NovelToon NovelToon
Senyum Sofi

Senyum Sofi

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:263k
Nilai: 4.9
Nama Author: Eka July

Bayangkan jika kamu memiliki kakak terkeren di kampus, pintar bahkan jenius dan populer tentunya, selain itu ia juga menyangimu dan menjagamu dari siapun yang mendekatimu.

Kakak mu juga memiliki seorang saingan yang tidak kalah keren, tampan dan pintar dari kakak mu dan membuatmu jatuh cinta. Bisahkah kamu memilih antara kakak mu atau laki-laki yang kamu sukai?

Sofi : Jangan perna lepaskan akau kak, meski aku memintanya.

Diori :Kamu adikku apapun yang akan terjadi nanti.

Aktara : Aku mencintai mu Sofi.



PERINGATAN!
TYPO BERHAMBURAN DIMANA-MANA.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eka July, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SS - 25

“Selamat datang!”

teriakkan kompak dari para sahabat Diori, tadi malam semuanya menginap di rumah

itu untuk memberi kejutan pada Diori, walau mereka harus mengantri mandi dan tidur

di sofa bahkan Dafa dan Bram tidak tidur ia memutuskan bermain game playstation milik Diori di ruang tivi sepanjang malam, sedangkan Alif sudah tidur sejak jam

dua belas malam, Aktara juga memutuskan untuk tidur setalah lima kali menang

bermain dengan Dafa dan Bram yang kalah harus membuang sampah makanan mereka

pada pagi hari.

Sedangkan para wanita

mereka berempat memutuskan untuk tidur di kamar Sofi, bercerita banyak hal,

mulai tentang Diori, kebiasaan belanja mereka, terus kosmetik kesuakaan dan

masih banyak lagi yang lainya, selain itu tentu mereka membahas pasangan baru

Lisa dan Dafa.

Doiri tersenyum lebar melihat

para sahabatnya berada disana, ia tidak menyangkah sahabatnya sangat perduli

padanya “Makasih semuanya.” ucap Diori.

Jesy mendorong kursih

roda itu memasuki rumah, tadi Aktra dan Bram yang menjemput mereka, Anisa dan

Abraham tidak bisa datang karena ke luar kota, ada urusan di perusahaan cabang

milik mereka. Diori harus tetap duduk di kursih rodah kira-kira sebulan

lamanya, ia juga harus menjalani terapi untuk kesembuhanya kakinya.

“Kak, ini jus nya.”

Sofi menyodorkan gelas jus mangga kesukaan Diori “Tanpa rancun” Jelas Sofi

membuat semuanya terbahak.

Diori meninumnya, tapi

tiba-tiba ia tersedak saat melihat Aktara memeluk Sofi dari belakang.

“Hei, Ta, lepasin gak!”

teriak Diori, Aktara mala mengejek Diori dengan menjulurkan lidahnya, “Awas ya

lo kalau gue sembu, gue hajar lo!” geram Diori kesal, Sofi malah menertawakan

kakaknya.

***

Diori tersenyum

memperhatikan Jesy dan Sofi sibuk memasakmakan malam mereka, “Sofi, kalau di

rumah Dio suka makan apa?” Jesy berbisik pelan pada Sofi agar tidak di dengar

Diori.

“Apa aja kak, kak Dio

gak pilih-pilih asal gak pedes, orang kopi asin aja di minum.” jawab Sofi lalu

gadis itu sedikit menautkan alisnya bukankah selama ini Jesy sudah tahu semuanya

tentang Dioari?

“Itu karena kamu

ngerjain kakak!” cetus Diori, membuat Jesyk tertawa.

“Udah deh kak, jangan

ngomel, diem aja, kakak liatin aja calon kakak iparku masak.” jelas Sofi

menyikut lengan Jesy membuat gadis itu bersemuh merah, Diori ikut tersenyum

memperhatikan Jesy yang  bersemu merah,

itu yang paling ia sukai saat Jesy merasa malu karena pujian.

“Sayang, Tara harus ke kantor.”

Diori bergumam, selama ayahnya Abraham keluar kota Aktarala yang menghendel

urusan kantor mereka.

***

Di tempat lain Aktara

sibuk dengan tumpukan berkas di mejanya, walau ini bukan pertama kalinya ia

datang ke kantor itu untuk membantu ayahnya, di waktu libur malah Aktara selalu

bekerja di kantor itu untuk membantu ayahnya, karena cepat atau lambat

perusahaan itu akan jatuh ke tanganya karena ia pewaris tunggal perusahaan itu.

Aktara menoleh saat

seseorang mengetuk pintunya seorang wanita masuk dengan berpakaina rapi namanya

Naomi ia adalah sekertaris Abraham yang sekarang jadi sekertaris Aktara.

“Maaf pak-” belum

sempat wanita itu menyelesaikan ucapanya, masuk lagi seorang wanita yang sangat

Aktara kenal.

“Tidak apa-apa Naomi kamu

boleh keluar.” jelas Aktara, wanita itu keluar meninggalkan Aktara dan wanita

yang memasak masuk sedari tadi.

“Ada apa lo kesini?”

Aktara ketus

“Tara, kamu kenapa sih

galak sama aku.” wanita itu memasang wajah sedih.

“Cihk, Melisa, gak

mempan mau lo nangis darah juga, gue gak peduli!” Aktara mengejek.

“Bener lo gak peduli,

kalau aku bilang aku bisa bantu kamu ngeluarin papa Sofi dari penjara.” ucapan

Melisa sontak membuat Aktara menatapnya tajam.

“Apa yang lo mau

sebenarnya?”

“Aku mau kamu nikah

sama aku.” Melisa menatap Aktara dengan tatapan sayang, bukanya terpengaruh,

Aktara malah merasa jijik melihatnya.

“Jangan harap, dasar

gila pergi!” bentak Aktara, Melisa mengeleng kuat

“Aku sayang sama kamu

Tara, aku akan lakuin apa aja buat dapetin kamu.” Melisa mengancam.

“Keluar Mel sebelum gue

pangil satpam!” Aktara langsung menekan interkom, tidak lama kemudian dua orang

satpam datang menyeret Melisa keluar wanita itu berteriak. “Lo akan nikah sama aku

Tara, aku sayang kamu!”  teriak Melisa

saat di giring dua satpam.

“Dasar gila, apa yang

sebenarnya ada di otak wanita itu.” Aktara mengusap maukanya kasar, mana

mungkin ia akan menikah dengan Melisa, wanita berbisa dan bermuka dua yang sempat

membuat persahabatanya hancur.

***

Abraham tidak percaya

apa yang di lihat dari orang kepercayaanya, sahabatnya Median ternyata

benar-benar di jebak, selain itu kecelakaan yang Diori dan Sofi alami

kemungkinana merupakan kesengajaan yang di lakukan oleh orang yang tidak

menyukai keluarga itu, Abraham harus menayakanya pada Aktara untuk skasus ini,

ia takut terjadi hal yang tidak diinginkan pada keluaraga Median.

“Ta, apa ada yang tidak

suka dengan Diori selama ini?”  Abraham

menatap anak tunggalnya yang dari tadi sibuk dengan berkas-berkas di atas

mejanya.

“Melisa pa.” Ucap

Aktara sembarangan

“Maksudmu Melisa mantan

pacarmu waktu SMA?” Aktara hanya mengangguk, “Tapi tidak mungkin gadis itu

sangat baik, keluarganya juga sangat baik dengan Median.” Abraham menerawang. Selama

ini Median bekerja di perusahaan milih ayah Melisa mereka sangat akrab, bahkan Median

merupakan salah satu orang kepercayaan di perusahaan itu.

“Kemungkinan selalu ada

pa. Papa ingat dengan istilah tempat paling berbahaya adalah tempat yang paling

sering kita kunjungi.” Aktara menatap ayahnya. Abraham mengangguk tanda

mengerti.

“Beri papa waktu, papa

akan menyelidikinya lebih lanjut untuk membebaskan Median.”

“Makasih pa.” Aktara

tersenyum lembut pada papanya.

1
Oh Dewi
mampir ah mana tau seru.
Susah banget soalnya nemu novel yang bagus gitu buat di baca.
Terakhir aku baca yang judulnya "(Siapa) Aku Tanpamu)", bagus banget ceritanya tapi yang baca dikit, kasian otornya.
Dan jangan lupa, searchnya pakek tanda kurung
timin
huaa..sumpah cerita.y bgus bangettt👍walau udah baca berulang2 tpi ttp nangis😭😭
Kaka Dwipa
ending Bagus, ceritanya Ga berbelit2
Chika Purnama
keeereeeennn.... cerita mantap.. singkat padat jelas... tidak bertele tele..... nangis terus baca ceritanya.... luar biasa lah.... dari semua novel yg kubaca cuma ini yg the best lah....
Rini
Sad ending...seperti itu lah hidup tak selalu indah!!
Nenden Andria Daffa
nangis bombay thor ending ny
Lizbet
Yaaah sad ending berharap ending nya sofi bahagia tp teernyata sofinya meninggal.....
Yasmine Putri
belum nangkap cerita inti nya...panjang bgt alur cerita nya...tp blm jelas..isinya..
Ira Wati
nangis bacanya
Isnadila29
thor nangis aq bacanya😭😭
Bunga
Aku nggak tau bagaimana caranya menangis
Dao_Sea: izin promo nya thor, hai guys jangan lupa mampir dilapakku yah.

Buat baca cerita Cinta untuk tuan.

💪semangat thor buat nulisnya

makasih
total 2 replies
Lindawati Karliman
knp sih thor ga bkn happy ending ? sgt sedih dan dirasa tdk adil. sofi anak yg baik knp hdpnya jd begini ? 😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭

makasih atas ceritanya...sukses selalu. please laen kali bkn cerita yg happy ending 🙏🙏😅😩
Lindawati Karliman
kok jdnya begini sih, ga rela knp sofi hrs pergi selamanya 😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Lindawati Karliman: oh baik, makasih infonya ya. aku akan baca...sukses selalu
total 2 replies
Lindawati Karliman
sedih bgt .....
Lindawati Karliman
sepertinya alif suka dgn sofi
Lindawati Karliman
ceritanya menarik
Naoki Miki
haii mampir yuk ke krya q 'Rasa yang tak lagi sama'
cuss bacaa jan lupa tonggalkan jejaak🤗
tkn prfil q ajaa yaa😍
vielen danke😘
Haryanty Anthy
novel yg menguras airmata,.. 😭😭😭😭😭
BIDADARIQ 1516: maaf mengganggu klo sempet mampir ya ke novel q judulnya
"cinta pertama tuan mudaku"
thanks 💕
total 1 replies
Dhita Tata
God job thor novel mu bikin air mata ku keluar trus
Dhita Tata
novel mu sungu sukses thor bikin air mata qu mengalir trus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!