya itu mamake.....
Lina Suwanti
opa Kevin bakal dirujak hbs sm yg lain terutama si Abi mulut bon cabe 🤣🤣🤣
Lina Suwanti
mampir lg kak
Sopi Yani
sangat luar biasa
zen
⭐⭐⭐⭐⭐
duoNaNa
deg degan aku nunggu cerita rHman
duoNaNa
lang...pasangan suami istri...🤣🤣lha ini mlh pasangan menantu mertua..yak ampunn...kenan juniorrr 🤣🤣
duoNaNa
udah tua juga..masih dipanggil psstt
duoNaNa
drpd mancing ikannya pada bengek dipancing smaa pendawa
duoNaNa
ini penulis apa seh...kok semua bisa..semua tahu ilmunya...dr tentara smape kamera 🤭🤭
♋Ichageul💞: Penulis berbakat. Bakat kubutuh🤣
total 1 replies
Lilis Khotimah
dipa nya buat aku aja Thor😍
Yeni Silviani
Selalu keren karya tth author ini.. Suka 😍
P_nR
keren pake banget 😘
tetap semangat dan terus berkarya 😘
Aura azzahwa
akaaiii,,,,lanjjuuutt biankaa🤣💪
Mama lilik Lilik
ceritanya luar biasa bagus banget, walaupun ad typo nya karena kita maklum KK nya pasti lelah hayati, terimakasih KK cerita nya selalu bikin ketawa,nangis sendirian,karena memang benar² bagus,ttp semangat berkarya, terimakasih 🙏
ida wati
iya mak sangat2 berkesan banget, kayak gak rela aja kalo ada part mereka pergi spt tetua kelurga Ramadhan /Sob//Sob//Sob/
ida wati
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 puas banget akoh 🤣
ida wati
🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!