kisah ini menceritakan seorang gadis yg bernama Nindy yg dicintai oleh dua orang pemuda ,tapi Nindy pun tak pernah tau klo salah satu pria yg dicintai nya adalah orang yg sangat berpengaruh di negerinya
sampai akhirnya Nindy mengetahui semuanya dan Nindy merasa dibohongi
namun semua malah berbalik.
kebahagiaan yang seharusnya dimiliki nindy berubah.
lantas apa yang terjadi..
yuk kepoin dari awal cerita...
InsyaAllah update seiap hari
mohon dukungan dan like nya ya kakak
terimakasih....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ica perawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
*kesembuhan*
sampai akhirnya Adit pun selesai melakukan meeting dan kembali lagi ke kantor untuk melakukan meeting kembali.
sementara Della sudah terlihat kesal saat Adit tidak juga pergi menghampiri Rian.
namun Della tidak berputus asa,karena dia paham betul siapa Adit bagi Rian.
"mereka bagaikan ikan dan air" gumam Della sambil cekikikan kecil.
Rian kembali melakukan meeting. setelah selesai meeting Adit pun di hampiri seorang anak buahnya.
"maaf tuan" ucap anak buah Adit sambil menundukkan kepalanya sedikit.
"ada apa" tanya Adit.
"ada sebuah mobil yang sedari tadi memantau dari luar gedung" ucap anak buah Adit.
anak buah Adit pun memperlihat kan rekaman CCTV gedung.
"perjelas lagi siapa yg berada di dalam mobil itu" titah Adit
anak buah Adit pun melakukan yang di perintahkan Adit,namun sayang kamera tidak bisa menangkap dengan jelas siapa yang berada di dalam mobil itu.
"ajak dia jalan,stop dia di waktu yang tepat" perintah Adit
"aku akan berada di depan,kalian ikutlah di belakang nya tanpa dia ketahui" sambung Adit
"baik tuan"
"rupanya kau mau bermain api" gumam Adit
Adit pun pergi mengendarai mobilnya sementara anak buahnya mengikuti nya dari belakang mobil Della.
Adit menyunggingkan senyuman dibalik kemudinya.
Adit pun membawa mobil Della ke jalanan yang sepi,dan dengan sigapnya mobil anak buah Adit langsung menyalip mobil Della.
"sial ..apa apaan ini..brengsek" maki Della dari balik kemudinya.
empat anak buah adit pun keluar dan menghampiri mobil Della,tak lama Adit pun sampai ,karena Adit langsung putar balik saat mobil anak buahnya sudah berhasil menyalip mobil Della.
Adit pun menghampiri Della yang sudah berhasil di bawa keluar dari dalam mobil oleh anak buah Adit.
"ohh kau rupanya,kenapa kau mencari masalah dengan ku" tanya Adit dengan tatapan sinis.
"kau yang mencari masalah bukan aku,aku hanya ingin bertemu Rian tapi apa hak mu melarang ku" teriak Della sambil mencoba melepaskan tangannya dari genggaman anak buah Adit.
"kau membuat ku semakin jengah,urus dia dan aku tidak mau lagi melihat wajahnya" ucap Adit sembari meninggalkan mereka.
Adit pun menuju rumah sakit di mana Nindy di rawat.
sementara Nindy sudah sadarkan diri,namun keadaan nya sangat memprihatin kan.
dia sangat takut saat berdekatan dengan lawan jenis .
namun Rian tak putus asa.
Rian mencoba menenangkan Nindy .
"kau mau apa" teriak Nindy saat seorang dokter menghampiri nya dan hendak memeriksanya.
"pergi pergi jangan sentuh aku" teriak Nindy histeris.
"Nindy sadar Nindy" teriak Rian kuat sambil mengoyang goyangkan bahu Nindy karena Nindy sangat histeris.
Nindy pun tersadar dan memeluk Rian.
"urus semua biaya administrasi nya dan pindahkan kerumah sakit milik Dirgantara" perintah Adit ke anak buahnya.
tak lama pun Nindy pun tertidur.
selang tak lama Nindy pun dipindahkan ke rumah sakit terbaik di negeri itu yang merupakan milik Dirgantara Group.
segala sesuatu nya sudah di persiapkan di sana.dokter terbaik pun sudah di hadirkan tapi dokter wanita,mengingat Nindy begitu histeris bertemu dengan lawan jenisnya.
selama beberapa waktu lamanya Nindy akan menjalani psikiater.
sementara Nindy menjalani perawatan nya ,Della dijaga ketat oleh pengawal pilihan dari keluarga Dirgantara.
Adit tidak mau tambah memperburuk suasana dengan hadirnya Della saat masa penyembuhan Nindy.
dua bulan lamanya Nindy menjalani perawatan,dan Alhamdulillah kondisi Nindy sudah semakin membaik.
Nindy lebih bisa bersikap biasa saja saat bertemu lawan jenisnya.
Rian pun sangat senang melihat kemajuan pada Nindy.
sampai tiba waktunya Nindy sudah di perbolehkan kembali ke keramaian.
karena selama pengobatan Rian sengaja mengasingkan Nindy dari keramaian.
______
"yah tadi Adit menelpon kalau hari ini Nindy akan pulang,ibu serasa ga sabar mau bertemu Nindy" ucap ibu kepada ayah
"tapi buk kenapa kak Rian terlihat sangat berpengaruh ya,ayah apa ga ngerasa aneh,saat di rumah sakit,apalagi saat pemindahan kak Nindy ke rumah saki lain" celetuk hafiz
"apanya yang aneh sih" sahut Cindy
"kan bagus kak Nindy dapat perawatan yang insentif,jadi lekas sembuh nya" sambung Cindy
"iya kak,kakak sadar ga sih pemindahan rumah sakit xxx ke rumah sakit xxx,itu rumah sakit milik Dirgantara Group kak,orang paling berpengaruh dalam negeri ini,dan setau aku tidak sembarang orang bisa di rawat di rumah sakit itu" tukas hafiz
"kamu tau dari mana hafiz " tanya ibu
"dari internet Bu" jawab hafiz
"tapi hafiz ada benarnya juga sih Bu,tidak bisa sembarang orang bisa di rawat di sana , sementara kak Nindy dapat perlakuan khusus di sana" ucap Cindy sambil berpikir
"sudahlah apapun itu,yang ibu tau Rian benar tulus ke Nindy,masalah siapa sebenarnya Rian biar waktu yang menjawab" tukas ibu
"o iya hari ini Nindy pulang,ibu harap jangan ada selidik selidik ke nak Rian,paham" perintah ibu
"ya Bu" jawab Cindy dan hafiz kompak
ibu pun pergi untuk membereskan kamar Nindy,ibu ingin melakukan nya sendiri,karena memang ibu teramat sangat merindukan Nindy.
"fiz kenapa kau tidak mencari biodata tentang Rian dari internet,kalau memang dia keluarga Dirgantara Group pasti kan biodata beserta fotonya akan kelihatan" usul Cindy
"sudah kak,namun hanya ada biodata Riko dan Andini Dirgantara yang, sementara anaknya sama sekali tidak ada,mereka menyembunyikan biodata anak anaknya untuk alasan keamanan mereka" tutur hafiz
"bukannya kata ibu kalau kak Rian bekerja di bengkel milik nya sendiri ya kak" ucap hafiz
"iya juga ya,nanti kita cari tau ya fiz" pinta Cindy
"iya kak" sahut hafiz
mereka tidak ingin Nindy terlibat dalam masalah yang terlalu dalam kalau Rian itu benar dari keluarga Dirgantara.
sementara Rian dan Adit mengantarkan Cindy pulang ke rumah nya.
dan tanpa di sengaja mobil mereka tak sengaja berpapasan dengan mobil Della.
"Rian, bukannya itu Rian" gumam Della dalam hati.
tanpa pikir panjang Della pun mengikuti mobil itu dan sampai di kediaman Sanjaya.
sejak dokter menyatakan Nindy sudah pulih total,Adit pun menghentikan penjagaan nya ke Della.
"kakak..." teriak hafiz sembari berlari memeluk Nindy.
"aku kangen kak,kangen celotehan mu, cerewet mu" ucap Hafiz lirih dalam pelukan Nindy.
mereka memang selalu berdebat hal sepele,namun sejatinya mereka menyayangi satu sama lain.
"Bu.." ucap Nindy
ibu pun menghampiri Nindy,dan memeluk nya.
mereka pun saling melepas rindu.
"mataharinya begitu cerah ya Bu" sela Adit ditengah sukaria nya keluarga Nindy.
Rian pun membulat kan bola matanya,dan memandang tajam Adit.
sementara Adit salah tingkah dan hanya cengengesan saja.
"maaf ya nak Rian nak Adit,saking bahagianya ibu sampai lupa mempersilahkan kalian masuk,mari.." ucap ibu
"ga apa apa Bu,maafkan kami" ucap Rian
selepas mereka masuk Della terlihat sangat murka melihat kedekatan Rian dan wanita itu.
"siapa wanita itu,aku harus mencari taunya" batin Della
Della pun kembali pulang ke apartemen nya.
........ bersambung.....
....JANGAN LUPA LIKE 👍👍👍🙏...
tetap semangat iya dan sukses selalu 👍