NovelToon NovelToon
Cinta Yang Dipaksakan

Cinta Yang Dipaksakan

Status: tamat
Genre:Mafia / Crazy Rich/Konglomerat / Obsesi / Teen Angst / Tamat
Popularitas:32.9k
Nilai: 5
Nama Author: Nadiyah Salsabila

Victoria yang baru saja lulus dari kuliah S1 nya harus menerima kenyataan pahit ketika tau orang tuanya telah dibunuh oleh seorang Mafia yang bahkan tak pernah ia jumpai sama sekali.

Dan hal lain yang lebih mengejutkan pun terjadi, sang ketua mafia yang membunuh kedua orang tua Victoria ternyata ingin menjadikan dia sebagai istrinya.

Lalu bagaimana dengan kehidupan Victoria selanjutnya? siapa sebenarnya si Mafia yang telah membunuh kedua orang tua Victoria? Akankah Victoria bisa membalaskan dendam atas kematian orangtuanya? atau justru dia akan jatuh ke dalam lubang cinta?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadiyah Salsabila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 25. Penyerangan Besar

Saat sudah berada di ruang kerja Jake, Kai tidak dapat menemukan si pemimpin Juerlo Family tersebut, jadi akhirnya Kai memutuskan untuk mengambil saja dokumen-dokumen yang menurutnya penting dan berharga.

Setelah itu dia langsung beralih untuk pergi ke kamar Jake, jika Jake tidak ada di ruang kerjanya, maka di pagi buta ini pasti dia masih berada di kamarnya dan masih tertidur.

"Aku dan kalian berlima akan masuk ke dalam, sisanya jagalah disini!" Seru Kai dengan suara setengah berbisik kepada para bawahannya sembari menunjuk 5 orang yang dia pilih untuk ikut bersamanya.

Kai bersama para bawahannya yang sudah ada di depan pintu kamar Jake itu akhirnya masuk ke dalam, tapi seperti apa yang dikatakan Kai tadi, tidak semua anggota regunya akan masuk ke dalam kamar Jake tersebut, karena sisanya akan tetap di luar untuk berjaga.

Kai dan kelima orang bawahannya masuk ke dalam kamar tersebut dengan sangat perlahan, saking pelannya tapakan kaki dari mereka pun tidak bersuara sama sekali.

"Kalian berlima ambillah barang-barang juga dokumen-dokumen penting yang ada di kamar ini, biar aku yang akan menghabisi Jake," Ucap Kai yang kembali memberi perintah kepada para bawahannya tersebut.

Kelima orang bawahannya mengangguk, "Baik Bos!" Lalu setelah itu mereka berlima pun berpencar ke seluruh penjuru kamar Jake tersebut, mereka membuka setiap lemari, laci, atau pun tempat-tempat yang berkemungkinan akan menjadi tempat penyimpanan hal-hal yang berharga.

Disaat para anak buahnya tengah sibuk mengacak-ngacak setiap tempat untuk mencari dan mengambil hal yang berharga, Kai sibuk dengan target yang ada di depannya saat ini.

Dia melangkah satu demi satu menuju ke ranjang tidur tempat Jake yang masih berbaring saat ini, saat tinggal beberapa langkah lagi dari si Jake, Kai berhenti sejenak untuk mengeluarkan pistol yang dia simpan sejak tadi.

Kini pistol itu sudah ada ditangannya, "Ku harap saat ini kau sedang bermimpi indah Jake, karena itu akan menjadi mimpi terakhir mu!" gumam Kai sembari kembali melangkah.

Kai menodongkan pistol nya tepat ke kepala James saat sudah tak ada jarak lagi antara si Kai dengan ranjang kasur milik Jake tersebut.

"Apa ada kata-kata terakhir? Hmm ... Ya aku lupa kalau kau saat ini sedang di alam lain, maka dari itu aku akan segera mengirim mu agar kau bisa lebih lama disana," Ucap Kai dengan ekspresi yang sangat mengerikan.

Kai menarik turun tangannya, dari kepala Jake hingga akhirnya berhenti tepat di bagian dada Jake.

"Aku tidak suka jika harus mendengar retakan dari tengkorak kepala mu itu, jadi lebih baik aku menembak jantung mu saja ya!" Lirih Kai.

Tangan Kai bergerak untuk menarik pelatuk pistol yang ada di tangannya, saat pelatuk itu telah di tarik, jari telunjuk Kai pun sudah siap untuk menembakkan peluru dari pistol yang dia pegang.

Namun tiba-tiba saja...

BBRRRAAKKK!!

Pintu kamar tersebut di dobrak dengan paksa, suara pintu itu mengangetkan Kai juga kelima anak buahnya, serta Jake yang tertidur jadi ikut bangun karena mendengar suara keras yang berasal dari pintu itu.

"Kai? Apa yang kau lakukan di kamar ku?!" Ucap Jake dengan kaget dan panik, Kai yang mengetahui akan hal itu pun juga dibuat sama kagetnya.

Secara refleks Kai menembak kaki Jake, dia melakukan ini karena merasa terancam, dia tidak ingin jika Jake bisa balik melawannya, terlebih lagi dengan musuh baru yang tiba-tiba datang dan mengusik aksi mereka.

"Kurang ajar kau Kai!!" Raung Jake yang kesakitan dengan darah yang sudah keluar dari kakinya tersebut, Kai tidak memperdulikan omongan Jake, kini fokusnya teralihkan ke gerombolan orang-orang yang telah memaksa masuk ke dalam kamar itu juga yang telah menghancurkan rencananya, bahkan para anak buahnya yang dia minta untuk berjaga di depan pintu sudah terbaring dengan lemah di lantai.

Mata Kai tak berhenti melotot, bahkan untuk berkedip pun tidak, betapa kagetnya dia ketika akhirnya dapat melihat siapa yang telah mengganggu aksi penyerangan nya itu.

"Cosa Nostra Family?!" Lirih Kai dan sedikit tak percaya dengan apa yang telah dia lihat itu, ternyata gerombolan yang telah mengacaukan penyerangannya ada Cosa Nostra Family, keluarga mafia besar yang menjalin hubungan baik dengan Lucchese Family.

"Hai tuan muda Kai, maaf karena kami telah mengganggu aksi mu ini, tapi kami memang tidak bisa membiarkan kalian untuk menghancurkan Juerlo Family. Dan karena kami menjalin aliansi dengan mereka, juga dengan kalian, alangkah baiknya jika kita berdamai saja bukan?" Seru salah satu orang dari gerombolan Cosa Nostra Family itu, siapa lagi yang berani berbicara seperti itu kalau bukan pemimpin mereka, Deresta.

"Aku kagum karena kau ternyata telah tahu mengenai aksi yang kami lakukan ini, bahkan kalian jauh lebih sigap dibandingkan para anggota Juerlo Family yang menjadi target mangsa kami. Namun apa maksud mu dengan berdamai? Aku datang kesini adalah untuk mengambil ahli semuanya, berdamai? Bagaimana mungkin aku melakukan hal seperti itu setelah aku sudah sejauh ini," Ucap Kai diiringi dengan senyum yang menyeringai.

Kai menatap tajam Deresta, "Pergilah kalian dari sini! Aku tidak ada kepentingan dengan kalian Cosa Nostra Family."

"Aku sudah mengatakannya tadi Kai, aku tidak bisa membiarkan mu mengambil ahli dan menghancurkan Juerlo Family, jika memang mengalahkan mu adalah satu-satunya cara untuk mencapai kesepakatan damai, maka aku akan melakukannya!" Balas Deresta dengan tatapan yang sama tajamnya.

Beberapa saat setelah itu Kai dan Deresta terlihat tersenyum, dalam hal menegangkan ini mereka berdua justru merasa sangat senang.

"Sudah lama aku ingin bertarung dengan lawan sehebat mu!" Teriak Kai dan Deresta berbarengan sembari berlari untuk menerjang satu sama lain.

Kai dan Deresta memulai pertarungan mereka dengan cepat dan tanpa aba-aba, melihat pemimpin mereka yang telah bertarung, maka kedua keluarga itu pun juga ikut menyerang satu sama lain. Hingga terjadilah pertarungan epic di dalam kamar Jake tersebut.

Kai terus menerjang, dan memberikan serangan kepada Deresta, begitu pun dengan Deresta yang melakukan hal yang sama. Mereka saling menghindar, juga memberi luka, pertarungan yang amat sengit itu pun terus berlanjut.

Namun ditengah-tengah pertarungan antara Lucchese Family dengan Cosa Nostra Family, Jake yang sudah mulai bisa menggerakkan kakinya keluar dari kamar tersebut secara diam-diam, karena terlalu fokus bertarung Kai pun juga tidak menyadarinya.

Selang beberapa menit setelah pertarungan terjadi, Jake yang kembali lagi ke kamar membuat semua orang yang bertarung itu berhenti.

"KAI LUCCHESE!!" Teriak Jake, Kai langsung berhenti menyerang Deresta, Deresta pun ikut berhenti karena dia tidak akan menyerang lawannya yang tidak dalam kondisi siap bertarung.

"Kembalikan semua dokumen-dokumen berharga ku yang kau ambil, juga serahkan sebagian aset berharga mu, atau wanita ini akan aku habisi!!" Lanjut Jake sembari menodongkan pistol ke arah kepala wanita yang kini sedang dia sandera itu, siapa lagi wanita itu kalau bukan Victoria.

"Kau pikir wanita itu berharga? Ambil saja jika kau memang menginginkannya!"

"K–Kai? Apa maksud mu?!"

1
Ibu Peri🧚🏻‍♀️🧜🏻‍♀️
jadi ini Alan apa lagi Thor yg bener?
Ibu Peri🧚🏻‍♀️🧜🏻‍♀️
dia tidak mencintaimu Tori. dia manipulasi tingkap kakak. kenapa kamu masih disana? Thor, kalo si Tori kabur, apa resikony?
Ibu Peri🧚🏻‍♀️🧜🏻‍♀️
jangan mau Tori, serendah itu kan harga diri perempuan Dimatamu kai?
Ibu Peri🧚🏻‍♀️🧜🏻‍♀️
cepat ambil trs umpetin tori
Ibu Peri🧚🏻‍♀️🧜🏻‍♀️
dia siapanya KAI, Thor?
Ibu Peri🧚🏻‍♀️🧜🏻‍♀️
dia kenapa sih? kai orang gila bener bener sakit
Ibu Peri🧚🏻‍♀️🧜🏻‍♀️
yaiyalah, siapa juga yang sudi tinggal sm psiko kl bkn terpaksa karna keadaan?
Ibu Peri🧚🏻‍♀️🧜🏻‍♀️
sudah kuduga, gk heran sih, holang kaya mah bebas/Doge/
Ibu Peri🧚🏻‍♀️🧜🏻‍♀️
lebih mati, ketimbang terima. lari Tori!
Ibu Peri🧚🏻‍♀️🧜🏻‍♀️
dasar orang gila, sumpah nih orang redflag sudah pasti agresif, obsesi, posesif. Run Tori! selamatkan dirimu
Ibu Peri🧚🏻‍♀️🧜🏻‍♀️
apa coba? ini cowok maunya apa sih? orang gila
Ibu Peri🧚🏻‍♀️🧜🏻‍♀️
gk kebayang sih betapa ngerinya
Ibu Peri🧚🏻‍♀️🧜🏻‍♀️
bejir dibantai 1 keluarga dong
Ni Luh Septi
aku tinggalkan jejak jgn lupa folback
zc❖ᯓ★ֶָ֢⭑🥑⃟ꪱ꯱ꫀυᥣׁׅ֪༊·⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
keren banget ini cerita mafia, tapi kenapa sepi sih woi😭
zc❖ᯓ★ֶָ֢⭑🥑⃟ꪱ꯱ꫀυᥣׁׅ֪༊·⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
jleb! wah ternyata Deresta udh jatuh cinta sama Victoria toh
zc❖ᯓ★ֶָ֢⭑🥑⃟ꪱ꯱ꫀυᥣׁׅ֪༊·⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
emang keren banget Victoria, Carina aja sampai mau nyebut dia dengan sebutan nona loh, keren
zc❖ᯓ★ֶָ֢⭑🥑⃟ꪱ꯱ꫀυᥣׁׅ֪༊·⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
aduh Victoria kamu kenapa
Penelop3
Mampir kakak 😊
🟡🍾⃝Ɲͩᥲᷞⅾͧเᥡᷠᥲͣhˢ⍣⃟ₛ❤️⃟Wᵃf࣪: terimakasih kak
total 1 replies
Hyuna-Chan🪐
next author, kpn next nih
🟡🍾⃝Ɲͩᥲᷞⅾͧเᥡᷠᥲͣhˢ⍣⃟ₛ❤️⃟Wᵃf࣪: rabu ya hehe
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!