Zefania Anggara dan Rafael Bimantara...
Apa yg membuat mereka berhubungan d tengah status menikah yg mereka punya???
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ayoe_cote, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tunggu Pembalasan mu Wahyu
Setelah makan malam d sebuah rumah mewah, Devan membersih kan mulut pertanda makan malam selesai.
"Pa, Zaki mau bicara" Zaki memulai pembicaraan.
Devan mengerutkan kening.
"Tapi tidak disini"
Devan paham jika pembicaraan ini sangat serius, menoleh k arah istri yg mengangguk mengizinkan..
"Kita bicara d ruang kerja"
Saat ini Zaki dan Devan tengah duduk berhadapan..
"Apa yg ingin kamu bicarakan?? " tanya Devan seraya menyandar kan punggung ke kursi kerja..
Zaki menyerah kan ponsel nya kepada Devan. Saat Devan menerima dan melihat foto yg tampil d layar membuat rahang Devan mengeras.
"Jadi??? Apa yg ingin kau lakukan??? "
"Maaf kan aku untuk kali ini saja pa. Aku akan menjemput Zefa pulang "
Devan terdiam.. Hati nya bergejolak antara iba dan gengsi..
"Kali ini papa setuju dengan mu"
Akhirnya rasa sayang membuat Devan mengesampingkan rasa gengsi nya..
"Terima kasih pa.. Zaki pergi dulu untuk mengurus semua nya"
Zaki bangkit setelah mendapat jawaban anggukan kepala dari Ardhan..
Di ambang pintu..
" Berikan Wahyu balasan yg setimpal karena sudah berani melukai putri ku"
Perintah Devan membuat senyum Zaki mengembang. Inilah Devan yg sebenarnya. Tak akan membiarkan anggota keluarga nya D tindas oleh siapa pun..
"Pasti pa".
Zaki menutup pintu. Dan berlari menuju pintu utama..
" Sayang " panggilan Fatma membuat Zaki menoleh..
Ia langsung memeluk sang mama..
"Kenapa??? Apa ada masalah??? mama khawatir"
Zaki menggeleng "Zaki senang ma, sebentar lagi keluarga kita akan kembali berkumpul "
"Maksud mu??? Zefa??? " Anggukan Zaki membuat mata Fatma berkaca kaca...
"Mama gak usah khawatir lagi, sekarang Zaki akan menjemput Zefa"
"Tapi.... Bagaimana dengan papa?? " Dari pancaran mata nya terlihat jika Fatma terlihat ragu..
"Papa sudah memberi izin ma"
"Benarkah??? Segera jemput Zefa nak.. Mama merindukan nya"
Zaki mengangguk dan berlalu meninggalkan Fatma yg menangis bahagia..
.
.
.
Zefa menggeliat dan membuka mata nya.. Seluruh badan nya merasa sakit yg teramat sangat.
"Ungghh"
Lenguhan Zefa membuat Rafael menoleh..
"Kamu udah bangun sayang??? "
Zefa mengangguk, "Badan ku sakit semua Mas"
"Minum obat ini dulu dan istirahat lagi saja, badan mu belum pulih"
Setelah minum obat yg d bantu Rafael, Zefa kembali membayangkan perbuatan Wahyu. Membuat nya terisak..
"Dia mukul aku membabi buta mas. hiks hiks hiks"
Rafael memeluk Zefa dengan erat..
"Aku takut mas,, dan rasa nya sakit sekali mas"
"Sssttt tenang lah sayang,, sekarang kamu aman bersama ku. Tidak ada satupun yg bisa melukai lagi"
Pelukan Rafael semakin erat.. Dalam hati Rafael bersumpah akan membuat Wahyu menderita...
"Tapi,, sekarang aku jadi jelek mas,, muka aku bengkak. Ntar kamu ninggalin aku"
"Gak akan,. Bagaimana pun keadaan mu aku akan selalu menerima dan mencintaimu Zefa. "
Kata kata Rafael membuat hati Zefa berbunga.. Rafael dan Wahyu memang berbeda..
Jadi sekarang Zefa merasa jika tidak salah memilih.. Rafael adalah orang yg tepat...
"Maukah kamu memulai kehidupan baru bersama ku Zefa?? "
Zefa mengerjapkan mata nya beberapa kali meembuat Rafael ter senyum lucu..
"Maksud mu menikah mas???"
Rafael mengangguk..
"Lalu bagaima dengan status ku???"
"Aku akan membantu mu mengurus surat perceraian secepatnya"
Jawaban Rafael membuat Zefa merasa lega, sudah tidak ada alasan baginya mempertahankan Wahyu. Karena perbuatan Wahyu kali ini sudah sangat keterlaluan.
Dan sekarang, waktu nya Zefa memulai kehidupan baru bersama Rafael.....
...****************...
Zefa tidak mengetahui badai apa yg akan terjadi setelah ini..........
Bahkan Zefa sendiri sampai saat ini belum mengetahui status Rafael
ingat dalam agama islam karya ini tetap akan dipertanggung jawabkan
novel menjijikan begini kau banggakan
kurang mendidik
maaf 🙏
mau belanja apa mau gibah.....😀
jadi ngiri.....😀
insyaallah akan terkabul... Aamiin YRA 😀😊
jangan lama - lama mikirnya...
saudara juga bukan....masak sampai kepikiran gitu 😀
Ayo semangat berjuang 😀
kenapa harus bertemu dengan Wahyu lebih dulu.....
Setia boleh tapi jangan bodoh 😊